NovelToon NovelToon
BUKAN ISTRI LEMAH MU LAGI

BUKAN ISTRI LEMAH MU LAGI

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Rumah Tangga / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

Saat Askar ada di rumah, Bu Surya selalu bersikap lembut dan memuji Miska.

Bu Surya: "Miska rajin sekali,ya. Penurut juga."

"Aku kan bilang Ibu pasti sayang dia. Miska, jangan banyak pikiran."

Tapi begitu Askar berangkat kerja, topeng itu langsung dilepas. Bu Surya memaki dan menghina Miska tanpa henti.

Bu Surya: "Dasar anak orang miskin beruntung! Cari makan di sini ya? Cepat kerja!"
Miska: "Bu, saya sudah selesaikan semua pekerjaan..."
Bu Surya: "Banyak alasan! Tak tahu diri!"

Miska akhirnya memberanikan diri mengadu, tapi yang ia dapat malah kemarahan suami.

Miska: "Mas, Ibu selalu memaki saya saat kau tak ada..."
Askar: "Berani kau menfitnah Ibu? Dia begitu baik padamu! Jangan cari masalah!"

Kesabaran Miska diuji tiap hari, sampai hadir Rara — cinta lama Askar yang kini jadi sekretarisnya. Kedekatan keduanya membuat Miska mulai curiga, tapi Bu Surya malah membela habis-habisan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Suasana di ruang tengah masih terasa tegang, seolah udara di dalamnya telah membeku. Miska berdiri di dekat pintu, napasnya teratur, tatapannya lurus dan tenang—berbeda jauh dengan Miska yang dulu selalu gemetar setiap kali menghadapi kemarahan mereka. Di hadapannya, Askar dan Bu Surya saling bertukar pandang, terkejut bukan main melihat perubahan drastis pada istrinya itu.

"kaMu berani melawan kami ?" tanya Bu Siti dengan suara bergetar, entah karena marah atau takut. Ia menunjuk Miska dengan jari gemetar.

"Kamu pikir setelah menamparku dan berani membantah begitu, kamu masih boleh tinggal di rumah ini? Rumah ini milik anakku! Bukan tempat wanita durhaka sepertimu!"

Miska tersenyum tipis—senyum yang dingin, tanpa rasa takut sedikit pun.

"Siapa juga yang bilang aku masih mau tinggal di sini, Bu? Rumah ini mungkin milik Askar, tapi sejak dulu tidak pernah ada yang mau menerimaku. Aku sudah cukup lama bertahan, menelan semua hinaan dan makian. Tapi hari ini, aku sadar: tidak ada gunanya tetap di tempat di mana aku tidak pernah dianggap manusia."

"Kalau begitu, pergilah!" bentak Askar tiba-tiba, menunjuk pintu dengan kasar. Wajahnya merah padam, gengsinya terluka karena dipermalukan oleh istrinya sendiri.

"Pergi dan jangan pernah kembali! Aku tidak butuh istri yang berani membentak dan menampar ibuku ! Pergi dan jangan harap aku akan mencarimu!"

"Askar!" tegur Bu Surya, namun di matanya justru terlihat senang. Baginya, keputusan itu sudah lama ia inginkan.

"Biarkan dia pergi! Siapa yang butuh wanita tak tahu diuntung seperti dia? Biarkan dia merasakan hidup di luar sana, baru dia tahu betapa beruntungnya dia pernah tinggal di sini!"

Miska mengangguk pelan, tidak ada air mata yang jatuh.

"Terima kasih. Sebenarnya, aku sudah lama ingin pergi. Hanya saja, dulu aku terlalu bodoh untuk menyadari bahwa kasih sayang tidak bisa dipaksa. Sekarang, aku berterima kasih karena kalian mengusirku—kalian justru memberiku jalan keluar dari neraka yang selama ini aku paksakan untuk kuhuni."

Tanpa menunggu perintah kedua kali, Miska berbalik menuju kamar. Ia tidak mengambil banyak barang. Hanya beberapa helai pakaiannya, berkas-berkas penting, tabungan kecil hasil jualannya,

Saat melangkah keluar kamar, ia melihat Askar masih berdiri di ruang tengah, memunggunginya dengan wajah keras. Bu Surya berdiri di dekatnya, menatapnya dengan tatapan penuh kebencian dan kemenangan.

"Ini semua barangku," ucap Miska pelan namun tegas, menunjuk tas ransel sederhana di tangannya.

"Sisanya, aku tinggalkan lagi pula aku tidak punya barang mewah karna selama aku disini aku tidak pernah di berikan barang yang mewah meski hanya berupa baju mahal, lagian Aku tidak butuh apa pun dari kalian. Mulai detik ini, kita berpisah. Aku bukan lagi istri yang bisa kalian injak-injak harga dirinya. Dan kamu, Askar—" Miska menatap lurus ke mata suaminya yang akhirnya berbalik menatapnya, terkejut melihat ketegasan di wajah istrinya.

"—kamu akan menyesal. Bukan karena kamu kehilangan aku, tapi karena kamu kehilangan wanita yang rela memberikan seluruh hidupnya untukmu, dan kamu menyia-nyiakannya demi wanita lain yang bahkan tidak akan pernah bisa mencintaimu seperti aku mencintaimu."

"nggak usah banyak bicara,Pergilah!" bentak Askar, berusaha menutupi rasa bersalah yang tiba-tiba menyergap hatinya. "Jangan banyak omong kosong!"

Miska tidak menjawab lagi. Ia hanya mengangguk pelan, lalu melangkah keluar—keluar dari rumah itu, keluar dari neraka yang selama ini ia tempati, keluar dari belenggu perasaan yang tidak pernah dihargai. Pagar besi tertutup di belakangnya, dan untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, Miska tidak merasa sedih atau kehilangan. Ia merasa... lega. Seolah beban berat yang selama ini membenam pundaknya akhirnya terangkat.

Langkah kakinya tegap di aspal jalan sore itu. Tidak ada tujuan pasti, tidak ada tempat untuk pulang, namun hatinya merasa lebih ringan dari sebelumnya. Ia berjalan terus, menjauh dari rumah itu, menjauh dari semua luka yang pernah ia terima.

Sementara itu, di dalam rumah, Bu Surya menyeringai puas. "Baguslah! akhirnya dia pergi juga. Sekarang kamu bisa bebas bersama Rara. Dia jauh lebih cantik, lebih cerdas, dan lebih pantas mendampingimu daripada wanita kampungan itu!"

Namun Askar tidak menjawab. Ia hanya berdiri diam, menatap pintu yang baru saja dilewati Miska. Sesuatu di dalam hatinya terasa kosong. Sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan. Dan untuk pertama kalinya, ia bertanya-tanya—apakah keputusan yang ia ambil ini benar-benar keputusan yang tepat?

* *

Sore itu, langit berwarna jingga keunguan. Miska berhenti di sebuah kedai kecil di pinggir jalan, duduk di bangku kayu sambil memandangi jalanan yang ramai. Ia mengeluarkan ponselnya, membuka aplikasi toko yang ia kelola sendiri. Pesanan masuk terus bertambah, dan ia tersenyum tipis. Ini awalnya. Awal dari hidupnya yang baru.

Ia tidak punya banyak uang, tidak punya rumah, tidak punya siapa-siapa. Tapi ia punya dirinya sendiri. Ia punya kemampuan untuk bekerja, untuk berdiri di atas kakinya sendiri. Dan itu lebih dari cukup.

" kamu harus Kuat Miska," bisiknya pada diri sendiri sambil mengusap pipinya yang masih terasa perih bekas tamparan.

"Kamu bukan lagi wanita lemah yang dulu mereka kenal. Mulai sekarang, kamu hidup untuk dirimu sendiri. Bukan untuk siapa pun."

Ia membuka peta di ponselnya, mencari penginapan murah untuk malam ini. Besok, ia akan mencari kontrakan kecil. Lalu, ia akan memperluas usahanya. Pelan tapi pasti, ia akan membangun kembali hidupnya—dengan tangan sendiri, dengan keringat sendiri, tanpa perlu bergantung pada pria yang tidak pernah menghargainya.

Di kejauhan, matahari mulai terbenam. Tapi bagi Miska, ini bukanlah akhir. Ini adalah awal dari segalanya. Cahaya baru yang jauh lebih terang daripada apa pun yang pernah ia temukan di rumah itu.

 

1
Ilfa Yarni
Happy ending aku suka
Ilfa Yarni
asyiiiiiiik miska mau menikah dgn arrangements syukuri kau askar hancur kay skr hahahah
Nuna_Pena: 😭😭😭🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
akhirnya,,,,,,, happy ending 😍😍😍
Nuna_Pena: hehhe.. makasi sudah selalu mampir say.
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
lihat Miska tersenyum sama laki-laki lain kamu marah,apa kabar kamu yg udah tidur dgn Rara di hotel berkali-kali, waras kau Askar??
Ilfa Yarni
semangat miska trus maju menggapai sukses
Nuna_Pena: semangat miska, semangat author smangat para pembaca hihihi..
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangattt
Nuna_Pena: aamiin...
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
setuju bu Diti 👍👍
Nuna_Pena: alhamdulillah..
total 7 replies
Ilfa Yarni
bersenang2lah dulu kalian skr sebelum karma menghampiri apa yg kau tanam itu yg akan kalian tuai tunggu aja jika Saat itu dtg aku akan tertawa
Nuna_Pena: 🤭🤭🤭... setiap perbuatan pasti akan ada hasil mau itu baik atau buruk... di tunggu bab bab berikutnya..
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
gk sabar lihat keberhasilan Miska, buat nampar wajah Askar dan ibunya
Nuna_Pena: sabar lah. kalau langsung berhasil cerita nya pendek dong.. 🤭..
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
good job Miska 👍👍👍
buktikan dengan keberhasilan mu sendiri 💪💪💪
terus sehat dan semangat Thor 😍💪
Nuna_Pena: aamiin,,, makasi sudah selalu mampir
total 1 replies
Ilfa Yarni
bagus aku Kira km msh terap bertahan drmh neraka itu mulai skr bahagia kan dirimu sendiri giatlah ber usaha Tuhan pasti akan ksh km Jln yg terbaik menuju kesuksesan awali harimu dgn bismillahTuhan tidak tidur apa yg ditanam itu yg akan kita tuai
Nuna_Pena: aamiin.. 🤭🤭..
total 1 replies
Ilfa Yarni
lah KNP msh tinggal Disana sin. KNP ga pergi AJ miska km kan udah. bisa usaha sendiri cari kosan kek.knp jg msh tinggal disitu
Nuna_Pena: balas dendam nya dengan cara lain🤭🤭🤭
total 3 replies
Heni Setiyaningsih
kpn up lg Thor
Nuna_Pena: udah up dua bab say.. hehe makasi sudah bertahan
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
maaf Thor,klo bisa Up nya setiap hari
Ade Chubi
awal cerita yg bagus walaupun tema cerita nya hampir sama dg cerita lain nya yg bertemakan perselingkuhan, tp cerita ini ada sisi yg bikin penasaran
Heny
Nama nya bisa suryati jd ratih
Ilfa Yarni
bagus miska truslah kembangkan dirimu sampe km sukses dari kehidupan askar dan rara di bawahmu buktikan km bis berdiri diatas kakimu sendiri mulai skr jgn lg km kerja kan pekerjaan rmh
Ade Chubi: readers itu lengah bangeut jika tokoh utama perempuan nya tidak menye menye😁
total 2 replies
Ilfa Yarni
wah lega skali Thor puas aku nah gitu dong miskajadilah wanita just Dan hebat aku suka miska yg begini lanjut
Nuna_Pena: kasihan askar bisa2 masa depannya metong
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangattt 😍💪
Nuna_Pena: aamiin... makasi selalu setia mengikuti 😁😁
total 1 replies
Ilfa Yarni
hadeh msh berharap aja semoga dgn kau melihat perbuatan suami km km sadarvtidak lg jadi perempuan bodoh jgn lupa kn foto in a tau videoin apa yg suami km lakukan udah beli hp bars blom km miska itu nanti buat bukti km lho
Ade Chubi: harap maklum readers kebanyakan gak sabaran 😁😂
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!