NovelToon NovelToon
Wanita Simpanan Sang Mafia

Wanita Simpanan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:357
Nilai: 5
Nama Author: Karla Arias

Leonardo Torricelli adalah bos mafia paling ditakuti di seluruh Italia—dingin, berkuasa, dan tak pernah menunjukkan wajahnya pada siapa pun. Ia sudah punya istri dari pernikahan yang dipaksakan, dan sederet wanita yang datang lalu ia campakkan. Cinta bukan sesuatu yang ada dalam kamusnya.

Sampai suatu malam ia melihat Ayla.

Gadis lugu berdarah Italia itu hanya membantu di bar milik ayahnya sebelum kembali ke Kanada untuk mengejar mimpinya menjadi seorang guru. Ia tak tahu apa-apa tentang dunia hitam—hingga sang mafia menjeratnya lewat sebuah kontrak yang tak bisa ia tolak: satu tahun menjadi wanita simpanan Leonardo Torricelli, ditukar dengan utang ayahnya.

Ayla bersumpah tak akan pernah menyerahkan hatinya. "Kau bisa memaksaku ke ranjangmu," katanya, "tapi kau tak akan pernah mendapatkan hatiku."

Namun di balik pria yang mengisap cerutu dan menandatangani kematian tanpa berkedip itu, ada sesuatu yang mulai retak setiap kali ia menatap Ayla. Dan di balik ketegaran gadis yang selalu menyapanya dengan sopan berjarak itu, ada perasaan yang perlahan mengkhianati janjinya sendiri.

Cinta di antara seorang mafia dan perempuan biasa tak pernah datang tanpa harga. Akan ada peluru, pengkhianatan, air mata, dan pilihan-pilihan yang mengoyak hati. Ketika masa lalu, para musuh, dan sebuah rahasia besar mulai menghancurkan segalanya, keduanya harus memutuskan: apakah cinta yang terlahir dari sebuah kontrak sanggup bertahan melawan seluruh dunia yang ingin memisahkan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karla Arias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TEGUKAN PAHIT

Narator

"Aku ingin kau menceritakan segalanya tentang pria itu—berapa hari kau bertemu dengannya, apa yang kalian lakukan, dan segala hal yang berhubungan dengannya," ucap Leonardo yang napasnya masih memburu.

Ayla melepaskan tangannya dari bibirnya dan kembali menguasai diri.

"Tidak ada lagi yang perlu Anda ketahui. Dia teman sekelas yang sedang mendekatiku."

"Kau punya hubungan denganku, dan sebuah kontrak."

"Aku tidak punya hubungan dengan Anda. Kontrak memang ya, tapi hubungan tidak."

"Meski kau bukan milikku secara resmi, atau tidak punya status apa pun, bukan berarti kau bukan milikku. Kau adalah milikku, dan kau harus menghormatinya—kalau bukan hubungannya, setidaknya kontraknya."

"Baiklah, tapi aku tidak melanggar apa pun. Menurutku semuanya berjalan baik-baik saja."

"Tapi bagaimana kau bisa berkata begitu? Kau keluar dengan pria lain, dan kau bahkan tidak sanggup memberitahuku ke mana kalian pergi."

"Itu cuma jalan-jalan biasa, bukan hal luar biasa. Kami makan dan pergi ke mal. Aku tidak pergi ke hotel seperti yang Anda kira. Lagi pula dia pria terhormat dan tidak akan pernah mengajakku hal semacam itu."

Leonardo merasa tidak nyaman mendengar Ayla bicara tentang pria lain, dan ada sesuatu yang sangat ganjil bergejolak di dadanya.

"Begitu… Kau menyukai pria itu, kan? Makanya kau bicara seperti itu tentangnya…"

"Anda tahu apa yang kupikirkan? Bahwa Anda ingin membuatku jatuh cinta. Tapi kalau memang itu yang Anda coba lakukan, Anda sangat keliru. Lagi pula, bukankah itu tidak adil? Aku hanya wanita simpanan Anda, dan dalam setahun Anda akan pergi lalu melanjutkan hidup normal Anda. Sementara aku, apa yang akan kulakukan? Bukankah itu tindakan yang sangat rendah?" ucap Ayla, dan Leonardo terdiam kehilangan kata-kata sesaat.

"Aku tidak bermaksud begitu," jawab Leonardo dengan tegas.

"Kalau begitu malah lebih buruk. Kalau yang Anda maksud adalah membuatku jatuh cinta hanya untuk memuaskan ego Anda, itu sungguh keji. Aku tidak akan pernah tertarik pada seseorang yang merenggutku dengan paksa dan melakukan hal-hal semacam ini. Anda menyukai seorang perempuan lalu menggunakan kekuasaan Anda untuk memilikinya di luar kehendaknya."

Leonardo merasa jantungnya seakan melompat keluar dari dadanya. Kata-kata Ayla melukainya begitu dalam.

"Jadi kau membenciku? Bahkan tidak sedikit pun menyukaiku? Baik, aku mengerti. Tapi kita punya kontrak dan kau harus menghormatinya. Baiklah, aku sudah sangat bersabar dan menghormatimu, tapi mulai sekarang aku akan memikirkan segalanya baik-baik," jawab Leonardo dengan serius.

Leonardo mengambil tas Ayla dan menyerahkannya.

"Pergilah, kau akan diantar pulang. Aku akan mencarimu ketika membutuhkanmu," ucapnya. Ayla sangat terkejut, ada perasaan yang begitu ganjil ketika melihat Leonardo bersikap serius padanya.

"Ini, ponsel barumu. Aku akan meneleponmu ketika hendak datang… Ah, dan jangan menyimpan nomor orang-orang asing," tambah Leonardo, lalu pergi.

Ayla membuka pintu apartemen, dan salah satu sopir Leonardo mengantarnya pulang.

Seminggu berlalu, dan Ayla tidak menerima telepon atau kabar apa pun darinya. Namun di akhir pekan, Leonardo mengiriminya pesan bahwa ia akan menjemputnya dan membawanya ke sebuah bar yang sangat eksklusif. Ia mengirimkan gaun-gaun yang sangat mewah, dan Ayla memilih satu yang sangat cantik dan sensual.

Mereka datang menjemputnya. Ayla terkejut karena kali ini Leonardo tidak menjemputnya secara langsung, tapi ia tidak ambil pusing. Setibanya, ia diantar ke tempat Leonardo berada—yang saat itu tampak begitu elegan, menawan, dengan aroma yang tak tertandingi, sedang menikmati anggur dengan sangat anggun.

Banyak orang kaya dan rupawan di sana. Ayla menarik perhatian dengan sendirinya. Beberapa pria mendekatinya, tapi para pengawal yang ditempatkan Leonardo menahan mereka agar tidak mendekat terlalu jauh, apalagi berani mengajaknya bicara.

Saat tiba, Leonardo memang menatapnya, tapi tidak menaruh perhatian padanya. Ayla duduk di samping Leonardo, tapi Leonardo asyik mengobrol dengan orang-orang dan tidak menghiraukannya. Akhirnya orang-orang itu pergi, dan Leonardo menatapnya.

"Kalau ada yang bersikap tidak sopan padamu, langsung beri tahu aku," ucap Leonardo.

"Baik."

"Kau boleh minum sesuatu yang ringan dan memesan apa pun yang kau mau," ujar Leonardo dengan setengah berteriak, sebab suaranya tidak terdengar jelas karena musik yang keras.

Musik menggema sekencang-kencangnya. Ada orang-orang yang menari dan minum-minum. Leonardo juga minum, tapi ia tidak lagi menatap Ayla sesering sebelumnya, dan tentu saja Ayla menyadarinya. Setelah beberapa saat, seorang perempuan berambut pirang datang dan duduk di samping Leonardo. Leonardo menyambutnya dengan mesra. Ayla merasa tidak nyaman, tapi berusaha tidak menatap—sampai perempuan itu merapat pada Leonardo, lebih dulu berdiri, lalu duduk di pangkuan Leonardo dan mulai menciumnya dengan penuh gairah.

Leonardo meraba kaki perempuan itu, dan Ayla ternganga. Ia mulai merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya, lalu memalingkan wajah agar tidak melihat. Ia merasa marah menyaksikan tindakan Leonardo itu. Perempuan itu berdiri, begitu pula Leonardo. Perempuan itu menggandeng tangan Leonardo, dan sebelum pergi bersamanya, Leonardo mendekatkan wajahnya ke telinga Ayla.

"Karena kau tidak menyukaiku, aku harus memuaskan hasratku di tempat lain. Tapi bagaimanapun juga, kau tetap harus memenuhi kontrakmu," bisik Leonardo.

Ia pergi bersama perempuan itu, meninggalkan Ayla duduk dalam kebingungan. Leonardo menuju sebuah lorong dengan beberapa kamar. Berbagai pikiran memenuhi benak Ayla, dan jelas Leonardo pergi bersama perempuan itu untuk berhubungan seks. Ayla bangkit menuju bar dan mengambil sebuah minuman. Ayla sama sekali tidak pernah minum, tapi telinganya terasa panas membara karena amarah, jadi ia meneguknya dengan geram. Para pengawal sama sekali tidak membiarkannya sendirian. Ia merasakan jantungnya berdegup sangat cepat karena tahu Leonardo sedang bersama perempuan lain.

Di sisi lain, orang-orang yang ada di sana sudah pernah melihat Leonardo bersama banyak wanita simpanan, tapi Ayla berbeda dari yang lain, sebab ia tampak seperti perempuan yang anggun dan lembut. Karena itulah ia begitu menarik perhatian orang-orang yang mengetahui bahwa Leonardo memiliki wanita simpanan yang cantik dan penuh kelas—sebab ia tidak berpakaian seperti yang lain. Ia perempuan yang pendiam, yang menarik perhatian bukan karena keributan, melainkan karena kecantikannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!