Akira putriansyah adalah seorang gadis SMA yang mempunyai paras cantik disekolah nya kerap kali ia selalu menjadi primadona yang membuatnya banyak dibenci oleh setiap siswi disekolah nya,Akira juga memiliki gummy smile yang membuatnya sering merasa insicure,padahal menurut orang lain Akira sangat manis karna gummy smile nya terlihat ketika sedang tersenyum.
namun saat ia tepat berusia 17 tahun Akira dijodohkan dengan seorang anak sahabat mamanya karena terikat oleh janji yang pernah diucapkan mamanya saat dulu.
awalnya Akira menolak kasar perjodohan itu namun ia terpaksa menerima perjodohan itu ketika tahu pacarnya berselingkuh dengan sahabat nya dibelakang nya dan ia hanya dimanfaatkan, untuk membalaskan dendam dan luka hatinya Akira terpaksa menerima perjodohan ini.
tetapi kemudian Akira yang awalnya cuma buat membalaskan rasa sakit hatinya kepada sang mantan malah berbanding terbalik ia justru jatuh cinta dengan suaminya yang terkenal dingin dan angkuh bahkan Akira sendiri tau bahwa suaminya sama sekali tidak mencintainya dan masih terjerat masa lalu,bahkan Akira melakukan pernikahan
kontrak selama satu tahun.
bagaimana kelanjutan kisahnya apakah akira berhasil merebut hati suaminya dan tetap mempertahankan rumah tangganya atau malah berakhir kandas ditengah jalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon silfiavista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 21: kecemburuan akira
"Lo gak papa kan Ra ucap Raihan khawatir
"Ira gak papa kok kak makasih ya
udah bantuin
"biasa aja kali Ra ucap Raihan
"gimana kalau kita kekantin ntar Ira
yang traktir deh!
"kk aja yang bayar masa kamu yang bayar gaenak dong ucap Raihan sungkan
"gak papa hari ini Ira yang traktir
besok kakak deh ucap Akira
"baiklah kalau kamu memaksa ucap Raihan tersenyum
*Akira langsung kekantin bersama Raihan karna perutnya saat ini sangat lapar ,tidak sengaja ia melihat Rangga yang duduk bersama bela di ujung kantin di tempat duduk biasa yang sering digunakan Akira.
*Akira saat ini marah bukan karna ia cemburu tapi karna tempat duduknya ditempati oleh bela Akira langsung menuju meja bela dan Rangga.
"Lo ngapain disini ucap Akira ketus
pada bela
"Lo tanya gue? lo punya mata kan ucap bela sinis
"ya gue tanya Lo ngapain makan di meja gue ucap Akira
"hh apa meja Lo? dari mana bahkan sebelum Lo ada disini ini meja yang sering gue pake sama Rangga ucap bela
*Akira ingin membalas ucapan bela tapi langsung dicegah oleh Raihan.
"udah Ra ngapain berantem cuma gara-gara tempat mending kita makan disana ucap Raihan sambil menunjuk kursi kosong di samping tempat duduk bela.
"ga pantesan Lo ningggalin gue di kelas taunya Lo mau makan sama bela ucap Raihan
*Rangga tidak membalas ucapan Raihan ia justru melihat Akira yang sedang menatapnya dengan sinis
"ngapain Lo liat-liat ucap Rangga
"siapa yang liat Lo ucap Akira
"Rangga Lo mau ini gak ucap bela menyodorkan baksonya kearah Rangga
"Lo makan aja sendiri gue bisa beli ucap Rangga ketus
*Akira terus memperhatikan gerak-gerik Rangga dan bela sambil berbicara sendiri
"emang dia aja yang bisa kayak gitu
ucap Akira
"bisa apa Ra ucap Raihan
"eh enggak kok kak ucap Akira
*tiba-tiba perut Akira terasa mual ia langsung buru-buru berlari kekamar mandi ,Akira langsung menghidupkan kran wastafel dan memuntahkan semua isi perutnya beberapa kali.
*Akira langsung kembali kedalam kelas tanpa memberitahu Raihan terlebih dahulu saat ini Akira terlihat lemas dan sedikit pucat ia langsung menghampiri Cika yang kebetulan
sedang ada dikelas.
"cik gue mau nanyak sama Lo ucap Akira tergesa-gesa
"yaudah tanya aja Ra! gak usah buru-buru tapi muka Lo kok tumben pucat gitu.
"gue juga gak tau tadi pas dikantin gue mual terus muntah-muntah apa karna gue gak sarapan ya cik keluh Akira
"ah elo kebiasaan kan gak sarapan gue udah bilang berapa kali Ra kalau pagi harus sarapan ucap Cika panjang lebar menceramahi sahabatnya yang keras kepala ini.
"iya-iya gue lupa besok gak lagi deh
ucap Akira
*Akira saat ini sudah berada di apartemen Rangga ia langsung berganti pakaian dan langsung ingin tidur.
"apa mungkin gue masuk angin karna kurang.istirahat dan sering makan gak teratur ya gumam Akira
*sedangkan ditempat lain Rangga dengan geng motor nya sudah berkumpul di jalan tempat yang dijanjikan firman untuk mereka balapan disitu sudah ada firman dan gengnya.
* tanpa basa-basi Rangga langsung melajukan motor nya begitu juga firman dengan kecepatan maksimal mereka balapan Rangga saat ini sudah jauh didepan firman di pertengahan jalan Rangga melihat tumpahan minyak di pembelokan jalan yang sengaja di tuangkan di aspal yang ingin dilalui Rangga.
*Rangga ingin menghentikan motor sport nya tapi tidak bisa karna Rangga sudah keburu melewatinya, tidak bisa dielakkan Rangga langsung terjatuh dari motor nya tangannya tersobek lebar terkena aspal untung saja yang terluka hanya tangan Rangga.
"kali ini gue menang ucap firman mengejek dan
langsung melajukan motornya kembali.
"woi anjin* segitu takutnya Lo kalah dari gue hingga Lo pake cara kotor kayak gini, tingkah laku Lo pengecut tau gak ucap Rangga tersenyum sinis
"gue gak peduli ucap firman sambil
tertawa
*Rangga dengan cepat menelpon Raihan karna hari ini Rasya tidak bisa datang
"Lo ambilin motor gue di daerah dekat kita balapan ucap Rangga
"Lo dimana sih ga firman udah
nyampe disini
"nanti gue jelasin kalau ad waktu! gue mau balik sekarang ucap Rangga langsung memutuskan teleponnya secara sepihak.
*Rangga langsung pulang ke apartemennya dengan memesan taksi.
*Akira saat ini sudah mau tertidur lelap tiba-tiba ia mendengar suara bel yang di tekan berulang kali Akira kesal dari tadi ia tidak bisa tidur giliran sudah mau tidur ada aja yang menggangunya.
"ya sebentar ribut banget sih ucap Akira.
*saat ingin membuka pintu ia terkejud melihat Rangga yang menekan bel.
jangan lupa like dan vote ya🥰