“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kagum?
Para pelayan mulai membicarakan perubahan sikap Wang Xiufei, menurut mereka Ratu nya terlihat berbeda sekali. Kali ini, dia terlihat jauh lebih hidup dari pada sebelumnya yang justru terlihat seperti robot.
Sama halnya dengan yang mereka lihat sekarang, Wang Xiufei yang biasanya hanya memakai make up tipis, namun kali ini tidak. Dia memakai make up yang membuatnya terlihat semakin cantik dan mempesona, bahkan terlihat berbeda dari sebelumnya.
Gaya pakaiannya pun yang biasa tertutup rapat, kini terbuka di bagian pundak dan tulang selangka -nya. Meskipun terbuka, tapi itu bukanlah masalah besar karena ada beberapa putri yang jauh lebih terbuka darinya.
“Bisa kau panggilkan jenderal Chen kemari? Aku ingin menanyakan sesuatu padanya.” Ucap Wang Xiufei yang berjalan keluar dari kamarnya.
“Baik yang mulia.” Pamit salah satu pelayan yang bergegas untuk memanggil Jenderal Chen.
“Wewey, bisa kau sebutkan laki-laki tertampan di kerajaan kita? Ah maksudku di kekaisaran kita?” Tanya Wang Xiufei yang duduk di kursi taman.
“Ah baik yang mulia, meskipun saya belum pernah bertemu langsung dengan mereka, tapi menurut rumornya kaisar lah yang paling tampan. Selain itu, ada beberapa mentri di kekaisaran yang masih muda dan tampan, bahkan di setiap kerajaan pun terdapat beberapa laki-laki tampan. Tergantung selera anda mau melihatnya seperti apa, tap—”
“Siapa yang lebih tampan dari jenderal kita?” Tanya Wang Xiufei dengan menatap Jenderal Chen yang semakin mendekat.
“Ah yang mulia, pria tertampan tetap jatuh pada yang mulia kaisar.” Jelasnya dengan menundukkan kepalanya.
Jenderal Chen menundukkan kepala di hadapan Wang Xiufei, dia segera duduk setelah diberi perintah untuk duduk.
“Kau boleh pergi, kumpulkan foto mereka… ah maksud ku lukisan mereka beserta nama-nama nya. Mulai sekarang, kau pelayan pribadiku yaa…” senyum Wang Xiufei dengan lebar.
“Terimakasih yang mulia.” Senang pelayan tersebut dan segera bergegas.
“Yang mulia, untuk apa anda mengumpulkan info tentang mereka?” Heran Jenderal Chen.
“Untuk apa? Tentu saja untuk bersenang-senang. Aku terlalu lelah karena selalu diam, aku bosan. Tolong antar aku ke pasar, aku ingin jalan jalan dan cuci mata.” Ucap Wang Xiufei santai.
“Cuci mata? Apakah mata anda terluka yang mulia?” Panik jenderal Chen, Wang Xiufei terdiam dan tersenyum aneh pada Jenderal Chen.
“Ya, mataku terluka. Tolong liat dari dekat, apakah terjadi sesuatu pada mataku?” Tanya Wang Xiufei yang berubah drastis.
“Saya akan memanggil tabib, tunggu seb—“
“Tidak perlu tabib, kau hanya perlu memeriksa nya saja.” Potong Wang Xiufei dengan cepat, Jenderal Chen sedikit ragu tapi dia mulai bergerak perlahan dan melihat mata Wang Xiufei dari dekat.
Jarak mereka tinggal beberapa centi lagi, namun Wang Xiufei langsung menyeringai. Dia bisa melihat wajah tampan khas seorang jenderal yang berkharisma, jika hidup di dunia modern mungkin jenderal Chen bisa menjadi aktor.
“Bagaimana?” Tanya Wang Xiufei dengan suara pelan, Jenderal Chen tersentak dan menelan ludah. Wajahnya begitu merah sampai ke telinga, nampaknya Jenderal Chen belum pernah berdekatan dengan wanita.
“Xiufei, sudahlah. Jenderal Chen benar-benar tak bisa berkutik, apa kau ingin melihatnya mati karena malu?”
Mendengar suara sang pemilik asli, Wang Xiufei terkekeh. Dia melingkarkan kedua tangannya dileher jenderal Chen dan mendorong nya pelan hingga laki-laki itu duduk dan dirinya beralih duduk di atas pangkuannya.
“Jenderal Chen, apa aku cantik?” Tanya Wang Xiufei dengan tangan yang mengelus rahangnya, tubuh jenderal Chen menegang kaku.
“Y-yang mulia, ini—“
“Aku belum pernah berciuman, apa kau mau menjadi orang pertama yang mendapatkan bibirku?” Tanya Wang Xiufei pelan.
Mata jenderal Chen melotot, tubuhnya seperti tersengat listrik. Dia merasakan bibir lembut dan lembab di bibirnya, terasa kenyal dan manis. Dia diam seperti patung, bahkan dia tidak melawan ataupun menerima.
Untuk Wang Xiufei, dia benar-benar bersemangat sekali. Dia nampak puas, dia benar-benar menikmati kesenangan baru -nya ini.
Untuk Wang Xiufei yang asli, dia hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah gila wanita yang menempati tubuhnya. Sifatnya sangat berbeda dengan dirinya, bahkan sangat jauh berbeda sekali.
“Bibirmu enak, tapi kau tidak becus sekali. Berlatih lah agar kekasihmu kelak tidak meninggalkanmu….” Ucap Wang Xiufei setelah melepaskan tautan bibirnya, dia menjilat bibirnya pelan dan bangkit dari atas pangkuan Jenderal Chen yang masih seperti patung.
“Ah ya, kau tidak perlu mengikutiku ke pasar. Aku akan keluar dengan menyamar, kau urus saja istana. Aku malas bertemu dengan para pejabat, aku belum siap.” Ucap Wang Xiufei yang pergi begitu saja.
“Xiufei, apa kau menikmati nya?”
“Tentu saja, untuk apa punya tubuh cantik dan kedudukan tinggi jika tidak di manfaatkan dengan baik. Rugi sekali tahu! Bisa bisanya kau bersikap lurus lurus saja, apa kau masih normal?” Heran Wang Xiufei pada pemilik asli.
“Aku hanya—“
“Sudahlah, kau memang kau. Dan aku memang aku, ke depannya kau hanya perlu memberitahu orang-orang yang akan bertemu denganku.” Ucap Wanh Xiufei, dia melihat pelayan nya yang sudah bersiap.
Sebelum pergi, Wang Xiufei memakai cadar dan mengganti pakaiannya dengan warna merah gelap. Sangat kontras dengan kulitnya, mereka pergi dengan menggunakan kereta kuda.
“Wewey, aku ingin pergi ke rumah hiburan.” Ucap Wang Xiufei santai, namun pelayannya justru melotot dan melihat sekeliling. Berharap tidak ada orang lain yang mendengar ucapan ratunya.
“Yang mulia, ucapan anda sangat tabu untuk di katakan oleh wanita terhormat seperti anda.” Panik Wewey.
“Benarkah? Jadi, menurutmu yang boleh mengatakannya hanya orang rendahan? Begitukah?” Heran Wang Xiufei.
“Tidak begitu yang mulia, tapi….”
“Aku ingin menduri laki-laki tertampan di benua ini.” Celetuk Wang Xiufei.
Jika Wewey punya riwayat penyakit jantung, sudah di pastikan dia akan meninggal di tempat saking terkejutnya.
“Y-yang mulia……”
“Sudah ku bilang, aku tidak mau menikah. Aku akan mengadopsi anak untuk meneruskan tahta ku nanti, menikah sangatlah mengerikan untuk aku jalani.” Ucap Wang Xiufei santai, namun dalam benaknya teringat dengan jelas bagaimana keluarga aslinya dulu.
Dia tersenyum tipis, pernikahan tak pernah ada dalam keinginannya. Dia tidak mau menikah! Pernikahan baginya seperti penjara suci yang penuh dengan kekerasan, kemunafikan, ketidakadilan, dan tekanan yang mendalam.
“Saya mengerti, yang mulia.” Tunduk Wewey, dia tidak berkomentar lagi karena pikirnya, Ratu Wang Xiufei trauma dengan kematian keluarganya.
Kereta kuda yang mereka tumpangi berhenti di pasar, dengan perlahan mereka keluar. Wang Xiufei menatap keindahan pasar yang menurutnya sangat keren luar biasa, dia benar-benar kagum.
Biasanya dia melihatnya di ponsel atau di media lain, tapi kali ini dia menyaksikan nya secara langsung dan ternyata memang benar adanya.
“Yang mulia, Anda akan pergi kemana dulu?” Tanya Wewey penasaran.
“Wewey, siapa dia?” Heran Wang Xiufei dengan terus menatap pada seseorang yang baru keluar dari kereta kuda. Sosoknya tinggi dan tampan, di sampingnya terdapat wanita cantik dengan baju berwarna biru muda.
“Ah dia…… tunangan anda, yang mulia.”
Wang Xiufei tersedak air liurnya sendiri, dia menunjuk sosok itu dan beralih menunjuk dirinya sendiri. Wewey hanya mengangguk sebagai balasan, ekspresi wajah Wang Xiufei nampak bodoh.
”Wajar saja dia sangat menyukai selirnya, jika aku laki-laki pun aku akan menyukai nya. Dia cantik dan imut…..” puji Wang Xiufei dengan jujur, kini ekspresi Wewey yang berubah shock.
Bukankah seharusnya Ratu nya terdiam dan murung seperti biasa? Tapi kenapa sekarang terlihat kagum?