NovelToon NovelToon
Dijadikan Taruhan

Dijadikan Taruhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:23.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Rani tanpa sadar dijadikan taruhan oleh Wira karena kalah balapan liar dengan Arlo. Arlo rela memberikan motor sport barunya untuk Wira demi untuk mendapatkan Rani.

Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minuman dan makanan Rani. Arlo hampir melecehkan Rani. Tapi sesuatu terjadi.

Rani berhasil melarikan diri bersama seseorang dan mengalami kecelakaan. Rani menghilang. Arlo dan Wira mencari Rani karena mereka takut Rani membocorkan rahasia mereka.

Rahasia apa yang tersembunyi?

Apa yang akan terjadi kepada Rani?

Apakah Wira dan Arlo tidak akan melepaskan Rani?

Ikuti kelanjutan ceritanya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Mama Widi, mengajak Rani masuk ke dalam rumah. Mama Widi menyadari ada yang aneh pada Rani. Tangannya gemetar, nampak ketakutan diwajahnya. Mama Widi menenangkan Rani. Beliau bilang dia bukanlah Wira.

Mama Widi sebelumnya sama seperti Rani menganggap yang datang ke rumahnya adalah Wira. Tapi ada yang berbeda, Wira sebelumnya tidak pernah bertegur sapa dan terlihat cuek. Sedangkan yang datang hari ini sangat ramah.

Rani duduk di seberang cowok yang mirip dengan Wira. Wajah, tinggi dan cara bicaranya sangat mirip Wira. Tapi cowok itu mengaku bukan Wira. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Rais.

Rais sebelumnya tinggal di kota Goldie. Setahun yang lalu, dia selalu ditemui orang-orang yang tidak dikenal. Mereka memanggilnya Wira.

Rais sudah berusaha menjelaskan bahkan sampai mengeluarkan kartu identitas dirinya. Orang-orang itu terus mengejar Rais dan menjebloskannya ke dalam penjara.

Rais tiga bulan berada di penjara kota Goldie. Selama tiga bulan berada di sana, Rais terasa hidup di neraka. Ada yang membebaskan Rais. Sebelum meninggalkan penjara, Rais diberitahu dia dipenjara karena tuduhan membunuh.

Rais pulang ke rumah dalam keadaan marah. Rais mengadu kepada kedua orang tuanya. Rais dijebloskan ke dalam penjara karena wajahnya sama dengan orang yang bernama Wira.

Sontak kedua orang tua Rais kaget. Dan akhirnya kedua orang tua Rais memberitahu Rais tentang siapa orang tua kandung Rais.

"Mak ... maksud Bapak apa?" Rais melebarkan kedua bola matanya.

"Sudah saatnya kamu mengetahuinya Nak," kata ibu angkat Rais sambil meneteskan air mata.

18 tahun yang lalu, di rumah sakit bersalin kota Agate, Ulya (ibu angkat Rais) mengalami pendarahan hebat. Bayi Ulya dinyatakan meninggal dunia dan Ulya dipastikan tidak bisa lagi memiliki anak karena ada kelainan di dalam rahimnya.

Saat itu, ada seorang pria yang juga sedang menunggu kelahiran anaknya. Dia mendengar dan melihat saat Ulya dan Iqbal (bapak angkat Rais) kehilangan bayi yang sudah mereka tunggu beberapa tahun yang lalu.

Dia dengan sopan mengenalkan dirinya. Damin sedang menunggu kelahiran anaknya. Setelah anak kembarnya lahir, tanpa sepengetahuan istrinya, Damin menyerahkan anaknya untuk dititipkan kepada sepasang suami isteri yang baru saja dikenalnya.

Damin percaya, kedua suami istri itu pasti akan merawat anaknya. Iqbal dan istrinya sempat menolak niat baik Damin. Mereka tidak ingin memisahkan anak dengan orang tuanya.

Damin dengan tulus menyerahkan anaknya. Damin hanya meminta setiap bulan Iqbal dan Ulya memberikan kabar anaknya.

Setiap bulan, Iqbal menepati janjinya. Damin dan Iqbal selalu memberikan kabar. Dan komunikasi mereka terputus saat terjadinya covid 19. Damin tidak bisa lagi dihubungi.

"Maafkan kami, Nak. Jangan benci orang tuamu. Mereka mempercayakan kami untuk mengasuhmu," kata Iqbal.

Kedua orang tua angkat Rais, memberikan alamat rumah Damin kepada Rais, "Beliau terakhir kali memberikan alamat ini. Pergilah, cari mereka," ucap Ulya.

...----------------...

"Rani, apa yang dilakukan Wira? Kenapa kamu takut melihatku?" tanya Rais.

Rani menggelengkan kepala. Rani juga tidak tahu mengapa. Rani kehilangan sebagian ingatannya. Mama Widi ingat, Rani cukup lama menghilang sampai Damin dan Mira berkeliling kota mencari keberadaan Rani.

"Kata Kenzo, kami mengalami kecelakaan saat liburan."

"Kenzo? Siapa dia?" tanya Widi.

"Dia bilang tunanganku. Selama ini aku tinggal serumah dengannya."

"Sekarang dia di mana?" kali ini Rais yang bertanya.

"Gak tau dan aku gak mau tau. Tante, aku gak tau mau pergi ke mana," Rani memegangi lengan mama Widi.

"Kamu boleh tinggal di sini. Oh iya, sebelum Om Damin pergi, beliau menitipkan kunci rumah dan uang. Beliau yakin suatu saat, kamu pasti kembali."

Mama Widi, Widi membawa Rani dan Rais ke rumah orang tuanya. Rani memandangi rumahnya. Semua kenangan masa kecil di rumah itu, perlahan muncul dibenaknya.

Setelah mendengar cerita dari Rani tentang kesehatannya, mama Widi meminta Rani untuk sementara tinggal bersama mereka. Sedangkan Rais untuk sementara tinggal rumah Rani.

...----------------...

Kenzo kaget saat dibangunkan petugas bioskop. Film berakhir, penonton juga bubar, tersisa Kenzo tidur sendiri. Kenzo bergegas keluar bioskop. Kenzo mencari Rani.

Kenzo sadar, selama ini dia tidak memberikan Rani ponsel. Kenzo kesulitan mencari Rani. Dengan kondisi Rani, Kenzo yakin Rani pasti tersesat.

Dengan cepat, Kenzo kembali ke rumahnya. Seperti yang diperkirakan, Rani tidak ada di rumah.

Kenzo melempar apa saja yang ada di dekatnya. Kenzo saat ini tidak punya kekuasaan seperti dulu. Kenzo tidak bisa minta bantuan pengawal orang tuanya. Kenzo memutuskan beristirahat di rumahnya malam ini.

...----------------...

Rani setiap hari pergi ke rumahnya dan malam harinya tidur di rumah Widi. Rani, Widi dan Rais mulai akrab. Rani pun perlahan mendapatkan memori ingatannya di rumah itu.

Rais sangat ingin bertemu kedua orang tua kandungnya. Dari cerita Rani, mereka sangat tahu balas budi dan sayang kepada Rani. Tapi tidak ada cerita tentang Wira.

Widi, Rais masih belum mengetahui apa penyebab Rani amnesia. Rais berpikir, mungkinkah penyebab amnesia Rani ada hubungannya dengan Wira.

Setiap kali Rais menyebut nama Wira, Rani selalu ketakutan. Gara-gara Wira, Rais juga merasakan sakitnya hidup di dalam penjara. Rais tiap hari harus menghadapi orang-orang yang berkuasa di penjara.

Rais merasakan pukulan, tendangan. Rais selalu melawan. Rais harus mencari di mana Wira. Rais ingin minta pertanggungjawaban dari Wira.

"Widi, aku ingin ke makam Ayah dan Bunda."

"Kamu masih ingat di mana makamnya?" tanya Widi.

"Ya, aku baru saja mengingatnya."

Widi melihat ada motor di garasi rumah Rani. Widi meminta Rais memeriksa apakah motor itu masih berfungsi.

Rais ke garasi. Rais memeriksa motor Rani. Motor itu masih berfungsi cuma bannya kempes. Rais dibantu Widi dan Rani mendorong motor sampai ke bengkel terdekat.

Lagi-lagi Rani merasa hal seperti ini pernah terjadi sebelumnya. Rani mencoba mengumpulkan kembali ingatannya tapi masih belum bisa.

"Rani, kamu kenapa?" Widi merangkul Rani.

"Beberapa ingatan muncul lagi."

"Jangan dipaksa. Aku takut kamu kenapa-kenapa. Yang penting kamu sehat. Kami gak mau kehilangan kamu lagi."

Rani menepuk jemari Widi. Rani tidak lagi memaksakan kehendaknya. Rani yakin, ingatannya akan segera kembali.

Ban motor sudah diperbaiki. Rais dan Rani menuju tempat pemakaman umum. Widi juga ikut di belakang mereka dengan motornya. Rani membeli bunga di depan gerbang pemakaman.

Widi terlebih dahulu mencari makam kedua orang tua Rani. Widi memperhatikan nama makam di batu nisan. Dan akhirnya Widi menemukannya.

"Permisi, apakah benar ini adalah makam orang tua Rani Salwa?"

Widi menoleh ke belakang. "Iya, benar. Maaf kamu siapa?"

"Aku kerabat beliau," jawabnya.

Widi hanya mengangguk. Orang itu perlahan maju dan jongkok di tengah makam kedua orang tuanya Rani. Widi melihat Rais dan Rani memasuki area pemakaman. Widi menarik lengan Rani.

"Rani, dia bilang dia adalah kerabatmu," bisik Widi.

Rani memperhatikan punggung orang itu. Rani seperti mengenalnya. Tidak berapa lama orang itu berdiri dan berbalik badan. Betapa bahagianya dia saat melihat Rani. Tapi wajahnya langsung berubah saat melihat Rais.

Dia menarik tangan Rani dan seketika melayangkan pukulannya ke arah Rais.

BUGH!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
😱
Mauk
kembaran Wira 😱
Al!f
Siapa
Rose
Salfok sama covernya. 😍
Wings
Covernya cihuy badai
Al!f
Ada yg beda, covernya 👍👍👍👍👍
Queen
Gila, covernya mantap. Kereeeeeen 👏👏👏👏
Kimberly
makin cakep aja covernya Thor. suka ❤❤❤❤❤
Andi
Covernya mantap 💪
Bho Tak
Aku suka covernya ❤
Ais
wawwwww covernya keren 😍😍😍😍
Mauk
😱😱😱😱
Mauk
Terserah author aja dah 🤣
Mauk
Ihhhh
Mauk
Kenzo ternyata
Mauk
kok bisa 😱
Mauk
Yah ko it 😱
Al!f
pilih lari
Al!f
waduh 😱
Na!
kok bisa ingat ya 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!