NovelToon NovelToon
Legenda Zhou

Legenda Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.

​Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Langkah ke Dalam Jurang Maut

​Kabut di perbatasan Lembah Keputusasaan tidak seperti kabut biasa. Warnanya kehitaman, lengket, dan beraroma racun membusuk. Udara di tempat ini begitu tebal hingga setiap kali Zhao Gou menarik napas, dadanya terasa seperti terbakar oleh cairan asam.

​Langkah kakinya yang beralaskan sepatu kain tipis menginjak ranting-ranting kering yang patah dengan bunyi krek yang tajam. Di sekelilingnya, pepohonan purba menjulang tinggi dengan dahan-dahan melengkung menyeramkan, bagaikan jemari raksasa yang siap mencengkeram siapa saja yang berani melangkah terlalu jauh.

​Zhao Gou meraba dada bajunya. Di balik kain kasarnya, tersembunyi sebuah peta tua berdebu yang dulu secara sembunyi-sembunyi ia curi dari perpustakaan klan sebelum kudeta terjadi. Peta itu mencatat wilayah terlarang yang dihindari oleh para kultivator biasa—tempat yang dikenal sebagai makam bagi puluhan ahli tingkat Foundation Establishment yang tidak pernah kembali.

​"Ayah, Ibu... maafkan anakmu yang tidak berbakti ini," bisik Zhao Gou pelan, suaranya tersapu angin malam yang melengking dingin.

​Ia tahu, meninggalkan surat pamit di meja dapur akan membuat ibunya menangis histeris dan ayahnya merasa gagal. Namun, Zhao Gou tidak punya pilihan lain. Tinggal di Desa Hutan Kabut hanya akan menjadikannya seorang pemuda penakut yang membusuk bersama waktu, sementara musuh-musuhnya di Kota Megah dan Klan Xie terus bertambah kuat.

​Dunia kultivasi tidak pernah memberi ruang bagi mereka yang meratapi nasib. Jika ingin merobek kesombongan orang lain, ia harus siap merobek daging dan tulangnya sendiri terlebih dahulu.

​Srrsk

​Gerakan mendadak di semak-semak sebelah kirinya membuat Zhao Gou menghentikan langkah seketika. Tangan kanannya dengan cepat menggenggam gagang pedang besi tua yang terikat di pinggangnya. Logam dingin itu berkarat di beberapa bagian, namun bagi Zhao Gou, ini adalah satu-satunya senjata yang ia miliki.

​Dua titik cahaya merah menyala dari balik kegelapan kabut. Bau amis darah yang menyengat mendadak menyeruak kuat.

​Sebuah bayangan hitam melompat keluar dengan kecepatan luar biasa!

​Brak

​Zhao Gou berguling ke samping tepat waktu. Tanah tempat ia berdiri sejurus lalu hancur dihantam cakar raksasa. Seekor Serigala Qi Kelabu tingkat satu tahap akhir berdiri gagah dengan taring-taring panjang yang meneteskan ludah beracun. Ukuran tubuhnya dua kali lebih besar dari serigala biasa, dengan bulu keras bagaikan jarum-jarum besi.

​"Monster tingkat satu..." gumam Zhao Gou, matanya menyempit.

​Di masa lalu, ketika basis kultivasinya masih berada di puncak Qi Refining tahap kesembilan dan dikawal oleh para pengawal klan, monster seperti ini bukan ancaman berarti. Namun sekarang, kultivasinya telah mandek selama tiga tahun akibat minimnya batu spirit dan energi alam. Ia hanya seorang pemuda dengan fisik terlatih dan sisa-sisa Qi yang sangat tipis di dalam Dantian-nya.

​Serigala itu meraung keras, mengibaskan ekornya yang panjang hingga menebas batang pohon di dekatnya sampai tumbang. Tanpa memberi kesempatan bagi Zhao Gou untuk bernapas, makhluk buas itu kembali menerjang, memamerkan taringnya yang siap merobek leher Zhao Gou.

​Zhao Gou tidak mundur. Rasa takut yang biasanya membelenggu manusia biasa justru menguap, digantikan oleh sensasi dingin yang menajamkan seluruh indranya. Hinaan Tetua Xie, wajah dingin Xie Yanfeng, dan air mata ibunya berputar bagaikan badai di dalam kepalanya.

​Jika aku mati di tangan binatang ini, maka aku memang tidak lebih dari seekor anjing buangan!

​alih-alih menghindar, Zhao Gou melangkah maju menerjang bahaya!

​Ia memiringkan tubuhnya di detik-detik terakhir. Cakar tajam serigala itu menyapu bahunya, merobek baju kainnya dan meninggalkan luka goresan dalam yang mengucurkan darah segar. Namun, Zhao Gou memanfaatkan momentum jatuh itu untuk memutar tubuhnya dan menusukkan pedang besi tuanya tepat ke celah bawah rahang serigala tersebut!

​Cles

​Bilah pedang yang tumpul itu menembus tenggorokan sang monster dengan paksa. Darah hitam beracun menyembur keluar, membasahi wajah dan dada Zhao Gou. Serigala itu melolong kesakitan, menghempaskan tubuhnya secara liar sebelum akhirnya ambruk kaku di atas tanah berlumpur.

​Zhao Gou berlutut sambil menopang tubuhnya dengan pedang. Napasnya memburu, dadanya kempas-kempis, dan bahu kirinya terasa terbakar oleh bisa serigala. Rasa sakit yang luar biasa menjalar hingga ke tulang-tulangnya.

​"Haha... harafiah hanya monster tingkat satu saja sudah hampir merenggut nyawaku..." Zhao Gou menyeka darah hitam di wajahnya dengan menyeringai liar. Matanya tidak menunjukkan keputusasaan, melainkan kebuasan yang kian membara.

​Ia tahu, darah segar yang mengalir dari tubuhnya dan bangkai serigala ini akan segera mengundang monster-monster lain yang jauh lebih mengerikan di dalam Lembah Keputusasaan. Ia harus bergerak cepat.

​Dengan sisa tenaganya, Zhao Gou menggunakan pedangnya untuk membelah kepala serigala tersebut, mengambil sebuah batu kristal kecil berukuran ibu jari yang memancarkan cahaya redup—Inti Monster tingkat satu. Tanpa ragu, ia menyimpannya ke dalam saku.

​Zhao Gou melanjutkan langkahnya, menusuk lebih dalam ke jantung area terlarang. Kabut hitam semakin tebal, menghalangi pandangan hingga ia hanya bisa melihat sejauh tiga langkah ke depan. Suara raungan binatang buas dari kejauhan saling bersahut-sahutan, menciptakan simfoni kematian yang merindingkan bulu kuduk.

​Semakin dalam ia melangkah, medan semakin terjal. Jalan setapak berubah menjadi jurang-jurang terjal yang dipenuhi tengkorak manusia dan tulang-belulang monster raksasa yang sudah membatu. Tempat ini benar-benar kuburan terbuka.

​Setelah berjalan selama hampir dua jam dengan tubuh penuh luka dan menahan racun serigala yang kian menjalar, pandangan Zhao Gou mulai mengabur. Kakinya terasa seberat timah, dan dadanya sesak luar biasa.

​Apakah ini batas kemampuanku? Apakah aku akan mati secara konyol di sini tanpa sempat membalas dendam?

​Tepat saat kesadarannya berada di ambang keruntuhan, tanah di bawah kaki Zhao Gou mendadak ambles!

​Brakkk

​Pijakan batu rapuh yang diinjaknya runtuh total, membawanya jatuh bebas ke dalam kegelapan jurang yang tak berdasar. Zhao Gou mencoba menggapai tebing di sekelilingnya, namun jarinya hanya mencengkeram udara kosong. Ranting-ranting tajam menyabet tubuhnya saat ia meluncur deras ke bawah, merobek kulit dan mematahkan beberapa tulang rusuknya.

​Bum

​Tubuhnya dihantamkan dengan keras ke atas permukaan batu datar di dasar jurang. Rasa sakit yang tiada tara menjalar ke seluruh sarafnya, membuat Zhao Gou memuntahkan seteguk darah segar sebelum akhirnya terbaring tak berdaya.

​Pandangannya redup. Seluruh tubuhnya remuk, tidak ada satu pun bagian yang tidak mengalirkan darah. Dalam kegelapan yang kian pekat itu, Zhao Gou bisa merasakan nyawanya perlahan-lahan menguap dari tubuhnya.

​Namun, di tengah kesadaran yang hampir padam tersebut, Zhao Gou merasakan sesuatu yang aneh.

​Darah segar yang mengalir dari leher dan dadanya tidak meresap ke dalam tanah berlumpur, melainkan mengalir membentuk garis-garis teratur di atas permukaan batu tempat ia terbaring. Batu itu bukan sekadar batu biasa—itu adalah sebuah pola Formasi Sihir Kuno yang telah terlelap selama ribuan tahun!

​Darah dari garis keturunan murni Klan Zhao yang tergenang di atas formasi tersebut tiba-tiba bereaksi. Ukiran-ukiran rumit di atas permukaan batu mendadak menyala dengan cahaya merah darah yang sangat pekat, menerangi seluruh dasar goa gelap tersebut.

​Tanah bergetar hebat. Hawa dingin yang mematikan mendadak menyapu seluruh goa, membekukan darah dan tetesan air yang menetes dari stalaktit.

​Dari dasar goa yang paling dalam, di balik tumpukan tulang-belulang raksasa, sebuah aura yang begitu megah, kuno, dan menakutkan perlahan-lahan terbangun dari tidurnya. Aura itu begitu kuat hingga membuat kabut racun di sekitarnya hancur berkeping-keping dalam sekejap mata.

​Zhao Gou berusaha membuka matanya yang berat. Di dalam cahaya merah yang menyilaukan itu, ia melihat sebuah struktur raksasa yang tenggelam di balik dinding goa—sebuah Kerangka Naga Kuno sepanjang ratusan meter, dengan dua bola mata kosong yang kini menyala oleh api jiwa berwarna ungu membara.

​Sebuah suara kuno yang menggelegar bagaikan guntur di dasar bumi bergema langsung di dalam otak Zhao Gou, membuat Dantian-nya yang hancur bergetar hebat.

​"Darah yang dipenuhi kebencian... Jiwa yang menolak untuk tunduk... Bocah, apakah kau yang membangunkanku dari tidur abadi ini?"

1
Raju
tolak aja secara baik...
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
Raju
makasih up nya Thor....👍👍
Raju
penghianatan zhengtian berahir !!
Raju
ambil jgn tabambil.... kopi meluncur untuk mu thor...💪💪
Lanz: terimakasih 😍
sehat sehat selalu yahh
total 1 replies
Raju
penghianat klan harisnmati.
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
Raju
hah.... kapan malam nya..... ??
Lanz
terimakasih atas kejeliannya
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
Raju
darimnakah zhao gou tau jika pil itu beracun ??
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
Raju
vote dulu buat karya mu Thor...
ttp semangt...💪💪💪
Raju
tingkat kultivasi tuan muda zhao mana yg bener thor !! awal atau puncak ??
Lanz: di bab sebelumnya sudah ada penjelasannya ko 🙏
total 1 replies
Raju
persiapkan dirimu tuan muda zhao.... perang antr saudara akn dimulai !!
Deutsch
lanjut 🙏
Raju
emjadikan racun sebagai nutrisi tambahan.... HEBAT.
Raju
tmbh satu lagi penghianat klan pucat pasi...
Raju
hati yg beriah baik...
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
Raju
bunuh dan tuntaskan samapai ke akar²nya...
Raju
PUAS.....!!
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
Raju
ta ada yg perlu dconfirmasi nona es...kehancuran klan xie kalian itu pasti...
Raju
saling menyusun rencana...
adu taktik...bikan tiktok...
Raju
satu panggung kota dsekte terbesar dbuat geger....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!