NovelToon NovelToon
KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:935.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: shafrilla

Menjadi seorang isteri yang setia, tidak membuat suami dari wanita yang bernama Safira menjadi setia. tanpa sepengetahuan safira ternyata suaminya sering sekali keluar bersama seorang wanita.

"Ada apa? apa istrimu itu telepon lagi?" tanya seorang wanita.

"Iya seperti biasanya." jawab Rudi.

"Pasti kamu bilang kalau kamu sedang berada di luar kan?" tanya si wanita kembali.

"Kamu tenang saja, aku nggak bakal melukai kamu ataupun dia." jawab Rudi.

Kata-kata yang diucapkan oleh Rudi benar-benar begitu enteng, pria itu menganggap segalanya seperti sebuah permainan yang akan dia mainkan. Entah berapa lama dan sesering apa Rudi membohongi istrinya, baru 1 tahun mereka menikah namun tidak ada landasan kepercayaan di hati Rudi.

Malam itu akhirnya Safira tidur terlebih dahulu, wanita itu menunggu suaminya hingga pukul 22.30 malam. Safira hanya bisa terduduk sembari memejamkan matanya di sofa panjang ruang tamu. dengan begitu setia Safira menunggu suaminya yang sedang bekerja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu untuk sakit ini

Berbeda dengan putri yang menatap Safira dengan tatapan mata yang benar-benar tidak menyukai kehadiran Safira.

"Silahkan duduk." pinta Safira.

"Aku minta dalam 3 jam kalian kumpulkan seluruh laporan dari bagian pemasaran dan bagian keuangan." ucap Safira.

"Untuk apa?" tanya putri.

Safira mendengar apa yang diucapkan oleh Putri, tentu saja Wanita itu sangat kesal dengan apa yang diucapkan oleh wanita yang sudah membuatnya benar-benar merasakan sakit itu.

"Untuk apa apa? kamu itu bodoh apa. jika aku meminta laporan dari tiap bagian maka ada sesuatu yang tidak benar pada perusahaan." jawab Safira.

"Memangnya apa yang tidak benar?" tanya Putri yang seolah ingin menunjukkan kalau wanita yang ada di depannya itu adalah wanita yang hanya bekerja di Toko swalayan dan tidak akan tahu menahu mengenai perusahaan.

Dalam waktu 3 jam Jika kalian tidak mengumpulkan laporan yang aku minta Maka jangan salahkan aku jika aku akan menskorsing kalian. dalam waktu 1 bulan Jangan harap kalian bisa bekerja di tempat lain atau meminta uang pesangon. karena kalian tidak akan pernah bisa mendapatkannya." ucap Safira.

Kata-kata yang begitu lembut dan sederhana itu namun membuat seluruh orang yang sudah dia panggil langsung berpamitan untuk segera mengerjakan laporan yang diminta oleh Safira, setelah orang-orang itu sudah pergi yang tersisa hanya Rudi dan putri yang tidak ingin pergi dari ruangan itu.

"Kenapa kalian masih ada di sini?" tanya Safira.

"Apa yang kau lakukan di sini? apa yang kau inginkan di Sini?!" teriak Putri.

"Kamu ini benar-benar wanita yang tidak tahu malu sama sekali ya, Kamu ini sedang berbicara denganku. Apakah kamu tidak mempunyai tata krama dan sopan santun sama sekali?" tanya Safira.

Rudi menatap Mantan istrinya itu dengan tatapan mata yang benar-benar menunjukkan kalau dia yakin bahwa wanita yang ada di depannya itu adalah istrinya.

"Sayang." Panggil Rudi kepada Safira.

Sudah berbulan-bulan lamanya Rudi tidak pernah mengetahui kabar Mantan istrinya itu.

"Jaga bicaramu, tuan Rudi. Siapa yang kau kamu panggil Sayang. apakah kamu mempunyai kekasih di sini?" tanya Safira sembari memendam dendam yang begitu membara.

"Apakah kau sudah ingat semuanya?" tanya Rudi kepada Safira.

"Ingat, ingat mengenai apa? apakah aku ingat mengenai sebuah penghianatan?" tanya Safira yang membuat Rudi benar-benar tersentak luar biasa.

DEG..

"Maksudmu?" tanya Rudi.

"Segera kalian kerjakan apa yang aku minta." ucap Safira yang kemudian meminta dua orang itu untuk segera pergi dari ruangannya. setelah Rudi dan Putri pergi Safira terlihat berdiri sembari menatap kepergian 2 orang tersebut.

"Nia, pantau dua tempat itu. jika dalam waktu 3 jam mereka belum selesai dengan pekerjaan mereka Maka suruh mereka lembur sampai malam. besok aku tidak ingin tahu mereka harus menyerahkan seluruh laporan yang aku inginkan." pinta Safira kepada Nia.

"Baik bu." jawab Nia.

Sekitar 10 menit kemudian Safira menelpon pemilik perusahaan tersebut, Pak Hengky adalah pemilik perusahaan otomotif tempat Safira berada. Safira menceritakan mengenai beberapa kejanggalan yang ada di perusahaan itu, tentu saja Pak Hengky senang dengan apa yang dilakukan oleh Safira.

Setelah 1 jam kemudian tentu saja ada dua bocah kecil yang sudah datang ke tempat itu, dua bocah yang berteriak memanggil nama Safira dengan begitu keras.

"Mama, mama!!" teriak Yufan dan Ivan.

"Kalian sudah datang rupanya?" tanya Safira kepada dua bocah kecil yang sekarang menjadi putranya tersebut.

"Sudah ma, Kami mau menjemput Mama pulang." jawab Yufan.

"Ya sudah kalau begitu, Mama ambil tas dulu Setelah itu kita pulang, oke." jawab Safira yang kemudian mengambil tas yang ada di kantornya dan pergi meninggalkan perusahaan tersebut.

Dua bocah kecil itu menjemput Safira bersama sopirnya, sedangkan Gunawan sudah bilang kepada Safira Kalau pria itu tidak akan pernah ikut campur dalam urusan Safira.

"Papa kalian masih di perusahaan?" tanya Safira kepada Ivan.

"Iya Ma, Papa sedang rapat katanya pulangnya agak malam." jawab Ivan.

"Ya sudah, nanti kalau sudah sampai di rumah Mama buatkan makanan kesukaan kalian. setelah itu kalian harus mengerjakan pekerjaan rumah kalian, karena kemarin Mama ditelepon sama salah satu guru kalian dan mengatakan kalau kalian tidak mengerjakan PR." ucap Safira yang membuat bocah kembar itu nampak tersenyum.

"Kami bukannya tidak mengerjakan PR Ma, tapi kami tidak mengerjakan 1 PR karena satu halaman dari bukunya hilang." jawab Yufan yang membuat Safira langsung mencubit pipi tembem 2 bocah kembar itu.

Di tempat lain terlihat Gunawan sedang berada di perusahaannya. "Kenapa kamu lembur sampai malam begini, Apa kamu tidak ingin pulang?" tanya sekretaris Gunawan yang bernama Andira.

"Kamu tahu kan aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan ini, karena besok aku harus pergi ke Korea untuk melihat bisnisku yang ada di sana." jawab Gunawan.

"Kamu ini apa-apaan sih Gunawan, kamu ini kan sudah menikah. sekali-kali kamu ajaklah istrimu itu jalan-jalan atau ajaklah istrimu itu untuk plesiran begitu." ucap Andira.

"Aku sibuk banget, Aku tidak punya waktu untuk hal seperti itu." jawab Gunawan.

"Ya ampun Gunawan, ayolah coba kamu sedikit berubah. Apa kamu tidak ingin pernikahanmu ini bertahan?" tanya Andira kepada Gunawan.

"Kamu sudah tahu kan cerita mengenai pernikahanku, jadi kamu tidak usah berpura-pura mengatakan hal seperti itu padaku." jawab Gunawan.

"Aku tahu kalau kamu dan wanita itu hanya menikah di atas kertas, tapi kalian itu menikah secara agama dan negara. Kalian kan secara sah itu adalah suami istri." ucap Andira.

"Sudahlah, aku tidak mau membahas masalah ini lagi. aku harus segera menyelesaikan pekerjaanku, kalau kamu mau pulang..,pulang lah." ucap Gunawan yang kemudian meminta Andira untuk pergi.

Sesaat kemudian ponsel Gunawan nampak berdering, pria itu menatap ponselnya dan di sana tertera nama Safira.

"Ada apa wanita itu menelponku? Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan anak-anakku?" tanya Gunawan yang kemudian menjawab panggilan telepon dari Safira.

"Ya ada apa?" tanya Gunawan.

"Kamu jangan terlalu pulang malam-malam, anak-anak menunggumu." ucap Safira.

"Aku sudah bilang Kan kalau kamu tidak usah mencampuri urusanku, uruslah urusanmu sendiri jangan pernah berusaha untuk mengatur hidupku." jawab Gunawan yang kemudian mematikan ponselnya.

Terkadang Safira benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan, dulu dia mempunyai suami gila kerja tapi tukang selingkuh. namun yang ini Dia adalah seorang pria yang super duper gila kerja bahkan tidak mempunyai waktu untuk anak-anaknya.

"Apa-apaan sih pria itu, seharusnya dia tidak usah mengatakan hal itu. apa dia tidak tahu kalau anak-anaknya ini menginginkan dia berada di rumah." ucap Safira yang terlihat menatap ponselnya.

** bersambung **

mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.

- my little wife

- Janji di bawah rembulan

- Isteri kesayangan tuan besar

- ku balas pengkhianatan mu

1
Alina Bams
sampah
Maria Magdalena Indarti
kasus... rumit
Maria Magdalena Indarti
Reno jodoh nih sm sheila
Maria Magdalena Indarti
Mirasti bgt donk.... tegas.... jangan mau ditindas
Maria Magdalena Indarti
mantap Ivan tegas
Maria Magdalena Indarti
Ivan pilih Aisyah saja
Maria Magdalena Indarti
Aisyah jodoh Ivan kali ya
Maria Magdalena Indarti
mantap Ivan perlu tegas sm Zaskia yg culas
Maria Magdalena Indarti
Ivan waspada sm Zaskia
Maria Magdalena Indarti
putri ga ada malu
Maria Magdalena Indarti
kok sering ya salah tulis nama. fenti jd putri. Rudi jd gunawan.
terburu-buru ya
Maria Magdalena Indarti
putri trima karmanya
Maria Magdalena Indarti
mantap.... fira.... balas..... libas
Maria Magdalena Indarti
gunawan mulai bucin
Maria Magdalena Indarti
nah gitu PDKT dong gunawan
Maria Magdalena Indarti
Gunawan bersaing sm Satria
Maria Magdalena Indarti
Luar biasa
Maria Magdalena Indarti
dua orang hianat
Maria Magdalena Indarti
suami mendua..... jahat
Priskha
cinta sm suami blh saja tp jgn smp dibutakan oleh cinta smp tdk percaya klau suaminya selingkuh sedangkan bukti sdh ada, kmu itu terlalu baik atau bodoh si Fira
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!