NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Om Dokter

Gadis Kecil Om Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:17.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

SQUEL "GAIRAH SANG CASANOVA"

SERI KETIGA.

Karena perebutan harta dan kekuasaan, Cyara Pavita Ramsey harus menerima penderitaan. Di saat bersamaan, dia harus melihat sang ayah terbaring koma di rumah sakit, akibat dendam dari pamannya sendiri.

Namun, secercah harapan hadir begitu saja. Pertemuan tanpa kesengajaan antara dirinya dengan dokter tampan—pemilik rumah sakit—membawa dirinya terjerat dengan pria bermata tajam itu.

Follow Ig @nitamelia05

Salam Anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Sabar

Austin?

De mengeja nama itu, sebab dia pernah mendengarnya dari Cyara. Dia melirik pria dengan tatapan bengis itu dari balik dinding, hati De mulai gelisah. Dia gamang, antara ingin membantu atau membiarkan saja.

Cukup lama dia berpikir dengan benang takdir yang seolah sangat kusut, akhirnya De lebih memilih untuk berlalu dari sana.

***

"Mari, Tuan, saya antar," ucap salah satu perawat pada Austin. Mereka hendak ke ruangan Cyara setelah ditemukan di buku administrasi, satu buah kamar yang ditempati oleh gadis cantik itu.

Austin menyeringai tipis, lalu menganggukan kepala sambil melangkah mengekor pada perawat yang berjalan di depannya. Austin datang ke rumah sakit ini, sebab dia merasa curiga.

Setiap kali Cyara menghilang dari kejaran pengawal yang dia kirim, pasti berada di titik ini. Maka dari itu, Austin ingin memastikan sendiri, bahwa Cyara memang berada di sana. Dia sangat yakin, bahwa gadis itu sebenarnya tidak jauh darinya.

Cyara hanya seorang gadis lemah yang begitu manja. Dia sangat tahu itu, Cyara tidak akan mungkin bisa melawannya.

Sementara di sudut lain, Cyara mulai merasa gelisah. Jantungnya berdetak dengan kencang seperti genderang mau perang. Dia melirik ke sana ke mari, bola matanya berputar dengan gerak penuh kecemasan.

Beberapa kali dia mengatur nafasnya yang terasa tercekat, juga tubuh yang semakin gemetar. Di setiap deru itu, langkah Austin semakin dekat dengan ruangan Cyara, pria itu senantiasa tersenyum lebar.

Karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan mainannya. Mainan yang dapat membuat Andrew hancur berkeping-keping, karena putri kesayangannya tidak lagi memiliki masa depan yang cerah.

Aku akan menjadikan dia budakku selama-lamanya. Tunggu saja, Andrew.

Sudut bibir pria itu terangkat sinis. Hingga perawat yang berjalan di depannya menghentikan langkah. Dia tersenyum ramah ke arah Austin. "Ini kamar, Nona Cyara, Tuan." Ucapnya sambil menunjuk pintu dengan tangan kanan.

Austin mengangguk cepat, dengan bola mata yang berbinar, seolah mengatakan bahwa dia sangat senang, karena pada akhirnya anggota keluarga yang ia cari dapat ditemukan.

"Semoga saja dia memang orang yang aku cari," ujarnya, sementara di dalam hati dia terus merutuk penuh kebencian. Dia sudah menyusun rencana untuk membawa Cyara kembali bersamanya.

Perawat itu mengulurkan tangan untuk membuka pintu. Rasa tak sabar mulai menggerogoti Austin, ingin sekali rasanya dia langsung mendobrak benda persegi panjang itu. Hingga dia dapat melihat wajah Cyara yang begitu ketakutan.

Raut yang membuat dia sangat terhibur. Karena dia akan merasa puas, di saat Andrew dan keluarganya tunduk dalam kuasanya. Jangan berpikir bahwa dia tidak bisa apa-apa. Bahkan jika dia tak memikirkan balas dendam, ia bisa membunuh Andrew saat itu juga.

Namun, sayang dia malah lebih suka bermain-main dengan menyiksa Kakaknya tersebut.

Ceklek!

Pintu ruangan itu sukses terbuka. Membuat orang yang ada di dalam sana sedikit terkejut sebab tidak ada aba-aba pintu terbuka begitu saja. Austin dengan tatapan serigala bengis itu langsung menyeringai penuh, dia mengangkat wajah dan menatap gadis manis di depannya.

Deg!

Tak hanya gadis itu yang terkejut, tetapi juga dengan Austin. Sebab gadis itu bukanlah Cyara. Austin langsung melotot tajam dengan rahang yang mengatup kuat, membuat gadis yang berada di atas brankar beringsut ketakutan.

"Sus, siapa dia?" tanyanya, karena dia sama sekali tak mengenali Austin.

"Bukankah ini Paman anda, Nona?" jawab sang perawat dengan raut kebingungan.

Gadis itu menggeleng cepat, dan menghindari tatapan tajam Austin. "Bukan, dia bukan Pamanku."

Austin mengepalkan tangannya kuat, lalu membuang wajah. Dia merasa dipermainkan, kenapa bukan Cyara?

"Tuan?"

"Dia bukan orang yang aku cari, sepertinya dia Cyara yang lain," ketus Austin, lalu tanpa bicara lagi dia langsung berlalu dari sana. Membuat perawat dan gadis itu menatap dengan penuh tanda tanya.

Sementara di ruangan De, Cyara terus menggigit jarinya. Setelah mendengar Austin berada di rumah sakit ini dia benar-benar sangat takut. Itu artinya, Austin sudah mencurigai tempat ini, dan kemungkinan Austin akan terus mengintainya.

"Kudek, kamu tidak perlu mengumpat di kolong meja, lagi pula dia tidak akan mungkin ke mari," ucap De, yang sedari tadi berdiri sambil memperhatikan Cyara.

"Tapi Cia takut, Om," jawab Cyara dengan raut yang tak tergambar jelas.

"Ada aku! Dia tidak akan macam-macam. Ayo keluar!"

Cyara menggeleng cepat. "Tidak mau."

"Terus kamu mau di situ semalaman?"

Cyara tampak berpikir, gadis itu mengerucutkan bibirnya lalu menengadah untuk menatap wajah tampan De. "Ikut Om pulang."

Mendengar itu, kelopak mata De langsung melebar. "Ikut pulang?"

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hhmmm udah tamat aja, Thor.🤭
tapiAku suka happy ending dan konfliknya ga berat.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya calon baby hadir juga.👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Biar makin rame lagi ya Ken.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Owh ga jadi hamil toh... ga apa² nunda dulu biar terus berasa jadi penganten baru.😁😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
El sama Caka padahal lama kosong hamilnya tapi sekalinya hamil langsung di kasih babby kembar 4 sekaligus.👍😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
emang kalau kehamilan 4minggu bisa kedeteksi ya, karna usia 8 minggu aja 2 garis berbeda, yang satu jelas merah dan yang satu agak buram kecuali masuk 10minggu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Miaaawww.🐱🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
De otakmu perlu di sapu sama di pel sekalian sedot debu biar Cling ga ngeress mulu.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya lelah karna ulahmu De.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bakalan gempor itu mah Cia.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk... kamu di kerjain kakak²mu makanya Panaass.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sodara absurd semua.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya halal juga, selamat PoMo di tunggu versi sachetnya.👏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
So sweett.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kejutaaann...👍👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sudah sekarat juga masih saja ga kapok Austin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener² keturunan Uler Ken.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gimanaaa... gimana Hama, kaget ga denger kalau Cia bukan perempuan sembarang seperti yang kamu remehkan selama ini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham kan jadinya, mending cepetan di halalin deh biar lebih bebas.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!