NovelToon NovelToon
Replaces Marriage

Replaces Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:272.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fera Aisha Syaidina

Risti adalah anak yang dikucilkan di keluarganya, hanya ada ayah dan satu saudara laki-laki yang menganggapnya. Risti adalah anak pertama ibunya yang merupakan istri kedua ayahnya. Sedangkan ibu tiri Risti memiliki 4 orang anak.

Indriana yaitu ibu Risti sudah meninggal saat melahirkan Risti, Risti pun dibesarkan oleh seorang pembantu karena ibu tirinya yang bernama Bu Dewi tidak sudi membesarkan Risti.

***

Suatu hari,

Windi yang merupakan anak sulung Bu Dewi dijodohkan oleh seorang laki-laki yang kabarnya sudah tua, penyakitan dan juga tidak bisa diandalkan. Akhirnya saat hari pernikahan Windi kabur dari rumah, tanpa sepengetahuan Risti tiba-tiba dia yang menggantikan pernikahan kakaknya itu.

Dan ternyata pria yang dinikahkan dengannya adalah seorang mafia

Apakah mereka akan berakhir bahagia?
Simak terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fera Aisha Syaidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 22

Di rumah Vino,

Vino berlari ke dalam menyusul Risti ke kamar pembantu. Alhamdulilah pintu tidak terkunci karena Risti memang tidak mempunyai kunci kamar pembantu, saat Vino masuk Risti sedang menangis tersedu-sedu sambil melipat semua pakaiannya.

“Dek, maafin mas yang telat pulangnya,” kata Vino sembari duduk di samping Risti.

“Keluar!” bentak Risti, dia emosi.

“Maafin mas dek.” Vino hendak mendekat ke Risti dan memeluknya tapi Risti malah menjauh dan menepis tangan Vino.

“Keluar! hiks... hiks,” teriak Risti sekali lagi, dia kini sangat sedih ketika mendengar kalau Vianda tadi bilang Vino adalah miliknya, Risti masih belum tau kalau Vianda adalah adik sepupu Vino.

Vino akhirnya mengalah dan keluar, dia menutup pintu kamar dan membiarkan Risti sendiri, mungkin Risti butuh waktu sendiri untuk menenangkan diri. Vino berjalan ke luar.

“Arrrgghh.” Vino menonjok tembok di depan rumah saking emosinya. Tangannya berdarah tapi Vino seperti tidak merasakan apa-apa, pikirannya sangat kacau kali ini.

“Tuan, lebih baik itu dibalut dulu, takut infeksi,” kata Beni menasehati sambil menunjuk ke arah tangan Vino yang berlumuran darah.

“Kamu saja yang ambilkan P3K di dapur sana,” perintah Vino kepada Beni, Beni pun langsung bergegas pergi ke dapur untuk mengambil P3K.

Awas kamu Vianda. (Batin Vino)

Sementara itu...

***

Di mobil Vianda,

“Dasar, gara-gara perempuan pembantu itu kak Vino jadi beda sama aku,” gumam Vianda di dalam mobil.

“Apasih kurangnya aku? lebih cantik aku, putihan juga aku, seksian aku juga, daripada perempuan dekil seperti dia,” gumam Vianda lagi.

“Awas ya kamu, aku tidak akan membuat hidupmu tenang,” gumam Vianda. Vianda tidak bisa berhenti bergumam di sepanjang perjalanan. Supir saja sampai bingung melihat Vianda yang kadang tiba-tiba cemberut kadang juga tertawa sendiri.

Dihh autis. (Batin supir)

Sesampainya di depan gerbang rumah Vianda supir langsung turun dan naik taksi untuk kembali ke rumah Vino.

“Dasar kak Vino ga jelas, aku kan juga bisa pulang sendiri.” Vianda mengambil alih kendali mobil dan segera masuk ke dalam rumah.

***

Di kamar pembantu,

Risti tidur meringkuk di kasur sambil memegangi selembar foto, itu adalah foto ibu Risti ‘Indriana’.

Ibu, aku sangat menyayangimu. (Batin Risti)

Walau tidak pernah bertemu tapi Risti bisa merasakan kalau Indriana sangat menyayanginya, Risti percaya kalau Indriana sekarang berada di tempat yang lebih baik.

Mata Risti memerah dan bengkak, Risti langsung beranjak dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci muka. Untuk menghindari mata lebih parah lagi.

Di ruang tamu,

Vino membalut lukanya sendiri, sebenarnya dia sangat malas tapi ya bagaimana lagi? kalau dia terluka malah menambah rasa khawatir Risti, Risti jadi semakin sedih dan Vino tidak mau itu terjadi. Vino terlalu emosi tadi yg ternyata memang benar, emosi sesaat itu memang sangat mengecewakan.

“Tolong ambilkan air untuk diantar ke kamar Risti,” perintah Vino kepada Roni yang sedang lewat, kebetulan dia juga ingin ke dapur.

“Baik tuan.” Roni segera bergegas ke dapur, dia mengambilkan segelas air minum dan mengantarkannya ke kamar Risti.

Vino tau jika dia yang masuk saat ini, Risti tidak akan menginzinkannya masuk, untungnya Roni diperbolehkan masuk jadi pemikiran Vino memang benar. Risti tidak seperti perempuan lain yang memiliki pemikiran ‘Marah dengan satu orang, yang lain juga ikut dimarahi atau kena imbasnya’ Risti adalah tipe orang yang jika marah dengan satu orang ya satu orang.

“Gagal semua rencana malam ini, argghh,” sesal Vino. Agenda ‘make a baby’ malam ini jadi gagal karena satu orang yang tidak penting. Vino sebenarnya sangat kecewa tapi dengan keadaan Risti yang saat ini sedang marahan dengannya, jika nanti malam ingin melakukan hubungan suami istri, itu tidak mungkin terjadi, kemungkinannya adalah satu banding sepuluh ribu. Mustahil.

Malam ini Vino harus tidur sendiri, tidur dengan guling kesayangannya dulu, guling yang selama ini menemaninya sebelum sang guling hidup ‘Risti’ hadir di kamarnya dan menemani tidur malamnya.

Arghhh, kacau. (Batin Vino sambil mengacak-acak rambutnya sendiri)

Saat malam hari,

Vino menunggu di ruang tamu sampai malam berharap agar Risti keluar dari kamar tapi hasilnya nihil, kamar Risti sunyi. Vino sudah mulai mengantuk, dia akhirnya memutuskan untuk segera naik ke atas dan segera tidur, mungkin sekarang Risti sudah tidur. Vino naik ke lantai 2 lewat tangga.

“Hmm, sudah tidak kedengaran suara lagi, ehh bentar sepertinya dia sedang naik tangga, syukurlah,” gumam Risti sambil menempelkan telinganya ke pintu. Risti membuka pintu pelan-pelan dan berjalan ke arah dapur.

“Kenapa nggak daritadi sih ke atasnya? aku kan sudah lapar sekali, malah nggak ke atas-atas, duhh perut sabar ya.” Risti mengambil piring, untungnya nasi dan lauk masih. Setelah selesai mengambil makanan Risti kembali ke kamar, takutnya jika kepergok oleh Vino saat dia sedang makan, kalau itu sampai terjadi rasanya lucu kalau sedang marahan kepergok makan, biasanya kan orang marahan sering mogok makan, tapi Risti beda, dia tidak bisa menahan rasa ingin makan.

“Untungnya Risti keluar dari kamar untuk makan,” gumam Vino, ternyata dia mengintip dari lantai 2 dan melihat Risti yang sedang mengambil nasi dan lauk. Vino merasa tenang dan dia akhirnya masuk ke kamar untuk tidur.

.

.

.

.

.

Terima kasih sudah membaca 🌺

Mohon dukungannya, vote karya author 🙏🏻

Dukung karya author terus ea, makasih mwahh<3

Sampai jumpa di episode berikutnya

Tbc.

1
Sri Wahyuni
mafia ko takut hantu
Sri Wahyuni
mafia ko oon ya hanya curiga y k satu orang az
Sri Wahyuni
itu s risti ga pinya HP ya prsaan minjem trus
Sri Wahyuni
boleh2 az pke visual biar smangat bca apalgi crta y bagus tpi hrus bsa menyesuaikn dngn crta y itu crta d indonesia pmeran y atw crta d negara barat..
Sri Wahyuni
aneh nih crta lg mlm prtm biasa az ms skrng s risti blng pelan2 skit
Sri Wahyuni
klau d mall bsar kan troly bs d bwa k parkiran ga hrus d tenteng blanjaan
Sri Wahyuni
malm prtma y tumben ga ada drama aaah sakiiit krn d perwanin
R Effi Giriwati
kapan di lanjut lagi nii
Vivi Elvira
kok lama up nya thour
Lalapou
lanjut thor
Cut Desy
nekt
Anindya
kasian Alex ya.....
☪wHEniA1102™◼KB☪
semangat kak
༺💥αψᷤαᷧh sᷫɑᷧɪͫԁᷤঔৣ ⃟🌈 ⃟❦
ku like banyak fer
Seseorang: Makasih banyak kang said
total 1 replies
༺💥αψᷤαᷧh sᷫɑᷧɪͫԁᷤঔৣ ⃟🌈 ⃟❦
weeeh. feraaaa
Seseorang: Karena banyak reverensi novel dewasa jadi coba ngikut:D
total 1 replies
Aina Sasa 👑
Vino bisa masakkk
Anindya
Alex ,,lu nyuruh orang yg salah buat dekat dengan Risti ..
fitriaqfi
baru kali ini baca cerita org menikah blum saling kenal tp langsung bs dekat tanpa ada drama"...good👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Seseorang: Nanti kalau bertele-tele saya takut pembaca jadi bosan mba 😔🙏🏻
total 1 replies
Anindya
Alex,, mencintai tidak harus memiliki,,, ikhlaskan lah Risti bahagia bersama vino
S͟p͟a͟S͟i͟
Semangat thor 😀
Seseorang: Pasti
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!