seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 17
"assalamualaikum,permisi Tante Dila apa mbak Rini nya ada"
"Waalaikumasalam,ada Rini ada di rumah langsung saja masuk kedalam"
"Baiklah kami permisi ya Tante "
Mereka pun masuk kedalam rumah dan memanggil Rini yang kebetulan saat itu tengah menonton televisi.
"Mbak Rini"
"Hai kalian ayo sini,tumben ada apa"
"Hem begini,mbak Rini tau kan kalau kita ini besok mau MOS dan rambut harus dilakukan kepang jadi,kita mau minta bantuan mbak Rini bisa tidak"ucap ana
"Oh iya aku tau,teman ku juga kebetulan OSIS jadi dia memberitahu mbak"
"Jadi gimana,mbak Rini bisa tidak "
"Tentu bisa,tapi bagaimana kalau malam ini saja jadi besok kalian tinggal merapikan nya saja,kalau misal nya besok pagi sepertinya waktunya akan mepet".
"Hmm baiklah tidak apa nanti kita kesini "
Mereka pun ikut Rini menonton televisi dan bermain sebentar di rumah Rini .
.
.
.
.
.
Pagi hari telah tiba di mana Aira akan melakukan MOS ia telah bersiap dengan segala rambut yang sudah di kepang dan jangan lupa ikat rambut nya menggunakan rafia,kaos kaki yang berbeda warna,,Aira sengaja tidak menggunakan kalung dari permen dan kardus karena ia berfikir akan memakainya nanti setelah sampai di sekolah,Karena jika ia memakainya sekarang bisa saja nanti ia akan di sebut orang gila di sepanjang jalan dan menarik perhatian karena penampilan nya,sudah cukup dengan tali rafia yang ada di rambutnya serta kaos kaki yang berbeda warna itu.
Dan benar saja di saat dalam perjalanan menuju sekolah Aira,Santi dan ana tak sengaja bertemu anak kecil dan mereka pun menertawakan penampilan aira dan dua teman nya itu.
"Hei lihat itu,ada orang gila hahahha"
"Santi ana ayo kita lebih cepat lagi mengayuh sepeda nya dari pada di panggil orang gila kita"ucap Aira
"Iya ayo kita ngebut aku sudah sangat malu sekali"ucap ana
Akhir nya mereka pun mengayuh sepeda nya dengan cepat agar sampai di sekolah ,dan saat sampai di sekolah mereka pun dengan malu-malu memarkir sepeda dan melihat bahwa sudah ada banyak teman baru mereka yang juga mengenakan seperti mereka jadi mereka sudah tidak merasa risih ataupun malu lagi.
Aira pun pamit dengan Santi dan juga ana untuk menuju kelas nya dan bergabung dengan teman-teman nya,disini mereka sudah di berikan kelas dan ternyata kelas mereka itu berbeda. Santi berada di kelas 7A ,ana berada di kelas 7C sedangkan Aira sendiri berada di kelas 7E.
Aira pun menuju kelas nya dan bergabung dengan teman baru nya yang sudah berkenalan saat mengisi formulir pendaftaran.
Saat MOS berlangsung hanya perkenalan di dalam lingkungan sekolah serta pengenalan nama dan asal sekolah,tidak lupa juga dengan permainan.
Tidak terasa sekarang sudah siang dan peserta MOS di pulangkan setelah acara selesai dan akan di lanjutkan besok.
Kini Aira dan teman nya mengayuh sepeda untuk pulang,tak lupa Aira melepas tali rafia di rambut nya dan juga menggunakan jaket yang ada topi nya untuk menutupi rambut nya agar nanti saat bertemu orang ia tidak di ejek seperti tadi pagi,begitu juga dengan dia teman Aira yang melakukan hal yang sama.
Tak terasa mereka pun sudah sampai di rumah masing-masing dan mengistirahatkan tubuh mereka yang lelah karena mengikuti MOS dan juga karena panas nya si matahari siang ,setelah cukup untuk mengistirahatkan tubuh nya Aira pun membersihkan diri agar tidak ada kuman yang menempel di tubuh nya kemudian ia pun menuju dapur dan makan,setelah selesai tak lupa ia pun mencuci piring nya dan kembali ke kamar dan merebahkannya tubuh nya ,tak berselang lama Aira pun tertidur dengan memeluk guling kesayangan nya.
Singkat cerita hari MOS pun telah berakhir dan semua peserta didik baru kini telah menjadi murid SMP negeri permata.
Dan besok akan melakukan pembelajaran biasa,semua murid kini sudah mendapatkan jawadwal pembelajaran yang akan di lakukan esok.
Setelah sampai di rumah Aira pun membersihkan diri nya seperti biasanya ,setelah selesai ia pun tertidur di ruang tv hingga sore.
Saat bangun ternyata sudah jam 5 ia pun lekas berdiri dan mandi,setelah selesai mandi ia pun mempersiapkan buku untuk pembelajaran besok.
Setelah selesai dengan memberi sampul serta membuat jadwal untuk besok iapun keluar dari kamar nya dan ikut duduk bersama dengan nenek nya di depan rumah.
"Bagiaman sekolahmu hari ini Aira"
"Lancar nek,hari ini adalah hari terakhir mos dan besok sudah akan melakukan pembelajaran"
"Kau sudah mempersiapkan buku mu "tanya nenek
"Sudah nek"
"Em apa ibu belum pulang nek"tanya Aira
"Belum,mungkin sebentar lagi ibu mu pulang "
"Lebih baik sekarang kita masuk dulu ini sudah mau magrib tidak baik masih di depan rumah begini"
"Baik lah nek"
Aira pun mengikutu sang nenek dari belakang dan mereka pun menuju ruang tv yang berada dekat dengan dapur.
Tak lama setelah Aira masuk kedalam rumah dari arah luar terdengar suara motor Eka,Aira yang mendengar pun segera kembali ke depan rumah dan membuka pintu agar sang ibu bisa masuk dan sekalian memarkirkan motor nya di dalam rumah.
Pagi hari pun tiba,Aira telah bersiap dengan seragam yang masih sekolah dasar di karenakan seragam SMP nya masih belum jadi dan masih berada di tukang jahit,jadi ia masih mengenakan seragam SD nya dulu.
Setelah sampai di sekolah ia segera memarkirkan sepedanya dan berlalu menuju kelas nya.
Entah Aira yang terlalu pagi atau memang temannya yang terlalu kesiangan,karena sekarang jam sudah menunjukkan pukul 06.20 tetapi di kelas hanya ada diri nya sendiri,Aira pun langsung menuju tempat duduk nya dan menaruh tas nya kemudian ia pun keluar kelas dan menunggu teman nya di luar.
Setelah kurang lebih 10 menit menunggu akhir nya ada salah satu temannya yang sudah berangkat dan sedang menuju kelas.
"Hai Aira ,pagi sekali kamu berangkat bahkan kelas masih sangat sepi"sapa novi
"Entahlah aku juga berfikir begitu,aku takut terlambat kau tau bukan rumah ku lumaya jauh dari sekolah apa lagi aku menggunakan sepeda saat berangkat ,jadi lebih baik aku berangkat lebih pagi dari pada aku harus terlambat "
"Hemm benar juga,tapi kenapa kau tidak naik motor saja sekarang kan banyak yang naik motor"
"Aku tidak bisa,aku masih takut jadi lebih baik naik sepeda saja temannya juga banyak kok jadi kita bisa bercanda gurau sambil mengayuh sepeda"
"Yayaya baiklah"