NovelToon NovelToon
Dua Rasa

Dua Rasa

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Poligami / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:217.5k
Nilai: 5
Nama Author: Alvaro zian

Aliya yang terjebak hubungan bersama sang atasan berakhir pernikahan siri tapi tanpa Aliya ketahui kalau dirinya adalah istri kedua dari sang suami.

Di saat manis nya pernikahan Aliya mengetahui kalau dirinya hanya istri kedua.

Akan kah Alya terus bertahan dengan pernikahan ini? atau Aliya justru memilih mengalah dengan meninggalkan Dikta sang suami?

Apa alasan Dikta berbohong pada nya?

Bagaimana kisah hidup selanjutnya yuuk mampir di cerita terbaru ku yang cukup menguras emosi DUA RASA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesimis

"Dari mana?" tanya Dikta saat melihat Aliya yang baru pulang.

"Tadi kan aku sudah bilang mau jalan sama Winda,kamu lupa!"

"Belanja lagi?"

"Sedikit" jawab Aliya lalu masuk ke dalam kamar dan di ikuti Dikta.

"Hon,aku merindukan mu" ujar Dikta memeluk tubuh Aliya dan mengecup pipi nya lembut

"Mas aku lelah, tubuh ku gerah mas" tolak Aliya lalu melepaskan pelukan Dikta dan berjalan kearah kamar mandi.

Aliya menghidupkan shower dan menyirami ke arah tubuh nya yang masih terbalut baju lengkap,ntah kenapa perasaan Aliya saat ini tak karuan dia merasa jauh untuk menggenggam Dikta,apa mungkin jika dia hamil nanti keluarga Dikta akan menyukai nya atau justru menendangnya jauh secara dia bukan siapa-siapa,Aliya hanya seorang perempuan malang yang berusaha menjelma menjadi seorang Cinderella.

"Hon.....kok lama sih" panggil Dikta dari luar

"Perutku mules mas" bohong Aliya

"O....aku pikir kamu kenapa napa,kalau sudah aku tunggu di meja makan ya hon tadi aku sudah masak buat kamu kita makan bersama" ujar Dikta lagi

"Ya mas"sahut Aliya

Ini yang membuat Aliya makin percaya pada Dikta, perlakuan manis lelaki ini, Dikta mau berkorban apa saja untuk nya,hal yang tidak pernah Aliya dapat kan dari siapapun termasuk Keluarga nya karena Aliya sendiri sudah menjadi yatim piatu saat duduk di bangku SD,usaha keras nya membuahkan hasil membawa nya bisa bekerja di perusahaan terkenal milik Dikta dan kini menjadi istri seorang CEO yang memang dari dulu impian nya tapi sayang keluarga Aliya tidak menyukai upik abu seperti dirinya membuat nya gamang untuk melanjutkan hubungan ini tapi Dikta selalu menyakinkan Aliya kalau akan indah pada akhirnya.

Satu jam lebih Aliya mengurung diri di kamar mandi berperang dengan pemikiran nya sendiri dan akhirnya perempuan cantik itu keluar, setelah memasang baju Aliya keluar dari kamar menuju meja makan.

"Kenapa lama sekali hon,sakit banget ya perut nya?" tanya Dikta khawatir

"Lumayan mas tapi sekarang sudah mendingan kok" jawab Aliya tak ingin membuat Dikta bertambah khawatir.

"Yakin hon? Kalau masih sakit kita periksa aja yuk ke dokter"

"Nggak usah mas" tolak Aliya cepat

"Aku takut loh kamu nanti malam malah kenapa-kenapa, soalnya -"

"Kamu nggak tidur di sini" potong Aliya

"Begini hon-"

"Karena mama kamu tadi datang ke kantor dan minta kamu untuk pulang" tebak Aliya mendesah kecil

"Hon,kamu harus sabar mengerti dengan keadaan ini"jelas Dikta

"Kok aku jadi pesimis ya mas dengan hubungan ini,aku tau kamu lebih mentingin keluarga kamu tapi kalau terus-terusan begini aku jadi nggak yakin mas"

"Maksud kamu apa hon?" tanya Dikta dengan nada tinggi

"Ya kamu lihat saja perlakuan mama mu bagaimana dengan ku,aku jadi nggak yakin mas buat terus melanjutkan hubungan ini" ungkap Aliya jujur

"Hon,aku-"

"Udah lah mas aku capek,mau istirahat dulu!" ucap Aliya lalu segera bangkit dan beranjak ke kamar lagi, pikiran nya sedang kalut saat ini membuat Aliya ingin segera tidur.

Dikta menghela nafas panjang dia juga tidak mau di posisi saat ini,dia tidak bisa melepaskan Nasya begitu saja karena ada mama nya yang siap membela Nasya, apalagi ada darah daging nya Vania sedangkan memperkenalkan Aliya sebagai istri nya juga opsi yang sangat buruk saat ini,papa dan mama nya bisa membahayakan nyawa Aliya.

Dari tadi ponsel Dikta terus berbunyi panggil dari sang mama.

"Hufssss...." hembusan nafas Dikta terdengar keras.

"Iya ma iya,sabar sebentar lagi aku pulang" jawab Dikta kesal

1
Uba Muhammad Al-varo
si Dikta memang nya otak batu dan bebal, yang ada dalam pikirannya nafsu./Curse/
Uba Muhammad Al-varo
si Dikta pecundang yang harus nya/Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer/supaya sadar ingat anak, istri dirumahnya walaupun tidak cinta istri
Uba Muhammad Al-varo
karena si Dika nggak publish pernikahannya jadinya si Alya terjerat,si Dika /Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer/
Uba Muhammad Al-varo
ternyata Aliya namanya bagus tapi tak sebaik perilakunya, walaupun Aliya belum tahu Dika sudah menikah tetapi pacarnya jangan melebihi batas
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
Hera sasuwe
👍
lili
mampir thor
Sandisalbiah
ini lebih baik..
Sandisalbiah
mengingat ibu mu, Dikta.. pd akhirnya kamu akan tetap menyakiti Aliya... krn dlm pandangan mereka Aliya tetap pihak yg salah dan di anggap hina dan pada ujungnya kamu bakal mencampakan Aliya krn permintaan ibu mu.. jd jgn lagi egois..
Sandisalbiah
Lha.. kacau semuanya
Sandisalbiah
si Dikta tuh.. sidak ke apartemen Farel setelah denger kabar kalau Farel udah punya istri.. bisa gaswat kalau dia sampai ngotot mau lihat dang kenalan dgn istri Farel nya.. 🤦‍♀
Sandisalbiah
yg ngadon anak siapa... yg repot ngeladenin nyidamnya siapa.., ya Rel.. 🤦‍♀🤭🤭🤭
Sandisalbiah
hormon bumil.. sampe kebawa mimpi ya Al 🤭🤭🤭
Sandisalbiah
siklus hidup Al.. inti dr semuanya adalah mau belajar dan berubah utk lebih baik lagi.. introspeksi diri.. agar kedepan jd manusia yg lebih baik lagi dan tdk mengulangi kesalahan yg sama..
Sandisalbiah
antara cinta dan nafsu emang beda Al... kamu aja yg dulu keblinger dan terlena dgn rayuan buaya buntung model Dikta
Sandisalbiah
segitu gampangnya kamu mau melepaskan Aliya tanpa memikirkan nasib Aliya kedepannya bakal seperti apa.. pecundang banget kamu jd laki² Dikta.. ishh.. pengen tabok pake teplon kepala Dikta..
Sandisalbiah
kemungkinan Nasya hamil.. dan Aliya juga hamil wow.. tokcer juga itu kecebong Dikta...
Sandisalbiah
gak perlu di pecat bu.. org nya udah kabur.. Aliya tau diri kok bu, anak ibu aja tuh yg gak waras otaknya
Sandisalbiah
modus kamu Seline
Sandisalbiah
apa semua yg jd sekretaris itu selalu mengharapkan buat jd pendamping bosnya ya.. hah.. SEKRETARIS ADALAH MAUT..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!