NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19--Keluar dari penginapan

​Beberapa hari kemudian, aktivitas terapi itu terus berjalan demi memastikan sisa-sisa energi hitam luruh sepenuhnya. Meskipun kedekatan mereka di dalam kamar hotel begitu intens dan menguji batas pertahanan batin, baik Bima maupun Rasti masih tetap kuat menjaga benteng pertahanan norma di antara mereka.

​Setiap malam, Bima dengan penuh dedikasi memijat seluruh titik meridian di tubuh Rasti untuk menangkal energi gaib yang terus dikirimkan oleh dukun utusan Kyai Wok.

Pengobatan spiritual itu mengharuskan kontak fisik yang teramat dekat, menyentuh area-area sensitif dari punggung, paha, hingga titik saraf di dada.

Sesungguhnya Bima bisa saja goyah kapan pun, namun dia memutuskan untuk tetap bersabar dan menghormati kakak iparnya. Malam ini adalah malam terakhir.

​"Mbak... malam ini adalah malam terakhir. Sisa energi hitam itu sudah benar-benar terkunci dan hancur total. Besok kita sudah bisa pulang," bisik Bima dengan suara basnya yang serak, menyembunyikan getaran batin yang dalam.

​Besok Pagi

​Matahari pagi bersinar cerah saat sebuah mobil angkutan kota membawa Bima dan Rasti kembali ke pinggiran Desa Sukamaju. Langkah kaki Rasti tampak sangat ringan dan bugar, pesona keanggunannya kian memancar ranum setelah beberapa malam mendapatkan perawatan khusus dari jemari sakti Bima.

​Namun, begitu mereka melangkah memasuki halaman pekarangan rumah tua mereka, Rasti seketika menghentikan langkahnya. Mulutnya menganga lebar, dan tas jinjing pakaian yang dipegangnya refleks jatuh ke atas tanah.

​"B-Bima... ini... ini beneran rumah kita?" bisik Rasti dengan suara bergetar, nyaris tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh kedua matanya.

​Gubuk bambu berpintu anyaman yang dulu reyot dan hampir roboh itu kini sudah lenyap tak berbekas. Sebagai gantinya, berdiri sebuah rumah minimalis permanen yang sangat rapi dan kokoh. Dindingnya terbuat dari batako tebal yang sudah diplester semen halus dan dicat dengan warna putih bersih yang segar. Atapnya menggunakan baja ringan yang modern dan rapi, menjamin tidak akan ada lagi tetesan air hujan yang bocor ke dalam rumah.

​Pintu utamanya terbuat dari kayu jati kokoh bercat plitur cokelat mengkilap, lengkap dengan jendela kaca bersih yang memantulkan cahaya matahari pagi. Di bagian lantai teras, hamparan keramik putih yang bersih dan kinclong tampak berkilau menanti mereka. Untuk ukuran warga desa, rumah minimalis baru hasil rombakan kilat uang Rp 150 juta ini sudah terlihat sangat mewah dan megah bak sebuah istana.

​Bima tersenyam lebar melihat reaksi syok kakak iparnya. Dia memungut tas pakaian Rasti yang terjatuh, lalu merangkul pundak janda itu dengan hangat dan posesif.

​"Iya, Mbak. Mulai hari ini, ini rumah baru kita. Ayo masuk, kasur baru yang super empuk untuk kamar Mbak pasti sudah dipasang di dalam," ujar Bima dengan nada bangga.

​Rasti menoleh ke arah Bima, air mata kebahagiaan menyelimuti pelupuk matanya. Dia langsung memeluk erat dada bidang Bima di halaman rumah baru mereka, tidak peduli jika ada tetangga desa yang melihat. "Terma kasih, Bima... Terima kasih banyak..." rintihnya penuh haru.

​Bima tersenyum tipis sembari mengusap punggung Rasti. Rumah baru yang layak sudah berdiri, dan masa depan yang lebih baik kini membentang di hadapan mereka.

​“Wah hebat... Bima lihat! Kasurnya empuk banget!”

​Rasti melompat-lompat di atas kasur bagaikan anak kecil yang kegirangan. Melihat pemandangan ceria itu, Bima merasa usahanya sama sekali tidak sia-sia.

​“Baguslah Mbak kalau senang,” sahut Bima dengan nada kasual.

​Mendengar reaksi santai dari Bima, Rasti merajuk dengan dahi berkerut manis. “Apa sih, reaksinya kok datar banget.”

​“Ya gimana lagi, Mbak. Aku kan—”

​“Gak usah banyak omong. Sini, rasakan sendiri empuknya kasur ini sama Mbak!” Rasti dengan polos menarik lengan Bima ke arah ranjang.

​Bruk!

​Tubuh bidang Bima yang tinggi besar seketika ambruk di atas kasur baru yang super empuk itu, tepat di samping Rasti. Kasur premium berpegas itu sedikit membal, membuat tubuh Rasti ikut terayun mendekat hingga bahu mereka bersentuhan langsung.

​Aroma keharuman alami tubuh Rasti yang bercampur kehangatan pagi langsung menyergap indra penciuman Bima. Posisi mereka sekarang menjadi sangat dekat. Rasti yang tadinya berniat merajuk dengan polos, mendadak membeku saat menyadari wajah maskulin Bima hanya berjarak beberapa jengkal saja dari wajahnya.

​Jantung Rasti seketika berdegup gila-gilaan. Keheningan mendadak menyelimuti kamar baru yang masih berbau cat bersih itu. Mata sayu Rasti menatap lekat-lekat ke arah wajah kokoh Bima, lalu turun ke dada bidang sang adik ipar yang naik turun mengatur napas. Ingatan tentang bagaimana kedekatan mereka selama beberapa malam di hotel langsung berputar liar di kepalanya.

​"M-Mbak..." suara Bima memecah keheningan, terdengar berat dan penuh dengan ketegangan batin yang tertahan. "Mbak Rasti tahu kan, kalau menarik seorang pria ke atas kasur seperti ini... bisa memicu kesalahpahaman?"

​Mendengar bisikan rendah itu, bulu kuduk Rasti meremang hebat. Alih-alih menjauh, tubuh janda kembang itu justru mendadak lemas, seolah terhipnotis oleh dominasi aura maskulin Bima yang begitu kuat mengurung dirinya.

​"B-Bima..." cicit Rasti dengan bibir yang sedikit terbuka. Pipi cantiknya merona merah padam bak kepiting rebus. "Kasur ini... beneran nyaman banget, Bim. Jauh lebih baik daripada kasur kapuk kita yang dulu sering bikin punggung Mbak pegal."

​Bima tersenyum tipis. Perlahan, tangan kekarnya terulur, menyelipkan beberapa helai rambut Rasti yang berantakan ke belakang telinganya. Sentuhan kulit ke kulit itu kembali menyalurkan desiran hangat, membuat batin Rasti seketika bergejolak manja.

​"Kalau begitu, mulai malam ini Mbak Rasti bisa tidur dengan nyenyak," ujar Bima sembari membalikkan tubuhnya menjadi miring, menopang kepalanya dengan satu tangan sementara tangan lainnya perlahan mendarat di pinggang Rasti, mendekapnya dengan gerakan posesif yang lembut. "Tapi, kalau punggung Mbak masih pegal... Bima siap kok memberikan terapi pijat lagi di atas kasur baru ini. Kapan pun Mbak butuh."

​"Kamu ini... otaknya pijat terus yang dipikirin," rajuk Rasti malu-malu, tangannya yang lentik refleks memukul pelan dada bidang Bima. Namun, pukulan itu sama sekali tidak bertenaga, justru malah beralih menggenggam kaos Bima secara manja.

​Rasti perlahan memajukan tubuhnya, bersandar pasrah di dada Bima, menikmati rasa aman yang belum pernah dia rasakan sejak suaminya tiada.

Bima pun mendekap erat tubuh itu, kembali menahan gejolak dirinya dengan penuh kesabaran.

Dia tahu rumah ini sudah aman, dan momen untuk membuat janda kembang ini sepenuhnya luluh hanya tinggal menunggu waktu yang tepat

1
Gege
klasik dan epic penjelasannya...
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
septian arista
cerita cultivator versi dalam negeri🤭🤭🤭
Manusia Biasa: kultivasi lokal
total 1 replies
septian arista
ini ceritanya mirip sama para kultivator yang menemukan warisan tersembunyi
Hentri Gunawan
kpn di up LG Thor ..
Manusia Biasa: selasa mungkin kak, lagi sibuk ujian
total 1 replies
Leynn
Author, kok bisa update sampai 5+ chapter sehari? sanggup kah? atau emang udah punya draft yang banyak? sekali update berapa kata? (mohon jawab karena saya juga author pemula ingin tahu motivasi nya kenapa bisa banyak banget chapter dalam sehari)
Leynn: hell naw😹
total 9 replies
Domek Uuk
mantap
Domek Uuk
lanjut thor,,
Gege
dan othor di pun mencoba men skip adegan kitab kamasutra yang tabu untuk di detailkan dalam platform NT..🤣
Manusia Biasa: gak boleh sama pihak NT
total 1 replies
Kisin Gindam
mantap
Domek Uuk
ceritanya kurang menantang thor
Domek Uuk
lanjut thor
Domek Uuk
zip,lanjutkan thor
Domek Uuk
mantap bos,wiek wik mana?
Ajidewa nagaraja
ribet ya mau tiap lanjut episode
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Waduh mengerikan sekali..😨😰😱
Kok gak mikir konsekuensinya ya..🫣
Bersekutu dengan iblis menjanjikan keuntungan duniawi sesaat, namun selalu berujung pada petaka.
Konsekuensi utamanya meliputi ketergantungan spiritual, hilangnya kendali atas kehendak bebas, tuntutan tumbal nyawa, penderitaan batin, serta kehancuran dan penyesalan abadi di akhir.
Dampak fatal akibat praktik tersebut akan kehilangan Jiwa dan Kebebasan, harga yang harus dibayar untuk bantuan iblis adalah jiwa manusia itu sendiri.
Manusia yang awalnya merasa mengendalikan kekuatan tersebut akhirnya diperbudak dan kehilangan kehendak bebas mereka.
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Menurutku lebih SAH kalau hubungan tersebut diresmikan melalui pernikahan.
Untuk menghindari fitnah dengan cara membentengi diri dari perbuatan yang mendekati zina, pergaulan bebas dan pacaran.
Dengan melakukan pernikahan, seseorang dapat menyalurkan hasrat biologis secara halal, menjaga kehormatan, dan mencegah timbulnya tuduhan negatif serta prasangka buruk di masyarakat.
Menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup seseorang.
Lebih dari sekadar menyatukan dua insan dalam ikatan resmi, pernikahan memiliki tujuan yang lebih dalam dan bermakna...🤭🤨😊
Achnad Asbert: 🙏🙏🙏🙏😍😍😍😍🙏🙏🙏🙏
total 3 replies
Gege
ditunggu plot ratu LC datang berobat mengalami masalah saluran kencingnya...pasti tangan bima mengobok oboknyaah...😄🤭🤣
Manusia Biasa: udah bos, cabulnya sampai sini dulu. kena pringatan dari PF ini, gagal kotnrak😂😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!