NovelToon NovelToon
Su Yu Memberontak Takdir

Su Yu Memberontak Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Action / Epik Petualangan
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Dia bukan siapa-siapa di keluarganya sendiri. Dihina, dipukul, dan dianggap sampah oleh adik kandungnya sendiri, Su Yu hanya punya satu harga diri tersisa: kepatuhan. Ketika ia diperintahkan masuk ke Hutan Kelabu yang mematikan untuk mencari Tanduk Rusa Malam, ia tidak punya pilihan selain menurut.

Namun di dalam hutan, ia menyaksikan pertarungan antara dua makhluk dahsyat yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Ketika seorang peri cantik terjatuh tak berdaya di hadapannya, Su Yu dihadapkan pada pilihan sederhana: pergi menyelamatkan diri, atau mempertaruhkan nyawanya untuk orang asing.

Ia memilih yang kedua.

Tanpa disadarinya, satu tindakan kecil itu akan mengubah takdirnya selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Aku Bukan Bagian Dari Kalian

Semua orang menatap Su Yu yang tergantung di tembok dengan seringai puas. Darah terus menetes dari dadanya yang tertembus pedang hijau, membentuk genangan kecil di atas tanah batu. Tidak ada satu pun yang merasa iba.

Tetua Pertama menoleh ke arah tubuh Su Jao yang tergeletak tak bernyawa di tengah halaman. Matanya menyipit, rahangnya mengeras, lalu ia mengalihkan pandangan kepada Su Yu dengan kebencian yang nyaris tak terbendung.

"Tangkap dia," perintahnya dengan suara rendah namun terdengar jelas di seluruh penjuru halaman. "Sebelum kematiannya, kita akan cari tahu apa rahasia dia tiba-tiba bisa berkultivasi."

Tetua Keempat yang berdiri paling dekat mengangguk sekali. "Aku setuju."

Pria berusia tiga puluhan itu melangkah mendekati Su Yu dengan senyum tipis.

Tepat ketika telapak kakinya menyentuh tanah di bawah Su Yu, kedua mata pemuda itu terbuka lebar.

"Belum selesai!"

Su Yu mencengkeram gagang pedang hijau yang menembus dadanya, lalu menariknya keluar dengan paksa.

CRASH!

Darah menyembur deras dari luka itu, memuncrat ke segala arah. Wajah Tetua Keempat terkena semburan paling banyak hingga matanya tertutup cairan merah.

"ARGHHH! SIALAN!" Tetua Keempat mundur terhuyung sambil mengusap kedua matanya dengan panik.

Su Yu jatuh ke tanah dengan lutut lebih dulu, lalu telapak tangan kirinya menopang tubuh. Napasnya memburu, tetapi seulas senyum muncul di sudut bibirnya.

"Tangkap dia!" teriak Tetua Pertama sambil melesat maju.

Namun terlambat.

Cahaya biru menyelimuti tubuh Su Yu dalam sekejap. Sosoknya menghilang dari tempatnya, meninggalkan genangan darah yang masih mengepulkan uap tipis.

Satu tarikan napas kemudian, langit sore di atas kediaman Klan Su menampilkan pemandangan yang membuat seluruh anggota klan mendongak.

Su Yu berdiri di atas punggung seekor burung raksasa berbulu biru. Tangan kirinya menekan dada yang berlumuran darah, sementara tangan kanannya mencengkeram pedang hijau milik Tetua Keempat.

"Burung spiritual apa itu?!" seru salah satu pemuda dengan suara nyaris tercekat.

"Kenapa makhluk sebesar itu bisa muncul bersama sampah itu?!"

Sementara para tetua, yang bisa merasakan makhluk itu tidak biasa, mata mereka melebar.

Su Yu tidak menggubris pertanyaan-pertanyaan itu. Tatapannya turun, menyapu halaman klan yang kini dipenuhi wajah-wajah pucat. Suaranya terdengar lirih, tetapi setiap orang yang berdiri di bawah sana dapat mendengarnya dengan jelas.

"Mulai hari ini, aku bukan lagi bagian dari Klan Su." Ia menarik napas pendek, lalu melanjutkan dengan nada yang lebih berat. "Di masa depan, kalian akan menerima pembalasan yang setimpal."

Xioutian mengepakkan kedua sayapnya lebar-lebar, menciptakan hembusan angin yang menerpa atap-atap rumah di bawahnya.

"Mari kita pergi, Tuan!" seru Xioutian.

"Baiklah. Pergi!" jawab Su Yu.

Burung raksasa itu melesat cepat ke langit sore, meninggalkan bayangan biru yang memanjang di antara awan-awan rendah.

Tetua Pertama tidak butuh waktu lama untuk bereaksi. Ia langsung mengeluarkan pedang spiritualnya yang berwarna perak.

"Kejar dia! Jangan biarkan dia kabur!"

Setelah mengatakan itu, tetua pertama melompat ke bilah pedangnya, lalu tubuhnya melesat seperti anak panah menuju arah burung itu.

Tetua Kedua menoleh kepada para pemuda dan pemudi yang masih terpaku di halaman.

"Kalian sampaikan kejadian ini kepada pemimpin! Cepat!"

Setelah mengucapkan perintah itu, Tetua Kedua dan Tetua Ketiga langsung melesat ke langit, menyusul Tetua Pertama.

Tetua Keempat masih mengusap kedua matanya yang perih. Ia menggeram pelan, lalu menghentakkan kakinya ke tanah dan ikut melesat ke udara. Wajahnya masih berlumuran darah, tetapi amarahnya jauh lebih panas daripada rasa sakit di matanya.

*****

Di atas punggung Xioutian, Su Yu sudah duduk bersila dengan kedua tangan mencengkeram bulu burung itu, dan mereka sudah terbang menjauh dari kota Yunwu.

Pedang hijau Tetua Keempat ia letakkan di samping pahanya. Darah dari dadanya masih mengalir, tetapi ia tidak punya waktu untuk menghentikannya sekarang.

"Xioutian, lebih cepat lagi!" seru Su Yu sambil menoleh ke belakang. "Mereka semakin mendekat!"

Xioutian melirik ke arah belakang tanpa mengubah arah terbangnya. Empat sosok tampak semakin jelas di kejauhan, masing-masing meninggalkan jejak energi spiritual berwarna berbeda di udara sore.

"Sial, mereka terlalu lancang mengejarku!" Xioutian mendengus keras. "Jika aku tidak terluka, membunuh mereka semudah membalikkan telapak tangan!"

"Jangan banyak mengeluh!" balas Su Yu sambil menekan dadanya lebih kuat. "Fokus pada kecepatanmu!"

1
iwakali
berenang dalam tanah
septian arista
👍👍👍👍👍
septian arista
malu nggak tuh😀😀😀
AAAAAA: Hehe/Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
septian arista
👍👍👍
septian arista
untuk mengelabuhi musuhnya Kenapa nggak lompat ke sungai terlebih dahulu baru masuk ke dalam tanah
AAAAAA: Sungai dibelakang musuh. Nanti lari ke musuh dong.
total 1 replies
septian arista
semoga novel ini benar-benar tamat sampai episode terakhir enggak kaya novel-novel yang sebelumnya
AAAAAA: Ya semoga aja/Grievance/
total 1 replies
septian arista
semakin bagus ceritanya
AAAAAA: Terimakasih/Determined/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
septian arista
benar-benar menarik
Fajar Fathur rizky
bikin jika su yu sudah kuat bantai klan su sampai ke akar akarnya thor bantai tetua keempat yang menendang suyu itu dengan cara paling kejam pajang tubuhnya yang tidak bernyawa itu
Fajar Fathur rizky: thor bikin su yu tubuhnya yang baru tubuh lamanya hancur jiwanya masuk ke dalam tubuh baru yang menyimpan rahasia seperti novel sebelumnya thor tolong di jawab
total 2 replies
septian arista
apa novel yang satunya lagi nggak dilanjutin
AAAAAA: Enggak. Nanti mau di pindahkan ke tempat lain.
total 1 replies
septian arista
mau seperti apapun dia harus ingat istrinya yang sudah berjanji menunggu dia di benua Tengah
AAAAAA: Santay aja, aman/Smile/
total 1 replies
Agus Rose
Hmmm selalu ada aj perempuan muda yang belom apa2 sudah mengarah ke su yu ,semoga tidak ada kata "merah merona,menggigit bibir" karena kalo ada itu tanda2 😍❤️
AAAAAA: Enggak lah/Facepalm/
total 1 replies
septian arista
ini para pembaca yang lain ke mana ya
biasanya novel karyamu selalu mendapatkan atensi yang banyak🤔🤔🤔
septian arista
Ayo Terus lanjut👍👍👍
Fajar Fathur rizky
thor bikin su yu mendapatkan teknik untuk membuat klon thor bikin nanti yang ketemu istri peri cangle ketemu tubuh klone su yu
septian arista
semakin seru dan menarik Sayang kalau novel ini nggak sampai tamat
AAAAAA: Kita lihat nanti/Sweat//Cry/
total 1 replies
septian arista
ini berarti burung biru itu akan menjadi mentor bagi dia
AAAAAA: Aman itu. Nanti dapat teknik dia/Determined/
total 3 replies
septian arista
Kenapa istrinya tidak memberikan teknik beladiri kepada suaminya walaupun sedikit saja sebagai bekal
AAAAAA: Si Peri Cangle dari keluarga kelas SSS. Jadi dia gak punya teknik dasar yang normalnya manusia dana di benua Ming. Kalau author buat Cangle kasih teknik, cerita jadi gak menarik akibat Su Yu terlalu mudah nantinya. Jadi ini keputusan author aja sih. Nanti juga si Xiaotian sedikit banyaknya yang bimbing. Jadi santuy/Determined//Determined/
total 1 replies
septian arista
semoga dua novel yang baru ini nggak berhenti di tengah jalan atau dihapus lagi🥺🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!