NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 3

Keesokan harinya adalah hari libur Hazi, Hazi ingin menghabiskan waktunya untuk istirahat dan bersantai, seperti sekarang dia baru bangun pukul 11 , tidur lagi setelah sholat subuh .

Kini Hazi merasakan lapar di perutnya karena semalam ia juga hanya makan sekali dan itu pun sarapan.

" Aduhh laper banget lagi, tapi makan apa yaa?" tanya Hazi pada dirinya sendiri.

Hazi kemudian melihat Jam, dan jam menujukan pukul sebelas lebih lima belas menit, Hazi memutuskan untuk mandi terlebih dahulu dan menunggu waktu sholat dhuzur, sebelum ia keluar untuk mencari makan.

Saat ingin beranjak ponselnya berdering, panggilan dari sahabatnya Lyora, yang tidak lain adalah seorang apoteker di rumah sakit dirinya bekerja dan juga Lyora yang sama dengan mantan kekasih Arras.

" SELAMAT SIANG DOKTER HAZIQA ELVARRETA SHANUM, apakah anda sudah bangunan?" suara yang begitu ceria itu terdengar dari sebrang telfon.

Hazi sedikit menjauhkan ponselnya dari telinganya, "Berisik Ra..... kenapa sih pagi- pagi udah teriak gitu?" sahut Hazi.

" ehhh Ning Hazi, ini udah siang loe pasti baru bangun ya.... udah sholat shubuh belom loe?"sahut Lyora dengan rentenan kata yang tidak putus.

" Udah lah, kenapa ?" sahut Hazi.

" loe libur kan? keluar yukkk... gue lagi galau to the Max ini" jawab Lyora.

" kemana?" tanya Hazi yang sepertinya rencana malas- malasnya gagal.

" ngacafe aja kira " jawab Lyora.

" Ya udah, aku mandi dulu sama sekalian nunggu sholat dhuzur, habis itu aku jemput " sahut Hazi yang kemudian menutup telfonnya secara sepihak.

Hazi ingin menolak ajakan sahabatnya itu namun tidak bisa, entah kenapa ia tidak bisa menolak ajakan Lyora.

Hazi kemudian menuju kamar mandi dan mulai mandi sebelum ia pergi.

Sedangkan di rumah besar berdiri kokoh dengan halaman belakang yang begitu luas dan cantik karena di tumbuhi oleh bunga- bunga yang cantik.

Arras baru saja pulang dari rumah sakit, karena banyaknya pekerjaan yang ia kerjakan dan kini ia memilih untuk libur, karena ia tidak memeliki janji dengan pasien dan tidak ada operasi hari ini.

" Kak, baru pulang?" tanya Atthaya yang sedang menikmati camilannya di ruang keluarga sambil menonton tv.

" Iya, ayah sama bunda mana?" tanya Arras.

" biasa ayah masih di kantor Bunda tadi katanya mau ke butik ada clien" jawab Atthaya.

" Kamu enggak kuliah?" tanya Arras pada sang adik.

"onnline, baru aja selesai.... tuh" jawab Atthaya sambil menujuk ke arah meja dimana barang- barangnya berserakan.

" Ya sudah kakak, mau istirahat dulu yaa" pamit Arras menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua.

Arras membuka pintu kamarnya, ia menuju ruang tersembunyi di kamar tersebut, ruang dimana banyak sekali menyimpan barang- barang berharga yang di berikan oleh mantannya Lyora selama mereka pacaran hampir lima tahun.

Mereka putus bukan tanpa alasan, tapi mereka putus pun keputusan dua belah pihak, usia mereka tidak lagi muda dan juga Lyora sudah di minta nikah oleh kedua orang tuanya, karena perbedaan di antara mereka yang membuat mereka tidak bisa bersatu dan juga keimanan mereka terhadap agama masing- masing sama - sama kuat, dan jalan satu - satunya adalah mengakhiri hubungan mereka.

Semalam ayah dan bundanya mendatangkan ke rumah sakit dan memberi tahu jika, ia akan di kenal kan oleh seorang perempuan anak kiyai, wasiat dari sang kakek.

" Semoga kamu bahagia Ra... ,aku sudah perjuangin kamu sekuat tenaga, tapi mungkin memang kamu bukan jodoh aku" gumam Arras memandangi foto mantan kekasihnya tersebut.

" semoga kamu bahagia dengan pilihan mama kamu dan aku bahagia dengan pilihan keluarga aku " gumam Arras, Lyora adalah cinta pertamanya, ia jatuh cinta pada Lyora pada pandangan pertama, namun hubungan 5 tahun itu harus kandas di tengah jalan.

Arras kemudian membereskan yang perlu di bereskan, lalu ia keluar dan memutuskan untuk berendam guna menghilangkan stres.

Setelah selesai bertepatan juga dengan adzan dhuzur yang berkumandang dari ponsel Arras, Arras segera melaksanakan sholat dhuzur sebelum ia beristirahat.

...****************...

Di Pesantren Darunnajah Mila sedang bersiap untuk ke jakarta, atas permintaan orang tuanya, untuk menjenguk adiknya dan mengambil pesanan baju milik umi khodijah di butik calon mertuanya.

" umi udah bilang ke adek?"tanya Mila pada uminya.

" lohhh belom, umi fikir mbak udah bilang ke adik, soalnya adek juga enggak telfon sama kirim pesan ke umi, pesan umi aja belom di balas " jawab umi khodijah.

" Adek dari semalam juga enggak balas pesen mbak" jawab Mila.

" mungkin sibuk mbak, nanti sekalian umi bantu hubungin adek yaaa " jawab Umi khodijah.

" Iya mi, kalau gitu mbak pamit dulu yaa, Assalamualaikum " pamit Mila.

Mila mengendarai mobilnya sendiri karena ia pulang juga akan membawa banyak sekali barang, biar tidak repot ia lebih memilih membawa mobilnya sendiri di temani oleh Han, anak bungsu abi luqman dengan umi khodijah.

" leee jangan tidur terus, temani mbak mu mengemudi" Nasihat umi khodijah pada putra bungsunya tersebut.

" Iyaa mi..., kalau gitu Han juga pamit yaa mi" jawab Han yang kemudian memeluk uminya.

" Dek ayooo, keburu malam nanti sampainya " ujar Mila.

Singkatnya setelah menempuh perjalanan tujuh jam, Mila sudah tiba di Jakarta, Hazi juga sudah bisa di hubungi, mereka janjian di mall yang Hazi kunjungi.

" Dek sholat dulu saja, ini udah masuk waktu isya kita juga belum sholat magrib " ujar Mila ketika mereka tiba di parkiran Mall.

" Siap mbak, lahh Mbak Hazi nanti nunggu lama gimana?" tanya Han.

" Dia masih sama temannya " jawab Mila.

Sedangkan di foodcourt Hazi sedang menemani Lyora untuk makan, setelah mereka nongkrong cukup lama dan menonton bioskop.

" loe enggak makan Zi?" tanya Lyora yang menikmati ramen yang super pedas itu, yang Hazi sendiri sudah ngeri melihatnya.

" enggak, mbak sama adek aku otw kesini, nanti aku makan sama mereka aja ,lagian aku masih kenyang" jawab Hazi.

" mau nyoba ?" tanya Lyora.

" enggak yang ada aku langsung masuk igd karena diare" tolak Hazi.

" lagian kamu juga udah tau gitu, kenapa sih masih berhubungan lama kan jadinya susah, dari awal juga kamu tau ,kalau kalian sulit buat bersatu" Nasihat Hazi pada temannya tersebut.

" Yahh dulu aku mikirnya, siapa tahu ada mukjizat dari tuhan" jawab Lyora dengan mudahnya.

Lyora terlihat baik- baik saja, namun Hazi tau hati Lyora kini sedang hancur dan ia juga berusaha untuk ikhlas menerima semuanya.

Tidak lama ponsel Hazi berdering dan panggilan dari sang kakak, Hazi segera mengangkatnya.

" Halo Assalamualaikum, kamu dimana dek?" sapa Mila saat panggilan mereka terhubung.

" Waalaikumsalam, aku di tempat ramen, mbak dimana?" sahut Hazi.

" mbak di depan resto sushi, kamu ramen mana?" tanya Mila.

" Sebentar aku keluar dulu " .

" Kamu udah selesai belum Ra?" tanya Hazi pada Lyora.

" Udah yukk" jawab Lyora yang telah menyelesaikan makannya.

Hazi dan Lyora kemudian keluar dari resto ramen, ia kemudian mencari kakak dan adiknya yang ternyata berada tepat di samping mereka makan tadi.

" Mbak Mila" panggil Hazi pada sang kakak.

Hazi kemudian menghampiri kakak dan adiknya ,ia tidak lupa mencium tangan kakaknya dan Han juga mencium tangan Hazi.

" lesu banget dek?" tanya Hazi pada Han.

" oh ya...ini kenalin teman aku namanya Lyora" ujar Hazi pada Mila memperkenalkan Lyora pada sang kakak.

" Mila"

" Lyora "

Mila dan Lyora kemudian berjabat tangan,sedangkan Han mennakup kedua tangannya di dada saat Lyora mengajaknya bersalaman.

" Oh yaa gue pamit duluan ya... soalnya besok gue masuk nihh" pamit Lyora.

" loh enggak makan dulu ?" tanya Mila pada Lyora.

" habis makan kak tadi, baru aja selesai, duluan yaa kak, Zi" pamit Lyora .

Namun saat ingin beranjak seseorang teriak memanggil Lyora, " Kak Lyora " teriak seseorang dari arah belakang.

Lyora dan Hazi kemudian menoleh ke belakang dan ternyata ia adakah Atthaya dan juga Arras.

"Atthaya, bang Arras" gumam Lyora.

Atthaya berlari ke arah Lyora dan memeluknya, sedangkan Arras mengikutinya dengan langkah gontai, saat sampai di tempat Lyora, betapa terkejutnya saat ia melihat Mila yang juga berada di sana.

" Ning Mila" gumam Arras

1
falea sezi
lanjut
falea sezi
g tau diri ini mila 😒klo g mau mending g uda taaruf bloon😒
falea sezi
Athaya ini minta di tampar ya😒
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!