Seorang pria yang dijuluki oleh semua orang di dunia gelap sebagai "Crazy Man" mencari seorang wanita, karna telah menyelamatkan nyawanya. Tapi tak disangka keadaan tiba-tiba berubah sehingga mereka terjebak dalam suatu ikatan. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka apakah bisa bersama selamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22. Ingatan Yang Hilang
Keesokkan paginya...
Tampak seorang wanita cantik yang masih tertidur di atas ranjang, dengan dibalut sebuah selimut putih.
Bella membuka matanya perlahan, tampaklah seorang pria di depannya siapa lagi kalau bukan sang kekasih.
" Kau sudah bangun." tanya Calvin.
" Hmmm... Morning Honey." sapa Bella.
" Morning Baby." saut Calvin.
Bella beranjak dari tempat tidur, tapi ia merasa aneh karna terasa sangat dingin dan bagian intimnya sedikit sakit.
Barulah ia sadar karna ia setengah bugil tidak hampir bugil,
" Astaga!!! Apa yang terjadi padaku?..." kaget Bella karna ia hampir bugil.
" Kau kemarin mabuk berat, sampai terjatuh dan pakaianmu basah semua, Apa kau tidak ingat?..." tanya Calvin.
" Benarkah aku tidak ingat sama sekali, Ohh ya ampun... Sungguh memalukan." gumam Bella.
Saat Bella ingin beranjak dari tempat tidurnya, tiba - tiba ia merintih kesakitan,
" Uhhh...." rintih Bella.
" Ada apa Baby?...." tanya Calvin.
" Bagian bawahku sedikit sakit."gumam Bella sambil berpikir dalam hati (Apa ia terjatuh cukup keras hingga tubuhnya merasa sakit pikir Bella).
Dan Bella pun tidak curiga sedikitpun, dan tidak bertanya lebih dalam lagi dan ia pikir jika seseorang mabuk berat maka wajarlah hal tersebut bisa saja terjadi.🤔
" Bersihkan dirimu dulu Baby, setelah itu kita akan sarapan." kata Calvin.
" Hmmmm.... Baiklah."saut Bella dalam kamar mandi.
Calvinpun segera meninggalkan kamar Bella dan menuju ke arah sisi lorong lainnya...
Ia berdiri di depan sebuah kamar yang tampak jauh dengan kamar - kamar lainnya,
Lalu mengetuk pintu 3 kali,
" Cklekk....." suara pintu terbuka.
Tampak siluit seorang pria di balik pintu tersebut,
Lalu pria tersebut memberikan sebuah amplop coklat pada Calvin dan menepuk - nepuk pundak Calvin sambil tertawa...😆
Lalu Calvin pun beranjak sambil menunduk hormat lalu pergi menuju kamarnya dan meyimpan amplop coklat tersebut sebelum menemui Bella kembali.
Di Kamar Bella...
Bella sedang bersiap - siap dan memilih - milih baju yang cantik untuk di pakai dan menemukan sebuah dress berwarna merah dengan potongan dadanya berbentuk huruf V dan memutuskan untuk memakai gaun tersebut.
Begitu Calvin datang dan mengetuk pintu , ia sudah siap menunggu kekasihnya datang.
Dengan segera Bella merangkul tangan Calvin dan mencium bibir Calvin, dengan segera Calvin merespon ciuman tersebut dan ciuman mereka semakin dalam sampai salah satu menghentikkannya.
Calvin lah yang lebih dahulu menghentikkan ciuman tersebut,
" Ayo, kita akan terlambat sarapan nanti." ujar Calvin.
" Baiklah Honey..." saut Bella.
Semua orang sudah berkumpul di meja makan sedang menunggu makanan disiapkan di atas meja, Bella dan Calvin tiba di ruangan tersebut sambil menyapa semua orang...
Ada yang memuji kecantikkan Bella, ada yang juga iri pada pasangan tersebut tapi mereka tidak menampakkannya di depan pasangan dan semua orang tersebut,
Di meja pojok kanan seorang pria memperhatikan kedua pasangan tersebut, dan diam - diam memperhatikan sosok Bella selain cantik ia juga anggun dan elegan.
" Hai semuanya...." sapa Bella pada semua orang yang berada diruangan tersebut.
" Kenapa kalian baru tiba, kami kelaparan ; goda salah satu temannya.
" Apa kalian begadang sampai pagi." saut salah satunya.
" Diamlah!!, atau kau tidak akan dapat jatah makan." canda Calvin pada temannya.
" Hahahahha......" semua orang tertawa dengan lelucon Calvin.
Hanya satu orang yang tidak tertawa, ia terlihat sangat kecewa dan juga marah tapi apalah daya ia bukan siapa - siapa.
" Oke, baiklah bro sekarang bawakan makanan kami." saut yang lainnya.
Setelah makanana dihidangkan di atas meja mereka langsung menyantap makanan tersebut.
Bella sedang berjalan - jalan ke atas dek kapal pesiar tersebut sambil menikmati pemandangan tersebut.
Di lain sisi seorang pria sedang memperhatikan sosok Bella dari kejauhan, tampaklah Bella sedang berbicara dengan teman wanitanya.
" Bagaimana aku sampai ke kamarku?..." tanya Bella basa - basi.
" Kau tidak ingat?...." saut Temannya.
" Kurasa aku mabuk berat..." jawab Bella.
" Yahh tentu saja kau tidak ingat karna kau sangat mabuk berat. Calvin menggendongmu dan membawamu ke kamar meninggalkan pesta." ujarnya.
" Lalu setelahnya aku tidak tau, tapi... setelah Calvin mengantarmu ke kamar dia langsung kembali ke pesta beberapa menit kemudian." lanjutnya.
" Dia kembali?..." tanya Bella.
" Uhhmmm...." angguk Temannya.
" Tapi!!!... Kurasa dia bermain kartu dengan yang lainnya. Ada apa memangnya bel." lanjut temannya.
" Ahh, tidak apa - apa...." saut Bella.
Disisi lain perasaan Bella masih mengganjal, dan ia membiarkannya begitu saja lalu bergabung dengan yang lainnya.
walaupun sudah late