NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Kejam

Menikahi Pria Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:908k
Nilai: 4.8
Nama Author: lara hati

sebuah jebakan dilakukan Ghiffarry Azzam terhdap Lovena Saraswati, Ghiffary seorang pria kaya yang mengalami perampokan dirumah mewahnya, para perampok itu juga membunuh istri dan anak Ghiff yang masih bayi.
meski para perampok sudah tertangkap dan dihukum mati, namun tidak membuat dendam Ghiff hilang begitu saja, sakit hati karena kehilangan dua wanita yang ia cintai membuat hatinya dipenuhi dendam.
Lovena Saraswati adalah putri salah satu perampok yang mendalangi perampokan dirumah Ghiff.
Ghiff akan menikahinya dan membalaskan dendam yang pada gadis itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lara hati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Enam belas Kau sakit jiwa, Ghiff

Keterkejutan melanda Fiona.

"Pantas saja kakak mau menikahi wanita itu, Padahal ia jauh sekali dari tipe ideal kak Ghiff."

" Makanya Ibu bilang kau masih memiliki peluang menggoda serta merayu kakak angkatmu, cobalah buat hatinya luluh dengan sikap baik serta perhatian yang tulus, bersikaplah dewasa jangan terlalu manja padanya" Nasehat Marni dan wanita itu melanjutkan perkataannya

"Awalnya ibu juga kaget sekali ketika Ghiff memutuskan menikah, padahal dia tidak pernah terlihat dekat dengan wanita manapun sejak perempuan lampir itu meninggal dunia"

"Kenapa ibu tidak menceritakan saja siapa sebenarnya Anggia dan seburuk apa perangainya dibelakang Ghiff, Dia bukan lah seorang Dewi ataupun peri yang baik hati.. dia itu seorang, Fiona saja malu mengatakannya."

" Ssssssst...Diamlah Fiona, Jagalah bicaramu, ingat mulutmu bisa menjadi harimau yang bisa menerkam mu kapan saja.Jangan pikirkan masa lalu, biarlah rahasia besar itu menjadi rahasia saja, jangan buat hati Ghiff lebih hancur dengan fakta yang menyakitkannya."

" Sekarang fokus pada diri sendiri untuk mengejar Cintamu,Buat Ghiff jatuh cinta dan tergila - gila padamu, lakukan segala cara agar dia bertekuk lutut, ibu tidak peduli apa pun caranya buat dia menyingkirkan wanita konyol itu dari rumah ini. Ibu merasa tidak nyaman dengan kehadiran serta statusnya. Seburuk apa pun kita memperlakukan dia, tak bisa dipungkiri statusnya tetaplah istri sah Ghiff dan dia adalah nyonya besar dirumah ini."

Raut wajah Fiona berbinar penuh rasa suka, dukungan ibu sepeti membuka jalan bagi nya untuk menggapai impiannya sejak kecil.

Menjadi pengantin bagi Ghiffary.

Senyum licik tersungging di bibirnya yang bervolume tebal dan seksi.

" Fiona akan melakukan apa pun untuk mendapatkan hati kakak, tapi..."

Fiona menghentikan ucapannya dia meremas jemarinya yang lentik dengan kukunya yang dihiasi kuteks merah jambu,mendadak gelisah.

Bu Marni merasa sikap Fiona aneh

"Tapi kenapa? ada apa Fii??"

Tanya Bi Marni dengan kening berlipat

" Fiona takut jika pelayan itu jujur pada kak Ghiff.."

" Apa maksudmu?" Tanya Marni Bingung.

" Se-sebenarnya..ta-tadi Fiona yang minta Lovena merapikan Tanaman-tanaman itu, karena terlihat acak-acakan serta menggangu mata. Sementara Fio menyuruh dia untuk membuang semua tanaman itu, tapi Lovena justru merapikan serta membuatnya menjadi seindah itu."

Bi Marni tercengang sesaat.

" Lain kali, jika ingin melakukan sesuatu dirumah ini bertanyalah lebih dahulu, untung Saja lovena yang menerima Hukumannya, seandainya Ghiff tahu kau yang menyuruhnya Bisa-bisa kau yang terkena masalah.

Fiona menunduk.

" Fiona khawatir sebentar lagi Ghiff akan tahu Bu..."

" Tenang saja, ibu tidak akan membiarkanmu di hukum, ibu akan mencari cara agar hanya Lovena saja yang menerima hukuman dari nya"

Fiona mengerjap senang.

" Ibu yang terbaik."

Dia memeluk Ibunya erat.

" Diamlah disini, biar Ibu yang menemui Ghiff melihat keadaan."

Fiona mengangguk patuh.

Marni bergegas menuju ruang dimana Ghiff dan Lovena saat ini berada.

Masih terdengar suara bentakan- bentakan bernada tinggi mengancam yang dilontarkan Ghiff, sesekali terdengar rintihan pilu dari bibir Lovena.

Entah apa yang dilakukan Ghiff terhadapnya..pria itu belum puas menyiksa gadis itu padahal hampir dua puluh menit berlalu..sebesar apa sebenarnya kebencian Ghiff terhadapnya

Marni bertanya-tanya sendiri.

Saat tiba diruang tengah.

Bi Marni melihat Ghiff sedang berjongkok dihadapan Lovena,

pria itu sedang mencengkram dagu lovena, Dia sama sekali tidak berusaha meredam amarah sedikit pun, meski sudut bibir Lovena sudah berdarah.

Mungkin akibat tamparan dilakukan Ghiff terhadapnya.

" Ghiff hentikan!" Teriak Bi Marni ketika melihat Ghiff akan memukuli Lovena kembali.

Ghiff menoleh

" untuk Apa Bibi menghalangiku, dia pantas mendapatkan hukumannya" Ghiff berdiri didepan Lovena menatap tajam ke bawah pada Lovena yang masih terduduk secara menyedihkan di lantai.

" Cukup! Kau sudah keterlaluan..."

" Saya hanya melakukan perintah Tuan..". Tiba-tiba terdengar suara Lovena disela perdebatan Ghiff dan Marni.

Marni menoleh menatap Waspada pada Lovena.

Ghiff berjongkok didepan Lovena tersenyum sinis.

" Oh ya, Siapa yang memerintahkanmu mengacaukan tatanan asli Tanaman itu.?"

" Saya.."

.

" Jangan percaya padanya Tuan muda, apa pun yang ia katakan hanya sebuah kebohongan. saya tahu persis semua orang dirumah ini tidak mungkin berani meminta dia memindahkan pot-pot itu.

" Tapi semuanya benar, Fiona yang Minta aku membuang semua pot-pot itu, tapi karena sayang dengan bunganya aku hanya menata sedikit agar terlihat indah dipandang mata."

"Lovena bibi sedang berusaha menyelamatkan mu dari amarah Tuan muda, Tapi kau malah menuduh putriku yang tidak-tidak, mana mungkin Fiona memintamu melakukan hal yang membuat kakaknya bersedih. di rumah ini hanya kau saja yang tidak mengetahui tentang peraturan itu?"

Sahut Bu Marni tajam.

" Ta..tapi.." Lovena melihat Tajam pada Bibi

Ghiff menyeringai.

"Aku suka, ternyata kau pintar juga,berusaha melemparkan kesalahanmu pada Orang lain.."

" Tapi tuan muda...Semua benar.." Lovena menahan Isak tangis serta sakit hatinya.

" Biar adil tanyakan saja pada yang lain..tanyakan pada Sani..."

" Aku tidak perduli sayang...adil atau tidak, bagiku kau sudah berani melanggar aturan yang sudah kubuat, kau harus menerima hukuman berat karena mengganggu barang peninggalan istriku, aku paling tidak suka jika barang-barang milik Anggia disentuh, apalagi oleh putri pria yang menjadi musuhku selama ini..."

Ghiff menjulurkan tangan menjambak rambut, membawa Lovena ke kamar. Meski sangat kesakitan tak ada setetes air mata yang keluar.

Hati Lovena dipenuhi amarah serta sakit hati yang tiada terkira ketika kakinya terseok-seok diseret menuju kamar Ghiff dan saat Ghiff melemparkan tubuhnya diatas ranjang berukuran besar.

Ghiff langsung menguncinya dengan mengukung Lovena dibawah tubuhnya, setelah ia melemparkan tas serta Jasnya secara asal dilantai.

Gemetaran seluruh tubuh,keringat dingin membanjiri punggung ketika tatapan Mereka bertemu.

" ka-kau mau apa!?" tanya Lovena dengan jantung berpacu kian cepat, menghindari menatap Ghiff lebih lama lagi.

Ghiff bangun dan duduk tenang di sisi Ranjang.

" Turun dari ranjang ku..! " ucapnya dingin.

Lovena tersentak dia seketika bangun dengan sigap menuruni ranjang berdiri menjauh dengan gugup setelahnya sambil menunduk diam.

Lovena bersedekap memeluk tubuh, berjalan mundur.

Saat Ghiff berdiri berjalan pelan mendekat sambil melepas dasinya perlahan menyeringai dingin pada Lovena.

Merasakan gelagat aneh dari Ghiff Lovena menjadi gugup. Tanpa sadar terus berjalan mundur hingga kaki membentur sisi tempat tidur dan dia terhempas kembali diatas ranjang besar milik Ghiff.

Saat ini Lovena sangat ketakutan berusaha menduga- apa yang akan dilakukan Ghiff terhadapnya.

Lovena bangun dengan cepat tergesa merangkak mundur ketika posisi Ghiff telah mendekat, menghindari bukanlah hal mudah karena mereka berada diruang tertutup.

Dan pria itu lebih gesit dari Lovena. Pria itu dengan mudah menangkap pergelangan kaki dan menarik tubuh Lovena mendekatinya, membalik paksa tubuh gadis itu hingga posisinya menelungkup, mengambil kedua tangannya yang mungil, mengikat erat menggunakan dasi dibelakang tubuh.

"Tu-tuan, lepaskan apa yang ingin anda lakukan..!?" Lovena mengulang pertanyaan sambil meratap.

"Aku ingin bersenang-senang sayang..." kata Ghiff lembut berbisik ditelinga Lovena.

Tubuh Lovena meremang.

Merasa ngeri dengan perilaku Ghiff..menduga-duga apa yang akan dia lakukan mengikat nya sedemikian rupa.

Setelah berbisik Ghiff berdiri tegak. Seringai iblis menghiasi Bibirnya yang seharusnya terlihat indah.

namun Kini bagi Lovena terlihat bagai senyuman algojo yang siap mengeksekusi dirinya.

Lovena meronta-ronta minta dibebaskan.

Pelan tapi pasti Ghiff melepaskan sabuk yang melingkar di pinggang.

dan mengibaskan kencang di udara hingga terdengar suara mendesing yang menakutkan

" Tuan...tidak..kumohon jangan lakukan..itu..." Suara Lovena tersendat dan putus asa

" Tenang my lady, aku akan melakukan pelan-pelan.." kata Ghiff sekali lagi terdengar suara mendesing menakutkan ditelinga gadis malang itu.Sebuah cambukan dari gesper Ghiff mengenai betis,

Lovena menangis mengiba

" Ampun Tuan ...jangan sakiti saya..." Suara Lovena terdengar lirih menahan sakit serta takut Tatapan Ghiff tidak berpindah dari wajah lovena, menikmati wajah horor gadis itu melihat Ghiff beraksi dengan sabuknya.yang ia kibaskan berulang kali ke udara hingga terdengar Bunyi sing mengiringinya.

Rasa takut yang melanda Lovena membuat Ghiff tertawa terbahak-bahak.Dia bagaikan seorang pembunuh pshycopat berdarah dingin yang ada di film thriller yang sedang membuat teror bagi targetnya.

"Tenang baby, aku akan melakukanya pelan-pelan. "

Kata Ghiff, masih mengibaskan gespernya seperti pemain akrobat yang sedang menghalau singa ke kandang dengan memakai cambuk.

Lovena terus meratap memohon beberapa kali, hingga akhirnya dia putus asa dan menyerah.

perlahan menarik nafasnya dan dia berkata sambil memejamkan mata rapat-rapat,

" Ok!. lakukankah! lakukan apa yang ingin kau lakukan."

Ghiff tersentak,tidak menyangka gadis itu justru menantangnya kini

" Tunggu apa lagi, lekas lakukan..!!!" teriak Lovena histeris

Ghiff justru tersulut emosi

Dia mengangkat sabuknya tinggi mengumpulkan tenaga dan,

CETAAARRRRR!!!

sabuk itu mendarat telak dipunggung Lovena yang terlungkup

Lovena mengigit Bibirnya kencang hingga luka dan berdarah.

Rasanya sangat sakit,perih dan membuat nafas Lovena ingin berhenti. hingga sabetan kedua kembali mendarat.

Air mata jatuh perlahan tanpa diminta.

namun Lovena hanya mengeluh atau untuk merintih didalam hati

Dia menerima semua dengan pasrah.

Ghiff masih belum puas hingga ketiga kalinya dia memukuli punggung Lovena dengan. sabuk.

Dengan kesal Ghiff melemparkan sabuk itu sembarang arah, Kakinya goyah dan dia merosot dilantai duduk gelisah sambil menyeka wajahnya kasar.

" Bunuh saja aku.." terdengar suara lirih dari istrinya.

Ghiff menoleh namun tidak menanggapi

" Kenapa berhenti, ternyata kau Laki-laki lemah. Ayo siksa aku, buat dirimu bahagia serta istri malang mu senang di Alam baka" ledek Lovena.

terkekeh pelan mengejek.

Ghiff menoleh

"Diam kau!!!" bentaknya kesal

namun Lovena menanggapi dengan kekehan yang semakin nyaring, bahkan ia terbahak-bahak.

" Kau sakit Jiwa, Ghiffary.

Manusia yang tidak percaya pada keberadaan Tuhan dan takdir, Kau hanya ingin menyalahkan orang lain atas kelemahanmu yang tidak bisa melindungi keluargamu."

" Diam..!!" bentak Ghiff.

" Kau memang laki-laki lemah, apa kau akan terus menyalahkan ayahku atas kematian Istrimu, apa kau tidak sadar, hidup mati seseorang sudah diatur. Kenyataanya kau pria yang jauh dari agama, kau tak jauh beda dari seorang Hamid Baha. manusia serakah yang ingin dituruti segala keinginannya meski harus menyakiti orang lain demi ambisimu, bagiku kau tak jauh berbeda dengan ayahku.."

Ghiff mendongak. Dia merasa semakin kesal mendengar ucapan Lovena yang pedas.

" rupanya kau berusaha memancingku..?"

Ghiff berdiri dan mengambil kembali sabuknya

Lovena tahu bahaya yang mengintai dirinya.

Dia memejamkan mata dengan pasrah.

" Aku tidak takut padamu Ghiff, aku hanya ingin melindungi Orang-orang yang aku cintai,bagiku kau hanya Laki- laki pengecut yang minta diperhatikan dan dikasihani, merasa dirimu adalah manusia paling malang di dunia, padahal kau memiliki begitu banyak keberuntungan, hanya saja kau tidak pandai bersyukur, menghabiskan waktu secara sia-sia untuk menyesali hal yang tidak perlu."

" Aku mengenang istriku! kamu mengatakan itu adalah sesuatu yang sia-sia dan tidak perlu.!?" tanya Ghiff tak percaya.

" Jika kau tahu agama dan dekat dengan Tuhan tidak mungkin kau jadi seperti ini" kata Lovena

Ghiff Mengayun sabuknya dengan amarah dan memukul Lovena berulang kali, tanpa belas kasihan, hingga gadis itu jatuh terdiam dan pingsan karena menahan sakit..

Ghiff sadar dan berhenti dengan nafas tersengal lelah.

Sejenak Dia menatap tubuh Lovena yang terbaring diam

"Jangan salahkan aku gadis bodoh, kau yang memancingku untuk melakukannya." kata Ghiff merosot dilantai dan menangis.

Ghiff melemparkan gespernya di terduduk kelelahan dilantai

" Lihat Anggia sayang...aku sudah membalas semua rasa sakit dan penderitaanmu. Putri Hamid begitu menderita, aku rela menjadi manusia tak punya Hati dan logika demi dirimu. kau puas? apakah kamu bahagia istriku...... mereka yang sudah membunuh putri kecil kita yang lucu,kini aku akan membuat putrinya juga merasakan hal yang sama dengan anak kita. Dia akan mati ditanganku.." Ghiff merosot lemah di lantai sementara matanya mengeluarkan cairan Bening.

Hatinya sakit sekali.

Separuh hatinya puas melihat penderitaan Lovena, separuhnya lagi terasa perih saat sadar jika dia sudah menjadi seorang monster yang menakutkan.Ghiff duduk termenung dengan

keringat bercucuran di dahi. teramat lelah setelah melampiaskan dendam Kusumat pada Lovena.

dia mengatur nafas.

Sesaat kemudian,

Terdengar suara rintihan Lovena yang sangat lirih.

Ghiff menoleh.

" kau sudah sadar sayang..." Ghiff terkekeh seraya membelai rambut Lovena lembut

" ke-na-pa kau ti-dak membu-nuh-ku saja, Ghiff...!?" Tanya Lovena lirih. tersendat-sendat karena menahan sakit.

Dia berusaha mengangkat kepalanya melihat laki- laki berhati iblis itu.

" Tidakkah kematian itu terlalu mudah bagimu...kumohon baby, Lakukan lebih banyak kesalahan, jadi aku punya Alasan untuk menghukummu.." ucap Ghiff. mendekatkan wajahnya pada Lovena memangkas jarak antara mereka

" Kau sakit jiwa ,Ghiffary..." Lovena meludahi wajah Ghiff.

Ghiff menyeka air liur sambil tertawa pelan.

" Kau mulai berani gadisku..apakah kau ingin dihukum lagi..?" tantang Ghiff

" La-ku-kan! lakukan a-pa yang ingin kau la-kuk-an...ka-u ta-hu aku ti-dak pu-nya pil-ih-an buk-an!?"

" Kau bicara Apa!?? Ghiff tergelak.

" Istirahatlah..kita masih punya lain waktu untuk bersenang-senang" sahut Ghiff.

Ghiff menjauhi Lovena menuju tombol interkom memanggil pelayan ke kamar.

Bi Marni datang bersama Fiona.

Mereka sangat terkejut melihat Lovena yang terbaring terlungkup diatas ranjang.

Lovena terlihat meringis kesakitan

" Apa yang kakak lakukan?" tanya Fiona curiga.

melihat Lovena lekat.

" Bawa ia ke kamarnya dan suruh pelayan lain untuk mengobati lukanya. jangan panggil dokter, beli saja salepnya di apotik. Aku tidak mau orang lain tahu apa yang kulakukan pada gadis ini, kalian paham." titah Ghiff tak mau dibantah.

" Ba-baiklah tuan muda.." sahut Bi Marni takut.

Mereka berdua memapah tubuh Lovena dan membawanya ke kamar.

Sani terkejut sekali melihat teman sekamarnya dipapah oleh BI Marni dan Fiona.

Apalagi Lovena terlihat menderita.

" Bi ada apa?' tanya Sani mengambil alih tubuh Lovena.

" Jangan banyak tanya, obati dia

" perintah Bisa Marni

" Dan insiden ini jangan sampai jadi bahan gosip sesama pelayan lain, cukup kita bertiga yang tahu. kau paham!!" kata Bi Marni pada Sani.

" I-Iya Bi.."

" Aku akan meminta supir mencari obat luka untuknya kau temani dia disini. dan rawat dia baik-baik"

Sani menagngguk cepat.

Bi Marni segera mengajak Fiona keluar dari kamar Lovena dan Sani.

" meski kalian tidak memintanya aku tetap akan merawat Lovena, kasihan sekali gadis malang ini, Gara - gara putri Bu Marni, harus mengalami d siksaan seberat d ini dari Tuan muda, padahal dia memiliki hati yang sangat baik" Sani meneteskan air mata tak tega melihat penderitaan Lovena. hancur hatinya melihat kekejaman yang dilakukan Ghiff pada Lovena.

Punggung gadis itu dipenuhi garis-garis merah bekas cambukan yang berubah warna kebiruan saat ini.

Tangan Sani gemetar menyentuhnya

" Awwwwww!" Lovena menjerit kaget kala tangan Sani mengenai kulitnya.

" A-apakah sakit,lovi?"

" Se-di-kit.." sahut lovi terbata.

Ghiff masih terduduk menyesali diri dikamar sambil meratap.

" Anggia aku lelah..aku lelah sayang, lihatlah aku sudah menjadi monster karena kehilangan dirimu..." katanya meratap pilu.

1
Runik Runma
dasar
Runik Runma
ibu nya love emng salah.itu semuanya Karna anak nya telah di sakiti.tpi ibu love juga egois
Runik Runma
kolot orang tua love
Runik Runma
lovena bodoh nya kebangetan
Runik Runma
/Rose//Rose//Rose//Heart//Heart/
Runik Runma
nyesek bacanya
Rika Anggraini
cemen...
apa yg ko takutkan dr nadya kah??
bos bodoh.
istri sj terus disakiti hatinya
Rika Anggraini
aku tu baca novel lagi diluar.dan tdk sadar air mata ku keluar.ini sgt menyakitkan
Nurma Sari
orang miskin sombong ya ibu Hanum ini, terlalu egois, yg menjalani hidup rumah tangga kan lovena kenapa dia yg kesemutan mau memisahkan, Ghiff dengan Lovena
Nurma Sari
jadi aneh betul2 memalukan, maksud amat baik untuk mempersatukan Ghiff dan Lovena kembali, tapi caranya yg salah, kenapa harus mengadakan acara pertunangan segala dengan mengundang begitu banyaknya orang yg hadir hanya untuk mengatakan hal seperti itu, dan kalau memang Ammar mengetahui kehamilan Lovena kenapa acara itu masih tetap dilangsungkan, sama juga dengan membuka aib keluarga, apalagi membahas masalah pbebasan dari penjara, kesan yg para undangan lihat menjadi jelek tentang keluarga lovena, Terima pada ibunya Lovena dan Ghiff juga mendapatkan imbasnya, masalah yg seharusnya ditutup rapat2 malah di buka Ammar habis2n...
Nurma Sari
Ammar salah telak membicarakan masalah yg paling sensitif di tengah orang banyak dimana para undangan tau kalau hari itu adalah hari pertunangannya dengan lovena, dengan cara amat mengatakan secara langsung seperti itu didepan microfon sama saja dengan menjatuhkan harga diri Ghiff, Lovena dan ibu Hanum, seandainya aku jadi Lovena aku jotos sampai berdarah mulutnya Ammar 😡😡😡
Nurma Sari
mungkin bu Hanum itu orangnya sdh stres....😡
Nurma Sari
ternyata ibunya lovena matre juga, di sogok dengan dikirimin uang tiap bulannya, dan di beri modal usaha oleh Ammar menutup akal sehatnya kalau lovena anaknya yg masih bersuami akan di nikahkan dengan laki2 lain disaat anak nya belum bercerai, kenapa gk ibu lovena aja yg menikah dengan Ammar, orang tua gk punya moral agama...
Nurma Sari
sebaiknya lovena cerita ke Ghiff, masalah lamaran dan pertunangannya itu dengan ammar, dan Ghiff juga seharusnya terus terang juga dengan lovena kalau yg mbebaskan Andhika itu adalah dia bukan Ammar jadi Lovena bisa lebih tegas dengan Ammar dan ibunya, untuk menolak lamaran Ammar, karena gk ada lagi yg merasa untuk balas budi...
Nurma Sari
ibu lovena bkn ibu yg baik, gk tau hukum agama anaknya aja masih bersuami belum bercerai dari suaminya sdh jegatelan mau menikahkan anaknya dengan laki2 lain, kalau tujuannya hanya untuk menjauhkan lovena dari suaminya seharusnya urus dulu surat cerainya, jangan dulu menerima lamaran dari orang lain sebelum resmi bercerai, kenapa gk ibunya aja yg menikahi ammar gregetan aku sama ibu lovena ini 😖
Nurma Sari
Robby pantas mendapatkan kemarahan Ghiff... karena Robby menyembunyikan barang busuk hanya karena cintanya pada Anggia, siapapun pasti akan marah pada Robby seandainya orang itu di posisi Ghiff, dan yg lebih mengecewakan Ghiff ternyata Robby juga diam2 masih mencintai Anggia yg statusnya adalah isteri Ghiff saat itu, bagaimanapun alasannya Robby betul sdh bersalah dan menyakiti perasaan Ghiff, orang terdekatnya sendiri menyimpan perasaan cinta untuk isterinya...
Nurma sari Sari
nah ini baru aku puas, biar hatinya Ghiff hancur berkeping2, karena cintanya dengan Anggia membuat Ghiff seperti monster menyiksa Lovena membabi buta tanpa ampun...aku suka thooor 👍👍👍
Nurma sari Sari
naaaah perselingkuhan Anggia ini yg belum terungkap yg belum diketahui oleh Ghiff, ini yg aku tunggu sejak awal sebegitu kejamnya Ghiff menyiksa Lovena hanya demi membalaskan atas kematian isteri yg teramat sangat Ghiff cintai wanita yg sdh bermain api dibelakangnya tanpa sepengetahuan Ghiff, dan anak yg Ghiff mengira adalah anaknya, ternyata anak haram hasil buah cinta Anggia dengan laki2 lain...ini yg aku tunggu2 jangan sampai rahasia ini tidak terungkap....
Nurma sari Sari
aku suka dengan ceritanya, semua teka teki dan rahasia sekecil apapun pada akhirnya terkuak, kesalah pahaman juga dengan cepat diluruskan, tanpa bertele2 dan mengulur2 cerita, membuat emosi kita yg membaca pasang surut, dan juga banyak bawangnya...yg paling aku suka setiap ada rahasia pasti terkuak, kadang ada novel yg terlalu bertele2 membuat banyak rahasia pada akhirnya mangkrak cerita semakin GK jelas sampai dipenghujung cerita, karena terlalu banyak memelintir cerita,, akhirnya jadi kelupaan dan salah satu subyek yg menjadi teka teki itu hilang begitu aja entah kemana karena terlalu banyak memelintir rahasia, akhirnya GK bisa mengungkapkan satu persatu dan akhirnya ceritanya selesai...🤦 tapi cerita ini aku akui top banget.....👍
Nurma sari Sari
Ghifarry jadi laki GK tegas, sdh tau mantan mertuanya dan Nadya licik mau memanfaatkan dia, Ghifarry juga sdh tau kalau Nadya meninggalkan suaminya karena suaminya sdh bangkrut kenapa juga Nadya GK dipecat aja bekerja dan jangan lagi kasih peluang sedikitpun untuk berdekatan dengan Nadya, susahnya untuk mendapatkan kepercayaan dan cintanya Lovena kembali kepala jadi kaki, kaki jadi kepala susahnya mengejar dan merebut hati Lovena, hancur begitu aja usaha yg sia sia kenapa juga GK menjaga jarak dengan Nadya, kalau diusir Nadya nya GK mau juga keluar kamu seharusnya yg menjauh keluar Ghiffary, BEGOOO....!!!! Mudah2n Lovena Lovena meninggalkan Ghiffary, biarin aja Ghiffary dengan Nadya biar hartanya habis digrogoti Nadya bersama mertuanya....🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!