Su Qingran mengkhianati suami lumpuhnya saat hari bencana dan berakhir tragis setelah dikhianati selingkuhan dan keluarga sepupunya.
Terlahir kembali dengan sistem dewa “Panduan Menjadi Istri Yang Baik,” ia memilih setia, mempersiapkan diri menghadapi kiamat, dan memperkuat perlindungan. Kini, saat para pengkhianat memohon perlindungan, ia menentukan nasib mereka.
[ Ding, memasak tiga hidangan sehat untuk suami. Mendapatkan hadiah: 10 jin daging ayam, 10 jin sayur sawi, dan 1 karung beras dan 3 poin ]
"Semua yang aku lakukan untuk suamiku ternyata mendapatkan hadiah besar!?"
[ Harap ingat misi sistem, memasakkan dan berhubungan saja yang akan memberikan hadiah pengembalian ]
∆ 9 April 2026 ∆
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24 Mulai Surut
Su Qingran membaca deskripsi di sana hingga akhirnya paham, itu artinya tingkat kekuatan nya sekarang berada di tingkat kedua.
Dan suaminya yang sedang naik tingkat itu akan naik ke tingkat 1? Dia satu tingkat di atas suaminya!
Hingga beberapa waktu berlalu, akhirnya Jiang Shengyan berhasil naik ke tingkat satu. Begitu ia naik ke tingkat satu, kekuatan yang bisa ia keluarkan semakin besar. Bahkan dia sudah bisa membawa terbang dirinya dan istrinya selama lima menit dan mengangkat benda-benda dengan berat puluhan hingga ratusan kg.
Termotivasi akan peningkatan kekuatan dan tahu istrinya sudah tingkat dua, Jiang Shengyan pun terus berlatih dengan keras dan bahkan membuat latihan intensif yang dia yakini bisa meningkatkan pertumbuhan kekuatan nya dengan pesat. Hingga lima hari kemudian dia berhasil naik tingkat lagi, dan sekarang saat hujan sudah berhenti kekuatan nya tiba-tiba naik ke tingkat 3!
Su Qingran yang merasa jumawa sesaat kini harus memeluk lutut di pojokan. Dia hanya membutuhkan satu kartu lagi untuk bisa menaikkan Grade kekuatan nya, namun sudah lima hari berlalu, belum ada kartu peningkatan lagi.
Namun beruntung nya ia jika sudah tiga Minggu ini tidak ada lagi kartu istri cantik yang muncul, mungkin karena sistem sadar jika penampilan nya sudah seperti Dewi di dunia kiamat ini.
Hadiah-hadiah yang muncul sekarang berupa barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari, juga beberapa alat yang mungkin akan berguna seperti mesin pembuat mie, kopi, penanggang yang membutuhkan listrik untuk di gunakan.
Su Qingran berbaring di sofa dengan menggunakan paha suaminya sebagai bantal sambil menonton film yang sudah di download. Tangan besar itu mengusap-usap kepalanya membuat nyaman, namun pikiran Su Qingran berada di tempat lain. Jiang Shengyan memutuskan untuk beristirahat sejenak, memberikan sedikit reward kepada dirinya karena sudah berlatih dengan keras. Awalnya dia ingin memberikan dirinya reward dengan cara berolahraga dengan istrinya di kamar, namun istrinya malah menolak keras. Jadinya berakhir menonton seperti ini.
Su Qingran pikir dia sudah lama tidak mendapatkan misi khusus dari sistem, misi khusus seperti itu akan mendapatkan kartu peningkatan. Terakhir kali dia mendapatkan 3 kartu peningkatan sekaligus, dan sekarang dia begitu mengharapkan nya.
Jiang Shengyan menunduk menatap istrinya lalu melirik ke arah jendela. "Hujannya telah berhenti, aku pikir air akan cepat turun. Namun kita harus tetap waspada, sepertinya hujan yang turun bukanlah akhir dari masalah ini."
Su Qingran mengangguk setuju, dia pikir Jiang Shengyan pasti mengingat nya. Jika setelah hujan dan banjir ini, panas terik akan menjadi bencana berikutnya. Panasnya bukan masalah karena manusia bisa beradaptasi dengan cepat apalagi pengguna kekuatan, namun tanaman dan hewan yang bermutasi lah yang menjadi masalah.
Keduanya saling mengangguk dan saling diam, namun dalam pikiran nya mereka memikirkam hal yang sama.
Beberapa hari berlalu.
"Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. Bencana hujan dan banjir besar yang kita alami adalah ujian yang berat. Kita kehilangan banyak hal, namun hari ini saya tegaskan-- itu semua telah berlalu. Kita tidak hanya bertahan, kita telah melangkah maju. Ini adalah tanda bahwa kita mampu bangkit, berkembang, dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Pemerintah akan terus bekerja untuk menyelamatkan korban, membantu yang terdampak, dan membangun kembali negeri ini. Namun, kita tidak bisa melakukannya sendiri. Saya mengajak seluruh rakyat untuk tetap percaya, saling membantu, dan tidak meninggalkan satu sama lain. Bersama, kita akan bangkit. Terima kasih."
Video berdurasi tidak sampai satu menit dari pemerintah itu telah memiliki banyak komentar dan tanda suka. Orang-orang menuliskan komentar-komentar optimis dan penyemangat, membuat Su Qingran hanya bisa menggelengkan kepala dan menghela napas pelan.
Ia menatap laki-laki atau pemimpin negeri ini dalam video itu, dalam kehidupan dulu dia mati karena turun langsung ke lapangan membantu rakyat, Su Qingran pikir itu hanya pencitraan namun dia benar-benar mati karena serangan monster-monster hewan dan tanaman yang bermutasi.
Hal itulah yang menjadi penyebab di bangun nya benteng atau Shelter-- tempat keluarga Ibu mertuanya tinggal.
Rentetan notifikasi lalu muncul di grup apartemen. Dia membuka nya dan melihat.
Kamar nomor 4 "Hahaha, air turun dengan cepat! Dalam dua atau tiga hari ini air pasti sudah surut."
Nomor 11 "Akhirnya bencana ini berakhir, aku sudah tidak tahan ingin mencari makan dan makan sampai kenyang."
Kamar kecil 7 "Teman-teman ku, hujan ini telah berakhir. Kalian pasti sudah lihat berita dari pemerintah, apakah kalian bisa menolong ku. Pinjamkan lah aku makanan, aku tahu kalian di sini kaya-kaya jadi aku tidak menawarkan uang, namun jika kalian ingin di bayar menggunakan uang beberapa kali lipat juga aku bisa saja."
No no baby Yi "Saudara @ di atas, jika kamu ingin meminjam makanan. Pinjam saja pada orang di lantai 24 itu, mereka hanya tinggal berdua dan memiliki banyak persediaan makanan"
Kamar kecil 7 "Benarkah? @ (Su Qingran) apakah anda bisa meminjamkan saya sedikit makanan? Saya berjanji akan mengganti nya saat air sudah turun, atau saya akan membayar anda beberapa kali lipat uang. Saudara tolong lah saya"
Keningnya berkerut, saat ini dia sedang rebahan di atas ranjang. Jiang Shengyan yang baru selsai mandi melihat ekspresi nya, dia kemudian mendekat untuk melihat handphone. "Ada apa?"
Saat matanya melihat pesan-pesan itu, keningnya juga berkerut. "Apakah kedua orang itu membocorkan sesuatu" Gumamnya dengan tatapan yang menajam.
Su Qingran menggeleng. "Tidak pasti, aku yakin mereka tidak membocorkan nya. Mereka terlalu pengecut untuk melakukan nya."
Su Qingran menatap nama No no Baby Yi itu dengan seksama, nama Yi ini terdengar familiar. Namun dia tidak mengingat nya, pesan itu orang dari kamar nomor 7 itu terus muncul dan orang bernama Yi itu juga terus menganggu.
Nomor 24 "Maaf, tidak punya"
Dia menyamarkan namanya menjadi terlihat umum, dan menolak selembut mungkin. Meskipun membantu sedikit tidak membuatnya rugi, namun dia yakin begitu dia membantu orang ini maka orang-orang lain yang sedang memantau situasi pasti juga ikut-ikutan meminjam.
Dan jika hal itu sudah terjadi, maka dia tidak terlalu mencolok untuk di datangi mereka. Mereka mungkin akan keterusan dan menggunakan moral sebagai alasan meminta.
Dia Su Qingran, tidak menerima kerugian sedikitpun.
No no baby Yi "Saudara, kamu mampu. Kenapa kamu begitu pelit, kita semua sebangsa setanah air dan tinggal di gedung yang sama. Untuk membantu tetangga yang kesulitan, kenapa begitu menolak? Kamu harusnya tidak begitu pelit!"
semangat terus buat ngetik alurnya.... demi kita para pembaca /Applaud//Applaud//Applaud/
semangat terus yaw😘😘🫰🫰🫰(sarangbeo)
sampe ketemu lagi dibab selanjutnya ~~~💃🏻💃🏻💃🏻
semangat up trus ya😍😍😍😍😍
semangat terus ya buat up alur ceritanya🥰🥰😘😘😘