Zarulita Maya 26 tahun, seketika mematung ketika menangkap basah sang calon tunangan tengah bercumbu dengan seorang wanita di kantornya.
Demi untuk mengagalkan pernikahan, Maya pun harus memilih cara absur yaitu dengan menyewa jasa pengacara Ferdian Bastian.
"Bisakah mas Ferdian berpura-pura menjadi kekasih Maya??"
Berhasilkah usaha Maya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Terlihat Maya tengah termenung di kamarnya.
Ia akhrinya pulang dengan tangan kosong, harapan terakhir benar-benar gagal. Ferdian Bastian memang benar-benar pria yang susah di mengerti apa lagi di takluk kan.
"Tante Lusya??" ucap Maya mengulang nama wanita yang membuatnya penasaran.
"Apa mas Ferdian suka tipe Tante-tante??" gumamnya lagi dengan berpikir.
"Huuufft, dunia oh dunia.. makin hari makin banyak saja orang berselera aneh" decak Maya dengan mengelengkan kepala.
Mata Maya terpejam sesaat, rasa lelah dan stres mulai menghinggapi dirinya. Ia tak bisa membayangkan jika Dimas akan menguasai Star Tomo.
Ini benar-benar mimpi buruk, ia tak bisa membayangkan jika Dimas Anggara akan menjadi suaminya. Akan jadi seperti apa rumah tangga dengan suami yang suka main perempuan.
Maya menghela nafas pelan.
"Tuhan, kuatkan aku.." bisik Maya pasrah.
🍃🍃🍃
Di lain tempat, Master duduk di satu sofa mewah. Ia di jamu dengan sangat spesial oleh sang pemilik club malam itu.
"Mengapa tidak memberi kabar terlebih dahulu jika kau akan datang?"
Master tak bergeming ia hanya menatap lurus pada wanita yang selalu menyambutnya dengan senyum khas.
Langkah wanita itu kian mendekat pada Master, ia mencoba duduk di sisi pria yang terlihat tenang.
"Bagaimana dengan masalah Alex, aku dengar kau berhasil mengambil dermaga kapalnya"
Master menghela nafas pelan. Dan wanita itu terlihat heran.
Perlahan Master menatap wajah wanita itu dengan tatapan yang cukup dalam.
"Mungkin, aku tidak akan datang kemari lagi"
Wajah wanita itu membeku.
"Pengacara itu sudah mengintai setiap gerak gerak aktivitas ku"
Wanita itu mundur perlahan lalu ia meraih gelas Wine di atas meja itu dengan segera meneguknya hingga habis.
"Kau meninggalkan aku??"
"Aku harus lakukan hal ini" ucap Master datar.
Wanita menyeringai dengan senyum pahitnya.
Namun perlahan Master bangun dari sofa untuk beranjak pergi. Tante Lusya terkaget, ia pun dengan cepat menahan lengan Master.
Lalu ia pun akhirnya ikut bangun dan berdiri dihadapan Master dengan mata memelas.
"Apa kau akan kembali??" ucap Lusya dengan menyentuh wajah tampan Master.
Tatapan keduanya begitu dalam, namun perlahan Master meraih jemari Lusya dari wajahnya.
"Jangan menatap ku dengan mata seperti itu, kau membuat aku sedih" ucap Master yang akhirnya berlalu pergi meninggalkan wanita yang usia lebih tua 5 tahun dari Master.
Wajah kecewa dan kehilangan terlihat jelas di mata tante Lusya.
"Kau pasti akan kembali!!" bisik tante Lusya yang memiliki bisnis dunia hitam.
***
Di dalam mobil sedan hitamnya, Ferdian terlihat membawa mobil itu dengan kecepatan tinggi.
Betapa ia membenci tatapan yang membuatnya mengingat sang ibu.
"Ferdian!! mama sangat mencintai kamu" ucap wanita muda dengan wajah yang selalu tersenyum pada dirinya.
Tak lama Ferdian larut dalam lamunnya, sebuah pesan masuk. Dan dengan tetap fokus pada jalan raya Ferdian meraih handphone itu dan membuka laman pesan email.
Ia membuka sebuah file lalu seketika file tersebut terbuka dengan file PDF.
Melihat hal itu Ferdian pun mencoba untuk meminggirkan mobilnya pada sisi jalan raya.
Ia pun membaca dengan cepat file tersebut data New-A.
Tatapan Ferdian terlihat tajam ketika membaca klausal pdf berikutnya. Seluruh data inti berada dalam genggaman Ferdian.
Ferdian pun menghela nafas pelan, ia menimbang cukup lama setelah membaca file tersebut.
Lalu tak lama ia menelfon seseorang dan sebuah pembicaraan rahasia pun terjadi.