NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Kemenangan Kania

"Halo?"

"Halo om Axel, tolongin aku dong."

"Tolong apa Bella?"

"Ini, tolong aku. Aku ada di kantor polisi, tolong dong om, hik hik hik."

"Memang kamu melakukan apa? Kok bisa di kantor polisi?"

"Ini gara-gara Kania om. Om Axel kesini aja dulu, bawa kita pulang."

"Hadeeh, Bella Bella. Kamu kok ada aja sih, ya sudah om ke kantor polisi."

"Cepat ya om."

"Iya."

Klik!

Bella pun menutup sambungan teleponnya dengan Axel, Kania menatapnya tajam kenapa Bella menyebut namanya di telepon.

"Lo telepon siapa?" tanya Kania.

"Om Axel," jawab Bella.

"Om Axel?"

"Iyalah."

"Waah, om Axel mau jemput kita di kantor polisi?" tanya Kania dengan semangat.

Bella menatap sinis, polisi yang menjaga kantor pun mengajak mereka mengobrol. Tak lama mobil hitam terparkir di halaman kantor polisi, Bella keluar dari kantor setelah Axel datang.

"Gimana sih kamu, kok bisa sampai di kantor polisi?" tanya Axel pada keponakannya.

Kania pun mendekat setelah mendengar suara Axel di luar.

"Gara-gara Kania nih om, dia berhenti di jalan motornya dan tinggalin aku di motor sendirian," jawab Bella.

"Dia yang duluan bohongi aku om, masa dia bilang terpaksa sih ngajak aku ke kafe om Axel," Kania membela diri.

Keduanya saling menatap tajam, Axel menggeleng kepala melihat keduanya saling membela. Tanpa bertanya lagi, Axel pun masuk ke dalam kantor untuk menyelesaikan urusan keponakannya serta sahabatnya.

Kania dan Bella masih diam-diaman dan duduk saling menjauh. Hanya butuh lima belas menit akhirnya Axel keluar dari kantor polisi.

"Om, gimana motornya?" tanya Kania.

"Motornya sementara di tahan, kamu yang salah ngga bawa surat-surat lengkap. Tunggu sidang saja, motornya sudah masuk kantor." jawab Axel.

"Yaah, gimana dong gue pulangnya?" ucap Kania dengan kecewa.

"Nanti om antar pulang, kalian mau pulang?" tanya Axel.

"Pulang aja om," jawab Bella.

"Eh, ngga. Om Axel kan ngundang gue datang ke kafenya, jadi ke kafe aja om," ucap Kania.

"Ih, ini udah sore. Sebaiknya pulang aja."

"Ngga. Gue mau ke kafe om Axel," kata Kania dengan kekeh.

"Ya sudah, kita ke kafe saja. Om juga merasa bersalah tidak mengundang Kania," kata Axel.

Kania tersenyum senang penuh kemenangan, mereka pun segera masuk ke dalam mobil Axel. Dan Bella tentu saja gadis itu cemberut semala di mobil.

_

Kania sudah berada di kafe dan resto milik Axel, dia cukup senang datang kesana meski sahabatnya tidak suka. Dia tidak peduli pada Bella, dia hanya ingin dekat dengan Axel.

Tiba-tiba otaknya berputar cerdas lalu tersenyum kecil, saat sedang duduk di ruang khusus tamu VIP dan saat itu ruangan tersebut tidak ada yang memesan.

Axel membawakan minuman dan cake spesial di kafe tersebut, nampan itu di letakan di meja. Bella langsung mengambil minumannya karena haus begitu juga dengan Kania. Axel duduk di kursi sebelah Bella.

"Coba ceritakan kenapa bisa kalian masuk kantor polisi?" tanya Axel.

Kania pun menceritakan apa yang mereka alami sejak dari kampus dan juga perdebatan di jalan itu hingga membuat dirinya kesal dan pergi meninggalkan motornya dan sahabatnya.

"Jadi gitu om ceritanya, dia bilang aku di undang om Axel ke kafe tapi dia sendiri ngga rela kalau aku datang ke kafe om Axel. Padahal juga aku berniat datang ke kafe ini," kata Kania.

Bella masih diam, Axel menoleh padanya dan menatapnya dengan menggeleng kepala.

"Ya sudah, kalian makan saja di sini. Nanti pegawai om bawa makanan kesini, kalian lapar kan?" kata Axel.

"Iya om, aku lapar," jawab Kania.

"Ck, jangan mumpung Lo. Mentang-mentang om Axel baik sama Lo." ucap Bella.

"Biarin, gue jadi punya rencana bagus nih biar ketemu terus sama om Axel. Heheh," ucap Kania tertawa kecil.

"Rencana apa?" tanya Bella.

"Ogah, gue ngga mau kasih tahu Lo. Yang ada Lo nanti menghalangi rencana gue," jawab Kania.

"Dih, gue sahabat Lo Kania. Lo selalu cerita masalah rencana Lo itu."

"Tapi kali ini gue ngga mau cerita, entah kenapa gue jadi ngga percaya sama Lo yang suka bohong sama gue. Cih, enak bener gue ceritakan rencana gue yang bagus itu," jawab Kania sinis.

"Awas Lo ya, gue pasti tahu rencana Lo." kata Bella.

Kania mencibir Bella, dia mengambil lagi cake keju yang sangat lembut dan manis itu. Tak lama pintu terbuka dan dua pelayan datang membawa makanan yang di pinta Axel Kania dan Bella.

Mereka meletakkan makanan di meja dan setelah itu menunduk pamit keluar dari ruangan VIP tersebut. Kania melihat hidangan yang cukup membuat perutnya berbunyi, dia mengambil piring dan mengambil nasi serta lauk pauknya begitu juga Bella.

Mereka menikmati makanan di meja dan melahapnya tanpa bersuara, menikmati penuh dengan kesenangan sampai lupa dengan masing-masing dirinya.

Tak lama, Axel pun masuk lagi ke ruangan VIP itu melihat hidangan di meja sudah ludes di makan Kania dan Bella. Dia tersenyum senang makanan yang di sediakan sudah habis semua.

"Enak?" tanya Axel.

"Enak om, aku sampai habis makanannya karena enak banget," jawab Kania.

"Hmm, baiklah. Kamu boleh kok datang lagi kesini, tapi pesan sendiri ya dan..."

"Dan bayarlah om, ngapain ngasih dia gratis terus," Bella menimpali sambil melirik pada Kania.

"Tenang aja, gue pasti datang kesini dan membeli makanan itu lalu bayar. Emangnya gue anak orang miskin ngga bisa bayar makanan itu." kata Kania.

"Sudah sudah, kalian jangan berdebat lagi."

Hening.

Tak ada suara dari Kania mau pun Bella, Axel menarik napas panjang lalu bangkit dari duduknya hendak keluar. Tapi Kania memanggilnya.

"Om Axel tunggu," ucap Kania, Axel menoleh padanya.

"Ya, kenapa?"

"Emm, di sini ada lowongan kerja ngga?" tanya Kania.

"Lowongan kerja, kenapa?" tanya Axel lagi.

"Emm, boleh ngga kau magang di sini?" tanya Kania sedikit ragu.

"Apa?! Magang?!"

Bella terkejut dengan ucapan Kania, ternyata itu rencana sahabatnya tadi.

"Ngga boleh."

"Boleh kok, Kania boleh magang di kafe ini." ucap Axel membantah ucapan Bella.

Kania terlihat senang mendengar ucapan Axel, dia menatap pada Bella dan mencibirnya.

"Boleh kan? Gue boleh magang di sini, kalau lo mau magang juga om Axel pasti mengizinkannya kok. Kita bersaing lagi," ucap Kania membuat Bella kesal.

Dia mengambil tasnya dan segera keluar dari ruangan tersebut dengan keadaan marah pada Kania dan Axel.

Tentu saja kali ini Kania merasa sangat menang setelah beberapa kali Bella membuatnya kesal dengan sikapnya akhir-akhir ini.

"Huh, kalah kan Lo."

_

_

*****

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!