Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pulang Kampung
Candy Florensia sudah mengajukan surat pengunduran diri. Alasannya karena dia sedang berbadan dua. Dan dia tidak mau mengambil resiko bertemu dengan pembunuh anaknya dulu dalam kondisi berbadan dua.
Candy tahu, meskipun bukan Samantha yang melakukan langsung, namun dia menyuruh orang. Pengunduran diri Candy Florensia, ada yang senang, namun banyak yang kehilangan sosok periang dan pintar juga sopan dan menghormati orangtua. Devisi sembilan sangat kehilangan. Mereka menangis waktu perpisahan itu.
"Luke, why? Ada masalah dengan Candy??"
"Candy sendiri yang ingin. Dia lagi hamil. Dan kondisi kandungannya tidak baik - baik."
"Oke. Sebenarnya aku sayangkan. Karena istri kamu itu pintar. Dan aku tahu, kamu ngak kelelahan di devisi itu karena ada dia."
"Di rumah juga saya masih bisa meminta bantuannya kok."
Lukas juga ijin seminggu. Ternyata dia tidak bisa meninggalkan Candy sendiri di rumah orangtuanya di Bali. Dan direktur utama pun mengijinkan.
Saat ini di ruang manager keuangan, Samantha sangat bersuka ria. Karena ini kesempatan buat dia untuk mendekati Lukas. Dia ngak peduli Lukas sudah menikah. Cintanya tidak bisa berbohong, bahwa dia tidak bisa berpisah dari sosok laki - laki itu. Dan dia menyesali perbuatannya sendiri.
Lukas dan Candy berangkat ke Bali, dari Denpasar mereka langsung ke Klungkung desa tempat orangtua Candy tinggal. Mobil sudah siap di bandara. Dan Candy tahu, bahwa itu adalah mobil suaminya. Yang ada di sanur tempat usaha F&Bnya dan juga beach clubnya.
Perjalanan tiga puluh menit ditempuh oleh pasangan suami istri ini dan mereka tiba di rumah yang mereka.bangun buat orangtua mereka. Candy dan Lukas di sambut oleh kedua orangtuanya. Mamanya menyiapkan makanan yang banyak bagi mereka. Dan mereka sudah tahu, bahwa Candy sedang berbadan dua.
Sore harinya papanya menyiapkan air rempah - rempah untuk Candy berendam. Agar badannya kuat. Dulu hal ini dilakukan oleh papanya kepada mamanya waktu hamil kedua anaknya. Candy dan Charlie. Lukas sampai siapkan bak besar dari kayu seperti punya orang jepang buat Jacuzzi, bahkan juga alat pompa disiapkan. Agar ada sensai pijet saat berendam.
Dapur luar yang terbuat dsri tungku, digunakan papa untuk merebus rempah - rempah itu di panci besar. Selesai makan siang, dia sudah pergi berburu daun - daun rempah dengan motor buntutnya.
"Papa kemana ma."
"Ke pasar nak. Cari daun rempah buat mandi Candy."
"Pakai motor ma."
"Iya. Motor legenda nak." Mamanya sudah menyiapkan kopi dan cemilan pisang goreng buat anak mantunya. Hal ini yang sangat Lukas rindukan. Pertama kali di suguhkan cemilan ini, Lukas langsung suka. Nostalgia dia rasakan saat bersama maminya waktu masih kecil. Tidak lama princesnya bangun. Lukas langsung menciumnya.
Mertuanya datang dengan belanjaan rempah - rempah dan daun - daun yang dia minta di kebun temannya. Lukas membantu mengangkat barang bawaannya.
"Pa, kalau mau ambil atau beli ini. Ajak Lukas. Inikan disediakan buat istri Lukas. Meskipun itu anak kesayangan papa. Lukas ngak mau papa kerepotan seperti ini."
"Ini biasa nak. Papa aman kok."
"Oke papa."
Lukas membantu papa mertuanya menyiapkan rebusan air rempah itu. Sedangkan bak berendam besar di letakan di teras belakang yang pemandangannya sungai kecil dan hamparan sawah orang.
"Sayang ini kok perutnya sudah kelihatan ya. Kemarin waktu Armando ngak terlalu terlihat."
"Kan kakak waktu itu usia empat bulan meninggal. Ini adek sudah empat bulan mau lima mas."
Lukas mencium bibir istrinya dan memeluknya. Lukas yang paling menderita waktu tahu Candy di tabrak dan anaknya meninggal di perut Candy. Saat ini dia sudah bertekat mau menjaga istri dan anaknya baik - baik. Lukas sedang membantu Candy menggunakan baju renang buat berendam.
"Pa, panas ngak."
"Angat sayang. Kamu pasti bisa nak."
Candy masuk dalam bak besar itu. Dan dia berendam. Mukanya sudah memerah. Lukas tetap menjaga istrinya.
"Sayang are you oke. Mas ikut masuk ya."
"Ngak papa nak, kamu juga boleh masuk. Biar badannya enak."
Lukas pun menemani istrinya. Candy hanya mengeleng kepalanya melihat tingkah suaminya. Yang posesif itu, karena dia takut istrinya terluka karena panas. Selesai berendam air rempah. Lukas merasakan badannya enak sekali. Ngak terasa pegal - pegal. Terasa ringan badannya.
"Pa, enak sekali."
"Kalau mama, Candy atau Charlie sakit. Papa sering buat seperti ini."
Lukas sangat menikmati satu minggunya bersama mertua di kampung mereka. Bukan hanya menyiapkan air rempah, dia juga pergi melihat sawah yang dibeli istrinya buat orangtuanya. Di halaman rumah juga ada tanaman sayur dan buah yang di rawat mereka. Daun bawang dan seledri adalah tempat tetangga datang membeli. Tetapi itu dulu, sekarang mama dan papa hanya memberi jika ada yang datang mau membeli.
Mereka bersyukur buat berkat yang mereka terima sekarang. Selain dari anak mereka. Menantu mereka Lukas Wibowo juga menyiapkan. Jadi mereka tidak kekurangan. Malah sekarang adeknya papa dari kampung di kupang, juga sudah tinggal bersama mama dan papa. Itu dua adik papa yang paling belakang. Mereka masih kecil sudah di tinggal oleh opa dan oma.
Satu minggu, waktu yang singkat bagi mereka pasangan suami istri ini. Ingin lama di Bali, namun Lukas harus bekerja. Sebelum pulang, Lukas membeli mobil pickup buat papa, agar bisa mobilisasi hasil panen mereka. Kebetulan ada adik papa yang laki - laki yang bisa membawa mobil. Semua surat - surat bahkan surat ijin mengemudi pun Lukas bantu uruskan.
"Mama dan papa harus bahagia di hari tua. Mama dan papa bukan hanya mertua bagi Lukas, namu sudah seperti orangtua Lukas." Mama dan papa langsung memeluk Lukas.
"Om dan tante kecilku aku titip papa dan mama ya."
"Iya sayang. Sehat - sehat ya." Candy tidak kuatir dengan dua oma dan tantenya, adik dari papanya. Karena mereka dua ini sopan, baik dan menghormati mama dan papa, karena mereka tahu, meskipun kami di Bali susah, papa dan mama selalu memperhatikan mereka di kampung sana.
Candy yang meminta mereka ke Bali untuk temani papa dan mama. Dan mereka mau. Mau di kasih kuliah sama mama dan papa, mereka tidak mau karena selesai sekolah mereka lebih banyak hidup di ladang. Membantu kakak - kakak mereka.
Meskipun berat, Candy harus kembali ke Jakarta ikut suaminya Lukas Wibowo.