Antara Arkananta Pradipta dan Leana Anastasya.
pertemuan kembali setelah belasan tahun berpisah mengungkap berbagai rahasia.
sepasang mantan suami istri yg sama-sama msih mendendam cinta dulu adalah pasangan muda yang menikah muda di usia mereka baru 16 tahun dan mereka berpisah karena pertentangan dari orang tua masing-masing...
yang mau tau cerita selengkapnya nya di baca☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon #kupunyacerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 23. flashback
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"papi, mommy, Arkan serius tolong dengar cerita Arkan dulu!.. Waktu itu....." Arkan menceritakan semuanya dari pertama dia di grebek yang berakhir di nikah paksa.
"kamu ini, untung kamu gak di hajar massa Arkan, astaga mom gak mau tahu bawa menantu mom ke rumah, dia harus tinggal disini!!" ucap sang mommy tegas tak ingin di bantah.
"itu dia mom, ibu mertua Arkan gak beri izin bawa Lea ke sini, beliau baru beri izin kalau papi dan mommy yang langsung kesana dan menjemput Leana sebagai tanda aku serius sama Leana mom!" beri tahu Arkan dan memohon kepada orang tua nya untuk mau menjemput Leanya.
"huhh, udah gini baru kamu butuh bantuan kami, saat kamu menikah kamu anggap apa kami!" tanya sang ayah, alih-alih mengiyakan permintaan anaknya sang ayah sengaja ingin mengejek anaknya itu.
Arkan yang mendengar itu mendengus sebal, dia berdiri dan berjalan untuk duduk disamping ayahnya membuat sang Ayah menatap heran.
"papi, please ya, jemput istri Arkan. Dia lagi hamil cucu papi lo, emang papi gak senang bakal punya cucu?" sekarang Arkan sedang merayu ayahnya untuk mau menjemput sang istri.
Mendengar kata cucu ada desiran halus yang merayap ke hati papi dan mommy Arkan. Ada rasa hangat karena akan memiliki cucu tapi ada rasa iba pada sang menantu karena harus hamil muda karena ulah anak mereka, sekaligus geli, kenapa anaknya ini bisa-bisanya sudah tahu cara bikin anak padahal usia yang masih muda pikir mereka.
"baiklah, tentu mommy dan papi akan menjemput menantu kami, mommy udah gak sabar ingin bertemu dengan istrimu Arkan, mommy yakin dia wanita yang baik!!"
Arkan berpindah ke tempat sang mommy dan duduk di samping mommynya. Arkan memeluk mommy nya erat meluapkan rasa bahagia nya dan juga lega karena bebannya telah berkurang.
"terimakasih mom, mommy harus tahu istriku wanita yang baik, dia selalu ngerti Arkan, dia wanita yang cantik dan lembut. Arkan mohon sama papi dan mommy untuk menerima istri Arkan dengan baik tanpa memandang status sosial dia, Arkan sayang Lea mom!" ucap Arkan lirih di pelukan sang mommy.
"tentu sayang , tentu papi dan mommy akan menerima istri mu dengan baik, kami akan menganggap Lea seperti anak kami sendiri. Apalgi sekarang dia sedang mengandung cucu mommy, dan mommy beruntung dia mau dengan anak mommy yang nakal tapi manja ini!!" ucap sang mommy dan di akhir kalimat sengaja menggoda anaknya agar tidak sedih.
"benar itu sayang, padahal udah mau punya anak masih saja peluk-peluk dan manja-manja sama kamu, gak malu apa.!!" goda sang papi lagi yang mana membuat Arkan mengurai pelukannya dan menatap menatap sang ayah dengan mata menyipit tanda ia kesal.
"ya sudah sekarang kamu istirahat saja, papi dan mommy juga ingin beristirahat, besok pagi kita akan pergi menjemput istrimu sama-sama, besok gak usah sekolah biar papi yang urus izinmu dan Lea dan jangan lupa untuk memberi tahu Lea kalau besok kita akan menjemputnya!" kata sang mommy panjang lebar yang diangguki Semangat oleh Arkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keseesokan paginya..
Arkan dan kedua orang tuanya sudah bersiap untuk pergi kerumah Leana.
waktu sudah menunjukkan pukul 8.30 pagi dan butuh waktu sekitar 30 menitan untuk sampai ke tujuan.
sementara itu di kediaman sederhana Leana dan ibunya sedang duduk diruang tamu untuk menunggu kedatangan tamu mereka. Leana duduk tegap dengan tangan yang saling meremas sarat akan kecemasan.
sadangkan sang ibu yang duduk di samping Lea duduk dengan santai dan terkesan elegan.
Mereka berdua diam dengan pikiran mereka masing-masing.
Setelah beberapa menit menunggu terdengar suara deru mobil yang berhenti agak jauh dari rumah Leana sebab gang ke rumah Leana tidak dapat dimasuki mobil dan sudah dapat di pastikan mobil siapa yanga datang. Ya itu adalah mobil kedua orang tua Arkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"tok..tok..tok..!!" suara ketukan pintu dari luar membangunkan Leana dan ibunya untuk membuka dan menyambut tamun mereka.
Pintu dibuka oleh Jasmin dan Leana berdiri di belakang sang ibu dengan perasaan cemas. Ketika pintu di buka terlihat Arkan di didepan pintu sedangkan orang tua Arkan berdiri di belakang tapi Jasmin bisa melihat dengan jelas kedua orang tua Arkan. dan ketika beradu pandang dengan Mahendra...
"deg,!!"
"deg!!"
serempak jantung kedua orang itu berdetak cepat karena kaget, Jasmin kaget, tentu dia tahu Mahendra Pradipta begitupun dengan Mahendra tahu Jasmin adik dari wanita masa lalu kakaknya. tapi mereka segera sadar setelah terdengar kata sapaan dari Arkan.
"pagi Tante, pagi sayang!" sapa Arkan semangat dan blak-blakan memanggil Lea dengan sebutan sayang didepan kedua orang tuanya dan ibu mertua yang dimana sapaan sayang itu membuat Leana menunduk malu dengan wajah memerah.
"astaga anak ini..gak ada malu-malunya di depan ibu mertuanya sendiri!!" gumam mommy Arkan membatin sambil tersenyum lembut ke arah sang menantu. ketika dia melihat seluit Leana, mommy Arkan mengapa langsung jatuh hati pada wanita itu, sifat nya pemalu saat di sapa anaknya tadi membuat mommy sheryn gemas, dan Leana terlihat seperti wanita baik-baik sama seperti yang di ceritakan anaknya.
"khemm, silahkan masuk, kerumah sederhana kami tuan dan nyonya!!" dehem ibu Leana menyadarkan atunsi berbeda dari ketiga tamunya.
"iya Tante, terimakasih. Ayo Pi, mom kita masuk!!". ucap Arkan dan di angguki oleh papi dan mommynya.
merekapun masuk dan di persilahkan duduk di sofa tak seberapa besar di rumah itu.
Lea duduk di sofa yang muat untuk dua orang, begitupun kedua orang tua Arkan duduk berdampingan di sofa seberang meja yang muat untuk dua orang sedangkan Arkan duduk sendirian di sofa singgle.
" maaf, saya permisi ke belakang sebentar ya untuk mengambil minuman!!" pamit ibu Lea untuk pergi membuat minuman.
"ahhh, tidak usah repot-repot nyonya ...?
"Jasmin, panggil saya Jasmin saja tidak perlu ada embel-embel nyonya!!" kata Jasmin memotong perkataan sheryn dan memperkenalkan diri .
"oh iya Bu Jasmin, maaf bila merepotkan anda!" ucap ibu Arkan ramah yang di balas senyum tipis dari ibu Leana dan Jasmin pun pergi dari situ untuk mengambil minuman buat tamu-tamunya.
sementara itu di posisi Mahendra dia diam dan tenggelam dengan pikirannya sendiri. "mengapa dunia ini begitu sempit!!" ucapnya membatin. pandangan Mahendra mengarah ke arah Leana sang menantu "dia mirip sekali dengan nya!!" sambungnya lagi dalam hati.
Sedangkan di dapur saat ini Jasmin berdiri dengan tatapan kosong dan pikirannya melayang ke masalalu "kenapa takdir mempertemukan kami dengan keluarga penghancur tidak punya hati seperti mereka lagi, apakah sejarah akan mengulang hal yang sama?" gumam Jasmin frustasi dia duduk dikursi plastik yang ada di dapur itu sekedar untuk meredahkan sakit kepala nya yang tiba-tiba berdenyut memikirkan hal ini.
Sedikit cerita masa lalu para orang tua Arkan dan Leana. Waktu itu, Riana kakak dari Jasmin menjalin hubungan dengan Anggara kakak dari Mahendra. Mereka berpacaran selama 3 tahun dari mulai mereka sering bertemu di perusahaan Pradipta karena saat itu Riana adalah sekretaris dari Anggara Pradipta.
Tapi hubungan mereka di tentang keras oleh Panji ayah dari Anggara. saat itu Riana selalu mendapatkan ancaman dari Panji ayah dari Anggara bahwa kalau tidak meninggalkan anaknya maka Panji akan menghancurkan bisnis kecil orang tua Riana. Tapi karena dia terlalu mencintai Anggara Riana tidak menghiraukan ancaman dari Panji. Riana sangat keras kepala saat itu yang membuat panji tidak dapat menahan amarahnya lagi.
Panji menyuruh orang-orang.ya untuk menghancurkan tokoh sembako yang lumayan besar milik bapak dari Riana, dan membuat Jasmin adik Riana di berhentikan dari universitas tempat dimana sedang kuliah di semester akhir saat itu. Keluarga Jasmin hancur, ayah Jasmin meninggal karena serangan jantung akibat syok dengan masalah yang bertubi-tubi tiba-tiba terjadi. Sedangkan ibu Jasmin sudah lama meninggal.
Sedangkan untuk Riana di blacklist oleh perusahaan manapun atas perintah dari tuan Panji. yang akhirnya membuat Riana tidak punya pilihan lain saat itu selain untuk bekerja di club malam milik sahabat dari adiknya Jasmin sebagai waiter.
Tapi naas saat itu ia di jebak oleh seseorang pria tua mesum dengan memasukkan obat perangsang keminumannya. Tapi untungnya salah satu teman lelakinya yang bekerja sebagai waiter juga diclub itu membantu Riana untuk keluar dari kamar pria tua mesum itu walau pada akhirnya Riana berakhir juga dengan kesucian nya yang terenggut oleh teman lelakinya itu.
Dua sudah bulan setelah peristiwa itu Riana dinyatakan hamil ia mendatangi lelaki yang telah merenggut kesuciannya dan memberi tahu bahwa ia sedang hamil. "dasar pria brengsek, puas kamu haa sudah merenggut kesucianku dan membuat ku hamil breg*sek kamu!!" teriak Riana saat itu sembari memukul dada lelaki dihadapannya yang membuat lelaki itu kaget mengetahui bahwa wanita yang disuakai nya itu hamil anaknya.
Lelaki yang bernama David itu memeluk Riana erat dan memberi tahu Riana bahwa ia mau bertanggungjawab dengan menikahi Riana yang mau tidak mau Riana pun tidak bisa menolak. Karena malu jika harus menanggung aib itu sendiri.
kehamilan Riana di ketahui oleh adiknya itu yaitu Jasmin. Jasmin tentu kaget kenapa nasib keluarganya bisa sehancur ini, ia tidak tahu kalau semuanya itu gara-gara masalah kakanya yang berpacaran dengan salah satu pewaris Pradipta grup. Sampai saat seorang lelaki muda sekitar 24 atau 25 tahun yaitu Mahendra adik dari Anggara datang kerumah peninggalan ayahnya untuk meminta maaf kepada keluarga dari Jasmin karena akibat dari ulah kakaknya Angga keluarga wanita itu terkena masalah. Dia menitipkan surat dan sebuah ATM pribadi untuk di berikan kepada Riana. Dia bilang surat itu Dari Anggara barulah Jasmin tahu kalau semua yang terjadi akibat dari kakaknya yang berpacaran dengan pewaris dari Pradipta dan keangkuhan panji Pradipta.
Dari situ Jasmin membenci keluarga Pradipta dan membenci kakanya sendiri yang mengakibatkan keluarga mereka tertimpa masalah dan musibah, sedangkan Jasmin sendiri putus kuliah dan terpaksa harus bekerja sebagai DJ di club malam milik temannya sendiri.
Untuk Anggara sendiri di kirimkan oleh ayahnya ke London, ia terpaksa menuruti perintah ayahnya agar ayahnya tidak menganggu keluarga dari Riana. Dia menutup akses untuk berhubungan dengan Riana sebagai bukti kepada Ayahnya, tanpa ia tahu bahwa sang ayah telah menghancurkan keluarga dari mantan kekasihnya tersebut.
Tapi sebelum pergi Anggara menitipkan surat dan ATM pribadinya Kepada Mahendra adiknya untuk dititipkan kepada Riana yang dimana surat itu berisi permintaan maaf yang sebesar besarnya dan sebuah ATM yang dalamnya memiliki sejumlah uang untuk Riana sebagai bonus karena menjadi sekretaris nya saat itu.
Riana dan David telah menikah, sering berjalannya waktu hubungan mereka membaik dan timbul benih cinta di hati Riana Kepada suami karena sifat David yang baik, pengertian, sabar menghadapi Riana yang bersifat cuek, pekerja keras, dan sangat perhatian dan tentunya juga David tidak kalah tampan dari Anggara. hanya saja kelemahan David tidak memiliki harta dia hanyalah anak yatim piatu dan tidak memiliki pendidikan yang tinggi namun ia pekerja keras.
Namun pasangan yang mulai meniti kehidupan rumah tangga dengan saling mencoba menjalin hubungan yang baru itu dan lebih dalam itu tidak bisa berlangsung lama di dunia, Riana dan suaminya kecelakaan saat ingin pergi kerumah sakit karena saat itu Riana sudah mau melahirkan. Mereka bertabrakan dengan truk yang membuat motor mereka terpental. David meninggal di tempat sedangkan Riana nadinya masih berdenyut tapi sangat lemah..dia di bawah kerumah sakit dengan ambulance setelah sampai di ICU untuk di tangani dokter. Dokter memberikan penanganan untuk Riana dan berusaha untuk menyelamatkan bayinya Riana dengan proses sesar. Setelah bayinya berhasil diselamatkan dokter mencoba menyelamatkan sang ibu yaitu Riana tapi sang pemilik kehidupan tidak menghendaki. Riana dan suaminya itu pergi untuk selamanya, meninggalkan sosok bayi perempuan yang cantik.
Jasmin yang hari itu di telpon dari pihak rumah sakit untuk ke Rumah sakit segera karena sang kakak sekarang sedang kritis karena kecelakaan.
tadi saat di Ambulance Riana meminta kepada perawat untuk menghubungi adiknya Jasmin dengan memberitahu no telpon sang adik. Waktu itu Jasmin walau sudah tidak punya tenaga lagi dia mencoba sekuat tenaga untuk memberi perawat yang ada di dalam Ambulance itu. Untungnya perawat itu mengerti apa yang di katakan oleh Riana meskipun terbata.
Dan pada akhirnya Jasmin mengetahui kalau kakak dan kakak iparnya telah meninggal dunia dan meninggalkan seorang bayi merah, tentu membuat Jasmin terpukul tanpa berpikir apapun Jasmin merawat Lea dan menganggap Lea seperti Anaknya sendiri walau sikapnya dingin kepada Leana tapi sangat menyayangi anak dari kakak itu. Dan dalam hatinya paling dalam Jasmin sangat membenci keluarga Pradipta. Tapi siapa yang menyangka sekarang dia dipertemukan lagi dengan generasi baru dari keluarga itu. Yang dimana anaknya sendiri menikah dengan cucu dari lelaki tua yang bernama Panji saka Pradipta.