NovelToon NovelToon
Ternyata Cinta

Ternyata Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:48.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Elgaa

Arindi Azzahra adalah gadis cantik berusia 22 tahun bekerja sebagai pemilik usaha catering. Ia menikah dengan seorang CEO muda berumur 27 tahun akibat perjodohan terselubung yang berkedok kesalahpahaman.

Bagaimana jadinya ya? Apakah mereka bisa saling menerima atau sebaliknya?

follow ig: @xxpfrk_12

Mau tau bagaimana kelanjutan ceritanya, stay terus ya di karya pertama ku🌼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Hari demi hari sudah dilalui oleh Nanda dalam mengejar cintanya. Tak terasa sudah 1 bulan perjuangannya belum mendapatkan umpan balik dari Aisyah. Banyak hal yang ia lakukan, mulai dari mengajak nya makan bersama, menawarkan tumpangan antar jemput, memberi bantuan dalam urusan pekerjaan tapi itu sia sia ia lakukan karena semua tindakannya mendapat penolakan dari Aisyah. Yang ada Aisyah semakin lama semakin menjauh dan merasa tidak nyaman didekati oleh Nanda.

Siang ini di kantor terlihat Nanda sedang sibuk dengan pekerjaannya, hingga ia lupa bahwa jam istirahat makan siang sudah hampir habis.

Rama sudah kembali lagi ke kantor, setelah menghabiskan waktu makan siang diluar bersama istri tercinta. Rama melihat Nanda sangat serius didepan monitor dan sesekali membolak balikkan kertas diatas meja, membuat Rama terpanggil untuk menghampirinya.

"Serius amat." Ujar Rama yang baru saja memasuki ruangan Nanda.

"Iya." Jawabnya singkat.

"Aisyah dimana? Kok gak keliatan dari tadi pagi?" Tanya Rama karena melihat meja yang berada di seberang meja kerja Nanda tampak kosong.

"Gak tau."

"Gua cabut dulu." Rama menepuk pundak Nanda kemudian melangkah pergi. Ia tau suasana hati Nanda sedang tidak bisa di ajak bercanda, makanya ia memilih untuk pergi dari pada megganggu.

Sebenarnya Rama sudah tau bagaimana perasaan Nanda terhadap Aisyah, walaupun Nanda tidak pernah mengakui nya secara langsung, lantaran mereka sudah bershabat dari kecil. Sangat terlihat dari segi bagaimana sifat Nanda dalam memperlakukan Aisyah sangat berbeda dengan perlakuannya terhadap karyawan wanita yang lain.

.

.

"Mas, Kita mampir dulu ya ke toko buah." Ujar Riri dalam perjalan pulang bersama Rama.

"Iya Sayang."

"Mas... Aku juga mau Batagor yang didepan perumahan kita."

"Iya Sayang... Nanti kita beli." Ucap Rama mengambil tangan Riri lalu mengecup nya.

Rama membelokkan mobil nya setelah sampai didepan toko buah.

Ia memilih beberapa jenis buah buahan segar yang ada di toko buah itu, kemudian dibayar oleh Rama.

Setelah membeli buah buahan mereka langsung masuk kembali kedalam mobil untuk pulang kerumah.

Terlihat Riri yang sudah tidak sabar lagi untuk menyantap sebuah Apel merah yang sudah ada di tangannya. Ketika hendak menggigit Apel tersebut, Rama menahannya.

"Eittt tunggu dulu, belum dicuci." Tegur Rama memegang tangan Riri.

"Tapi aku maunya sekarang." Jawab Riri mengerucutkan bibirnya dengan tatapan mata berbinar binar.

"Nanti ya Sayang..."

"Iya iya." Riri meletakkan kembali Apel itu kedalam kantong belanja dengan perasaan kecewa.

"Tunggu sampai dirumah, Sayangnya Mas boleh makan semuanya." Hibur Rama karena Riri sepertinya sedang merajuk.

"Batagornya jadi gak nih." Tawar Rama.

"Gak!" Jawab Riri ketus sambil memalingkan mukanya.

Rama sudah hafal betul bagaimana istrinya kalau sudah merajuk. Ia akan mengatakan tidak menginginkan segala yang ditawarkan saat masih marah, tetapi kalau marahnya sudah reda maka ia akan menagih kembali apa yang ditawarkan tadi. Maka dari itu Rama kembali menghentikan mobilnya di Alf*ma*t untuk membelikan buah buahan yang siap untuk dimakan, sedangkan Riri enggan untuk turun dari mobil.

"Silahkan di nikmati Nyonya Rama Wijaya." Rama memberikan kantong plastik yang berisi buah buahan dan beberapa cemilan untuk membujuk istrinya.

Riri tersenyum kecil setelah menerima pemberian dari Rama, namun tidak dinampakkan.

"Udah jangan ngambek lagi, ntar cantiknya hilang loh." Goda Rama mencubit hidung mancung Istrinya.

"Mau ngambek, mau enggak, Aku tetap cantik kok." ujar Riri mengangkat dagunya.

Cup!

Sebuah kecupan mendarat dengan mulus di bibir tipis Riri.

"Mas!!!!" Pekik Riri mencubit lengan Rama.

.

.

Seperti biasa setelah makan malam Rama dan Riri duduk santai di sofa. Rama dengan laptop di pangkuannya dan Riri bersandar di bahu Rama.

"Mas..."

"Ada apa sayang." Rama menjawab tanpa memalingkan tatapannya ke arah laptop.

"Aku mau buah." Ucap Riri dengan nada manja.

"Sebentar ya Sayang, Mas selesaikan ini sedikit lagi."

Setelah menyelesaikan pekerjaan, Rama menutup laptop dan menaruhnya diatas meja. Kemudian mengambil beberapa jenis buah buahan seperti Apel, Anggur, dan Jeruk yang sudah Ia bersihkan terlebih dahulu di dapur serta membawa pisau dan piring tempat meletakkan buah.

"Aku mau Apel, Mas yang kupasin."

Rama hanya menurut apa yang diperintahkan oleh Istri kesayangannya itu.

"Suapin." Rengeknya dengan suara manja seperti anak kecil.

"Aaaaaaa." Riri membuka mulutnya menerima suapan buah dari Rama.

"Mas." Riri memanggil Rama yang tengah asyik mengupas Apel merah untuknya.

"Hmmm." Sahut Rama.

"Apa Mas bahagia menikah dengan Aku?"

Mendengar pertanyaan itu, Rama tersentak kaget. Mengapa Riri tiba tiba menanyakan itu padanya.

"Kok nanyanya begitu sih?" Ucap Rama menghentikan aktivitasnya.

"Mas jawab aja. Bahagi atau enggak."

"Kalau Kamu bahagia gak menikah sama Mas?" Rama melempar pertanyaan itu kembali.

"Bahagia." jawab Riri singkat.

"Cuma itu aja jawaban nya?"

Riri mengangguk dengan pandangan masih terpaku pada Rama.

Rama memegang kedua pundak Riri sehingga mereka berdua saling berhadapan.

"Dengar ya sayang. Coba kamu pikirin deh, kalau misalkan Mas gak bahagia nikah sama kamu gak mungkin Mas mau ngasih semua yang Kamu mau. Trus gak mungkin Mas bisa bertahan selama ini, pernikahan kita sudah hampir setengah tahun. Kalau gak ada perasaan saling cinta dan saling menerima apa mungkin bisa bertahan sejauh ini." Terang Rama perlahan melepaskan tangan dari pundak Riri kemudian membawa Riri ke pelukannya.

"Terimakasih ya Mas. Tapi bukankah dulu Aku adalah penyebab pertunangan Mas dan Nindya dibatalkan."

"Sudahlah, itu hanya masa lalu. Jangan di ingat ingat lagi, Mas sudah bahagia sama Kamu." Rama mengecup pipi Riri.

"Mas... Aku minta maaf." Ucap Riri lirih.

"Minta maaf kenapa?"

"Aku belum bisa ngasih keturunan untuk Mas." Ucap Riri menundukkan kepalanya.

"Itu bukan salah Kamu Sayang. Kita kan usahanya sama sama, itu berarti kita harus usaha lebih keras lagi." Jawab Rama dengan senyum yang tidak bisa diartikan.

"Tapi Mas, kalau aku mandul gimana. Kasihan Mama, Mama mau mengharapkan cucu dari mana lagi. Mas kan anak tunggal."

"Sudahlah, jangan bicara seperti itu. Besok kita ke dokter. Lagiankan kita baru menikah 5 bulan, tidak baik berburuk sangka kepada diri sendiri. Yang penting kita harus berdo'a terus dan........ kita coba lagi." Rama mengangkat tubuh mungil Riri dengan gaya bridal style menuju ke kamar.

"Mas... Turunin." Rengek Riri menepuk pundak Riri.

"Gak mau." Rama terus menghujani wajah Riri dengan ciuman yang bertubi tubi.

Sesampainya dikamar, Rama membaringkan tubuh Riri diatas kasur miliknya. Rama masih saja mencium Riri hingga ciuman itu berubah menjadi ******an dengan posisi badan Rama berada diatas setengah menindih Riri. Akhirnya pergulatan panas itupun terjadi lagi.

...----------------...

Hai Readers!!! Sepertinya Like dan Supportnya makin berkurang nih, bantu Like dan Vote dong Readers!!! Biar Author tambah semangat dan rajin update.

1
Perjuangan cinta Tuan Muda
hai thor aq balik lg. semangat trus upnya. dtunggu dlapakku ya.
brshaaffn_18★HFN★
hai kak 👋🙃
maaf baru feedback sekarang hehe 😅, aku udah like sama rate 5 ya 😁

always spirit 💪😄
salam hangat dari MACAC dan RTBAC ✌️😆
S R
Like..like..like..

Ditunggu bab selanjutnya y thor..

Salam dariku Jadi Bodyguard Janda Cantik

Feedback karyaku juga ya.. Makasih
kh!@#g fu sh3=g
hai thor, aku mampir datang membawa 20 like, jangan lupa mampir di karyaku jangan panggil aku monster. salken untukmu
Noejan
Tetep semangat~ 😘
Noejan
Mantap!
Avie Lia Bento
udah mampir ni akuh kak
Senja
semangat upnya kakakkkkk
Ismi Kawai
8 like menyusul
Ismi Kawai
maaf telat mampir
Miss Dara
Hai, semangat trus upnya Ka
Andrias CPC
mantap 👍
Fitri Fitri
yang mn ni yg di pilih
Fitri Fitri
critanya bagus
Machan
2 like kak
ttfauziyah
like,. semangat
Jenna
semangat kak aku mampir lagi. aku tunggu up epesode selanjutnya 💚✨

Salam dari _Until we found the lost memory
Vigilo
hai aq mampir lagi kak. semangat up terus sampai sukses! mari saling dukung sesama penulis ke depannya :D
Tilyt🧚
hadir like, next up...

jangan lupa feedback ya😊
ptr_25
Yuk semangattt 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!