Elsa Maharani perempuan cantik bertubuh berisi berusia 17 tahun,Elsa tinggal di pinggiran kota dengan orang tua dan adik lelaki dan perempuan nya..
Elsa sering kali di bully oleh teman sebaya nya karena kehidupan keluarga nya yang serba kekurangan bahkan Elsa tak melanjutkan bangku SMU karena memikirkan nasib dua adik nya,Ayah nya yang bekerja sebagai pemulung tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka...
Elsa yang sudah bertekad akan mengubah kehidupan keluarga nya memilih untuk menjadi istri kontak tanpa sepengetahuan orang tua nya...
bagaimana kehidupan selanjutnya dari Elsa apakah dia bisa menikah dengan lelaki kaya atau malah sebaliknya?
ikuti terus Kisan nya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepergok
Damar mendatangani semua berkas yang di bawa Fajar pagi ini, padahal Fajar baru saja datang ke Jakarta karena Damar meninggalkan nya sendiri...
" jika kau lelah tak usah ke kantor,besok saja di kerjakan" ucap Damar yang melihat Fajar yang sibuk melihat kiri-kanan seperti mencari sesuatu
" kau mencari Marisa?" tanya Damar
" tidak....!!! mana Elsa pembantu mu mas?" jawab Damar
" Elsa.... kenapa kau mencari nya?"
" ak-u...hanya ingin berkenalan saja, seperti nya dia perempuan baik"
" Elsa sedang tak di rumah,ayo pulang" ketus Damar tak suka kalau Fajar mencari Elsa"
" kenapa ketus begitu mas,mana tau nanti dia menjadi adik ipar mu" goda Fajar
" tak akan...jangan sembarang bicara kamu jar,pulang sana" usir Damar cepat
Fajar Bangkit dari duduk nya dan merengut karena Damar tak mengizinkan nya bertemu Elsa padahal dia sengaja mau datang karena ingin melihat perempuan yang sudah mengusik hati nya pada pandangan pertama
" pulang sana,aku mau istirahat" ucap Damar menutup pintu nya lalu berjalan kearah dapur
" bik tolong belikan saya obat di apotik pasar dan sekalian mampir beli sate ayam bik" ucap Damar mengeluarkan uang lembaran mereka dua buah
Elsa melirik kearah Damar dia tau maksud suami nya ini meminta Bik Ida pergi tapi Elsa mencoba menetralkan detak jantung nya seperti sedang tak mengerti apa-apa
" baik pak" jawab Bik ida mengambil uang Damar lalu segera pergi
Melihat Bik Ida yang sudah menutup pintu Damar segera memeluk Elsa dari belakang dan mencium tengkuk istri nya ini
" ma-s.....ini di luar" ucap Elsa pelan berusaha menahan ******* nya agar tak keluar
" sayang sudah tak ada siapa-siapa di rumah,aku menginginkan mu" bisik Damar pelan, hembusan nafas lelaki tampan ini membuat Elsa mulai tak bisa mengontrol dirinya
Damar menuntun Elsa ke meja makan dan mencium seluruh wajah Elsa tanpa satupun yang terlewati hatinya sedikit panas karena terang-terangan Fajar meminta Elsa menjadi adik iparnya
separuh pakaian Elsa sudah terbuka,Damar terus mengelus paha putih Istri nya ini,ntah kenapa Elsa juga selalu menginginkan tubuh Damar seperti tanpa lelah pasangan ini berpacu di meja makan, mengeluarkan suara ******* yang saling bersahutan, seperti biasanya jika berada di dekat Elsa tubuh Damar seakan jauh bertenaga...
" Sayang....." racau Damar yang sudah menggilai tubuh Elsa
" mas...." pekik Marisa yang melihat Elsa dan Damar sedang bercinta di atas meja makan
Marisa sengaja pulang untuk membujuk Damar karena dia menghubungi bik Ida menanyakan keberadaan Damar,bik Ida yang memang tak tahu menahu menjawab seadanya..
Damar mencabut milik nya cepat dan menutupi tubuh Elsa yang sedang sibuk memasang kembali pakaiannya, begitu juga Damar yang memakai celana pendek nya mereka seperti orang selingkuh yang sedang tertangkap basah
" apa tak ada tempat lain untuk kalian bercinta, memalukan....!!" kesal Marisa sebenarnya hatinya saat ini sakit melihat suaminya bercinta dengan Elsa di meja makan karena pada nya sekalipun Damar berfantasi sampai begini,hanya di kamar Damar mau menjamah Marisa
Elsa diam dia tau mereka salah melakukan nya di luar kamar tapi bagaimana pun juga Elsa adalah istri dia harus melayani Damar kapan pun Suami nya ini meminta
" masuk ke kamar" ucap Damar pelan,dia akan menyelesaikan nya dengan Marisa
Elsa mengangguk patuh dan segera berjalan kearah kamar, sebenarnya Marisa ingin marah tapi bagaimana mungkin dia yang membawa Elsa masuk kedalam rumah ini,dia yang menginginkan anak dari Elsa tanpa merusak tubuh nya,ini semua terjadi karena dia...
Damar berjalan kearah kamar
" mas...aku belum selesai bicara" pekik Marisa kesal
" di kamar saja aku tak ingin yang lain mendengar kan nya"
" kamu malu mas,,,ck... bercinta di luar kamar kamu tak malu kenapa harus malu membahas ini" Sindir Marisa
" sa....dia istri ku bercinta di mana pun kami sah" tegas Damar
" istri....!!! kau menganggap nya istri lalu aku apa? apa kau sudah mencintai perempuan kampung itu mas"
" cukup......dia isti ku,kau yang sudah membawanya masuk kedalam kehidupan ku,jangan seolah-olah kau yang terluka saat ini sa,aku yang seharusnya marah karena kau sudah mempermainkan pernikahan ini,kau yang meminta ku Menikah dengan Elsa dan sekarang jika hatiku terbagi kau juga yang harus menanggung nya" ucap Damar
" mas..... apa-apa an kamu, awalnya kita sepakat hanya sebatas anak mas tidak lebih,kalau memang begini akhirnya ceraikan dia aku akan memberikan mu anak"
" ck..... percaya diri sekali kau bisa memberikan ku anak" pancing Damar
" ya,aku bisa memberikan mu anak, selama ini aku meminum pil KB dan sekarang akan aku tinggal kan..!!! pekik Marisa mengakui kesalahannya
" bagus jika kau mengaku,tapi sayang nya hatiku sudah mencintai Elsa,aku tak bisa meninggalkan nya,karena kau yang meminta ku poligami aku tak akan menceraikan nya sampai kapan pun posisi kalian sama-sama istri tak ada yang berbeda,jika kau keberatan kau bisa menggugat cerai dari ku" jawab Damar santai, sebenarnya hatinya saat ini bingung,dia mencintai Marisa tapi dia sudah terlalu nyaman bersama Elsa beberapa bulan ini..
" mas...sadar dengan ucapan mu" Marisa mendekat dan memukul dada Damar
" kamu jahat mas,,,aku melakukan ini karena mencintai mu tak ingin kita berpisah hanya karena anak"
Damar menepis tangan Marisa " bukan karena aku tapi karena kepentingan mu sendiri, ambisi mu menjadi model terkenal membuat mu lupa akan tugas mu sebagai istri" ucap Damar
Marisa berlari keluar kamar mencari Elsa
" brugk..." pintu kamar Elsa di banting Marisa
" plak....."
"sudah kau beri apa suami ku, pengkhianat... pelacur.... pelakor" caci Marisa, segala macam ucapan kotor dia keluar kan untuk Elsa
" awww....." ringis Elsa saat Marisa menjambak kuat rambut nya lalu mendorong tubuh Elsa hingga terjatuh di lantai
" Marisa apa-apa an kamu" marah Damar melihat Elsa terjatuh dan memegang perut nya sedang kan sudut bibirnya sedikit mengeluarkan darah karena tamparan kuat dari Marisa
" aww....mas sakit" ringis Elsa saat Damar membantu nya
" bagus,,sudah banyak perubahan di antara kalian sejak aku tak ada" ucap Marisa
darah segar mengalir dari paha Elsa membuat Damar panik melihat nya...
" akting mu terlalu baik,kau pantas menjadi bintang film,aku sangka memungut tikus di got adalah pilihan yang tepat tapi ternyata aku salah, binatang tetap lah binatang yang akan memangsa kapan pun dia mau" sindir Marisa lagi
" stop sa,,Elsa sedang sakit...aku bilang diam....kau perempuan yang tak punya hati" marah Damar menggendong Elsa keluar rumah
Bik Ida yang baru pulang melihat Damar menggendong Elsa yang sedang meringis kesakitan memegang perut nya
" kenapa Elsa pak?" tanya Bik Ida tapi Damar tak menjawab dia bergegas kearah mobil membawa Elsa kerumah sakit
" aaarrrrrgggg......" menjatuhkan vas bunga kramik,hatinya sangat kesal saat ini
" nyonya...... istighfar" ucap bik Ida menenangkan Marisa
Marisa menangis histeris,dia menyesal memasukkan Elsa dalam rumah tangga nya karena tak sesuai dengan harapan nya..
entahlh novel dah lama tp asyik aja bacnya.
paling suka sama judul yg ini kisah nya elsa.
akhirnya... mantap ceritanya👍🏻