NovelToon NovelToon
DIA DARI MASA LALUKU

DIA DARI MASA LALUKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Selingkuh / Obsesi
Popularitas:559
Nilai: 5
Nama Author: yavarnie

Sana hanya ingin menjadi istri yang baik bagi suaminya sekaligus ibu yang baik baik anak tirinya.

Namun, ia tidak pernah menyangka bahwa pernikahan itu akan mempertemukannya kembali dengan seseorang dari masa lalunya.

Seseorang yang ternyata belum benar-benar melupakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yavarnie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lupa pada dunia

...#••...

“Loh? Mau kemana kalian?”

Langkah perempuan itu dan Jay seketika terhenti saat mendengar pertanyaan dari seorang pria yang tengah duduk di meja makan.

Perempuan itu menoleh ke arahnya, sementara Jay berdiri di sampingnya tanpa banyak bicara.

“Saya kedepan dulu, Pak. Mau nganterin adik saya pulang,” jawab perempuan itu sopan.

“Di luar hujan deras loh. Nginep aja disini, nggak apa-apa. Kasihan adik kamu. Udah malam juga, kan.”

Mendengar tawaran itu, Jay sontak sumringah. Keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama perempuan itu mendadak terasa selangkah lebih dekat menjadi kenyataan.

“Adik kamu kayaknya seneng, tuh. Sampai senyum-senyum sendiri,” kekeh pria itu.

Senyum Jay seketika lenyap. Ia buru-buru memasang wajah datar, seolah tak pernah menunjukkan kegembiraan sedetik sebelumnya.

Gila! Gue kehilangan kendali lagi! rutuknya dalam hati.

Perempuan itu sempat melirik Jay sebelum kembali menatap majikannya. “Kalau begitu, makasih, ya, Pak, udah izinin adik saya nginep.”

“Santai aja, Sua. Kayak sama siapa aja,” jawab pria itu ringan. “Kalau butuh baju, pakai baju—”

“Nggak usah!” Jawab Jay cepat.

Perempuan itu langsung menoleh dan melotot ke arahnya. “Heh!” tegurnya, memperingati Jay agar menjaga sikap.

Bukannya tersinggung, pria itu justru terkekeh kecil melihat tingkah keduanya. “Anak remaja tuh semangatnya memang membara, ya,” komentarnya santai.

“Adik kamu tidur di kamar sebelah aja—”

“Nggak mau!” Lagi-lagi Jay memotong ucapan pria itu. “Gue mau tidur sama Kak Sua! Takut!”

Perempuan itu spontan mencubit lengan Jay.

“Sakit,” keluh Jay sambil menatap perempuan itu dengan wajah tak terima.

Memangnya apa salahnya? Ia hanya mengatakan apa yang dirasakannya. Lagi pula, ia memang takut.

“Persis banget, ya, kayak kamu. Sama-sama keras kepala,” ujar pria itu sambil tersenyum geli.

Perempuan itu hanya membalasnya dengan senyum canggung. Ia tak tahu harus menjawab apa, sementara Jay tampak tak merasa bersalah sedikit pun atas ulahnya sendiri.

“Ya sudah, kalau begitu, saya naik ke atas, ya.” Pria itu bangkit dari kursinya, lalu menepuk pelan pundak Jay sebelum berlalu meninggalkan meja makan. “Istirahat yang nyaman, ya.”

Setelah perempuan itu selesai membereskan pekerjaannya, yang sejak tadi terus diikuti Jay ke mana pun ia melangkah, keduanya akhirnya kembali ke kamar saat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.

“Dari tadi ngintilin mulu, ih!” Perempuan itu akhirnya meluapkan kekesalannya setelah tadi menahan diri menghadapi tingkah pemuda di hadapannya.

“Apa sekarang juga mau ikut gue mandi?”

“Mau!” jawab Jay cepat tanpa ragu.

Perempuan itu terdiam selama beberapa saat, hanya menatap Jay yang masih tampak semangat, sama sekali tidak menunjukkan raut lelah seperti dirinya.

Ia menghela napas panjang sebelum berjalan menuju sofa single dan menjatuhkan tubuhnya di sana. Kepalanya menengadah menatap langit-langit kamar.

Jay meletakkan ranselnya di bawah ranjang, lalu melepas jaket yang sedari tadi ia kenakan. Setelah itu, ia membuka seragam sekolahnya dan hanya menyisakan kaus putih serta celana hitam selutut.

Pakaian seragam itu ia letakkan begitu saja di atas ranjang sebelum menghampiri perempuan itu.

“Capek, ya?”

Jay duduk bersila di lantai yang dingin, tepat di dekat kaki perempuan itu. Tanpa banyak bicara, ia mulai memijat kaki perempuan itu.

Selama beberapa saat, perempuan itu hanya menikmati pijatan tersebut, sebelum akhirnya membenarkan posisi duduknya dan menunduk untuk memperhatikan tangan Jay yang begitu telaten.

“Jujur, ya, gue tuh nyaman sama kehadiran lo. Tapi gue nggak suka sama lo. Aneh, kan?”

Gerakan tangan Jay berhenti, ia mendongak, menatap perempuan itu sejenak sebelum menjawab. “Nggak aneh. Mungkin aja lo emang tipe orang yang butuh waktu lama buat jatuh cinta.”

“Si paling pakar cinta, nih?” ledek perempuan itu sambil tersenyum.

Ia berdiri, lalu mengacak rambut pemuda itu sebelum melangkah menuju gantungan baju untuk mengambil daster, handuk, dan perlengkapan mandinya.

“Gue mandi dulu, ya. Jangan aneh-aneh. Ini rumah orang.”

Jay hanya menatap kepergiannya hingga perempuan itu keluar dari kamar. Setelah itu, ia beranjak dari duduk bersilanya dan berpindah ke kursi yang tadi ditempati perempuan itu.

Beruntung, ayahnya tidak pulang ke rumah malam ini. Jadi, menginap di rumah orang lain pun bukan masalah baginya.

Jay meyakinkan dirinya bahwa malam ini ia harus menanyakan alasan sebenarnya di balik tindakan perempuan itu, sebagaimana niat awalnya sejak datang ke rumah ini.

Entah kenapa, setiap kali berhadapan dengan perempuan itu, Jay selalu melupakan segala hal yang ingin ditanyakannya. Seolah-olah, berada di dekat perempuan itu saja sudah cukup membuatnya lupa pada dunia, hingga ia hanya ingin menikmati setiap detik kebersamaan mereka.

...[...]...

#•• masa lalu

••• masa sekarang

1
tak tahu
jadi laki emang harus gentle
tak tahu
baju hitam gak buat cuma berduka aja kali🙄
Yavarnie: nahh bener tuh
total 1 replies
tak tahu
keren2 kak
Yavarnie: makasih banyakkk
total 1 replies
Yavarnie
INI ADA YANG BACA NGGAK SIH?
SAY HI, DONGGG
Yavarnie: huhu thank you udah bacaa
total 2 replies
senjani jingga
semangat thor!, kalau berkenan mampir juga ya di novel baruku😁
senjani jingga: terimakasihhh❤️❤️
total 2 replies
Yavarnie
aneh, ya, datang ke gereja bukannya ibadah, malah buat nemuin seseorang wkwk
tak tahu: si jay emang aneh2 ja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!