Tahap revisi.
⚠️ JANGAN COPY PASTE WOI !! KREATIF DIKIT YEEE! – Mengandung kata-kata kasar.
________________________
"Hai guys, gue Zia Amanda."
"Gue Brivant Alexand."
"Kalau gue manusia paling ganteng, Aska Radiansyah."
"Kami bertiga akan menghibur kalian di cerita iniiii" - Ivan.
"Jangan sampe ketinggalan yaa!" - Zia.
"Jangan lupa like," - Ivan.
"Jangan lupa coment," - Zia.
"Dan jangan lupa subscribe," - Aska.
"Subscribe ndasmuu!" - Ivan, Zia.
"Hehe, ye maapp." - Aska.
"Jangan lupa vote ya guys!" - Ivan, Zia, Aska.
"Ikuti terus cerita gue sama temen-temen guee." - Zia.
"Oiyaa, bakal ada kejutan nantinya untuk kalian di setiap episodenya." - Ivan.
"Jangan sampe ketinggalan yaa!" - Aska.
"Kalau gitu sampai jumpaaaa di setiap chapter! Bye~" - Ivan, Zia, Aska.
~ Adapun kesalahan atau kesamaan dalam cerita ini saya minta maaf, karena saya buatnya murni dari pikiran dan hasil kegabutan saya 🙏🏻
Fyi, nama Hitler diubah menjadi Adler setelah revisi.
Selamat membacaaa <33
📍200308 - 201106
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Aulia Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Liburan
Zia sedang bersantai di rumah. Menonton televisi bersama cemilan ditemani Flupy yang ada di kandang. Zia sendirian hari ini.
Abangnya, Zean, sedang pergi membantu sang papa di kantor. Zai pergi nongkrong bersama teman-temannya dan mamanya sedang arisan bersama emak-emak sosialita.
Merasa bosan menunggu film yang tak kunjung main, Zia membuka obrolan grup chat kelas yang luar biasa ramee, dan isinya terlihat sangat unfaedah.
...Guthumenn...
Ezaalfadlhi; @Ziamanda bagaimana calon bini? Apakah calon papa mertua mengizinkan?
Jimmy; @Ezaalfadlhi lu tu kebanyakan makan micin dah ja. Gila banget tiap hari ngaku ngaku mulu
Taniaput; @Jimmy bener banget luu. Kebanyakan halu si kadur, bangun coy banguunnn
Qiarasan; Btw piling gue kagak enak. Jadi kagak sih?
Alyakyut; I'm piling gud, lakasudd.
Joshuajo; Sebagai ketua kelas terbaiq sepanjang masa. Saya berharap kalian jangan berharap. Karena berharap bisa membuat kita sakit hati kebanyakan berharap.
Ezaalfadlhi; @Joshuajo baik darimana setan?!
Alisyaica; @Joshuajo lu ngetik apaan? Gue gak ngerti begoo.
Joshuajo; @Ezaalfadlhi @Alisyaica tenang tenang, bakal ada konferensi pers kok besok. Gue tau lu pada ngefans sama gue.
Brivantvan; BACOT banget klean. Ngajak anak tetangga boleh gak niii?
Jimmy; @Brivantvan nyantuy boskuu. Boleh-boleh aja si kata gue mah, biar rame
Askaiansyah; Unfaedah bgt.
Brivantvan; @Askaiansyah tumben anak gaib respon?
Askaiansyah; @Brivantvan alah tai, di mana lu? ayo kita baku hantam.
Joshuajo; Asik gelut wkwk. @Brivantvan kalo mo bawa temen bawa aja dah, betul kata jin, biar rame.
Brivantvan; @Joshuajo jin siapa?
Joshuajo; @Jimmy
Jimmy; JOMONYETT
Qiarasan; Udah deh ah, berisik
Samuelsam; Ini yang ngusulin ke mana yhh, gak aktip daritadi. PHP banget blioo
^^^Ziamanda; merasa terpanggil~^^^
Alyakyut; Ha muncul jugak. Bagemana Zia?
^^^Ziamanda; @Alyakyut positip, sudah direstui^^^
Taniaput; Terdebes
Joshuajo; Oke, karna positip besok ngumpul di tempat Zia. Jangan ngaret y cokkk. Zia sharelock rumah lu. Oiya, klean bawa barang yang penting aja. Jangan lupa makanan, bagemana para temanku?
Jimmy; Sah!
Qiarasan; Okesip
Samuelsam; Amann
Taniaput; Sam selalu muncul pas ada Qia ya, ada apa gerangann? Kiw kiwww
...—·—...
Keesokan harinya. Kini mereka semua sudah sampai di villa Zia. Villa dengan desain yang bagus, hasil sumbangan otak Zia.
"Gue suka di sinii. Ini siapa yang desain villanya, Zi?" tanya Tania melihat halaman depan. "Kalau gue ngomong kalian gak bakal percaya. Udah ayok masuk." Semua masuk dan beristirahat sampai malam hari tiba.
Tepat di malam hari, semua keluar dari villa. Sesuai schedule, mereka akan barbeque-an sambil menikmati pemandangan malam hari. Mereka bermain bersama, bercanda gurau bersama, dan menikmati malam weekend mereka bersama-sama dengan penuh canda tawa.
Di saat semua sedang berkumpul, Qiara berada di ruang tamu hendak kembali ke tempat mereka berkumpul. Dirinya baru selesai dari toilet. Tiba-tiba, tanpa sengaja Qiara terpeleset dan hampir terjatuh. Untungnya ada Samuel yang membantu menahan tubuh Qiara.
Suasana canggung. Melihat sekitar sepi, Samuel mencoba memberanikan diri untuk mengatakan keinginannya sejak dulu. Keduanya berdiri berhadapan. "Ma—"
"Gue rasa ini waktu yang tepat deh, walaupun kurang romantis. Gue udah lama mau ngomong ini sama lu, Qi. Terus terang gue jatuh cinta sama lu, dan gue sayang sama lu. Lu mau gak jadi pacar gue?" tanya Samuel berusaha santai.
Dirinya benar-benar deg-degan, takut di tolak dan takut mereka akan menjadi asing nantinya. Qiara menatap Samuel serius. "Sebenernya... gue juga. Jadi, jawaban gue, gue mau."
Samuel tersenyum senang lalu memeluk Qiara. Qiara juga sama, ia terlihat begitu senang. Tapi momen mereka itu tidak berlangsung lama, perusuh datang mengganggu.
"Walahh lahh. Gue nyariin daritadi, ternyata lagi romantis-romantisan di sini. Btw, mon maap ya bang, jangan hajar adekmu, adekmu ini tidak tau tadi," kata Ivan sambil melarikan diri.
Pipi Qiara memerah setelah menyadari dirinya terciduk. Sedikit sial, setelah Ivan pergi datanglah Jimmy. Melihat mereka berduaan, Jimmy datang menghampiri. "Jiakhhh, akhirnya. Lu tau gak si, Sam tu udahh lama banget suka sama lu. Tapi sayangnya lu budeg, gak peka."
"Sialan lu. Berisik ah, pergii sekarang atau gue beberin aib lu!" protes Samuel kesal. Jimmy tertawa. "Aw takut, aw.. gak denger, aw aww~" kata Jimmy sambil pergi dari sana.
Qiara sendiri kini tertawa melihat interaksi Samuel dan Jimmy. Di saat kepalanya menoleh ke belakang, melihat Jimmy, tiba-tiba Samuel mencium pipinya lalu kabur.
Qiara salting, tapi berusaha untuk stay cool. Merasa malas protes, Qiara pergi menghampiri teman-temannya.
"Acieekkk. Ada yang berflower-flower nih gengss!"
^^^Revisi, 2021.^^^