kisah ini menceritakan seorang wanita yang dulunya pernah menjadi seorang anak dan ibu 4 orang anak.1 anak kandung dan 3 anak angkat.wanita itu tinggal dengan ibu dan ke 4 anaknya .dan berjuang keras untuk mereka sehingga berhasil memberi kehidupan layak sampai punya usaha.dan bisa memenuhi janjinya memberangkat ibunya naik haji .wanita tersebut tak pernah lelah untuk membahagiakan mereka sampai dia lupa dirinya sehingga dia sakit parah.sebelum wanita itu meninggal dia menitipkan usaha ibu dan ke 4 anaknya kepada adiknya .tapi ternyata bukannya bahagia yang didapatkan malah sebaliknya
akhirnya wanita tersebut berdoa minta diberi kesempatan hidup kembali agar bisa menjemput keluarganya yang dulu untuk kembali dijaganya.
dan jiwanya itu diberi kesempatan untuk transmigrasi ketubuh wanita lain yang punya banyak masalah yang harus diselesaikannya.
kisah ini banyak tantangannya sedih lucu bahagia dan ada tekad tidak pernah menyerah
Selamat menikmati dan mohon maaf bila ada salah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rejeki rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Kembali ke limei
Saat setelah selesai memandangi langit aku masuk kedlm rumah aku harus memesan seragam juga keperluan mereka semua sekarang sambil aku mau menyiapkan bekal mereka dan kembaran adikku sekalian aku ingin mengenalnya
" Li bohai tunggu aku adikku tersayang besok kakak akan datang untuk menjemputmu lalu kita akan hidup bahagia"
"Adik 2 ku A1 ,2,3,4,5 semua bangun waktunya kalian berangkat sekolah cepatan mandi ganti baju dan turun sarapan"teriakku
"Tapi kak sedangkan kami tdk punya seragam bagaimana kalau kami tdk sekolah aja lalu bantu kakak jual barang2 kakak diatas biar kami dapat komisi ....money....kak"
"Sudah tdk ada alasan kalian tdk berangkat sekolah oh ya adik 2 ku tersayang dan tampannya mengalahkan artis ditv jgn banyak alasan untuk bolos sekolah sebab semua keperluan sekolah termasuk seragam kalian semua sudah aku beli dan sekarang ada dikamar kalian masing 2 aku heran bolos kok senang apa kalian tdk mau pintar hah jgn seperti kakak yg bodoh ini "
"Apa kakak sadar kalau bodoh "tanpa sadar aku bilang"ya " setelah sadar "apa kalian bilang aku bodoh meskipun aku bodoh tapikan aku cantik badanku aja aduhai kayak gini sexy dan tdk terlalu bodoh amat tahu hanya sedikit pintar"sambil aku cengengesan bersama mereka
" Ha.......ha ....Meskipun kakak cantik dan sexy kakak yg katanya sedikit pintarnya buat apa"mereka tertawa lagi " ha...ha..."
" Kemari kau qin kupukul kepalamu pakai alat penggorengan ini biar km juga ikut bodoh sekalian"
"Ha.....dadah kakak"
" Welk" sambil qin menjulurkan lidahnya lalu pergi bersamaan dengan adik2 yg lainnya kekamar masing2
Aku cuma bisa menghentakkan kaki dan mengucap astagfirulloh didlm hati aku kembali melanjutkan pekerjaan memasakku buat makan dan bekal untuk mereka
Akhirnya adik 2ku udah selesai semuanya bertepatan aku juga siap untuk mengantarkan mereka sekolah saat dimeja makan kami tdk berdebat dan tdk ada drama lagi lalu kami makan dengan tenang
Setelah itu kami berangkat pagi2 karena aku ingin bertemu li bohai dengan aku sebagai supir mereka dan bercanda tawa didlm mobil sampai tdk terasa sudah disekolah mereka
Sesudah semuanya turun aku celingak celinguk kekanan kekiri apa kah li bohai ada atau tidak sebab aku membuat bekal juga untuknya buat mengambil hatinya
Disaat adik 2ku lihat aku celingak celinguk seperti itu karena penasaran akhirnya salah satu dr adikku bertanya " ngapain kakak lihat kesana kemari sih tdk bisakah kakak jadi wanita anggun berkelas gitu loh dihadapan teman 2 dan guru sekolahku apalagi kakak udah berdandan cantik gini malu"
"Untuk apa aku malu lebih baik aku seperti ini dari pada munafik wajah cantik tp hatinya busuk daripada aku bertopeng dua aku lebih suka menjadi diriku sendiri "
" Sudah jgn banyak protes kalian aku mau tanya padamu qin dimana kakakmu hai itu"
" Kakak itu jgn seenaknya kasih nama sesuka kakak sendiri kami itu punya nama bagus dikasih ortu apa jgn2 kakak itu malas berpikir jadi cari gampangnya "
"Betul kata km jawabannya kan udah tau kalau gitu ngapain km tanya sama kakak"
"Kakak menyebalkan kok bisa aku punya kakak kandung seperti ini kembali aja kakak seperti dulu apa ini udah sifat kakak dr dulu yg tdk aku ketahui selama ini atau apa juga dulunya jgn 2 kakak ketukar waktu lahirnya atau kepala kakak korselt gara2 kecelakaan"
" Aku tdk tau benar 2 malangnya nasib ini punya kakak seperti ini "sambil adikku menggelengkan kepala dan saat melihat aku yg akan sedang marah mereka langsung kabur begitu aja dan meninggalkan aku sendirian sebelum mendengar teriakanku kayak toa