NovelToon NovelToon
WELCOME TO HELL SCHOOL

WELCOME TO HELL SCHOOL

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kebangkitan pecundang / Anak Lelaki/Pria Miskin / Tamat
Popularitas:75k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Hidup terpisah dari saudara kembarnya membuat Rendy penasaran dengan wajah saudara kembarnya.

Saat mendengar saudara kembarnya menjadi korban bullying ia pun nekat datang ke Jakarta demi membalas dendam kepada orang yang menyakiti saudara kembarnya.

Mampukah Rendy menemukan sang pembully dan bagaimana ia bisa masuk sekolah yang dapat juluki dengan sekolah neraka itu???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Beberapa orang bertubuh kekar berlarian menuju ke depart keberangkatan domestik.

Barra tampak duduk bersama Zia menunggu kedatangan maskapai.

"Itu dia orangnya!" seru Seorang gengster memerintahkan teman-temannya untuk meringkus Barra.

Salah seorang dari mereka menghampiri Barra dan berusaha membekapnya.

Melihat seseorang berusaha menyakiti kekasihnya Zia tak tingga diam.

Ia memukul pria itu dengan tasnya. Zia menggandeng lengan Barra dan berlari meninggalkan para preman itu.

Baru saja beberapa langkah mereka pergi puluhan lainnya menghadangnya.

*Buugghh!!

Barra jatuh tersungkur ke lantai saat sebuah baton menghantam punggungnya.

Saat ia mencoba bangun seseorang menikamnya hingga ia jatuh terkulai ke tanah.

Zia berteriak histeris melihat para gengster itu menyakiti Barra dan mencoba melarikan diri. Seorang gengster mengejarnya membuat gadis itu mempercepat langkahnya.

Ia buru-buru keluar Bandara dan berusaha menghentikan taksi.

Namun tak ada satupun taksi atau Bus yang berhenti.

Sebuah Taksi melintas dengan cepat di depan Zia.

Rendy segera membuka pintu taksi dan menarik Zia masuk.

"Cepat jalan pak!" seru Rendy

Keesokan harinya Rendy terlihat di acara pemakaman Barra.

Pemuda itu sengaja berdiri di barisan belakang untuk melihat siapa saja yang menghadiri pemakaman sahabatnya tersebut.

Hanya pihak keluarga Barra dan beberapa orang rekan kerja orang tua Barra yang ikut menghadiri pemakaman tersebut.

Rendy segera pergi meninggalkan area pemakaman saat seorang pemuka agama selesai membacakan doa.

Seorang pria berjas hitam memasuki area pemakaman dan meletakan bucket bunga ke atas makam Barra.

Pria itu membuka kacamatanya dan menyalakan rokoknya. Rendy memilih keluar dari persembunyiannya dan menghampiri pria itu.

Lelaki itu tersenyum sinis kearahnya kemudian mengepulkan asap rokoknya kearah Rendy.

"Inilah akibatnya kalau tak mendengar nasihatku. Kematian juga akan menghampiri mu jika kau tetap mengabaikan ucapan orang lain?" tandas lelaki itu

"Siapa kau sebenarnya?" ta ya Rendy

Lelaki itu tak menghiraukan ucapannya dan tetap berlalu pergi meninggalkan pemakaman.

Pagi itu sekolah tampak lengang. Hari itu sekolah sengaja tak mengadakan upacara bendera seperti biasanya.

Semua siswa berlarian masuk ke dalam kelas saat mendengar pengumuman dari pengeras suara.

Seorang guru segera masuk kedalam kelas dan memulai pelajaran seperti biasanya.

Rendy terlihat bosan dan enggan untuk mengerjakan tugas-tugas dari sang Guru.

Guru yang marah karena merasa tidak dihormati memberikan hukuman kepada Rendy.

Saat jam istirahat wali kelasnya memanggilnya. Pria itu tampak memandanginya dengan sinis.

" Kamu sudah berubah Ren, jika kau tetap bersikap seperti ini dan nilai-nilai mu turun maka pihak sekolah akan mengeluarkan mu dari sekolah," ucapnya lirih

"Kenapa, harus dikeluarkan. Bukankah siswa lain banyak yang mendapatkan nilai di bawah ku. Tapi kenapa mereka tidak di keluarkan?" jawab Rendy

"Tentu saja berbeda, kau hanya anak yang bersekolah katei beasiswa sedangkan mereka adalah putra para donatur sekolah," jawabnya singkat

"Kalau begitu aku harus belajar rajin untuk bisa bertahan di sekolah ini?" Rendy meninggalkan ruangan itu

Semua siswa di kelas terlihat menikmati pelajaran terakhir hari itu.

Terdengar suara pengumuman berkumandang.

Semua siswa berteriak histeris saat mendengar akan ada karya wisata. Hanya Rendy yang tak bereaksi dengan pengumuman tersebut.

Keesokan harinya

Semua siswa tampak berbaris memasuki sebuah bis pariwisata.

Semua tampak antusias mengikuti kegiatan derma wisata kali ini kecuali Rendy.

Entah kenapa firasatnya mengatakan jika ini adalah bukan karyawisata biasa.

Benar saja mobil mereka mogok di tengah perjalanan saat melintasi sebuah hutan.

1
Sorayya Ohsehun
lho loh kok dah TAMAT😭gak rela thorrr
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
akhirnya sekolah pembawa bencana itu ditutup dan tamatlah sdh kekerasan yang ada
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
hahahaha Luna yang di bikin malu sama baper
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
oiya lupa Thor kan Rendy skrng namanya Genta setelah diangkat anak oleh Giandra 😁🙈
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
jahatnya Luna ngasih solusi ko bunuh diri🙄
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
ambisi Luna terlalu tinggi sampai melupakan perasaannya.
Sumawita
akhirnya end jg
Raffa&kaifa& Ibrahim
akhirnya happy ending juga ya, mending tutuplah sekolah kyk gitu mah
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
Genta itu siapa ya Thor .. Narendra yang berkuasa main enaknya saja
Raffa&kaifa& Ibrahim
entar jadi Luna yang akan bunuh diri
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
ternyata Luna licik juga dan kebenaran cerita nya Tari ceritakan
Sorayya Ohsehun
si luna jga licik cuma memanfaatkan dev buat ngraih keinginannya. wkwk seneng bat gua cara rendy bikin bls dendam. mulus kek jalan tol
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
semoga benar" berhasil kau menghancurkan hubungan mereka dan berhati hatilah Krn Devano takkan melepas mu Rendy
Sumawita
Lanjut kak
Raffa&kaifa& Ibrahim
ternyata devano dan Luna masih licik
Olive Heri
kayakx Luna yg jadi biang kerok semua kejadian
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
lagi2 devano yang di anak emaskan juga Luna
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
pasti sedih saat mengenang saudara yang tiada
Sumawita
lagi" luna
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
ternyata begitu ya caranya makanya nilainya pada bagus semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!