NovelToon NovelToon
Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / System / Xianxia / Fantasi Timur
Popularitas:384.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rakyutt_

Akira Jin, seorang mahasiswa berusia 23 tahun yang bereinkarnasi kedalam tubuh anak usia 14 tahun. Perjalanannya sudah dimulai, ia yang memiliki sebuah takdir Agung.

Apakah aku Akira Jin atau Shen Li? apa yang terjadi padaku?

Ini adalah tekadku untuk menjadi yang terkuat, merombak kembali susunan tata semesta yang dalam kekacauan ini. Demi melindungi orang-orang yang aku sayangi, dan demi mencari kebenaran, Sebenarnya siapa aku?

Dengan bantuan sistem yang ia miliki, ia menjalani hari yang penuh cerita, suka duka ia lewati dengan hebatnya. Akankah ia dapat menemukan jawaban dan kebenarannya?

Banyak kejadian tak terduga ia alami bersama teman-temannya.

Bersama orang-orang di sampingku, meniti menjulangnya langit dan curamnya lautan dalam. Menantang para dewa terkuat!

Seperti apa perjalanan yang ia hadapi?! Simak dan ikuti perjalanan Sang Pemilik Takdir Agung.

"Dari sini perjalananku akan ku mulai!!"

***

Ig author.
@adii_rhmn15

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rakyutt_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecupan dan Hadiah!!

"Paman harap Li'er tidak bertindak gegabah, meskipun Li'er saat ini sudah kuat, paman tetap. tidak mengijinkannya!" Ucap paman Ru yang melihat Shen Li tengah berpikir.

"Ah! baiklah! paman yang menang! hahaha!" ucap Shen Li sambil bergurau untuk memecahkan suasana tegang.

"Paman jaga ucapanmu, tetapi jika kamu mengajak paman, itu akan beda lagi" balas pamannya menggoda, "hahh! entah akan ada keajaiban atau tidak nantinya, aku yang sekarang sangatlah lemah dan hanya menjadi beban" batin paman Ru bersedih tetapi tidak ia tunjukkan ekspresinya.

"Lalu apa yang akan kamu lakukan dengan Shen Kang dan Shen Mong nantinya Li'er?" lanjutnya.

"Paman tenang saja, aku sudah merencanakan semua hal yang dibutuhkan" Balas Shen Li. "Ah! iya! aku hampir lupa, apakah paman ingin bisa berkultivasi lagi?"

Shen Li sebenarnya ingin mengatakan hal ini sedari tadi, tetapi selalu ada saja pembicaraan lain yang menyela. Karena sebelumnya saat ia mengintrogasi para pengawal Shen Kang, ia sudah membeli job ahli mantra tingkat ilahi dari sistem, sehingga ia bisa menyegel dantian mereka. Jika menyegel saja bisa, bukankah untuk membukanya sama saja hanya membaliknya? kecamuk dalam pikiran Shen Li.

Mendengar hal itu, paman Ru dan Jia Yu sangat terkejut. Karena mereka berdua berharap agar paman Ru bisa berkultivasi lagi. Banyak sekali cara yang telah mereka lakukan sampai-sampai menghabiskan harta bendanya tetapi tetap saja hasilnya nihil.

"Apa aku tidak salah dengar Li'er? apa kamu bisa melakukannya?" jawab paman Ru bersemangat.

"Tentu saja! tetapi jika paman Ru mau" balas Shen Li singkat dengan senyum cerah menunjukkan gigi putihnya.

"Iya! paman sangat bersedia!" nampak terukir kebahagiaan dari raut wajah paman Ru dan Jia Yu.

Setelah itu, Shen Li meminta paman Ru untuk duduk bersila bermeditasi di lantai kamar itu. Setelah itu, Shen Li beranjak menuju belakang paman Ru yang sedang bermeditasi.

Dia lantas menempelkan kadua telapak tangannya ke punggungnya. Perlahan tapi pasti ia mulai mengalirkan energi Chi miliknya, telapak tangannya mulai menjadi sedikit bersinar. Ia mulai menggerakkan tangan kanannya ke bawah tepat dibelakang perutnya.

"Lepaskan!" Kata Shen Li.

Craak!!

Pyarr!!

Suara seperti pecahan kaca teredam terdengar dari tubuh paman Ru, itu bukanlah suara dantiannya yang pecah tetapi suara pecahnya segel dantian paman Ru.

Perlahan tapi pasti aura dari dalam tubuh paman Ru semakin membesar, hingga pada akhirnya berhenti membesar saat menyentuh ranah Kaisar ⭐ 4, naik satu tingkatan penuh dari tingkat kultivasinya terdahulu yang berada di ranah raja ⭐ 4.

Aura paman Ru mulai terserap kedalam tubuhnya. Perlahan paman Ru membuka matanya menampilkan warna bola mata coklat bening yang bersih.

"I-ini?! mengapa tingkat Kultivasiku bisa meningkat? Li'er terimakasih banyak, karena kamu selalu saja membantu paman dari dulu" ungkap paman Ru bahagia.

Sedangkan ditempat Jia Yu, ia yang baru saja melihat hal hebat yang ditunjukkan Shen Li, secara tidak sadar langsung mendekat ke arah Shen Li lalu mengecup pipi kanannya.

Shen Li yang mendapat kecupan itu menjadi terkejut, karena tidak siap dengan hal itu wajahnya tiba-tiba menjadi memerah, ia spontan memegang pipi kanannya yang baru saja mendapat kecupan lalu menengok ke arah Jia Yu.

Sedangkan Jia Yu yang melakukan hal itu langsung menutup wajahnya sembari bersembunyi di balik tubuh ayahnya. "Ma-maafkan aku Shen Li, A-aku hanya terlalu bahagia". ucapnya malu-malu.

Jia Ru yang melihat hal itu hanya terkekeh kecil saat melihat tingkah putrinya yang begitu berani mengecup seseorang di depannya.

"A-aa.. Ti-tidak apa-apa! Aku tidak mempermasalahkannya" ucap Shen Li dengan nada gugup, ia kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya cepat berharap ia lupa akan hal itu, tapi tetap saja tidak bisa.

Tak terasa mereka bertiga di sana sampai malam hari.

"Paman sekarang sudah malam, paman sekarang tinggal dimana? apakah masih di kediaman Klan Shen?" tanya Shen Li pada paman Ru.

"Tidak Li'er paman sekarang tinggal di gubuk di pinggir kota beberapa hari ini" jawab paman Ru, lalu mengusap kecil kepala Jia Yu.

"Mengapa paman tinggal di sana? lalu mengapa tidak sudah tidak di kediaman Klan?" Shen Li memiringkan kepalanya karena bingung.

"Hahh! Sebenarnya paman sudah di usir dari kediaman Klan oleh Tetua Kedua, satu hari setelah kabar kematian palsumu itu, karena dia memfitnah paman telah mencuri di tempatnya. Dan inilah jadinya paman" balas paman Ru dengan nada sedih. "Jia Yu, mari kita pulang! besok kita akan datang kesini lagi" ajak paman Ru pada Jia Yu.

"Baik-.."

"Tidak perlu paman!" ucap Shen Li memotong ucapan Jia Yu.

"Apa maksudmu Shen Li?" tanya Jia Yu.

"Kalian berdua menginaplah di sini denganku, sampai nanti aku kembali ke kediaman Klan, dan jangan menolak permintaanku!" ucap Shen Li menjelaskan. "Aku akan memesankan kamar pada kalian sekarang, kalian tunggu di sini oke?!" lanjutnya yang kemudian bergegas turun untuk memesan kamar lagi, tak lupa sebelum itu ia melepaskan array yang telah ia pasang tadi.

"Baiklah jika kamu memaksa" jawab paman Ru yang melihat punggung badan Shen Li semakin menjauh ke lobby penginapan.

"Ayah sangat senang melihan Yu'er kembali ceria seperti ini" ucap Jia Ru pada Jia Yu sembari menatap hangat wajahnya.

"Iya ayah, karena Yu'er sangat bahagia hari ini" balas Jia Yu sembari tertawa kecil.

Tak lama kemudian, Shen Li telah kembali dengan membawa kunci ruangan lalu memberikannya pada paman Ru.

"Paman Ru ini kuncinya! kalian bisa tidur nyenyak malam ini dan seterusnya, dan juga aku telah memesankan makanan agar diantarkan ke kamar kalian" Ucap Shen Li.

"Terimakasih banyak Li'er, sekarang paman ke kamar dulu, dan sampai jumpa besok, semoga tidurmu nanti nyenyak" Balas paman Ru beranjak sendiri meninggalkan Jia Yu di kamar Shen Li sesaat.

"Shen Li, terimakasih banyak untuk hari ini tadi, e-em.. tidak! terimakasih banyak atas semuanya" ucap Jia Yu tersenyum ceria terukir diwajahnya.

"Sama-sama Jia Yu, lagi pula kalian sudah aku anggap keluargaku sendiri" balas Shen Li tersenyum.

"Apa kamu tahu Shen Li?! Aku akan selalu menunggumu!" ucap Jia Yu tersenyum.

"Aku tahu itu Jia Yu, karena kamu selalu berkata seperti itu padaku, Aku masih terlalu muda untuk urusan ini setidaknya tunggulah aku beberapa tahun lagi, dan aku akan membalas perasaanmu" Jawab Shen Li.

"E-em aku percaya padamu Shen Li"

Cup!

"Aku balik dulu ya! selamat tidur Shen Li" ucap Jia Yu beranjak pergi setelah mengecup kembali pipi kiri Shen Li dengan berjinjit.

Shen Li yang lagi-lagi mendapatkan kecupan menjadi diam mematung seakan tak percaya. Karena bagaimanapun ini adalah hal baru baginya, baik di kehidupan sebelumnya ataupun sekarang ini, dikecup oleh seorang wanita selain ibunya.

Tersadar dari lamunannya, Shen Li segera beranjak menuju kamar mandi untuk mebersihkan dirinya dan berganti baju.

Beberapa saat kemudian

Shen Li telah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian, dan tentu saja pakaian itu ia ciptakan dengan energinya. Setelah itu, Shen Li mulai beranjak menuju sofa. Terlihat beberapa porsi makanan mewah yang ia pesan tadi telah tersedia di meja depannya, dan dengan segera ia menyantapnya.

Setelah menghabiskan makanannya, Shen Li berjalan menuju tempat tidurnya. tetapi sebelum itu, ia membuat sebuah klon dirinya untuk ia tugaskan ke Klan Shen. Shen Li kemudian terlelap dalam tidurnya, karena hari ini terasa sedikit lebih melelahkan baginya.

Kediaman Klan Shen

Nampak sebuah siluet manusia menggunakan jubah berwarna hitam dan samar terlihat corak naga pada jubahnya. Orang tersebut tak lain adalah klon dari Shen Li.

Ia berdiri di atap salah satu rumah yang dekat dengan kediaman tetua kedua. Klon Shen Li itu ia tugaskan untuk mengantarkan sebuah hadiah istimewa khusus untuk tetua kedua.

Klon Shen Li lalu bergegas meletakkan hadiah kemudian menghilang, yang tak lain adalah mayat Shen Kang dan kelima pengawalnya yang telah Shen Li lumpuhkan tetapi tidak ia bunuh. Keenam orang itu dengan tiba-tiba sudah berada di halaman utama kediaman Tetua Kedua karena dipindahkan oleh klon Shen Li tadi.

Spontan saja para pengawal yang bertugas berjaga malam itu, menghampiri keenam benda yang tergeletak yang tak lain adalah manusia.

Betapa terkejutnya mereka mendapati bahwa yang mereka lihat adalah mayat dari tuan muda mereka, Shen Kang, beserta kelima pengawalnya yang telah lumpuh.

Hal itu spontan mengakibatkan keributan besar di kediaman tetua kedua pada malam harinya.

Alam mimpi Shen Li

"Dimana aku?" Shen Li mendapati dirinya terbangun di sebuah taman yang sangat luas dan bukan berada di dalam kamarnya. Shen Li kemudian berdiri lalu segera melihat-lihat tempat itu.

"Apa ada seseorang di sini?" Tanya Shen Li sendiri.

Shen Li terus berjalan di hamparan taman yang sangat luas itu. Tak lama kemudian ia melihat sebuah gazebo yang sangat megah berwarna putih bersih dibawah pohon rindang yang memiliki 7 pilar berbeda warna dengan 1 bintang besar tergantung di tengah-tengah ketujuh pilar itu yang bercahaya emas.

Nampak sebuah tempat yang seperti sebuah meja kerja dengan kursi mewahnya yang diatas meja itu terdapat sebuah mutiara berwarna putih dengan siluet pantulan pelangi.

Shen Li perlahan berjalan mengamati meja kemudian duduk di kursi, saat ia mencoba menyentuh mutiara itu, anehnya tangannya seperti ditahan oleh sebuah pelindung tak kasat mata yang mencegahnya untuk memegang mutiara itu.

"Aneh sekali" gumam Shen Li.

"Kamu tidak akan bisa menyentuhnya saat ini" terdengar suara yang tiba-tiba saja muncul di pikirannya.

Lalu dari bintang yang berada ditengah-tengah itu, keluar sebuah cahaya kecil berbentuk seperti bola kasti melayang turun sejajar dengan Shen Li.

Melihat hal itu Shen Li spontan menanyakan sebuah pertanyaan pada cahaya itu. "Mohon maaf apakah kamu yang berbicara?" tanya Shen Li.

Akan tetapi pertanyaan Shen Li tidak mendapat jawaban dari pertanyaannya itu. Ia sampai merasa aneh sendiri karena berbicara dengan sebuah cahaya aneh itu.

Cahaya aneh itu masih diam ditempatnya melayang. Shen Li lalu beranjak mendekatinya mencoba menangkap cahaya itu, tetapi seakan mengerti apa yang akan dilakukan Shen Li bola cahaya itu menghindar sehingga Shen Li tidak dapat menangkapnya.

Shen Li terus berusaha mencoba untuk menangkap cahaya itu. Sampai-sampai ia harus mengeluarkan tenaga penuhnya untuk menangkapnya tetapi tetap saja tidak bisa.

Shen Li ngos-ngosan dengan keringat membanjiri sekujur tubuhnya.

Tetapi tiba-tiba saja, saat ia hendak menangkap bola cahaya itu, Taman yang sangat luas itu berubah menjadi kamar penginapan Shen Li berada.

Shen Li membuka matanya dan nampak tangan kanannya menjulur kedepan seperti hendak menggapai sesuatu. Hari sudah pagi dengan mentari yang mulai menyinari kamarnya.

Shen Li lalu bangun dan bergegas mencuci muka di kamar mandi. "Sebenarnya apa yang tadi terjadi? apa aku hanya bermimpi?!"

***

1
arsil
bertele tele
arsil
ini ni..klw author nya pecandu anime jepang..
Mkh 18
Luar biasa
Cicak Mati Tersepitt
bnyk cerita yg bgs aku baca tapi akhir nya jadi seperti ini...tergantung dan takda sambungan...
Cicak Mati Tersepitt
takda update lagi kaaaa...novel cerita yg bgs tak patut behenti setengah jalan
Sak. Lim
songong smbong mc nya lebay banget
Sak. Lim
karena trllu naaif idioooooot maka nya jgn naaaaaif mc
Sak. Lim
tampan tapi idioooooot songong
Sak. Lim
karena idioooooot mc nya lebay naiiif
Sak. Lim
emg bnererrrr2 goblokkkk mc nya punya sistem dunia jiwa tpi goblokkkk naaaaaaif
Sak. Lim
percuma hebat wanita nya hanya 1
Sak. Lim
trmkan idioooooot otak nya
Sak. Lim
katanya sakte naga aliran putih kox sifatnya aliran hitam, nyari musah tu sakte klaw mc nya tegas ga lembek kyak slame.
Sak. Lim
mc naiiiiif lembek
Sak. Lim
nih mc nya bnererrrr2 goblokkkk idioooooot
Sak. Lim
naiiiiif goblokkkk lebaaaay idioooooot songong mc nya,klaw ga mau terlibat ga usa jdi mc, apa gunanya kuat tpi ga mau menolong sesama berhenti jadi mc naiiiiif
Sak. Lim
biasa aja mc udah pernah hidup 2 kali lebaay
Sak. Lim
mc idioooooot pda siapa pun bersikap ramah ja jgn pilih kasih dasar songong
Toni WA
ujung2nya macet dijalan huhhh
Zero
Mohon Jangan Terlalu Memasukkan Pelajaran Terlalu Banyak, Kalau Tidak Ini Tidak Bisa Dibilang Novel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!