NovelToon NovelToon
Eyes Of Curses

Eyes Of Curses

Status: tamat
Genre:Fantasi / Romantis / Action / Petualangan / Iblis / Dunia Lain / Romansa / Penyeberangan Dunia Lain / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:149.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: dwimst

Pertemuan yang tidak disengaja karena sebuah pekerjaan, menuntunnya dalam sebuah pertualangan yang tak terlupakan demi memperjuangkan sesuatu yang bernama cinta.

Menghadapi rintangan bersama agar dapat bersatu, demi menghilangkan sebuah kutukan.

Bisakah mereka menemukan kebahagiaan ketika banyak rintangan yang menghadang di depannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwimst, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 22

Mereka semua bersiap untuk bertarung tiga lawan satu dan Dira sebagai penontonnya gadis itu terbelalak kaget.

"Berhenti kalian semua!!" teriak Dira dan mereka tidak jadi bertarung kemudian menatap gadis itu heran.

"Apa kalian penjahat?" tanya Dira basa-basi sedangkan Reyhan menggeram kesal dan ingin menyerang mereka bertiga bersiap-siap melawan.

"Berhenti! Apa ini yang kau lakukan disini, selama ini kau menyerang orang-orang yang tidak bersalah?" tanya Dira kecewa kalau benar adanya ia kecewa pada Reyhan seketika pedang yang di pegang Reyhan terlepas dari tangannya.

Mereka bertiga terbelalak kaget akibat perkataan seorang gadis, seorang Curses tidak berkutik.

"Kami akan menyelamatkanmu gadis manusia," kata salah satu pria itu dan dua orang lainnya ingin menyerang Reyhan yang jelas sudah tidak melawan itu.

"Kumohon hentikan pertarungannya, disini tidak ada orang yang jahat kalian salah paham," kata Dira menjelaskan dan mereka menghentikan serangan mereka.

"Tapi dia seorang Curses," kata wanita itu.

"Curses atau apapun itu dimataku dia bukan orang jahat dia punya nama," ketika Dira ingin memperkenalkan nama Reyhan, terlihat pria itu menggelengkan kepalanya melarang.

"Siapa namanya?" tanya wanita yang bersama dua orang pria itu.

"Kalian tidak perlu tahu," kata Reyhan dingin yang sekarang tiba-tiba berada di samping Dira kemudian mengendong gadis itu membawanya pergi.

"Hei!!" panggil ketiga orang itu.

Dira tersenyum ke arah tiga orang itu kemudian melambai.

"Semoga kita berjumpa lagi!" teriak Dira tersenyum senang sebenarnya ia saat ini menutupi kebingungannya serta melindungi Reyhan agar tidak di anggap orang yang jahat.

"Reyhan kau harus menjelaskan semuanya padaku selama ini kau berbuat apa disini, kenapa kau di panggil Curses (kutukan)?" tanya Dira kemudian mereka berdua singgah di sebuah lembah Reyhan memangku Dira sedangkan Dira ia tidak menolaknya.

"...."

"Apa kau pernah membunuh yang tidak bersalah di tempat ini?" tanya Dira menatap Reyhan yang terdiam.

"Yah, pernah." Reyhan mengaku.

"Kenapa?" tanya Dira dengan raut sedih.

"Maafkan aku, aku melampiaskan kekesalanku pada mereka karena makhluk-makhluk itu kita terpisah tapi aku tidak pernah melukai manusia yang berada di tempat ini aku melindungi mereka dari sriver yang ingin memangsa mereka tapi pada akhirnya mereka meninggalkanku karena aku seorang curses." jelas Reyhan.

"Sebutan curses itu di khususkan untukku karena seharusnya aku menjadi kaki tangan Demon Sriver tapi karena masa kelamku tertolong oleh kedatanganmu mereka gagal membuatku menjadi kaki tangannya dan malah membangkang seandainya aku tidak tertolong olehmu, mungkin aku bisa berbuat lebih jahat lagi. Curses di sini bukan hanya berarti kutukan Dira, itu sebutan yang dikhususkan untukku karena mataku yang mendapat kekuatan besar." jelas Reyhan.

"Siapa itu Demon Sriver?" Tanya Dira.

"Demon Sriver dia adalah makhluk berwujud naga hitam dan ia adalah biang dari segala masalah dan kekacauan di dunia ini, raja Arzahitonia saat ini. Dan dialah yang aku temui ketika aku masih kecil dulu." Jelas Reyhan.

"Reyhan," gumam Dira sedih dengan penderitaan pria itu, ia begitu menderita.

"Dira oleh sebab itu kamu jangan pernah terluka kalau sampai itu terjadi aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada diriku nanti." jelas Reyhan.

Dira tertunduk "Maaf membuatmu khawatir," kata Dira.

"Tapi mulai sekarang karena ada aku di sampingmu kau harus bisa mengendalikan emosimu, kalau tidak kau akan dapat hukuman," kata Dira memberi syarat.

"Kalau kamu ada di sini semuanya akan aman," Reyhan tersenyum kikuk mereka berdua sama-sama malu saat ini.

"Dira kaki dan tanganmu terkilirkan?" tanya Reyhan.

"Umm, rasanya sakit," kata Dira mengangguk memperlihatkan tangannya kanannya yang bengkak dengan kaki kirinya.

"Dira aku akan mengobatinya," kata Reyhan memegang tangan Dira.

"Mungkin akan sedikit sakit," kata Reyhan menjelaskan, Dira hanya dapat menelan ludahnya pasrah.

"Tapi kalau masalah tubuhmu yang lemas mungkin akan sembuh beberapa hari lagi," kata Reyhan lagi.

Kemudian ia mulai memijat tangan Dira.

"Kyaa! Sakit Reyhan, huuu." teriak Dira kesakitan akhirnya air matanya keluar menahan sakit sedangkan Reyhan saat ini hanya menatapnya tanpa ekspresi.

"Makanya kamu jangan pernah terluka lagi," kata Reyhan dingin terus mengobati Dira keringat Reyhan mulai mengucur ketika Dira mulai menangis sesegukan.

"Hiks! Kalau begini aku gak mau terluka lagi, sakit Reyhan!" Dira mencicit.

"Sudah-sudah cukup aku gak kuat lagi," kata Dira menangis tetapi Reyhan tidak mengindahkannya dan beralih mengobati kaki Dira lagi.

"Uaaaaa!" teriakan terakhir Dira yang membuatnya kapok untuk terluka lagi.

Setelah mengobati Dira, Reyhan langsung pergi entah kemana Dira tidak memerhatikan Reyhan yang pergi.

.

.

.

Dan ternyata sekarang Reyhan berada di pinggir sebuah danau tidak jauh dari pohon tempat Dira bersandar, tampaknya saat ini ia sedang menangis.

"Ya ampun aku sungguh tidak tega melihat dia kesakitan seperti itu," kata Reyhan air matanya berlinang sambil menarik dalam ingusnya bagaikan anak kecil.

Seharusnya daripada aku melakukan hal tadi lebih baik aku mengobatinya ketika dia sedang tertidur. Batin Reyhan berucap. Tapi menyadari hal itu sama saja tetap akan terasa sakit juga walaupun tidak seberapa.

Tapi kalau begitu dia gak akan kapok untuk terluka, aku gak mau dia terluka lagi. Batin Reyhan berkomentar.

"Argh!!" Reyhan mengacak rambutnya frustasi biar bagaimana pun ia sudah membuat Dira berteriak kesakitan meskipun itu hal yang terbaik namun tetap saja ia merasa bersalah akibat ulahnya.

Dira yang merasa enakan pada tangan dan kakinya yang sakit mulai menyadari sesuatu, Reyhan tidak ada di sisinya.

Kemana dia, kenapa dia pergi begitu saja. Batin Dira kemudian memaksa berdiri, dengan langkah tertatih ia pun menemukan Reyhan yang tengah duduk di pinggir danau.

Reyhan melamun, masih merasa bersalah atas apa yang ia lakukan pada Dira.

"Rey, kamu ngapain di situ?" tanya Dira berjalan sambil terhuyung saat ini Reyhan tidak berani menatap Dira karena wajahnya masih sembab akibat menangis.

Kemudian ia sibuk mencari alasan agar gadis itu tidak tahu kalau dia sedang menangis dan akhirnya mendapat sebuah ide.

Ia membuka jubahnya dan langsung menyeburkan diri ke dalam danau.

"Reyhan!!" teriak Dira khawatir karena Reyhan tiba-tiba saja menyeburkan dirinya ke dalam danau ketika ia ingin menghampirinya tentu saja hal itu membuat Dira panik.

"Dira aku menangkap seekor ikan," kata Reyhan tiba-tiba muncul dari air danau itu.

Tiba-tiba saja Reyhan mendapat ide itu karena kebetulan ada seekor ikan yang lewat dihadapannya, karena Dira tidak boleh tahu ia sedang menangis ia pun buru-buru menyeburkan diri ke danau dan menangkap seekor ikan.

Jadi saat ini wajar saja matanya itu sedikit memerah karena kena air padahal sebenarnya akibat menangis.

Rasa khawatir Dira pada Reyhan hilang seketika.

"Wah!!" Dira kegirangan karena sekarang ia sedang sangat kelaparan ia bahkan sudah lupa kapan terakhir kali ia makan, mungkin selama ia berada di dunia ini ia masih belum makan sama sekali.

"Nih ikannya ayo kita bakar," kata Reyhan berdiri di hadapan Dira.

"Reyhan kok mukamu merah gitu sih, matamu juga," kata Dira merasa ada yang aneh dengan wajah dan mata pria itu. Ya walaupun Dira menyadari mata pria itu memang berbeda dari manusia lainnya.

"Udahlah gak usah di pikirin kamu laparkan, ayo kita bakar ikan," kata Reyhan dan Dira hanya mengiyakan tidak memikirkan lagi apa yang ditanyakannya barusan perutnya sungguh lapar saat ini.

"Kamu sudah baikan?" tanya Reyhan.

"Umm," Dira mengangguk.

Reyhan tidak ingin Dira tahu bahwa dirinya habis menangis, ia tidak ingin membuat wanita itu ikut-ikutan bersedih karena dirinya sudah membuat Reyhan menangis.

Ikan sekarang tengah di bakar.

Kruyukkk! Perut Dira berdemo wajahnya memerah malu karena bunyi perutnya itu cukup nyaring.

"Kamu lapar?" tanya Reyhan.

"Umm," Dira mengangguk mengiyakan.

"Kalau begitu ini untukmu saja," kata Reyhan memberikan ikan bakar itu.

"Gak, kamu juga harus makan," kata Dira ia tidak enak hati karena Reyhan yang menangkap ikan malah dia yang makan.

Kruyukkk!

Perut Dira sudah tidak bisa berkompromi.

"Kamu makanlah, tuh perut udah berapa lama sih gak di kasih makan, kok kayaknya berdemo terus?" tanya Reyhan.

"Kayaknya dari aku datang ke dunia ini, kan kebanyakan aku gak sadarkan diri." jelas Dira tersenyum kikuk.

"Hah?!" Reyhan kaget bukan main. Dan itu sudah satu hari yang lalu. Dira benar-benar lupa makan akibat kejadian yang baru saja di alaminya, ia masih harus beradaptasi.

"Dira kamu makan sekarang," perintah Reyhan.

Bersambung...

1
Alya Alghazali
keren ceritanya👍👍💓💓
aku suka cerita fantasi dari kecil selalu nonton anime.. bahkan sampai sekarang.
sukses buat auther nya💓💓
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Alya Alghazali
visual nya dong Thor biar bisa ngebayangin.😊
DMus: Terima kasih telah membaca cerita saya☺☺
total 1 replies
Nurul Inayah
Keren lho ceritanya... berasa nonton anime lagi.. Good job, thor!
DMus: Terima kasih telah membaca dan menyukai cerita saya😁😁
total 1 replies
Resky Nuri N
thor buat s2nya juga dong
DMus: Hehe iya😁😁
total 3 replies
아미💜🎵
semangat kakak
aku udah mampir nih
jangan lupa feedback yahh ke
LIVE FOR LOVE

menceritakan sulitnya kehidupan dan pahit manisnya percintaan yang dialami oleh Michella davilia

aku tunggu yah
Yuliana Ana
seru👍👍♥️
DMus: Terima kasih telah mampir dan membaca cerita saya
total 1 replies
A. Yohandi
kalau boleh tau nama lengkap penulisnya siapa ya kak?
DMus: Nama saya Dewi🤗🤗
total 1 replies
Ayunina Sharlyn
lanjut 😃
DMus: Terima kasih telah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Rima.N
lanjuuut dong thour....

trour jangan lupa mampir keceritaku juga yaa "love in Banjarmasin"
Rima.N: Sama2...kakak juga mampir yaa, sekalian beri komentar hihi...
total 2 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
DMus: Terima kasih telah membaca, untuk kelanjutan ceritanya memang berakhir sampai disini.

Jika berkenan silahkan baca cerita saya yang lainnya ya!!
total 1 replies
Rena Noviana
ceritanya serru bangettt,thour buat kelanjutannya dong hambar tau massa langsung tamat😍
Muzfirah
hebat banget!!
Muzfirah
ceritax unik jadi gemmess deh ama authorx
DMus: Hehe, kalo cerita baru masih dalam proses ya. Jika berkenan mampir juga di cerita saya yang judulnya "Dia dan Aku"

Terima kasih telah menyukai cerita saya🥰🥰
total 3 replies
Muzfirah
seru ceritax thor jadix aku terbawa suasana dan deg degan sendiri deh
firtaan_
Betah kok😅😏😉
DMus: Hehe, terimakasih sudah membaca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Choi Aerii (ig:@choiaerii99)
tangannya diapain sih Thor sama si Reyhan? 😆
DMus: Diperiksa saja, soalnya kan Reyhan gak lihat. Jadi meriksanya gitu😁😁

Terima kasih sudah mampir baca🤗🤗
total 1 replies
widi yanti
Boleh kasih saran ya, Thor. Ada kalimat yang berbunyi, 'Dira ia memang merasa takjub.....'
Seharusnya tidak usah pakai ia lagi karena sudah ada Dira.
DMus: Terima kasih sarannya, kedepannya saya akan menulis lebih baik lagi. Dan terima kasih sudah menyempatkan diri mampir dan membaca cerita saya!!😊😊
total 1 replies
widi yanti
Lucu kak. Seru juga 😆
Bie
penulisannya rapi huhu senang bacanya
DMus: Terimakasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
Yuni Susilawati
mulai eng..ing...eng
DMus: Terima kasih sudah mampir dan baca cerita saya🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!