"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.
Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .
Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........
HAPPY READING
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
Malam harinya......
Asmita sedang berdandan di depan cermin kamarnya . "Aku terlihat sangat cantik sekali ,pasti semua orang akan terpesona melihatku" ucap Asmita ,Asmita mengambil handphonenya dan memfoto dirinya sendiri lalu memposting di Ig nya .

PARTY TONIGHT
Asmita langsung memposting di laman di Ig nya . Setelah itu Asmita mengambil tasnya lalu berjalan ke arah keluar kamarnya . Di pintu keluar hotel terlihat dexano yang sedang menunggu seseorang.
"Pasti pak dexano sedang menungguku,aku yakin pak dexano akan langsung terpesona denganku" , Asmita dengan pdnya berjalan berlengak lengok menuju dexano.
Saat sudah sampai di samping dexano ,Asmita tersenyum ,"Selamat malam pak ,saya sudah siap ,kita akan berangkat sekarang" ucap Asmita .
Dexano melirik Asmita sedikit namun langsung mengalihkan perhatiannya dan menghembuskan nafasnya kasar . "Sebentar lagi,aku sedang menunggu seseorang" ucap dexano dingin.
Asmita kesal ,"Padahal aku sudah ada di sini ,siapa lagi sih yang ditunggu ,menyebalkan sekali" batin Asmita.
Tak lama sebuah mobil hitam datang ,dan terlihat seorang pria berbadan kekar serta tinggi keluar dari mobil ,"Selamat malam dexano " ucap pria itu.
Dexano mengangguk ,"Selamat malam ,ayo kita berangkat sekarang" ucap dexano.
Pria itu mengangguk lalu membukakan pintu mobil belakang untuk dexano,Dexano langsung masuk .
Asmita yang ingin ikut masuk langsung dihentikan oleh dexano . "Siapa yang mengizinkanmu duduk di sini bersamaku " ucap dexano dingin.
Asmita gelagapan ,"Maaf pak ,saya tidak tahu ,saya pindah sekarang" ucap Asmita langsung keluar dan duduk di depan bersama pria berbadan kekar.
Tak lama mobil berjalan meninggalkan hotel . Di perjalanan hening ,namun dexano membuka tablet nya dan sedang menghubungi Isvara .
Tak lama Isvara menjawab panggilan dari dexano.Terlihat Isvara yang baru selesai mandi karena isvara masih mengenakan kimono dan rambutnya masih basah.
"Halo dek ,lagi ngapain tu ,cantik amat" ucap dexano mengoda Isvara.
"Ishhh ,kan adek baru selesai mandi kak ,kakak kok rapi banget kakak mau kemana ,apa kakak masih meeting?" tanya Isvara .
Dexano mengulum senyum ,"Rapi atau tampan nih" ucap dexano.
"Dua duanya,adek lagi tanya loh kak " ucap Isvara ketus . Dexano tertawa ,"Iya iya maaf ,kakak mau pergi ke pesta pembukaan club rekan kerja kakak " jawab dexano.
"Club ,kakak nanti jangan aneh aneh Lo ya disana,jangan minum minum sampai mabuk ,matanya dijaga jangan jelalatan ke mana mana" ucap Isvara pada dexano.
"Iya iya kakak mengerti ,kakak bisa menjaga diri untuk adek kok " jawab dexano.
"Benar ya ,janji,kalau sampai kakak bohong adek marah besar ini " ucap Isvara.
Dexano tertawa lagi ,"Iya iya ,kakak kangen banget sama adek ,kakak ingin cepat menyelesaikan pekerjaan kakak di sini biar cepat ketemu sama adek" ucap dexano.
Isvara tersenyum kecil ,"Adek juga kangen sama kakak ,tapi adek sabar menunggu kakak pulang " ucap Isvara membanggakan dirinya sendiri.
"Iya iya ,adek yang paling sabar ,nanti kalau kakak pulang adek mau dibawakan apa?" tanya dexano.
"emmm ,adek mau dibawakan rasa sayang kakak yang paling besar untuk adek" goda Isvara.
Dexano tertawa ,"Kalau itu tidak usah menunggu kakak pulang sudah kakak berikan " jawab dexano.
"Dexano kita sudah sampai " ucap pria di depan pada dexano.Dexano mengangguk ,"Ya sudah ya dek ,nanti kakak hubungi lagi ,kakak sudah sampai di club ,dadah adek" ucap dexano.
"Dadah kakak ,ingat jaga diri baik baik " ucap Isvara . "Iya ,bye bye" ucap dexano , "Byeee" jawab Isvara langsung memutuskan panggilan.
Dexano keluar dari mobil ,sedangkan Asmita yang masih berada di dalam mobil mengeram marah karena sejak tadi mendengarkan keromantisan bosnya dan adik tirinya .
"Kalian bisa berbahagia dulu ,tapi tidak akan aku biarkan kalian selalu bahagia " ucap Asmita sambil membuka pintu mobilnya . Dexano sudah masuk bersama pria berbadan kekar yang bernama Rizki , "Riz ayo kita masuk bersama " ucap dexano.
Sedangkan Asmita membelalakan matanya ,Asmita berharap bisa masuk berdampingan dengan dexano supaya bisa memanas manasi adik tirinya ,namun dexano malah mengajak pria yang entah siapa.
"Baiklah ayo" jawab Rizki.Dexano dan Rizki berjalan beriringan ke dalam ,Asmita menghentakkan kakinya kesal ,"Ishhh ,kok begini sih ,harusnya kan aku yang ada di samping dexano ,arghhh gagal kan" ucap kesal Asmita.
Asmita yang semakin ditinggal jauh pun langsung berlari kecil mengejar Rizki dan dexano.
Sampainya di dalam club ,bima ternyata sudah menunggunya di depan meja bartander , dexano dan Rizki mendekat .
"Selamat malam pak bima " ucap dexano.Bima langsung menoleh ,"Dexano ,syukurlah kamu datang ,ayo sini sini kita duduk " ucap bima menyuruh dexano duduk di kursi sampingnya , bima melihat ke arah Rizki dan kaget.
"Ya ampun pak Rizki ,selamat datang juga ,silakan duduk ,saya sangat tersanjung pak Rizki mau datang di pesta club saya ,terima kasih " ucap bima.
Rizki mengangguk dan ikut duduk ,Asmita yang melihat Rizki pun sedikit kagum ,"Berarti dia adalah orang yang sangat terkenal juga dong karena pak bima juga sangat menghormatinya " batin Asmita.
Rizki yang melihat Asmita tidak duduk pun mengerutkan dahinya ,"Kenapa anda tidak duduk nona ?" tanya Rizki.
Asmita gelagapan karena ketahuan mengagumi Rizki ,"emm saya juga mau duduk " ucap Asmita terbata bata ,Asmita langsung duduk di samping Rizki karena dexano berada di tengah tengah antara bima dan Rizki.
Bima tersenyum melihat mafia kelas kakap berada di pestanya ,"aku seperti bermimpi tuan Rizki seorang mafia kelas kakap di kota ini berada di pesta milikku " batin bima sambil tersenyum senyum.
Tak lama bartender menyerahkan 3 gelas minuman berakohol ke depan bima ,Rizki ,dan dexano.
"silakan diminum tuan tuan ,ini adalah sampel minuman yang akan saya luncurkan di club ini ,kalian adalah orang pertama yang akan mencicipinya " ucap bima .
Dexano tersenyum sinis melihat minuman yang disediakan di depannya . Sedangkan Asmita tersenyum misterius dengan bartender yang menyajikan minuman .
"Silakan diminum ,saya izin ke depan untuk menyapa para tamu dulu ya ,silakan dinikmati " ucap bima sambil meninggalkan dexano dan Rizki dengan senyuman.
"Ayo kita minum dexano" ajak Rizki , dexano mengangguk .
Sedangkan Asmita tersenyum melihat dexano yang meminum minumannya sampai habis. Asmita ikut meminum minumannya hingga sisa setengah.
Dexano dan Rizki tersenyum .
Beberapa saat kemudian ,tubuh Asmita terasa sangat panas ,hingga Asmita duduk dengan tidak nyaman.
Dexano tersenyum sinis ,"Ada apa denganmu Asmita ,kenapa kamu duduk seperti itu ,apa ada yang tidak nyaman ?" tanya dexano sinis.
Asmita sudah tidak tahan lalu tiba tiba Asmita ambruk ke bawah dan hampir membuka gaunnya sendiri.Dexano langsung memberi kode pada bawahannya yang sedang bersembunyi untuk membawa Asmita.
Asmita kemudian dibawa menuju satu kamar di club tersebut . Sampainya di kamar tubuh Asmita dihempaskan ke ranjang . Dexano tersenyum sinis ,"Mau menjebakku ,tentu saja tidak bisa ,kamu terlalu bodoh untuk bisa menjebakku " ucap dexano.
"Kita harus apakah perempuan ini bos" tanya salah satu bawahan dexano pada dexano.
Dexano tersenyum sinis ,"Kalian boleh menikmati jalang ini ,bertiga " ucap dexano .
Bawahan dexano pun tersenyum , "Beneran bos ,Wahh terima kasih " ucap salah satu bawahan dexano.
Dexano mengangguk lalu meninggalkan kamar itu.Bawahan dexano saling tersenyum satu sama lain , "Kita tidak boleh mensiasiakan hadiah dari bos ,lagipula jalang ini lumayan juga kan ,hahahahaha" ucap bawahan dexano.
Mereka pun melakukan apa yang dexano suruh .Sedangkan Asmita yang sedang dalam keadaan tidak sadar pun tidak tahu dan hanya bisa berteriak kesenangan.