Pelakor adalah korban bukan salah dia mencintai lelaki yang sudah memiliki seorang istri tapi karena sebuah perasaan yang mempermainkannya.
Untuk menyelamatkan nyawa sang nenek, Vivian Cambriella terpaksa menikah dengan lelaki tampan yang tak lain adalah seorang CEO , atasannya sendiri.
Setelah dua tahun menikah Ia baru mengetahui suaminya telah memiliki seoarang istri.
Alasan Keanu mau menikah dengan Vivian adalah untuk menyewa rahimnya , supaya Ia memberikannya seorang anak.
Bagaimana nasib Vivian ?
Akankah Ia mendapatkan cinta dan kebahahiaan dari suami yang telah membohonginya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mora Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22 : BAHAGIA BERSAMA MU
...BAHAGIA BERSAMA MU...
...IZINKAN AKU UNTUK MEMBUAT MU BAHAGIA, WALAU HANYA UNTUK SATU HARI, TAWA MU AKAN SELALU TERSIMPAN DI DALAM HATIKU....
...BAHAGIA BUKAN BERARTI MEMILIKI SEMUA YANG KITA CINTAI, TAPI BAHAGIA ITU MENCINTAI SEMUA YANG TELAH KITA MILIKI....
...----------------...
Keanu memasangkan sabuk pengaman untuk Vivian,keduanya bisa merasakan hembusan napas satu sama lain, dan tidak sengaja hidung mereka saling bertautan.
" Maaf " Ucap Keanu kembali ke ketempatnya dengan perasaan canggung, Wajah Vivian memerah tersipu malu.
Perlahan mobil Keanu menyusuri jalan. Jakarta di kala pagi hari, selalu ramai dengan penduduknya yang akan beraktivitas sejak langit masih gelap sampai matahari terbit tetap padat oleh kendaraan yang berlalu lalang.
Sebagian besar adalah kaum pendatang, dari dalam ataupun luar pulau untuk mencari keberuntungan dengan hijrah ke ibukota. terlepas dari semua itu, Jakarta adalah kota yang cukup indah , tempat untuk merubah nasib anak bangsa.
Kami sampai di area wisata di daerah jakarta utara, sebuah taman hiburan yang paling terkenal di ibukota, bahkan banyak orang berbondong-bondong datang kemari di masa liburan, beruntung sekarang tidak hari libur, jadi jumlah pengunjung tidak terlalu memadati, dan nama taman bermain ini adalah Ancol Taman impian bagi semua orang.
" Pak, kita mau ke dufan ? " Tanya ku, sesampainya di pintu gerbang.
Lalu Aku nyeletuk lagi dengan bibir yang cemberut," Tapi saya kan lagi hamil, Pak. Mana bisa memainkan semua wahana, seharusnya kita datang kesini, kalau saya sudah melahirkan, atau nanti saat anak kita sudah bisa berjalan. "
Aku sudah membayangkan betapa bahagianya jika mereka datang bertiga, Aku, Keanu, dan si junior, aku jadi senyam senyum sendiri membayangkannya.
Keanu menepuk bahuku, yang sedang cengegesan sendiri. Kalau ada orang yang melihatnya , pasti mereka pikir, aku adalah wanita yang di tinggalkan pacarnya dalam keadaan perut yang membuncit dan menjadi gila.
" Vi " Keanu memanggilku dengan lembut.
" Eh, Iya Pak " Seru ku dengan bahu yang naik keatas.
Keanu tahu apa yang sedang Vivian pikirkan, pasti dia sedang membayangan keluarga kecilnya.
" Nanti kita akan datang lagi, saat anak kita sudah besar " Kata Keanu membuat janji, yang tidak akan pernah bisa dia tepati.
" Sungguh, Pak. Bapak tidak akan bohongkan ? " Seruku dengan suara yang lantang.
" Iya " Jawab Keanu dengan tatapan yang serius.
" Kalau gitu, kita harus mengucapkan janji kelingking, tidak boleh membatalkan janji. " Aku melingkarkan jari kelingkingku ke jari kelingking Keanu, dan tertawa lepas seperti tidak ada beban.
Keanu menahan matanya untuk tidak menangis di hadapan Vivian, Ia tidak boleh tahu bahwa ini adalah hari pertama dan terakhir mereka berjalan bersama.
" Yuk, masuk " Ajak Keanu sambil mengandeng erat tangan Vivian.
Aku menatap tangan kami yang saling bergandengan, kami seperti sepasang kekasih yang saling mencintai, begitu lembut, dan terasa hangat.
Jadi ini yang di namakan pacaran, Aku yang belum pernah mempunyai pacar, tidak tahu rasanya berkencan dengan pacar.
" Hahahahaha " Aku jadi tertawa geli melihat diri ku sendiri, aku malah menjalani pacaran setelah menikah.
" Kenapa ? " Kata Keanu sambil menoleh ke arah ku.
" Cuma merasa senang saja " Jawab ku, tidak mungkinkan, aku bilang Bapak adalah pacar pertama saya, dan ini kencan pertama kami. Akan sangat memalukan jika Kenau mengetahuinya. Keanu mempererat genggamannya.
Ternyata Keanu tidak membawaku ke Dufan, melainkan ke Gelanggang Samudera. Disana aku bisa melihat berbagai jenis hewan air seperti lumba-lumba, anjing laut, dan paus putih.
Aku dan Keanu menonton pertunjukan lumba-lumba yang menjadi salah satu andalan. Karena animo penontonnya masih cukup tinggi. Kolam besar yang menjadi ‘panggung’ utamanya berisi beberapa ekor lumba-lumba.
Atraksi yang ditampilkan seperti berdiri di air, melompat dari dalam air, berjoget, hingga meloncat melewati ring menjadi hal yang menarik perhatian semua pengunjung. Gerakannya juga terlihat selaras sehingga menunjukkan tingkat kecerdasan yang dimiliki.
Satu ekor lumba-lumba datang menghampiri tempat duduk, kami. Aku memberanikan diri untuk menyentuh moncong lumba-lumba, rasanya geli dan licin tapi sangat menyenangkan, hatipun jadi terasa damai karena binatang imut ini. Aku tersenyum melihat lumba-luma.
" Kamu, menyukainya ? " Bisik Keanu di telingaku.
" Sangat suka " Jawab ku berbinar-binar masih terus menatap lumba-lumba yang ada di depanku.
" Aku akan membelikannya satu untukmu " Kata Keanu, aku tahu Keanu adalah orang yang kaya raya , tapi masa sampe segitunya ingin memelihara lumba-lumba.
" Hahahahah " Aku tertawa kecil mendengar ucapannya.
" Aku serius " Seru Keanu tidak bercanda dengan perkataannya.
" Iya....iya.....aku tahu, uang Bapak sangat banyak tapi jangan seperti itu " Sahut ku sambil menahan tawa.
" Sudahlah, aku tidak akan bicara denganmu " Ucap Keanu ngambek, sambil mendongkakan kepalanya.
Aku merayu Kenau dengan mencubit hidungnya, " Tuan muda Keanu yang tampan dan kaya, aku minta maaf sudah mengejekmu " sambil memasang wajah yang polos layaknya seekor kelinci, Bibirnya tersenyum, walau wajahnya masih di tekuk
Setelah pertunjukan berakhir kami lalu melhat pertunjukan lainnnya,Yaitu Pertunjukan hewan lainnya yang akan menampilkan kepintaran hewan-hewan seperti burung kakak tua, beruang madu, singa laut, hingga berang-berang.
Hewan-hewan lucu dan terlatih itu akan menampilkan berbagai atraksi seperti bertepuk tangan, bermain bola, hingga menghitung
Dan aku terkagum melihat hewan-hewan itu, mereka binatang tapi memiliki kepintaran yang terkadang lebih pintar dari pada seorang manusia, yang cenderung malas tapi tidak menggunakan otak mereka dengan baik.
Aku ingin menonton atraksi drama bajak laut. Atraksinya juga terbilang ekstrem layaknya sebuah film action. Ada efek tembakan hingga ledakan yang akan akan ditampilkan sehingga tidak cocok bagi pengunjung yang memiliki penyakit khusus seperti jantung.
Tapi Keanu melarangnya, katanya tidak bagus untuk wanita hamil menonton action yang berbahaya, akan mempengaruhi perkembang sang janin. Tentu saja aku tidak bisa memaksa Keanu, karena yang Keanu katakan ada benarnya.
Lalu terakhir kami berkunjung di Underwater Show, sebuah pertunjukan drama yang pemainnya berada di dalam air.
Dengan kaca aquarium raksasa ibarat layar yang akan menampilkan pementasan para penyelam yang berinteraksi dengan lumba-lumba. Akhirnya harmonisasi antara penyelam dan lumba-lumba.
Melihat interaksi manusia dengan lumba-lumba, aku jadi mempertimbangkan perkataan Keanu yang ingin memelihara binatang itu. Pasti sangat seru, binatang yang akan menghibur kita di kala sedih.
Tidak terasa hari sudah semakin gelap, kami keasyikan bermain sampai lupa waktu. Aku jadi ingin menghentikan waktu, supaya kami bisa seperti ini selamanya.
Aku takut, saat kami kembali ke rumah, sikap dan perkataan Keanu akan berubah, Ia akan kembali menjadi sosoknya yang hanya mencinta Wanda, dan mengabaikan aku lagi.
Memang menjadi yang ke dua tidaklah enak, tidak akan ada tempat untukku di dalam hatinya.
Sebelum pulang, kami makan dulu di bandar jakarta, Keanu memesan makanan ala seafood, katanya bagus makan seefood di waktu hamil, akan membantu pertumbuhan otak si janin.
Satu Jam Kemudian
Aku pikir setelah selesai makan, kami akan langsung pulang, tapi ternyata tidak. Keanu mengajakku jalan-jalan di pinggir pantai, dengan angin sepoi-sepoi dan ombak yang bergemuruh, Aku dan Keanu berjalan di pantai sambil bergandengan tangan.
" Vi " Ucap Keany memanggil namaku.
" Iya " Jawabku.
" Berjanjilah, kamu akan menjadi wanita yang kuat dan hiduplah dengan bahagia." Pinta Keanu kepadaku.
Aku yang menatap matanya, tidak mengerti maksud dari ucapannya, seperti orang yang akan meninggalkanku saja, tapi itu kan tidak mungkin, karena aku sudah mengandung anaknya.
Lalu Keanu memberikan sebuah kalung berlian dengan bandul lumba-lumba, sangat cantik dan indah, Aku sampai tidak menyadari kapan Ia membeli kalung ini.
Apa tadi, saat bertemu dengan Dion ?
Keanu benar-benar tipe pria yang sangat romantis, pantas saja Wanda sangat mencintainya.
Keanu membantu untuk memasangkannya di leherku, dan mengkecuo keningku dengan penuh kasih sayang, lalu turun mengkecup hidungku dengan lembut, dan mencium bibir ku, dengan penuh cinta, menghisapnya lebih dalam.
Di bawah cahaya rembulan kami berciuman untuk yang kedua kalinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tunggu di chapter selanjutnyanya 😉
TERIMA KASIH sudah membaca novel dari seorang yang amatir ini , semoga dapat menghibur dan menyenangkan kalian.
Jangan lupa dukunagn dari kalian , seperti like , vote , dan share ato mau nampol pake bunga ****** juga boleh 😁😄😂🥰😍😍🤩