Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.
kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16. Malam terakhir melihat Leo.
Arun sudah selesai mandi keluar pakek piama pink begitu terlihat cantik dan lembutnya dia, hantu Leo biasanya hanya memuji didalam hati tapi sekarang tidak lagi,
Karena ingin benar-benar melihat Arun bahagia,
"Hai nunggu lama ya?" Kata Arun.
"Emmm gak,kamu manis sekali pakai warna pink." Kata hantu Leo.
"Emmnmm,,yang benerrrr tumben bilang aku manissss?"""
Jawab Arun dan sambil matanya dikedip-kedipkannya dihadapan hantu Leo.
"Sudah-sudah ayo naik,jangan bertingkah deh."
Kata hantu Leo sambil narik tangan Arun untuk diajak ke Atas.
Setelah diatas,Arun menyuruh Leo bercerita tentang semua hal,dimasa hidupnya hantu Leo dari kecil sampai dewasa,mungkin dulu hantu Leo bercerita ke Arun hanya sepenggal kehidupannya,tapi sekarang dia mulai cerita dari waktu kecil sampai selesai.
Mungkin ini lah yang akan jadi kenang-kenangan Arun ketika berpisah dengan hantu Leo,Arun mendengarkan cerita hantu Leo dengan antusias,sesekali Arun melontarkan pertanyaan yang terkadang membuat jengkel dan tertawa hantu Leo,disaat hantu Leo tertawa Arun melihat sambil meneteskan air matanya.
"Yaallahh betapa bahagianya aku melihat dia tertawa meskipun selama ini aku bersamanya hanya sekali ini dia tertawa, tapi aku bahagia yaallahh, meskipun habis ini aku gak bisa melihatnya lagi aku iklas aku hanya mohon padamu temapat kan lah dia nanti ditempat paling baik."
"Dan kalau dia kau berikan kesempatan kedua untuk kehidupan dimasa mendatang pertemukan lah aku dengan dia Aminn."
Setelah tertawa hantu,melihat kearah Arun dan Arun pun dengan cepat mengalihkan pandangannya supaya hantu Leo tidak tau kalau dia menangis.
"Leoooo aku ngantukkk?""
"Emmm,ya sudah kalau ngantuk tidur sana cepat! Kata Leo menyuruh Arun.
"Tapi Leoo," "apa lagi, katanyaa ngantuk?""
Jawab Leoo ke Arun.
"Leoooo, memang Leo tidak bisa difoto kahh?""
"Berapa kali,aku bilang?"""
"Yah gini saja deh,biar Arun puas kita coba foto berdua ya?""
"Ya,ya,yaaaa,aku mau,?"
Jawab Arun keLeo.
Langsung Arun mengarah kan kameranya untuk foto-foto selfi,tapi yang ada gak ada gambarnya sama sekali cuman Arun saja didalam foto itu, yang berbagai gaya.
Arun yang melihatnya sedikit kecewa.
"Kenapa manyun saja itu mulut?""
Tanya hantu Leo.
"Na ini,Leo gak kelihatan?"" jawab Arun.
"Aku kan sudah bilang,ya sudah lahh,lagian kan sudah aku kasih foto asli dan beneran?"
"Ya sihhh""" kata Arun.
"Yaa sudah istirahat,leo temenin?" "Iya,makasih Leoo?" "Emm" jawab Leo.
Hantu Leo menemani Arun istirahat sampai Arun tertidur pulas,setelah itu dia bangkit,dan meditasi lagi untuk meyakinkan apa yang terkoneksi siang tadi adalah benar.
Pagi hari pun datang,hantu Leo telah memutus kan mencari tau siapa sosok pemuda kemarin, setelah Aarun pergi mengerjakan pekerjaannya sperti biasa hantu Leo bergegas ke Alfamart yang kemarin dia disitu,duduk didepan Alfamart sambil meditasi dan mengaktifkan batinnya,hampir satu hari penuh di Alfamart,sampai ketika dia mau pulang lihat seklebat bayangan,turun dari mobil pajero hitam,dia amati pemuda itu.
Dia bener-bener hampir tak percaya wajah fisiknya dan semua yang ada dipemuda itu sama persis dengannya.
"Ya Tuhannn,apakah ini nyata,kenapa dia persis sama seperti ku,dan batin ku kenapa tertarik betul sama dia,kalau ini memang jalan dari permasalahan ku,berilah aku petunjuk yang kebih."
Kata batin hantu Leo,setelah pemuda itu pergi hantu leo mengikutinya, kemana arah mobil itu pergi,meskipun dapaknya berisiko bagi dia tapi demi kebaikan Arun,dia akan mempertemukan Arun dengan pemuda ini.
"Aku akan mengikuti nya,semoga tidak jauh dari sini,meskipun energi ku agak terkuras."
Sementara itu Arun yang sejak siang gak bertemu hantu Leo dia mulai cemas.
"Leo kamu kemana sihh,,sejak siang gak ada apakah kamu tiba-tiba sudah pergi tidak bilang-bilang padaku?""
"Hiks hiks hiks hiks hiks ""
Arun menangis sambil memandangi foto Leo dan disandarkan kepalanya dimeja.
Sementara itu hantu Leo sudah berada didepan rumah pemuda itu,lalu dia ikut masuk ke dalam rumah itu.
"Ah capek betul rasanya hari ini."
"Kringg kringg""
"Siapa lagi yang telepon,oh mama."
"Halo asalamualaikum Dimas?""
"Waalaikumsalam Maa,,ada apa?"
"Dimas,,kamu harus sepatin,pulang waktu kirim doa bersama buat Eyang putri Lala."
"Iya Maa pastilah aku pulang kan masih 2 mingguan kan Ma?" Kata Dimas keMamanya.
"Ya sudah ya Ma,,Dimas capek betul Dimas baru pulang?"
"Iya cepet bersih-bersih dan istirahat."
Jawab mama Dimas.
Hantu Leo yang mendengarkan semuanya serasa tak percaya pada akhirnya dia akan menemukan keluarganya.
"Ya Tuhan terimakasih ini adalah buah dari kesabaranku, sekarang aku harus cepat kembali dulu,kasian Arun pasti menunggu ku."
Lalu hantu Leo kembali kerumah yang ditepatinya.
Dan Arun masih terjaga dengan tangisannya.
"Leoo kamu jahat kamu ingkar janji,meskipun gak sampai 1,bulan harus kamu ngmong kasih tau aku gak seperti ini gak bilang-bilang main pergi saja kamu memang jahat.!
"Hiks hiks hiks hiks""
"Siapa sih,yang jahat?"
Tiba-tiba Leo muncul dan jawab semua,keluh kesahnya Arun.
"Leoo,""
Langsung Arun berlari dan memeluk Leo
Tangisan Arun langsung pecah menembus heningnya malam.
"Haii,sudah gak usah nangis lagi aku gak akan ingkar janji,aku akan menemani Arun 3,hari lagi."
"Tapi setelah 3,hari Arun harus rela melepaskan Leo pergi ya?"
Kata Leo ke Arun.
Dan Arun pun menganggukan kepalanya.
"Emm Arun akan belajar iklasin Leo untuk kehidupan lebih tenang disana.?"
"Leo tersenyum,pelukan mereka makin Erat."
Malam pun kembali sunyi menuju pagi hari.
Dan waktu3,hari begitu cepat datang.
Malam ini malam terakhir bagi Arun untuk melihat hantu Leo,tapi Arun sudah pasrah dan berusaha iklaskan Leo pergi,karena dia ingin Leo ditempat yang seharusnya.
"Leoo terimakasih ya?selama ini Leo telah menemani Arun dan telah menasehati Arun untuk menjadi manusia lebih baik lagi,Arun bahagia banget bisa kenal Leo meskipun kita beda alam,hari ini hari terakhir Arun melihat Leo,tapi gak papa Arun iklas Leo pergi karena Arun ingin melihat Leo bahagia ditempat yang semestinya."
Dengan tersenyum Arun memandang Leo,dia berusaha tidak menangis,Leo pun dengan tersenyum bahagia memeluk Arun erat,dalam batin hantu Leo.
"Habis aku pergi aku tak kan membiarkanmu sendirian,akan ku pertemukanmu dengan seseorang,semoga dia lebih baik dari aku."
"Arunn," "iya Leo kenapa?" Jawab Arun.
"Arun seandainya dikehidupan yang akan datang,Arun terlahir kembali apa permintaan Arun."
"Arun pingin menjadi manusia yang lebih baik lagi,dan memohon dipertemukan dengan Leo sama-sama dari alam fana?"
"Emmm" memang seperti itu keinginan Arun?" Tanya Leo ke Arun.
"Iya"" jawab Arun.
"Meskipun didunia nyata atau fana Leo tua seperti kakek-kakek""
"Arun masih mau?"" Kata Leo ke Arun.
"Hehehe"masih mau, kan Leo kakek-kakek tampan?"" Kata Arun.
"Mana ada kakek tampan." Kata Leo.
"Ada Leo kakek tampan?"
Jawab Arun sambil ketawa kecil,langsung tangan Leo ketek dahi Arun.
"Sakit lo Leo,,,pasti disaat seperti ini yang akan Arun rindukan dari Leo."
"Emmm,Leo juga,pesan leo Arun harus jaga diri dan mengadalkan diri sendiri,cintai sayangi diri sendiri,Arun gak boleh bergantung dengan orang lain dan satu lagi paling penting jangan sekali-kali minta pertemanan sama apapun.
Pesan Leo ke Arun sebelum Leo pergi.
"Arun sudah jam 1,Arun siap kan?"
Kata Leo memastikan akan menghapus penglihatan Arun keLeo.
"Iya Arun siap."
Lalu Arun bersila didepan hantu Leo.
Dan Leo mulai mengarahkan telujuk jarinya ke dahi Arun.
Tapi sebelumnya hantu Leo membisikan kata ke Arun.
"Leo sayang Arun?""
Tak terasa air mata Arun berlinangan mendengar kata-kata hantu Leo,
Leo pun demikian,meneteskan air matanya.
Setelah itu yang dirasakan Arun seperti ada aliran energi hangat yang masuk kedahi Arun.
Arun merasakan ketenangan hati dan batinya sehingga dia sampai tertidur pulas.
Setelah Arun tertidur,hantu Leo mengangkat tubuh Arun, ke bawah kekamar Arun sendiri,supaya Arun tidak mengingat-ingat kejadian dikamar atas,meskipun Arun tidak bisa melupakan sepenuhnya pertemanan yang dialami sama hantu Leo paling tidak dia tidak akan terpuruk walaupun teringat kembali suatu saat.
Sehabis mengantar kan Arun hantu Leo naik keatas,dan melapiaskan semua perasaan didalam batin nya.