NovelToon NovelToon
Love Journey Story

Love Journey Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Persahabatan / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Geamul

Novel ini menceritakan kisah perjalanan cinta seorang perempuan yang bernama Syajia, nama panggilanya Jia.

Seorang perempuan yang sangat sederhana ini mampu menarik perhatian seorang laki-laki dari anak ketua yayasan di kampusnya dan seorang pemilik kafe tempat ia bekerja.

Tentu keduanya mempunyai cara tersendiri untuk bisa mendapatkan Jia. Namun Jia sudah terlanjur menaruh hatinya pada anak ketua yayasan itu.

Sayangnya perjalanan cinta tidak selalu lurus dan mulus. Banyak sekali lika-liku bahkan jalan yang sangat curam dalam kisah cinta Jia.

Apakah Jia mampu melewati Kisah Perjalanan Cinta nya? Dan siapakah yang akan mendapatkan Jia seutuhnya? Ikuti terus kisahnya di dalam novel ini yang mampu membawamu terjun kedalam Kisah Perjalanan Cinta Syajia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Geamul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan yang Tak Lebih

Jia berusaha menenangkan Bima. Ia pun mengambil teh manis hangat untuk Bima agar pikirannya terasa lebih tenang. Namun, hati bima belum merasa tenang. Ia merasa sangat bersalah dengan sikap yang telah diilakukannya pada Al. Bima pun terus memikirkan cara untuk memperbaiki hubungannya dengan Al.

“Kamu, gak apa-apa kan Bim?” Jia mencoba menanyakan keadaan Bima yang sejak tadi masih terdiam.

“Aman kok,” jawab Bima singkat.

“Gak ada yang namanya penyesalan itu gak sakit Bim, semua bentuk penyesalan itu menyakitkan, bahkan ada yang sangat menyakitkan. Tapi, kamu harus tahu Bim, gak ada kata terlambat untuk meminta maaf. Hari ini, kamu boleh merasa sangat menyesal. Tapi, jangan sampai kamu gak minta maaf, kalau kamu gak mau merasakan lagi penyesalan itu,” ucap Jia.

Bima menatap lekat Jia, “Makasih ya Ji, kamu selalu ngingetin aku." Bima berusaha tersenyum.

“ Iya Bim. Sebagai seorang teman, kita harus saling mengingatkan.” Jia tesenyum.

Mendengar perkataan Jia, Bima seperti tertampar. Ternyata selama ini perasaannya sama sekali tidak sama dengan perasaan Jia. Ia masih tetap di anggap teman oleh Jia, dan rupanya tak ada nama Bima di hati Jia.

Selama ini, Bima mengejar kupu-kupu yang bukan miliknya. Memaksa bunga mawar tumbuh di tamannya yang sangat gersang, sehingga bunga itu tak akan pernah bisa tumbuh dengan indah.

“Aku, pulang ya,” ucap Bima tiba-tiba.

“Oh, ya udah Bim. Hati-hati ya!" sahut Jia.

Hati Bima kini terasa hampa, apakah ini hukuman untuknya? Karena selama ini ai telah bersikap sangat egois. Bima selalu saja mementingkan perasaannya dan tidak mementingkan perasaaan orang lain yang mungkin merasa lebih sakit darinya.

Semalaman, Bima tak bisa memejamkan matanya, ia terus memikirkan semuanya. Merenung dan menyendiri di pojok kamar yang gelap, hanya keheningan yang menemaninya. Bima berusaha menghilangkan sikap egoisnya dan berusaha untuk menerima semua takdir ini.

***

Di kampus, dari pagi Jia tidak melihat Bima. Sepertinya hari ini Bima tak masuk kuliah, Jia langsung menghubungi Bima untuk memastikan keadaannya. Bima pun menjawab tidak apa-apa dan ia hanya sedikit tidak enak badan.

“Maaf ya Ji, hari ini aku gak bisa antar kamu ke tempat kerja,” ujar Bima.

“Gak apa-apa Bim, jangan terlalu dipikirin. Semoga cepat sembuh ya, jangan lupa makan obat!” ucap Jia.

“Iya, makasih Ji." Bima langsung menutup teleponya.

Jia pun melanjutkan kembali menulis tugasnya di kelas.

“Telepon dari siapa Jia?” Nana menghampiri Jia setelah dari kamar mandi.

“Ini, Bima. Dia lagi sakit."

“Oh pantesan. Eh iya, gimana masalahnya udah selesai?”

Jia pun menceritakan semuanya, ia sangat senang bisa menyelesaikannya. Tapi, kini sikap Bima sedikit berubah dan mungkin ia sudah menyadari semuanya. Meskipun begitu, akhirnya semua ini bisa terselesaikan dan Bima bisa mengetahui yang sebenarnya.

Dan Al, belum mengetahuinya karena hari ini pun Al juga tidak masuk kuliah. Mungkin Jia akan memberitahukannya jika ia bertemu dengan Al, dan ia akan berusaha jujur dengan perasaannya selama ini.

Hari ini pun Jia pergi ke tempat kerja sendiri, ia akan menggunakan angkutan umum. Namun, saat sedang menunggu angkutan umum. Jia melihat mobil Surya tengah parkir di dekat kampusnya. Jia pun hendak menghampirinya.

Saat melihat ke dalam mobil, Jia tidak melihat Surya di dalam mobil. Ia pun menelusuri sekelilingnya untuk mencari Surya. Tak lama kemudian, ada orang yang menepuk pundaknya dari belakang.

“Ya ampun!" Jia menoleh dan terperanjat kaget.

“Mas Surya?” sambung Jia.

Surya tertawa, “Kamu lagi ngapain? celingak-celinguk gitu." Surya terkikik melihat tingkah Jia.

“Hmm ... enggak Mas. Saya cuma heran aja, ada mobil Mas tapi orangnya gak ada di dalam.” seketika pipi Jia merona karena kepergok Surya.

“Oh jadi kamu kesini nyariin saya?” tanya Surya menggoda.

“Bukan gitu mas, saya habis pulang kuliah terus gak sengaja lewat sini dan saya penasaran mobil Mas kok ada disini,” bela Jia sedikit malu.

“Iya, iya saya percaya kok. Kamu, mau ke kafe kan?”

“Iya Mas.”

“Kalau gitu kita bareng aja, kebetulan saya juga mau langsung ke kafe.”

“Hmm ... ya udah Mas.”

Mereka pun pergi bersama ke kafe singgah. Di perjalanan, seperti biasa mereka saling membalas hembusan napas. Namun, kali ini Jia spontan berbicara pada Surya mengenai keberadaan mobil Surya di tempat tadi.

“Memangnya tadi Mas habis dari mana?”

“Tadi saya habis meeting di kafe Teduh."

“Oh, kok tadi parkirnya disitu Mas?”

“Iya, tadi di parkiran kafenya penuh jadi saya taro disitu deh.”

“Lain kali, Mas jangan parkir disitu lagi ya! bahaya tau Mas, takutnya ada apa-apa,” sahut Jia cemas.

“Kamu, perhatian juga ya.” Surya mencoba menggoda Jia.

Jia tertawa, “Bukan gitu Mas, saya sering denger katanya parkir disitu bahaya,” bela Jia.

“Oh gitu, ya udah saya gak bakalan parkir disitu lagi. Makasih ya udah perhatian sama saya.” Surya terkikik geli.

“Ih ... Mas!!” Jia tertawa sedikit kesal.

Keduanya pun bertukar cerita, silih berganti mengeluarkan suara tawa. Sesekali mereka terdiam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing, lalu berganti dengan cerita baru yang mampu melengkungkan bibirnya masing-masing.

Setelah sampai di kafe, mereka pun melaksanakan pekerjaannya dan sibuk masing-masing. Saat di luar kafe, mereka seperti seorang kakak beradik yang selalu banyak tingkah dan cerita.

Namun, saat di kafe mereka pun berubah menjadi seorang atasan dan bawahan, berbicara pun ketika ada perlu saja. Keduanya mampu bekerja dengan professional.

Namun begitu, mereka sangat mengerti bahwa keduanya memang hanya seorang bos dan karyawan, dan tentunya banyak sekali batasan diantara keduanya.

Terutama Jia, meskipun di luar kafe ia merasa sangat canggung untuk bisa sedekat itu dengan Surya. Namun, Surya selalu membuatnya merasa nyaman karena sikapnya yang sangat jauh ketika saat di kafe, membuat dirinya lebih berani untuk sedekat itu.

Sedikit dari karyawan yang lain mencurigai hubungan mereka, karena mereka benar-benar sangat berbeda ketika sedang berada di daerah kafe.

Kecuali dengan Mba Tia, dia mulai merasa curiga dengan hubungan Jia dan Surya, karena dia yang selalu dekat dengan Jia. Sehingga, dia sangat meyakini perasaannya bahwa Jia dan Surya sangat dekat melebihi hubungan bos dan karyawan.

“Ayo dong Mba Jia, cerita sama aku,” ucap Tia sedikit memaksa.

“Kalau boleh jujur, aku sama mas Surya cuma temenan aja kok,” sahut Jia sambil mengelap meja kasir.

“Bener nih cuma teman aja? Awas loh nanti bisa jadi teman hidup.” Tia berusaha memancingnya.

“Ih Mba Tia ini ada-ada aja, gak mungkinlah Mba!”

“Ya ... siapa tahu Mba, jodohkan gak ada yang tahu.” Tia tertawa geli. Dan Jia pun hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

1
Aixaming
Aku gak pernah menyangka kalau membaca cerita bisa membuatku merasa sebahagia ini.
Ayu Geamul: terimakasih ya sudah membaca ceritaku🙌🏻
total 1 replies
Dianapunky
Cocok di hati nih.
Ayu Geamul: terimakasih kak 🥰 jangan lupa mampir lagi untuk baca bab selanjutnya 🤗☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!