NovelToon NovelToon
One Night Stand With Presdir

One Night Stand With Presdir

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Alfiana

"Kau benar-benar sempit dan nikmat."

Akibat jebakan seseorang, Aksara tanpa sadar meniduri seorang gadis tidak bersalah. Gadis yang tidak dikenalnya, namun menjadi gadis pertama yang ia nikmati.

Bukan hanya gadis itu yang pertama, namun Aksa juga. Dia mengambil mahkota gadis itu secara paksa di bawah kendali obat.

Aksa menyelidiki gadis itu, yang ternyata hanya seorang pengantar makanan di restoran milik paman dan bibinya.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya, apakah Aksa akan bertanggung jawab atau justru lari??


Update setiap hari‼️

Follow Ig : Alfianaaa05_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aksa akan bertanggung jawab

Kondisi Ayesha sudah lebih baik dan di perbolehkan untuk pulang. Tentu oma Nuri setia menemani gadis itu, dan melarangnya untuk kembali ke rumah terkutuk paman dan bibinya.

Kini mereka semua ada di apartemen milik Aksara usai pulang dari rumah sakit. Mereka bertiga duduk di ruang tamu dan tengah berbicara serius.

Sejak datang Ayesha berusaha untuk menyibukkan pikirannya agar tidak teringat kejadian malam itu. Di sini tempatnya, tempat ia melepas kegadisan yang sudah ia jaga belasan tahun.

Meski bagian sofa sudah di ganti, namun material lain masih tetap membuat Ayesha terbayang-bayang.

"Kamu akan tinggal bersamaku, Ayesha. Sampai pernikahanmu dan Aksa dilakukan," ucap oma Nuri dengan lembut.

Ayesha menoleh, menatap Aksa yang memasang wajah biasa-biasa saja. Tidak ada penolakan atau kata terima dari pria itu, hanya nafasnya yang terdengar.

Ayesha kembali menatap oma Nuri. "Tapi pernikahan apa? Kenapa harus ada pernikahan?" Tanya Ayesha.

"Ayesha, aku tahu kau mampu membesarkan bayi dalam kandunganmu, tapi dia butuh ayah." Ucap oma Nuri.

"Eumm … tapi tuan Aksa pasti tidak akan mau kan. Maksud saya, ini semua terjadi tanpa sadar, dan lagi sebelumnya kita tidak saling mengenal." Sahut Ayesha pelan dan takut-takut.

Aksara menoleh ke arah Ayesha, melempar tatapan tajam pada gadis itu.

"Kau pikir aku pria buruk sampai tidak mau bertanggung jawab!" Ucap Aksara dengan mata yang melotot.

Oma Nuri balas melototkan matanya, membuat Aksa langsung kikuk dan mengalihkan pandangannya.

"Aksara akan bertanggung jawab, Ayesha. Dia akan menikahi kamu dan membesarkan anak kalian bersama-sama. Ya, memang kalian tidak saling mengenal apalagi mencintai, tapi aku yakin seiring waktu cinta akan datang dengan sendirinya." Tambah oma Nuri memberi pengertian.

"Boleh saya pikirkan dulu? Dan selama itu izinkan saya tinggal dengan paman dan bibi saya kembali." Pinta Ayesha dengan sopan.

"Tidak akan! Sampai kapanpun aku tidak akan membiarkanmu tinggal bersama mereka. Kau tahu, aku memikirkan anakku jika kau tinggal disana." Aksara menyahut dengan cepat dan penuh penolakan.

Ayesha terkejut, namun gadis itu tidak memberikan reaksi apapun. Ayesha sadar bahwa pria di sebelahnya ini punya hak yang sama atas bayi dalam kandungannya.

"Ayesha, kau boleh tinggal di apartemen Aksa sambil memikirkan jawabannya, tapi aku berharap kau akan menerima ini. Demi kebaikan janin dalam kandungan kamu 'ya." Tutur oma Nuri.

Aksara melototkan matanya, jika Ayesha tinggal di apartemen miliknya, lalu dimana ia akan tinggal.

"Oma, lalu aku?" Tanya Aksara menunjuk dirinya sendiri.

"Tentu saja di rumah oma, dimana lagi. Mau tinggal di pinggir jalan," jawab oma Nuri dengan sewot.

Aksara berdecak, ia selalu enggan untuk tinggal bersama omanya, sebab oma Nuri akan selalu membatasinya pergi, apalagi tangah malam.

"Oma, kenapa tidak dia saja yang tinggal di rumah oma." Ucap Aksara menunjuk Ayesha.

"Dia butuh waktu sendiri, Aksa. Biarkan dia memikirkan jawabannya," sahut oma Nuri.

Ayesha menatap Aksara dengan perasaan tidak enak, tapi sungguh Ayesha butuh waktu untuk memikirkan jawabannya.

"Maaf ya, Tuan." Ucap Ayesha pslan, dan hanya dibalas dengan decakan dari bibirnya.

Jadi keputusan sudah diambil, Ayesha akan tinggal di apartemen Aksa sampai gadis itu menemukan jawaban atas lamaran Aksa yang dibawa oleh oma Nuri.

Ayesha akan memikirkan dengan matang tentang pilihan yang mulai bermunculan di kepalanya. Antara mengiyakan pernikahan, atau memilih untuk membesarkan anaknya sendiri.

***

Malam harinya, di rumah Nety dan Wardi. Pasangan suami istri itu tengah duduk di kamar mereka sambil berbincang penuh rasa bahagia.

Akhirnya benalu di rumah mereka telah pergi, tidak perlu lagi mereka menampung gadis yatim-piatu yang mereka anggap menyusahakan itu.

"Akhirnya pergi juga Ayesha itu, biarin aja lah. Sudah cukup dia menyusahkan kita." Ucap Nety dengan penuh senyuman.

Wardi ikut tersenyum. "Mama benar, sekarang pengeluaran rumah tangga kita akan berkurang." Sahut Wardi.

"Eh tapi, Ma. Menurut mama, apakah pria yang tadi datang itu benar-benar pria kaya?" Tanya Wardi.

"Nggak tahu dan nggak mau tahu, Pa. Menurut mama pria itu hanya menbual saja, sok-sokan mau ratakan restoran kita." Jawab Nety lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

"Kamu benar, Ma. Untuk apa juga kita pikirkan ya," timpal Wardi lalu ikut berbaring di sebelah istrinya.

Kepergian Ayesha ini tentu belum diketahui oleh Aaron yang sedang sibuk urusan kampus sampai tidak pulang malam ini.

Mereka akan memikirkan alasan kenapa Ayesha sampai pergi meninggalkan rumah nanti saja.

Kembali lagi ke apartemen Aksara. karena hari yang semakin malam, oma Nuri dan Aksa memutuskan untuk pulang, namun sebelumnya itu mereka akan memberitahu Ayesha dimana kamar gadis itu.

"Ini kamar kamu, Ayesha." Tutur oma Nuri membuat Ayesha kembali teringat bayang-bayang berbahaya itu.

Ayesha terbayang-bayang akan rasa sakit yang ia rasakan hari itu. Bagaimana ia menjerit memohon ampun dan meminta Aksara berhenti, dan bayangan Ayesha merasakan yang namanya surga dunia penuh dosa.

Ayesha yang terdiam tentu disadari oleh Aksa maupun oma Nuri, mereka berdua tahu apa yang ada dalam pikiran gadis itu.

"Jangan takut, Nak. Aku tahu kau mengingat kejadian malam itu, tapi tenanglah." Tutur oma Nuri sembari mengusap punggung gadis itu.

Ayesha berusaha untuk tersenyum, lalu mengangguk patah-patah.

"Iya, Nyonya." Balas Ayesha pelan.

"No, bukan nyonya. Panggil aku seperti Aksa, Oma." Kata oma Nuri kurang suka akan panggilan Ayesha padanya.

"Iya, Oma. Terima kasih," timpal Ayesha tersenyum canggung.

Aksara hanya mendelik saja dengan tangan yang terlipat di dada, ia mendengus pelan kemudian berjalan ke arah lemari pakaian.

"Awas saja jika kau berani mengacak-acak barang di rumah ini, apalagi sampai merusaknya." Ucap Aksara tanpa menatap Ayesha.

"Baik, Tuan." Balas Ayesha manggut-manggut.

"Kamu ini apa-apaan sih, Aksa. Ayesha juga nggak mungkin merusak barang-barang kamu, memangnya dia kucing dapur." Ketus oma Nuri.

Aksara tidak menjawab, pria itu memilih untuk keluar dan meninggalkan kamarnya yang sementara akan di tempati oleh Ayesha.

Kini tinggal oma Nuri dan Ayesha yang ada di kamar tersebut. Oma Nuri menggenggam tangan Ayesha, lalu mengusapnya.

"Aku harap kau bisa menemukan jawaban secepatnya, jangan takutkan apapun. Aksa itu sebenarnya baik, hanya saja masa lalunya yang membuat ia menjadi sosok seperti sekarang." Ucap oma Nuri lembut.

Ayesha mendengarkan dengan seksama, ia tidak terlalu mengenal Aksa apalagi mereka baru bertemu dua kali. Yang Ayesha bisa tahu dalam dua kali pertemuan hanyalah pria itu dingin, galak dan suka memaksa.

"Oma pulang dulu ya, di depan akan ada yang menjaga. Jika kamu butuh apa-apa, maka katakan saja pada mereka ya," tutur oma Nuri dan Ayesha hanya menganggukkan kepalanya.

Ayesha pun membantu mendorong kursi roda oma Nuri keluar kamar dan mengantarnya pada Aksa.

Sesaat mata mereka beradu pandang, namun Aksa mengalihkan pandangannya yang terasa dingin dan menusuk itu.

"Hati-hati ya, Oma." Ucap Ayesha lalu mencium punggung tangan oma Nuri.

"Iya, Nak. Kami pulang ya, besok kami akan kesini lagi." Sahut oma Nuri dan Ayesha hanya tersenyum.

Ayesha lalu menatap Aksara. "Terima kasih, Tuan. Dan hati-hati di jalan" tutur Ayesha, namun tidak mendapatkan balasan apapun dari pria itu.

MAAP YA GUYS KEMARIN NGGAK UPDATE, MULAI HARI INI INSYAALLAH UPDATE 2 BAB KALO KOMEN NYA RAME ❤️

Bersambung...............................

1
Queen Syaa
Soal xyan dan tiara
Konok Neng
yesa polos apa bodoh sih
Konok Neng
masa ggak ada balasan atas kejahatan mereka.. sampai aksa dewasa tak terjadi apa pun,,.. dendam aku thorr
Konok Neng
bikin pusing tapi senangnya gendong,, dikit dikit gendong,, 😊😃
Konok Neng
pasangan iblis
Konok Neng
kasihan sekali kau ay,, aku malah 3 mengasuh dan membesarkan ponak an, 2 laki laki satu perempuan,, sementara aku sendiri mempunyai 7 orang anak,, malah gaji suami pas pasan,, namun itu tidak membuat kami semakin susah,, ajy menyayangi ke 3 nya sama seperti anak anakku sendiri.. tak pernah aku membedakan mereka.. sampai sekarang.. ke 3 nya tidak mau jauh dariku,,, padahal mereka masih ada ayahnya,, tapi sdh menikah lagi,, makanya mereka tidak mau ikut ayahnya,, semenjak ibunya meninggal ayahnya harus kerja mereka di titipkan kepadaku,, dan alhamdulillah suamiku tidak mengeluh,, karena kami yakin rezeki anak anak itu ada di masing masing mereka.. dan semoga mereka semua bahagia akur selamanya..
Konok Neng
bukan berhati manusia
Konok Neng
di mana mana yg namanya perawan pasti sempit dan enak lah.. 😁😀
~ Portgas D Ace ~
kelasszz omaa
Fresysia Kunu
Lumayan
Fresysia Kunu
Luar biasa
juwita
emg bener klo bos yg lp gpp. tp klo bawahan yg lp bos akn marah🤣🤣 aq ngalamin bos mah g pernah salah🤣🤣
juwita
goblok banget si al gedek bego dia udh tau paman sm bibi nya g suka sm dia
juwita
ku doan biar ngidamnya parah ke aksa
juwita
mafia ogeb. lbh grecep oma nya dr pd dia.
juwita
mampir
Ari Sawitri
lagian goblok banget si Ayesha kenapa jg masih bertahan dirumah neraka itu .. bs keluar dan kerja kan .. kenapa mesti kerja di situ yg tdk menghargai dirinya
juwita: bener ka. gemes banget sm dia smpe mohon" pdhl. kan bisa nyari krj di tempat lain dr pd di situ hny di jadiin budak
total 1 replies
Umi Syafaah
Luar biasa
yellya
🙏🤗🤗
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Niswa
Ekhemm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!