NovelToon NovelToon
OBSESI Karina

OBSESI Karina

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Cintapertama
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Pencari Cerita

Sejak kecil Karina terbiasa melihat ibunya bekerja keras ditambah lagi setelah sang Ayah memilih pergi dengan wanita lain, oleh karena itu, Karina berjanji pada dirinya sendiri dimana dia ingin bebas dari kemiskinan, Sampai suatu hari, Karina bertemu dengan Adrian Mahardika pemuda Tampan. Berpendidikan. Pewaris keluarga konglomerat yang memiliki segalanya. Bagi Karina, Adrian bukan sekadar lelaki. Ia adalah jalan keluar dari kehidupan yang selama ini ia inginkan, yaitu kemewahan. Sejak saat itu, Adrian menjadi obsesinya. Akankah Karina mampu memenangkan Obsesinya atau malah membuat Hidupnya hancur dengan Obsesinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pencari Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Malam semakin larut, Setelah Adrian meninggalkan rumah Karina, mobil hitam itu masih disana, dan ketika karina akan bersiap beritirahat ia mencoba mengintip dari jendela kamarnya, ia memperhatikan mobil itu tanpa pergerakan sama sekali,

"Karina....ada apa?" tanya sang ibu yang tiba tiba masuk ke kamarnya

"Tidak ada apa - apa Bu, aku sedang memperhatikan mobil hitam disebelah sana, sepertinya agak aneh."

"Aneh...?" sang ibu pun memcoba melihat dari tirai jendela

"Kalau aku perhatikan beberapa hari ini, mobil itu terus mengikutiku Bu."

"Benarkah?"

"Sudah lah bu, mungkin firasat ku saja." sahut karina kemudian ia duduk di atas ranjang nya.

Sang ibu kemudian sempat menanyakan pekerjaan putrinya sebelum akhirnya keluar kamar Karina untuk beristirahat, sebelum karina memejamkan matanya ia melihat sekali lagi dari jendela kamarnya, dan ternyata mobil itu sudah tidak ada. Karina merasa lebih tenang dan bisa beristirahat.

Di tempat lain, Adrian masih belum bisa tidur.

Ucapan Karina tentang mobil hitam yang beberapa hari ini mengikuti karina menjadi kecemasan tersendiri bagi Adrian, Ia merasa ada sesuatu yang harus diketahui tetang siapa yang mengikuti Karina,

"Jika bukan Katrin, lalu siapa?" guman Adrian, pertanyaan itu berputar dikepalanya hingga dia akhirnya menyuruh Tomy untuk menyewa seseorang untuk menjaga rumah Karina dari kejauhan, Ia mengenal dunia bisnis, dan Adrian tidak ingin terjadi sesuatu pada Karina, ia mulai menyadari bahwa Karina kini memiliki arti lain bukan hanya dalam bisnis nya, namun juga dalam hati nya.

Keesokan hari, sebangun dari tidur nya Karina langsung melihat kembali ke arah jendela, ia tidak melihat mobil hitam yang beberapa kali terparkir disebrang rumahnya, tapi kali ini ada mobil lain yang saat ini terparkir tepat digerbang rumahnya, ia kaget dan langsung berlari keluar kamarnya, sang ibu sudah membukakan pintu dan ternyata ada sosok pria paruh baya yang sudah berdiri dipintu depan rumahnya bersama sang ibu

"Ibu...." kata Karina memanggil ibu nya

sang ibu menoleh kebelakang, kemudian mundur kebelakang agar karina melihat pria yang berdiri didepan rumahnya, Karina terperanjat kaget, ternyata pria itu adalah Ayahnya yang sudah dua tahun pergi bersama wanita lain

"Ada apa ayah kesini." sahut Karina sambil kemudian duduk dikursi ruang tamu

"Karina, ayah ingin kamu bekerja bersama ayah?" jawab ayahnya yang kemudian mengikuti karina

"Kenapa ayah tiba - tiba datang dan menyuruhku bekerja ditempat Ayah?"

"Ayah hanya ingin menolong mu."

"Menolong?, apa maksud ayah?"

"Karina...ayah punya bisnis besar, dan ayah butuh kamu."

"Maaf Ayah tapi aku sudah bekerja."

"Ayah tahu, justru karna itu ayah mengajak mu."

"Kenapa...kenapa baru sekarang ayah datang?"

Ayahnya tidak bisa menjawab, ia hanya terdiam dengan pertanyaan itu, namun dalam hati nya dia hanya ingin karina bekerja di kantornya.

“Dua tahun Ayah pergi begitu saja. Ayah meninggalkan Ibu. Ayah meninggalkan aku. Bahkan ketika kami kesulitan, apa Ayah datang?”

“Ayah punya alasan.”

“Alasan Ayah cuma karna wanita lain kan?”

Karina menahan air matanya, sementara Sang ibu hanya mampu menundukkan kepala, Suasana mendadak hening, Pria itu tampak terpukul.

“Ayah menyesal Karina.”

"Sudah lah, Ayah tidak usah datang kembali bersama kami, aku dan ibu sudah terbiasa tanpa Ayah."

“Ayah tahu, Karina, Ayah minta maaf.”

Pria itu menatap Karina cukup lama sebelum akhirnya berkata,

“Ayah cuma ingin kamu ikut bekerja di perusahaan Ayah.”

Karina terdiam, lalu pria itu memberikan kartu nama nya dan meletakan nya dimeja ruang tamu, karina hanya melirik sekilas, sebelum pergi, sang Ayah berhenti sejenak.

“Kalau suatu hari kamu berubah pikiran, hubungi Ayah.”

Karina tetap diam, ia menatap kartu nama yang masih tergeletak di atas meja, Ada sesuatu yang terasa aneh yang ditangkap oleh karina, Kedatangan ayahnya begitu tiba-tiba.

"Kenapa baru sekarang Ayah datang, aku tidak mengerti." Ungkap Karina kepada sang ibu yang hanya mematung melihat mantan suaminya datang tanpa ada ia duga sama sekali

"Karina...mungkin Ayah mu baru memulai bisnisnya sekarang?"

"Aku tidak peduli Bu, harusnya sejak saat itu ayah menghawatirkan kita, tapi apa yang ayah lakukan?, ini tidak bisa dimaafkan." sahut karina kemudian ia berdiri dan membiarkan kartu nama itu masih diatas meja. Ia kemudian bergegas untuk berangkat ke kantor Mahardika.

Sementara Adrian yang dari semalam merasa cemas, pagi ini langsung menanyakan pada tomy tentang suruhan orangnya untuk menjaga Karina

"Bagaimana Tom...., sudah dapat informasi?"

"Sepertinya belum pak Adrian, pagi tidak ada mobil hitam yang mencurigakan, namun dilaporkan hanya ada sedan berwarna abu yang terparkir didepan rumah mba karina."

"Benarkah?, siapa dia?"

"Menurut informasi, ini mungkin tamu dari mba karina atau ibunya."

"Aku tidak tahu Tomy, suruh dia untuk tetap mengawasi rumah Karina, jangan sampai ada yang terlewat."

"Sepertinya pak adrian peduli sekarang peduli sekali dengan mba Karina."

"Sekarang dia model ku Tom, tak usah banyak pertanyaan."

Tomy hanya tersenyum dengan jawab Adrian, tiba tiba ayahnya Adrian muncul

"Ada apa Tom?"

"Ini pak, ada yang mencoba membuntuti mba karina."

"Apa?" kenapa kau diam saja tomy, lakukan sesuatu..cepat."

"Pak Adrian sudah menyuruh orang untuk menjaga rumah mba karina pak Surya."

sang ayah pun tersenyum bahagia dengan jawab itu, dan adrian yang merasa malu tetap menunjukan wibawanya tanpa harus terlihat jelas bagaiman perasaan hati nya kali ini terhadap Karina.

***

Sore itu bukan hanya Adrian yang menyewa seseorang untuk menjaga Karina, tetapi juga katrin, sejak adrian mencurigainya mematamatai Karina, kini ia mulai berfikir kalau ada orang lain yang mungkin bisa diajak bekerjasama dengan nya, ia ingin tahu siapa orang yang dikatakan oleh Adrian, bagaimanapun ini peluang buat dirinya untuk mencari tahu, ia mengikuti mobil yang ditumpangi karina dari kantor Mahardika sampai ke rumahnya, dan tanpa katrin ketahui adrian sudah lebih dulu menyuruh orang untuk memantau disekitaran rumah karina. Sesampainya dirumah, karina lalu masuk kedalam rumahnya, pak hasto yang mengantarnya langsung kembali kerumah mahardika, katrin yang mengikutinya berhenti juga agak jauh dari rumah karina, dan ia terlihat jelas oleh suruhan Adrian, dan tanpa sepengetahuan katrin dirinya kini menjadi laporan ke adrian bahwa mobil nya yang berada disekitaran rumah karina sempat lama, namun tidak kunjung keluar dari dalam mobil. Dan ketika foto foto itu sampai ketangan adrian, ia mengenali mobil katrin, ia kembali curiga pada katrin, dan tanpa keduanya ketahui bahwa orang yang selama ini membuntuti Karina adalah Ayahnya karina sendiri dimana, bila adrian dan katrin mengetahi kebenaran nya, pasti akan membuat hidup karina semakin menderita, dan ini akan membuahkan hasil keberuntungan bagi Katrin.

1
najmun_huda
ganba kakak....👍
Pencari Cerita: terima kasih kaka
total 1 replies
Pencari Cerita
mudah mudahan yang baca suka sama cerita aku, jangan lupa kasih masukam.ya🙏, terima kasih
Pencari Cerita
makin kesini makin asik, mampir juga yuuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!