NovelToon NovelToon
Jodoh Tak Diundang

Jodoh Tak Diundang

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Nikahmuda / Duda / Ibu Pengganti
Popularitas:586.6k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Nayla Putri Atmaja (21) seorang gadis riang yang tengah menempuh pendidikan di sebuah universitas swasta di kota Jakarta, tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini setelah ia bertemu dengan Bayu Pratama (30). Seorang dosen muda yang mengisi mata kuliah di semester lima. Selain menjadi seorang dosen Bayu merupakan seorang pengusaha muda. Pria yang cukup sukses dan berpendidikan tinggi, namun menyandang status duda beranak satu.

Entah disengaja ataupun tidak pertemuan mereka di kampus menjadi awal kisah cerita mereka dimulai. Hidup Bayu yang semula terlihat begitu datar, kini berubah menjadi sangat menyebalkan ketika takdir mempertemukan dirinya dengan sosok Nayla yang memiliki sikap menjengkelkan, merepotkan, banyak maunya, bicara sembarangan dan blak-blakan. Sangat berbanding terbalik dengan kehidupan Bayu yang terlihat begitu tenang, datar dan tertutup.

Mau tau kelajutan kisah mereka selanjutnya? Yuk simak terus cerita Jodoh Tak Diundang...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JTD Bab 24

Sarapan bersama. Ketiganya kini duduk di dalam meja makan yang sama untuk pertama kalinya dalam hidup mereka bertiga. Sebenarnya Sultan sudah sarapan pagi di suapi oleh pengasuhnya, tapi karena ia kini dalam mode manja dengan Nayla, ia pun ikut duduk di dalam pangkuan Nayla.

Berkali-kali Bayu meminta putranya itu untuk duduk di kursi sendiri, namun berkali-kali pula Sultan menolak dan berujung menangis, tangis Sultan yang pecah karena dirinya malah membuatnya mendapat pukulan dan omelan dari istri kecilnya itu.

Plak!! [Telapak tangan Nayla mendarat di lengan Bayu yang terus saja meminta Sultan untuk turun dari pangkuannya].

Mata Bayu membola ketika Nayla lagi-lagi ringan tangan padanya.

"Papi nakal banget ya, nangisin anak aku, gak usah pelatat-pelotot gitu, itu mata tolong dikondisikan, biasa aja kali Pih, Papi gak maukan itunya Mami buat puasa lagi?" omel Nayla dengan mata yang mengarah ke pisang ambon milik Bayu.

Refleks Bayu langsung saja memegangi pisang ambonnya itu, ia tak jadi marah pada Nayla karena rasa takutnya kehilangan jatahnya nanti malamnya.

Bayu kembali duduk di kursinya. Di dalam hatinya begitu senang mendengar Nayla di depan putranya memanggilnya dengan sebutan Papi dan menyebut dirinya dengan Mami. Pagi ini Bayu merasa hidupnya begitu sempurna. Walaupun terselip sebuah rasa cemburu.

Ya, saat ini Bayu sedang merasa cemburu. Tentu saja saat ini Bayu sedang merasakan cemburu pada putranya sendiri yang mendapatkan perhatian lebih dari Nayla. Bagaimana tidak putranya itu sudah sarapan pagi terlebih dahulu, tapi hanya berkata, "Mami makan apa? Sultan mau," tanpa menjawab pertanyaan putra sambungnya itu, Nayla langsung saja menyuapini putra sambungnya itu.

Berbeda dengan dirinya yang hanya di sendoki sarapan pagi oleh Nayla lalu memakan makanannya itu seorang diri, tanpa di suapi oleh istri kecilnya itu, padahal dalam hati kecilnya ia juga mau seperti putranya.

"Papi mau ya? Liatin Sultan terus yang di suapin Mami?" tanya Sultan yang seakan meledek dirinya.

"Papi sudah besar sayang, tidak perlu disuapin kaya kamu," sela Nayla yang tak memberi kesempatan Bayu untuk menjawab pertanyaan putranya.

Nayla mencubit gemas pipi Sultan dan mencium pipi putih mulus kemerah-merahan itu dihadapan Bayu, seketika hati Bayu memanas melihat Nayla mencium putranya. Saat ini Bayu terlihat begitu egois tak ingin Nayla juga dimiliki oleh putranya itu.

"Mami, kalau lagi makan jangan cium-cium Sultan!" Larang Bayu pada Nayla, seketika larangannya itu mendapat tatapan tajam dari keduanya yang membuat Bayu merasa kikuk sendiri.

"Kenapa Papi larang-larang Mami aku, ciumin aku?" tanya Sultan dengan bibirnya yang mengerucut karena kesal dengan Bayu.

"I-itu karena Papi gak mau pipi kamu kotor Nak, kan Mami juga lagi makan, mulutnya berminyak, kotor dan Bau masakan." jawab Bayu gugup karena tatapan tajam keduanya.

"Gak kotor Papi, bibir mami bersih dan wangi," timpal Sultan yang tak terima dengan jawaban Bayu.

Hati Nayla menghangat ketika mendengar ucapan Sultan yang seakan membela dirinya saat Bayu menuduh, menghina bibirnya akan mengotori pipi putra sambungnya itu. Melihat suami dan putra sambungnya sepertinya akan berdebat panjang akhirnya Nayla mencoba menengahkan.

"Sultan sayang, sudah ya marahnya sama Papi, Mami gak apa-apa kok sayang, benar apa kata Papi kalau Mami lagi makan itu gak boleh cium-cium pipi Sultan, nanti pipi Sultan jadi kotor, Mami memang salah sayang," ucap Nayla memberi penjelasan pada putra sambungnya itu, seketika kata-kata Nayla membuat Bayu merasa tak enak hati.

Sultan pun tak lagi bicara dengan Bayu, ia melanjutkan kembali memakan makanannya bersama Nayla, ketika sesendok nasi berhasil masuk kedalam mulut mungil Sultan, begitu pula dengan Bayu, ia kembali memakan makanannya hingga habis tak tersisa.

"Mami bersiaplah kita antar Sultan ke pra school, setelah itu kita ke showroom membeli mobil untukmu!" Perintah Bayu yang sedang berdiri dengan mata yang melirik keduanya dengan rasa campur aduk, antara bahagia, rasa bersalah pada Nayla karena ucapannya barusan dan terselip satu rasa cemburunya yang tak wajar pada putranya yang seakan mengambil Nayla darinya.

Nayla yang masih duduk memangku Sultan. Mendengar ucapan Bayu segera beranjak dari duduknya.

"Ok Papi," jawab Nayla yang kemudian mengangkat Sultan untuk berdiri dan menggendongnya.

"Mami gak menyangka, Anak Mami yang ganteng ini ternyata sudah sekolah ya?" tanya Nayla ketika mengangkat tubuh yang masih kuat ia angkat karena putra sambungnya itu masih berusia tiga tahun.

"Sudah Mami," jawab Sultan yang terus memandangi wajah cantik Nayla.

"Kalau sekolah siapa yang antar anak Mami ini?" tanya Nayla lagi yang juga memandangi wajah tampan Sultan yang mewarisi wajah tampan Papinya.

"Basanya Sultan diantar Pak supir dan Suster Malni, Mami," jawab Sultan yang masih menatap wajah cantik Nayla.

"Ohh dianter sama Pak supir dan suster ya?"

"Iya, karena kemarin-kemarin Mami gak ada, jadi mereka yang antar. Kata Papi tadi pas Mami lagi mandi, kemarin-kemarin Mami gak ada karena sibuk sekolah, memangnya betul Mih yang dikatakan Papi?" tanya Sultan pada Nayla.

Nayla melihat Bayu sebelum ia menjawab pertanyaan putra sambungnya itu. Bayu pun menganggukkan kepalanya, seakan meminta Nayla mengiyakan kata-katanya yang ia ucapkan tadi pada putranya itu.

Nayla sudah tahu tentang kisah masa lalu Bayu dengan mantan istrinya. Begitu pula dengan kisah pilu Sultan yang tak pernah bertemu dan merasakan kasih sayang seorang ibu. Karena mantan istri Bayu sangat bersikap begitu kejam pada keduanya, meninggalkan mereka setelah ia baru saja selesai melahirkan Sultan ke dunia ini.

Sungguh ironis memang, tapi itulah hidup yang dijalani mereka berdua. Demi sebuah cinta terlarangnya Linda mantan istri Bayu bertindak tanpa memikirkan bagaimana perasaan Bayu terlebih Sultan darah dagingnya.

"Iya sayang, maafin Mami yang terlalu sibuk sekolah di luar negeri dan baru sekarang bisa pulang, karena Papi terlalu lama menjemput Mami pulang sayang, jadi Mami lama deh pulangnya, tapi anak Mami yang ganteng jangan khawatir, sekarang kita sudah bisa berkumpul kembali dan Mami gak akan pergi dari kalian lagi," jawab Nayla sedikit berbohong dan sedikit menyalahkan suaminya itu pada putra sambungnya.

"Berarti Mami sekarang gak sibuk sekolah lagi dong? Hore... Hore... Sekarang Mami gak sibuk lagi, sekarang Sultan punya Mami seperti temen-temen Sultan, hore...hore," tanya Sultan yang tiba-tiba kesenangan dan berjingkrak-jingkrak dalam gendongan Nayla.

Lah seneng banget nih anak. Asyik juga nih, nikah langsung punya bocil, ada alasan yang tepat buat gue gak kuliah kedepannya nanti, hihihi... Batin Nayla yang mengambil kesempatan dalam keberkahan.

Nayla yang tersenyum penuh arti pada Sultan, dapat terbaca isi dan jalan pikirannya itu oleh suaminya.

Aku tahu apa yang sedang kamu rencanakan istri ku, aku tak akan membiarkan mu berleha-leha dan menghentikan pendidikan mu hanya karena putra ku yang akan kau jadikan alasan, batin Bayu yang mengetahui akal bulus Nayla nanti yang akan mangkir kuliah dengan alasan putranya.

1
Ulna Yana
kak , update dong 😔😭
laelatul qomar
Luar biasa
💗vanilla💗🎶
dihh pake diucapin lagi
Ella Ella
ceritanya mkin amburadul Thor
Pipit F 🤩
Naylul emang kang kompor suka kalo sodara-sodaranya susah
❥␠⃝ ͭ🍁CA-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
siap2 ajalah para opa2🤭🤭🤭pembalasan nay lbh kejam🤣🤣
bayangan
🤭🤣🤣🤣 bapknya sendiri aja tkut sama kelakuan anaknya si naylul 🤣🤣
Ramadhani Kania
siap2 y oppa2 d marahi nenek uyut....🤭😂😂
Wu Shi Des
bagus Thor, semangat up nya...
Pipit F 🤩
waduh mode adu domba ini mah sesama kakek kakek 🤣🤣
emang bener-bner si Nayla
Pipit F 🤩
kena skak matt
Pipit F 🤩
emang istri durhakim 😅
❥␠⃝ ͭ🍁CA-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
nay hbs makn dimsum mendptkan wangsit🤭
❥␠⃝ ͭ🍁CA-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁CA-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣nay tau aja yg mahalan🤦‍♀️
❥␠⃝ ͭ🍁CA-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣msh mode marah2
bayangan
wah si nayla mau adu domba ni ke kakek abraham 🤣 bakalan seru tuh kakek kakek adu mulut gegara sinayla 😅
🍒⃞⃟🦅🥑⃟gaibfarm🦉𝐕⃝⃟🏴‍☠️
otaknya bnr² encerr si Naylul
Pipit F 🤩
kasian ini para pelayan di grebek para tetua mafia emak rmak 😅🤣
Pipit F 🤩
istri istri mode singa semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!