NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghantam Samudera

Tubuh Erkan terombang ambing di atas lautan. Pria bertubuh jangkung itu mulai menggerakkan kedua kaki serta tangannya, berusaha berenang mendekat pada seseorang yang terapung tidak jauh darinya.

Bersyukurlah dia, karena saat sekolah dasar hingga menengah Erkan mengikuti kursus berenang di sekolahnya- walau pun tidak mahir, setidaknya ilmu yang dia dapat mampu membuatnya tetap hidup.

Walaupun seluruh tubuhnya terasa sakit, Erkan berusaha mendekat- dia mengerahkan segala kekuatannya agar mampu menggapai tubuh itu.

Napas Erkan tercekat saat dia melihat wajah orang yang didekatinya. Dadanya sesak, napasnya naik turun menahan emosi- tapi ini bukan waktu yang tepat, dia harus segera membawa tubuh lemah yang ada di dalam dekapannya menuju daratan.

Erkan mendekap erat tubuh gadis yang sudah tidak sadarkan diri di pelukannya, sepertinya sang gadis berusaha agar tetap sadar, agar dia tidak tenggelam. Tapi saat Erkan sudah berhasil menggapai tubuh lemahnya, sang gadis memilih untuk memejamkan kedua matanya.

Walaupun gadis itu tidak tahu siapa yang tengah mendekapnya saat ini- mungkin bukan manusia, melainkan malaikat pencabut nyawa.

"Bertahanlah," gumam Erkan penuh harap.

Lionel pun mendekat pada Erkan, sang pengawal penjaga bunga keluarga Albarack itu membantu Erkan agar tetap mengapung diatas air. Sebagian pengawal lain juga ikut membantu membawa Erkan dan sang gadis menuju daratan, yang ada di sekitar tebing.

Walaupun harus susah payah, karena jaraknya cukup jauh dari mereka. Ditambah lagi gelombang laut yang selalu membuat tubuh mereka terombang ambing.

Napas Erkan terengah, saat dia berhasil menggapai daratan. Bahkan rasanya, napas yang dia miliki sudah tinggal separuh. Dengan sisa tenaganya, Erkan menggendong tubuh sang gadis menjauh dari lautan.

"Anna! Oceana, buka mata mu!"

Erkan membaringkan tubuh Sheena di pasir, dengan kemampuan seadanya- Erkan melalukan pertolongan pertama CPR pada Sang Princess. Tanpa peduli kalau nanti Sheena akan marah atau pun membencinya.

Erkan menghirup napas dalam, lalu perlahan mendekatkan wajahnya pada Sheena- lebih tepatnya pada bibir mungil tipis yang terlihat sangat pucat.

Tidak ada lum*atan, hanya menempel untuk berbagi udara.

Erkan kembali melakukan hal itu beberapa kali, setelah dia menekan dada Sheena beberapa kali, agar air yang sempat masuk kedalam paru paru dan lambungnya bisa keluar lewat muntahan.

"C'mon," gumamnya pelan dan gugup, saat Sheena tidak kunjung bereaksi.

Para pengawal yang ada di belakang tubuh Erkan hanya mengusap wajah masing masing, beberapa dari mereka terlihat berlari ke arah daratan, sepertinya para pengawal mencari jalan untuk mereka kembali.

"C'mon Sunshine," gumamnya lagi.

Erkan terlihat sudah putus asa, saat melihat Sheena sama sekali tidak bereaksi. Ingin rasanya dia berteriak, namun Erkan tahan sekuat tenaga- dia tidak akan menyerah, tidak akan.

"Pangeran," Lionel menepuk bahu Erkan yang bergetar.

Semua tindakannya sama sekali tidak membuahkan hasil. Sang Putra Mahkota tertunduk lesu, kedua matanya terpejam erat, sementara tangan dinginnya masih bertengger di wajah Sheena.

Membelai lembut wajah yang sudah memucat itu. Napas Erkan seakan tercekat, dadanya sesak dan sakit- dia tidak sanggup kalau sampai harus kehila-,

"Uhuk! uhuk!"

Sheena terbatuk keras, bahkan gadis itu memuntahkan semua air laut yang sempat ditelannya. Napasnya memburu, Sheena terlihat menghirup rakus udara agar paru parunya kembali berfungsi.

Sedangkan Erkan, pria itu tidak bisa berkata apa pun lagi. Sang Lord kembali memejamkan kedua matanya erat, bibirnya terus saja bergerak- tidak berhenti mengucap syukur pada Tuhan.

"It's oke, kau akan baik baik saja," ujar Erkan pelan.

Pria yang sudah basah kuyup itu memberikan banyak kecupan di pucuk kepala Sang Princess. Setelah merasa tenaganya sudah kembali, Erkan bangkit sembari membopong tubuh Sheena.

"Pangeran, biar sa-,"

"Tunjukan saja jalannya! kita harus segera pulang!"

Ucapan Lionel terhenti, saat Erkan menyelanya cepat. Terlihat sekali kalau Sang Lord tidak mau ada tangan pria lain menyentuh Sang Princess.

Lionel segera bergerak mendahuli Erkan, dia akan memberikan akses jalan yang mudah untuk anak majikannya.

Sedangkan Erkan, pria bertato itu tidak henti hentinya mengecup pucuk kepala Sheena. Bahkan secara sadar, Erkan semakin mendekap erat tubuh Sheena, untuk memberikan kehangatan.

Sheena yang memiliki tubuh mungil, terlihat seperti anak kecil didalam gendongan Sang Lord, karena saat ini Erkan menggendongnya seperti anak koala.

CALM DUDE !

**AUTO TERIAK OTHOR KALO NYEBUR KESITU, BAWAANNYA TAKUT ADA YG NARIK AJA NIH KAKI 😭😭😭😭

HOLLA MET PAGI EPRIBADEH

JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YA

UDAH SENIN AJA NIH, VOTEEEEE YANG KENCENG

SEE YOU NEXT PART MUUAACHH**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!