Dark romance !!
Adegan kekerasan dan darah !!
Bocil harap minggir, karena banyak adegan spicy 🌶️ !!
Lepas dari lubang buaya, kini dia jatuh ke lubang singa.
Demi melindungi kedua anaknya yang masih bayi dari kejaran ayah kandungnya, Beverly terpaksa masuk ke sebuah kapal mewah dan bersembunyi dari kejaran ayah kandungnya yang hendak membunuh kedua anaknya.
Tanpa Beverly sadari, kapal besar itu milik seorang mafia kejam yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, yaitu Giovanni.
Melihat ada wanita nakal masuk ke dalam kapal miliknya, membuat ide licik bagi Giovanni yang tertarik pada wajah cantik dan tubuh indah itu.
“Aku akan menjagamu dan melindungi anak-anakmu, dengan syarat puaskan aku di atas kasur~”
“Dasar gila !!!”
“Aku memang mantan pasien RSJ, sayang~”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3. Tanda kepemilikan (Spicy)
Mohon maaf ada adegan spicy dan agak panas hehehehe 😊😊
Malam tiba, Beverly menaruh kedua bayinya pada box bayi yang sudah di sediakan di kapal. Beverly tersenyum kecil melihat dua putranya tertidur dengan pulas, rasanya dia senang sekali bisa menjaga dan merawat kedua bayi mungil menggemaskan itu.
Rasanya, Beverly merasa sayang untuk meninggalkan ruangan tidur bayi itu, terlebih dia mengingat perjanjiannya dengan Giovanni. Bolehkah, Beverly bersembunyi di dalam kamar khusus bayi ini, untuk menghindari sisi m*sum dan nakal lelaki pemilik kapal pesiar ?? Sepertinya tidak. Beverly malah takut jika Giovanni bertindak nekat dengan masuk dan menyeretnya keluar secara paksa dari kamar bayi ini, oh astaga.
Seharusnya aku masuk saja ke kapal yang lain, aku terlalu buta melihat keindahan kapal mewah ini, sehingga terjebak dengan lelaki gila itu batin Beverly seketika menyesali niatnya bersembunyi pada kapal mewah yang berada di pelabuhan.
Setelah menyelimuti kedua putranya, Beverly akhirnya memaksakan diri melangkahkan kakinya ke arah pintu keluar. Setelah membuka pintu ruangan, dia segera keluar dari kamar bayi, menuju ke kamar utama.
Beverly melihat lampu di kamar itu masih menyala, dan dia melihat sebuah pemandangan berbeda berada di depannya.
Giovanni duduk di atas sofa, dengan bagian atasnya tidak tertutupi pakaian, sehingga menampilkan dada bidang, juga enam kotak di perut, lalu lengan yang begitu berotot dan besar, serta beberapa tato menghiasi tubuh lelaki itu. Beverly langsung menolehkan kepalanya, ah sialan !! Lelaki di depannya sengaja tebar pesona kepadanya !!
“Mengagumi tubuh indahku, sayang~” Ujar Giovanni sambil menyeringai licik.
“Dalam mimpimu !!” Ujar Beverly dengan kesal, dirinya berjalan ke arah kamar mandi, tanpa menoleh ke arah Giovanni.
Sementara lelaki itu terkekeh pelan, matanya mengikuti arah tujuan Beverly, hingga dia melihat wanita cantik itu masuk ke dalam.
“Mencoba melarikan diri, dasar anak nakal~” Ujar Giovanni menyeringai licik.
Giovanni segera bangkit berdiri, dan kakinya melangkah santai ke arah kamar mandi, dia sengaja tidak memelankan langkah kakinya agar Beverly tidak mendengar langkah kakinya dari dalam kamar mandi.
Disisi lain.
Astaga Tuhan !! Bagaimana ini ?! Beverly terlihat sangat panik menatap cermin di depannya, dia belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya, dia sendiri merasa gugup dan takut. Apalagi tubuh Giovanni lebih besar, tampak kokoh dan kuat justru membuat dirinya merasa takut.
Tubuhnya terlalu besar, dan dia pasti sangat kuat !! Bagaimana jika dia membantingku di atas kasur ?! Batin Beverly dengan gelisah, tanpa menyadari jika dirinya melupakan hal penting..
Dia lupa mengunci pintu kamar mandi..
Dan Beverly sibuk sendiri dengan pikirannya, hingga sebuah suara terdengar dari arah pintu kamar mandi.
“Beverly~ Sayang~”
Beverly menoleh dan terkejut melihat Giovanni sudah berdiri di depan pintu sambil menyeringai licik, dan memandang ke arah tubuh Beverly yang menggunakan pakaian tidur tipis.
Giovanni sengaja memberikan pakaian tidur yang tipis untuk wanita nakal itu, agar dia bisa semakin berhasrat dengannya.
“Ke.. Kenapa kau ada disini ?? Pergilah !!” Ujar Beverly dengan gugup sambil mengerakkan tangannya seakan sedang mengusir ayam.
Giovanni terkekeh pelan, tapi dia memiliki ide nakal untuk wanita itu.
...
“Kyaaa !!! Turunkan aku !!”
Beverly berteriak antara takut dan khawatir, saat Giovani langsung mengangkat tubuhnya dan menggendong wanita itu keluar dari kamar mandi. Giovanni tidak merespon teriakan dari Beverly, lelaki itu justru bersenandung senang, seakan dia mendapatkan sesuatu yang dia inginkan.
“Jangan banyak berteriak sayang, simpan suaramu untuk menyebut namaku nanti, cantik~” Ujar Giovanni terkekeh pelan, dia kemudian menaruh tubuh Beverly di atas kasur, dia langsung mengurung wanita itu dengan kedua tangan dan tubuhnya.
“Ja.. Jangan.. Aku takut..”
“Ini tidak akan menyakitkan sayang, percayalah.. Kau akan menikmatinya~”
“Ta.. Tapi-”
Belum sempat menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba Giovanni langsung menc**m bibir Beverly dengan lembut dan menekannya. Membuat Beverly sempat terkejut dan memberontak kecil, tapi kedua kedua tangannya langsung di cekal oleh tangan Giovanni, sehingga wanita itu tidak bisa bergerak bebas.
Giovanni menekan bibir Beverly, sehingga membuat wanita itu tanpa sadar membuka mulutnya, Giovanni langsung memasukkan l*d*hnya ke dalam m*lut Beverly, dan bergulat l*dah di sana.
Wajah wanita itu memerah dan merasakan sedikit sesak. Tangan Beverly sudah terbebas dari tangan Giovanni, sehingga wanita itu mulai memberontak menepuk dada lelaki di atasnya dengan kencang, sehingga membuat lelaki itu melepaskan c**man mereka.
Beverly menarik nafas dengan terengah-engah, membuat Giovanni tersenyum miring seakan puas membuat wajah cantik di bawahnya mulai memerah er*tis.
“Aku akan membuatmu semakin senang, sayang~”
...
“Hnghh~”
Beverly menggeliat, saat hidung mancung menelusuri leher putihnya, dan kedua tangan kekar itu bergerak menyentuh titik sensitif di tubuhnya. Membuat sensasi geli tapi aneh bagi Beverly yang tidak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya. Karena saat mabuk, Beverly benar-benar tidak sadarkan diri.
“He.. Hentikanhh ah !!”
Beverly tersentak saat tangan kekar itu justru sengaja m*r*mas d*da miliknya.
“Hmm~ Besar sekali, sayang~ Ah, aku lupa jika kau sedang masa meny*sui ya.” Ujar Giovanni berbisik dengan nada lembut dan menggoda, dia merasakan sebuah cairan mengenai jarinya saat sedang m*r*mas gunung besar di tangannya.
Jari nakal itu, kemudian mencubit ujung gunung itu dengan lembut, membuat Beverly berusaha memberontak merasa geli dan nikmat menghantam kepalanya. Rasanya dia ingin segera terbebas dari sensasi yang menyiksa dirinya, tapi entah kenapa tubuhnya seakan menyukai sentuhan yang menyiksa itu, aneh.
“You looks like a v*rgin~ Cute~”
“S.. Stophh..”
“Nah. I liked it, baby~”
Beverly menggelengkan kepalanya secara perlahan. Giovanni mengangkat wajahnya menjauh dari leher putih itu, dan menurunkan pandangannya sehingga dia bisa melihat sebuah c*iran putih di gunung besar yang dia sentuh. Giovanni menyeringai licik.
“Aku merasa penasaran dengan rasa s*su yang kau hasilkan~ Apa boleh aku mencobanya, sayang ??” Ujar Giovanni dengan nakal, Beverly yang wajahnya sudah memerah, dan tatapannya sudah sayu di sana, hanya bisa menggelengkan kepalanya perlahan.
“Ja.. Janganhh ahh !! Jangan !!” Beverly langsung menarik rambut Giovanni yang secara nakal, langsung mendekatkan wajahnya pada gunung besar itu, dan memasukkan salah satu ujungnya ke dalam mulut. Beverly merasakan l*dah Giovanni menyentuh titik sensitifnya, langsung beusaha menarik rambut lelaki itu agar menjauh darinya.
Tapi tarikan itu, membuat Giovanni semakin bersemangat, dia justru sengaja memeluk pinggang Beverly, agar wanita itu tidak bisa memberontak. Dan lelaki itu semakin bersemangat mengh*s*p gunung besar itu, hingga air s*s* masuk ke dalam mulutnya.
Malam itu, Beverly tidak pernah menyangka jika permainan lembut Giovanni akan membuatnya semakin tidak berdaya, dan hanya bisa pasrah di bawah kungkungan dari lelaki gila asing yang sudah menginginkannya sejak awal.
Dan Giovanni seakan memberikan tanda kepemilikan pada Beverly, sehingga wanita itu mutlak menjadi miliknya seutuhnya.
❤️💙❤️💙❤️💙❤️💙❤️
Untuk kalian yang tadinya mengikuti cerita The Beauty girl and The Hyper Mafia.
Mohon maaf, karena ceritanya Author hapus karena, ada keinginan merevisi ceritanya, biar lebih bagus hehehe.. Dan memang sejak awal nulis, Author malah enggak terlalu srek sama cerita itu, tapi Author cuma modal nekat hehehe..
Udah sekian aja dari Author, tapi untuk cerita ini, sudah pasti enggak akan di tarik 😊😊
gio mirip ky mathias yg viral itu🤣🤣😄
gak sabar nunggu respon dad gio🤣