NovelToon NovelToon
SURAT DARI BATAVIA

SURAT DARI BATAVIA

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu / Fantasi / Tamat
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Melalui surat-surat yang melintasi waktu 94 tahun, cinta tumbuh di antara dua orang yang tidak mungkin bersatu. Alina jatuh cinta pada keberanian Arya, dan Arya jatuh cinta pada harapan yang dibawa Alina.
​Namun, sejarah mencatat bahwa Arya dijadwalkan untuk dieksekusi mati dalam waktu tiga bulan. Alina bertekad mengubah takdir itu. Dengan pengetahuan sejarahnya, ia mencoba menuntun Arya menghindari maut. Tetapi, setiap huruf yang ia ketik untuk mengubah masa lalu, mulai mengacaukan realitas masa kini.
​Di tengah ancaman marsose Belanda di tahun 1930 dan memudarnya ingatan sejarah di tahun 2024, Alina dan Arya harus memilih: Menyelamatkan nyawa satu sama lain, atau menyelamatkan kemerdekaan bangsa yang mereka cintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Siasat Jual Beli

5 November 2024. Pukul 07.30 WIB.

Menara Pantau, Museum Sejarah Jakarta.

"Mbak Alina yakin mau naik sendiri? Tangganya curam lho, banyak sarang laba-laba," kata Pak Jono, memegang tangga kayu yang menuju ke menara.

"Yakin, Pak. Saya harus cek struktur atapnya sebelum musim hujan makin parah. Bapak tunggu di bawah saja, jaga pintu biar nggak ada pengunjung yang naik," perintah Alina dengan nada otoriter yang dibuat-buat.

"Siap, Mbak."

Alina memanjat tangga itu dengan jantung berdebar kencang. Tas ranselnya berisi linggis, senter, dan kamera dokumentasi.

Dia sampai di ruang menara. Udara di sini pengap dan panas. Cahaya matahari pagi menerobos masuk lewat celah-celah ventilasi kayu, menciptakan garis-garis cahaya yang dramatis.

Alina langsung menuju pojok utara.

Lantai kayunya terlihat tua, kelabu, dan berdebu. Tapi Alina, dengan mata terlatih seorang kurator, bisa melihat sesuatu yang ganjil.

Ada satu papan yang warnanya sedikit berbeda dengan sekitarnya. Dan paku di papan itu... paku itu bukan paku modern. Itu paku besi tempa tua dengan kepala kotak, jenis yang dipakai di awal abad 20.

"Arya..." bisik Alina.

Dia berlutut. Tangannya gemetar saat menyentuh kayu itu. Kayu yang sama yang disentuh Arya 94 tahun lalu.

Alina mengeluarkan linggisnya.

"Maaf ya, Gedung Tua. Sakit dikit," gumamnya.

Dia mencongkel papan itu. Kayu tua itu mengerang, melawan, seolah enggan melepaskan rahasianya. Tapi akhirnya, paku-paku itu menyerah karena karat.

Papan terbuka.

Debu tebal beterbangan, membuat Alina terbatuk. Dia menyalakan senter, menyorot ke dalam rongga gelap itu.

Di sana, di tengah sarang laba-laba dan debu sejarah... tergeletak sebuah benda kotak.

Kaleng biskuit.

Warnanya sudah tidak lagi merah menyala seperti aslinya. Kaleng itu sekarang berwarna cokelat karat, permukaannya kasar dan mengelupas. Tapi bentuknya masih utuh. Lilin pelapis yang dipasang Arya berhasil melindunginya dari kelembapan ekstrem.

Alina mengangkat kaleng itu dengan hati-hati, seolah sedang mengangkat bayi yang baru lahir. Berat. Ada isinya.

Air mata Alina menetes tanpa permisi. Dia duduk bersila di lantai menara yang kotor itu.

Dengan tangan gemetar, dia mencoba membuka tutup kaleng. Karat membuatnya macet. Alina harus menggunakan ujung linggis untuk mencongkelnya pelan-pelan.

KLAK.

Tutupnya terbuka. Aroma udara tahun 1930 keluar—aroma kertas tua, lilin, dan sedikit bau tembakau cengkeh yang samar.

Alina melihat isinya.

Di paling atas, ada selembar kertas yang sudah menguning tapi tulisannya masih terbaca jelas.

SURAT PERDJANDJIAN DJOEAL-BELI

Passer Senen, 12 Augustus 1928

Pihak Penjoeal: Babah Liong

Pihak Pembeli: Raden Mas Arya

Barang: 1 (satoe) mesin toelis merk Remington, No. Seri NK-40992...

Alina tertawa sambil menangis. "Kamu berhasil, Arya. Kamu benar-benar berhasil."

Dengan surat ini, klaim Profesor Hendrik bahwa mesin tik itu "dicuri dari PID pada tahun 1930" akan patah. Arya membelinya tahun 1928 secara sah. Alina menang.

Alina hendak menutup kaleng itu, tapi matanya menangkap sesuatu yang lain. Sebuah bungkusan kain beledu merah yang warnanya sudah memudar menjadi merah bata.

Alina mengerutkan kening. Arya tidak bilang soal ini.

Dia mengambil bungkusan kecil itu. Membukanya.

Sebuah cincin perak jatuh ke telapak tangannya.

Cincin itu dingin, tapi seolah membakar kulit Alina. Desainnya klasik, ukiran Jawa kuno dengan mata batu giok hijau yang redup. Cincin itu terlihat kecil, mungil, dan sangat indah.

Di bawah bungkusan itu, ada secarik kertas kecil. Tulisan tangan Arya yang tegak dan rapi.

Alina membacanya dengan pandangan kabur oleh air mata.

> Untuk Alina,

> Bukti hukum saja tidak cukup untuk membayar keberanianmu melindungiku.

> Ini cincin Ibu saya. Dia pernah bilang, berikan ini pada wanita yang membuatmu merasa 'pulang'.

> Saya tidak bisa melamarmu di depan ayahmu. Saya tidak bisa memakaikan cincin ini di jari manismu.

> Jadi, anggaplah ini kenang-kenangan untuk pertunangan kita yang tak mungkin terjadi.

> Pakailah jika kau mau. Simpanlah jika kau ragu.

> Tertanda,

> Tunangan Imajiner-mu.

>

Tangis Alina pecah. Suaranya menggema di dalam menara kosong itu, bersahutan dengan bunyi klakson kota Jakarta di bawah sana.

Dia tidak pernah merasa sesakit sekaligus sebahagia ini. Dicintai sedemikian rupa oleh seseorang yang tidak bisa dia miliki.

Alina mengambil cincin itu. Jari-jarinya kotor oleh debu dan karat, tapi dia tidak peduli. Dia menyelipkan cincin perak itu ke jari manis tangan kirinya.

Pas. Sempurna. Seolah cincin itu memang dibuat untuknya sejak satu abad yang lalu.

Alina mengangkat tangannya, melihat kilau perak itu di bawah sinar matahari pagi tahun 2024.

"Aku terima, Arya," isaknya. "Aku terima lamaranmu."

Dia mencium cincin itu.

Alina membereskan semuanya. Dia memasukkan surat perjanjian itu ke dalam map plastik aman. Dia memakai cincin itu dengan bangga.

Dia turun dari menara dengan langkah yang berbeda.

Dia bukan lagi Alina si kurator kesepian yang takut pada ancaman profesor tua.

Dia adalah Alina, tunangan seorang pejuang kemerdekaan. Dan dia akan bertarung layaknya seorang istri pejuang.

Alina mengeluarkan ponselnya. Dia menelepon nomor firma hukum yang tertera di surat somasi.

"Halo. Selamat pagi. Sambungkan saya dengan tim kuasa hukum Prof. Hendrik de Vries," suara Alina dingin dan tajam. "Katakan pada mereka, saya siap bertemu. Dan katakan pada Profesor, dia sebaiknya menyiapkan pengacara terbaiknya, karena saya punya bukti yang akan mempermalukan nama kakeknya."

Perang telah dimulai. Dan Alina baru saja mendapatkan amunisi terkuatnya.

Satu Jam Kemudian. Apartemen Alina.

Alina duduk di depan mesin tik.

> Arya...

> Kalengnya sudah kutemukan.

> Suratnya aman.

> Dan cincinnya...

> Cincinnya pas sekali di jariku.

> Terima kasih, Sayang. Terima kasih.

>

Di tahun 1930, Arya baru saja bangun tidur. Badannya pegal-pegal sisa memanjat semalam. Dia membaca balasan itu sambil tersenyum lebar, senyum paling bahagia yang pernah dia miliki seumur hidup.

> Syukurlah.

> Sekarang, hajar mereka, Nona Alina. Jangan kasih ampun.

>

...****************...

...Bersambung... ...

...Terima kasih telah membaca📖 ...

...Jangan lupa bantu like komen dan share❣️...

...****************...

1
tintakering
Kisah yang menarik. Mendebarkan dan cukup tegang👍
Anis Safitri
karya yg bagus beda dgn yg lain semangat buat author 💪😍
A'arisy🪻
Baru kali ini aku merinding sekujur badan selama baca cerita ini. pokok nya semangat terus buat author nya💪💪
Riana Zahrah
kurang puas sama ending nya, tapi setelah dipikir-pikir ada benarnya keputusan yg arya buat. Terima kasih untuk author karena dgn cerita ini hidup saya jadi bersejarah, hidup baik" ya author
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
yahh kok tamat sih, endingnya sad but happy. seenggaknya Alina dicintai pejuang klo kata Arya. semangat kak Tant, ditunggu karya selanjutnya 💪
tanty rahayu: makasih ka support nya
total 1 replies
R0220
huhu😢, thor cerita mu membuat ku menangis 🥹, ending yang bahagia tetapi sedih, terus kn membuat novel yang menarik Thor, semangat!! 🥹👍🏻
tanty rahayu: happy nya aku.... 😍 terima kasih ya ka support nya 😍
total 1 replies
R0220
terus kn membuat novel yang menarik , semangat!! 🥹👍🏻
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Akhir yang sempurna untuk Arya dan tak lupa memberi wasiat cinta untuk Alina.
menjalani hidup semestinya, dari berbagai peristiwa yang mendebarkan, heroik ,penuh welas asih kepada musuh bebuyutannya.
Legowo melepas rasa yang tak mungkin untuk bisa bersatu.
semoga takdir bisa mempertemukan ikatan kasih inu meski di keabadian kelak.


terimakasih thor, telah berkenan memberi suguhan novel yang begitu apik, memompa semangat, menderaikan airmata, senyum kelegaan dan keikhlasan , apa lagi yang mau di pinta : melihat yang tersayang hidup bahagia itu sdh cukup.
maturnuwun sanget thor
mengajarkan arti cinta tanpa keegoisan🙏
tanty rahayu: makasih banyak kaka buat semua support nya😍
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
mantap ya Alina
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
beneran matii ya Van hurst
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Giliran kita hai nona masa depan ,mari kita bantai hendrik van de vries.
Datang2 bawa dendam, mari kita pulang dalam kekalahan
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
semoga keduanya selamat
semoga keadaan menjadi lebih baik ,setelah van heutz tiada.
semoga ambisi cucu nya juga terkubur bersama kabar sang kakek yang telah tiada.

selanjutnya menata babak baru dalam kehidupan yang semoga saja lebih damai, aman dan tentram.

aamiin
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
waduh perang terbuka Arya vs Vanshurt
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Dendam lama kembali berkobar
satu untuk mengalahkan dan satu nya harus di kalahkan.
Memelihara rasa benci dan kesumat itu berat tuan heutz, semoga jiwamu nanti tenang disana.
ntah siapa yang akan menghembuskan nafas terakhirnya duluan,semoga dendam juga ikut terkubur bersama jasad masuk liang lahat.
"Legowo"
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
wahh ketemu lagi sama musuhh bebuyutan
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Tunjungan Surabaya adalah yang sekarang jadi tempat doiku cari udara segar 😄
tanty rahayu: aku ke Surabaya cuma sekali itu pun karena temen ku nikah, gak sempet jalan"
total 3 replies
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Merinding sekaligus menetes air mata ku thor, terbayang betapa berat perjuangan penduduk Indonesia,yang tanpa pamrih memberikan segala daya upaya,jiwa raga dan materi demi tercapai nya kemerdekaan yang sekarang sudah kita nikmati hasilnya.

suasana kacau ,mencekam ,genting begitu nyata terbaca.
sukses selalu dengan karya mu thor.
kali ini adegan demi adegan yang detail memacu adrenalin pembaca, ikut larut dalam suasana yang lebih mendebarkan,betapa mereka ketakutan tapi semangat juang tetap membara dengan satu tujuan.

semoga bung miko ketika sampai Yogyakarta ,bisa selamat dari musuh bebuyutannya.
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡: sami2 thor,
jujur saja aku sangat suka novel ini,ada daya magnet tertentu yang menautkan hati
ketika mendengar lagu INDONESIA RAYA hati penuh haru ,airmata merebak, seperti merasakan kilasan peristiwa perjuangan rakyat Indonesia
penuh darah ,keringat dan air mata.


alfatihah untuk semua pejuang baik yang tertulis namanya maupun yang tidak dikenali
semoga surga menjadi balasan atas semua jasa2 nya.


merdeka 💪
total 2 replies
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Ahh, ...aku telah mengikhlaskannya, tapi takdir berkata lain.
kegembiraan membuncah dalam dada...
haru biru serasa dalam hangat dekap mu.
airmata bahagia memuncak berderai seperti air terjun.
tangis bahagia ,dibingkai pertemuan.
andai suatu masa bisa bertemu sungguhan
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
terharu, definisi jodoh gai kemana untuk kali ini ya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
bener ya pura-pura matii untuk kedua kalinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!