NovelToon NovelToon
Titik Tertinggi Mencintai

Titik Tertinggi Mencintai

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam
Popularitas:597
Nilai: 5
Nama Author: Nisaul Mardhiyah

Ketika perbedaan kasta memaksa mereka berpisah dan amnesia menghapus ingatan Neya, akankah kisah cinta delapan tahun yang mereka rajut sejak SMP benar-benar berakhir atau takdir punya cerita lain ?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisaul Mardhiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Taktik Sang Ratu Dinasti

Aroma teh chamomile yang menenangkan menguar di dalam ruang kerja pribadi Mama Casandra. Berbeda dengan ruangan lain di mansion Kusuma yang berdesain modern, ruangan ini dipenuhi oleh furnitur kayu jati tua berukir klasik dan deretan lukisan cat minyak yang memancarkan aura kemewahan yang berat sekaligus intimidatif. Di balik meja kerja mahoni yang besar, Casandra duduk dengan keanggunan seorang matriark sejati. Rambutnya yang disanggul rapi tanpa sehelai pun yang lolos mencerminkan karakternya: perfeksionis, dingin, dan mengendalikan segala hal tanpa celah.

Sherly duduk di seberang meja, melipat tangannya dengan sikap anggun yang penuh hormat. Meski kini ia merasa berada di atas angin setelah berhasil mengunci perhatian raga Kinan selama beberapa malam terakhir, berada di hadapan ibu mertuanya tetap saja membuat bulu kuduknya meremang. Casandra bukanlah wanita biasa yang bisa dikelabui dengan senyuman manis. Wanita paruh baya itu memiliki intuisi tajam sekelas elang yang mampu membaca kebohongan bahkan sebelum kata-kata terucap dari bibir lawan bicaranya.

Casandra menyesap tehnya perlahan, meletakkan cangkir porselen itu kembali ke tatakannya tanpa menimbulkan suara sedikit pun. Mata tajamnya menatap lurus ke arah Sherly, menembus kedalaman manik mata menantunya.

"Bagaimana progresmu dengan Kinan, Sherly?" tanya Casandra, suaranya tenang namun memiliki penekanan yang berat di setiap suku kata. "Ini sudah lewat satu minggu sejak pengusiran gadis pelayan itu. Aku belum mendengar kabar baik apa pun dari dokter kandunganmu."

Sherly sedikit berdehem, mencoba menjaga suaranya agar tetap stabil. "Kinan sudah mulai kembali ke kamar utama, Mama. Hubungan kami... jauh lebih intim dibandingkan sebelumnya. Saya terus memastikan dia mendapatkan kenyamanan terbaik setiap pagi dan malam."

Casandra tidak tersenyum. Ia justru menyandarkan punggungnya ke kursi kebesaran, menyipitkan mata dengan pandangan spekulatif yang membuat atmosfer ruangan mendadak terasa mencekam.

"Intim di atas ranjang tidak selalu menjamin lahirnya seorang ahli waris, Sherly," sahut Casandra dingin. "Aku mengenal putraku. Kinan mungkin bisa menyerahkan raganya karena dorongan naluri pria, tetapi otaknya tetaplah seorang pebisnis yang licik. Dia mewarisi darahku. Jika dia terpaksa menuruti perintahku demi menjaga nyawa gadis itu tetap aman, dia pasti akan mencari cara untuk melakukan sabotase di balik punggung kita."

Sherly tertegun. "Maksud Mama... Kinan melakukan sesuatu untuk menghambat kehamilan saya?"

"Tepat sekali," Casandra mengetukkan jemarinya yang dihiasi cincin berlian besar ke atas meja. "Aku membaca laporan medis berkala yang dikirimkan oleh dokter pribadi keluarga kita. Tidak ada masalah dengan kesuburanmu, dan Kinan pun secara fisik sangat sehat. Namun, kehamilan yang kita targetkan belum juga terjadi. Instingku mengatakan, Kinan menggunakan taktik tersembunyi. Entah dia mengonsumsi sesuatu secara diam-diam untuk menekan kesuburannya sementara, atau dia menggunakan pengaman rahasia yang tidak kamu sadari saat kamu sedang terbuai oleh gairahnya."

Rasa dingin mendadak menjalar ke punggung Sherly. Pemikiran itu sama sekali tidak pernah melintas di benaknya. Selama ini, ia terlalu larut dalam euforia kemenangan karena berhasil membuat Kinan hanyut dalam pesona fisiknya, tanpa menyadari bahwa suaminya mungkin sedang bermain catur di dalam kegelapan.

"Kinan tahu," lanjut Casandra dengan senyum sinis yang sarat akan kecerdasan manipulatif. "Dia tahu bahwa begitu kamu melahirkan seorang anak, posisi Neya akan benar-benar terkunci di luar lingkaran hidupnya selamanya. Anak adalah ikatan hukum dan darah yang tidak bisa dia batalkan. Oleh karena itu, dia akan mengulur waktu sejauh mungkin, berharap situasi berubah atau ada celah baginya untuk membawa gadis itu kembali."

Sherly mengepalkan tangannya di bawah meja, rasa cemburu dan amarah kembali membakar dadanya. "Lalu, apa yang harus saya lakukan, Mama? Saya tidak bisa memeriksa setiap sudut barang pribadinya atau memaksanya minum obat di depan saya tanpa memicu pertengkaran."

Casandra bangkit dari kursinya, berjalan perlahan mendekati jendela besar yang menampilkan pemandangan taman belakang mansion yang luas. Ia berbalik, menatap Sherly dengan tatapan mendikte seorang guru kepada muridnya.

"Pria egois seperti Kinan harus dihadapi dengan kelembutan yang mematikan, bukan konfrontasi," ucap Casandra, suaranya merendah, memberi kesan rahasia yang kelam. "Kamu harus melepaskan kendali itu dari tangannya tanpa dia sadari. Jangan andalkan kewaspadaannya saat dia sedang sadar dan memegang kendali di kantor."

Casandra berjalan mendekati lemari kecil di sudut ruangan, membuka sebuah laci tersembunyi, dan mengeluarkan sebuah botol kaca kecil berisi cairan bening tanpa aroma. Ia meletakkannya di atas meja di depan Sherly.

"Gunakan ini," perintah Casandra. "Ini adalah suplemen herbal khusus yang telah dirancang oleh tim medis kepercayaanku. Campurkan tiga tetes ke dalam kopi hitam tanpa gula yang selalu kamu buatkan untuknya setiap pagi. Cairan ini tidak memiliki rasa, tidak berbau, dan tidak akan terdeteksi. Fungsinya adalah untuk menetralkan segala jenis zat penghambat kehamilan yang mungkin dia konsumsi, sekaligus meningkatkan vitalitasnya secara alami hingga tingkat tertinggi."

Sherly menatap botol kecil itu dengan mata berbinar.

"Ingat, Sherly," Casandra mencondongkan tubuhnya, menatap lekat menantunya. "Saat seorang pria mengonsumsi ini, hormon dan naluri dasarnya akan mendominasi akal sehatnya secara mutlak. Dia tidak akan lagi memikirkan strategi, pencegahan, atau proteksi. Tugasmu adalah menyambut keliaran nalurinya itu dengan penyerahan diri yang total. Manfaatkan setiap detik di pagi hari saat dia paling rentan. Biarkan dia berpikir dia yang memegang kendali atas tubuhmu, padahal kamulah yang sedang menjebak masa depannya di dalam rahimmu."

Sherly mengulurkan tangannya, mengambil botol kaca tersebut dengan mantap. Senyuman penuh kemenangan kini terukir jelas di wajah cantiknya. Strategi dari Mama Casandra adalah kepingan teka-teki terakhir yang ia butuhkan untuk menyempurnakan dominasinya.

"Saya mengerti, Mama. Pagi ini, saya akan memastikan Kinan meminum seluruh ramuan ini tanpa tersisa sedikit pun," jawab Sherly dengan nada penuh keyakinan.

Casandra kembali duduk di kursinya, mengulas senyum puas yang tipis. "Bagus. Jangan mengecewakanku, Sherly. Dinasti Kusuma membutuhkan penerus, dan aku tidak peduli seberapa hancur perasaan Kinan atau seberapa menderitanya gadis pelayan itu di luar sana. Yang terpenting adalah penerus keluarga kusuma lahir sesegera mungkin"

Dengan botol kecil yang kini tersimpan aman di dalam saku gaun rumahan yang dikenakannya, Sherly berpamitan keluar dari ruang kerja Casandra. Langkah kakinya kini terasa jauh lebih mantap dan penuh ancaman. Di dalam kepalanya, ia sudah menyusun rencana matang untuk esok pagi—sebuah jebakan biologis yang dikemas dalam kehangatan fajar dan secangkir kopi hitam, yang akan mengikat Kinan dalam jerat yang tidak akan pernah bisa pria itu lepaskan seumur hidupnya.

"Kinan..kamu mencoba mempermainkan ku ?, aku bukan Sherly yang lugu dulu " ucap Sherly dengan senyuman dinginnya

1
Unicha
apa sebenarnya yang sedang direncanakan Neya?
Unicha
apa yang akan dilakukan sherly setelah membaca pesan itu ?
Unicha
madu ? apakah haris sudah menikah sebelumnya? atau siapa wanita yang mengaku menjadi madu Neya itu ?
Unicha
apakah perlahan Kinan akan mencintai Sherly dan melupakan neya ?
sakura
...
Unicha
Kenapa Imelda menangis ,apa yang Imelda sembunyikan?
Unicha
Siapakah laki laki yang menjadi suami neya itu ? ,apakah neya benar sudah menikah ?
lalu Kinan ?
Unicha
Apakah Kinan dan neya benar benar akan berakhir?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!