menjadi suami pengganti dan tak dianggap oleh istri dan keluarganya itulah yang dialami oleh Samuel.
Samuel menikahi Amanda karena kepergok berduaan di kamar hotel Tanpa sehelai benang pun padahal dirinya tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu.
Berbagai hinaan dan Cacian terus di lontarkan kepada Samuel. mereka tidak tahu bahwa orang yang dia hina adalah orang yang paling berpengaruh di kota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Fr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 15.
hari semakin petang Samuel segera membereskan ruang kerjanya dan beranjak pulang.
sebelum itu dia akan pergi ke Perusahaan LS Corporation untuk menjemput kakaknya.
Kini Samuel sudah berada di parkiran kantor setelah masuk ke dalam mobil Samuel menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya menuju ke Perusahaan kakaknya.
Sampailah dirinya di Perusahaan tersebut lalu Samuel menghubungi kakaknya bahwa dia sudah berada di depan.
Liona yang baru saja membereskan pekerjaannya lantas menjawab panggilan dari adiknya.
Liona meminta Samuel untuk menunggunya karena dirinya akan segera keluar dari Perusahaan.
Liona kini sudah berada di luar perusahaan dan dia melihat mobil milik adiknya lalu langsung menghampirinya.
Liona kini masuk ke dalam mobil.
"baru selesai kak?" tanya Samuel.
"iya, kalau kamu apakah baru selesai juga."
Samuel hanya mengangguk, " hari ini pekerjaanku sangat banyak."
"kakak mau langsung pulang atau mampir."
"aku ingin ke kedai tempat makanan favoritku."
"Baiklah, tunjukan jalannya kita akan segera meluncur ke sana."
Samuel kemudian melajukan mobilnya menuju ke Kedai yang kakaknya katakan.
Sepanjang perjalanan Samuel melihat sekeliling negara Indonesia adalah negara yang membuatnya sangat nyaman.
karena itu Samuel rela pindah bekerja disini dia bisa saja membawa keluarganya ke London tapi Samuel memilih untuk di Indonesia.
bukan hanya itu dia ingin bertemu dengan wanita yang dicintainya yaitu Amanda.
wanita yang telah mengubah hidupnya setelah kematian Bianca.
Sampailah di sebuah kedai tersebut.
Samuel dan Liona keluar dari mobil lalu berjalan menuju ke kedai tersebut, ternyata sudah banyak pengunjung yang datang.
Samuel dan Liona kemudian mencari tempat yang kosong.
setelah menemukan tempat tersebut Samuel dan Liona segera memanggil pelayan untuk memberikan menu makanan yang tersedia.
Suasana yang sangat asri membuat Samuel merasa sangat nyaman di kedai tersebut, apalagi pelayanannya sangat ramah.
"apa kakak sering kesini?" tanya Samuel.
"dulu waktu kakak lelah bekerja kakak selalu pergi kesini."
"Sendiri?"
"hmm"
"kenapa tidak dengan teman atau pasangan?"
"aku tidak memiliki teman sama sekali dan aku juga tidak memiliki pasangan."
"kenapa? padahal kakak cantik." ucap Samuel menggoda kakaknya.
"entahlah aku tidak tahu karena aku selalu memikirkan kamu."
"setelah kamu dulu dinyatakan meninggal hidup kakak berantakan apalagi mamah masuk RSJ.
tapi kakak bangkit dari keterpurukan dari sekarang lihat kenapa kakak tidak memiliki pendamping hidup sama sekali.
kakak berjanji pada diri kakak sendiri kakak akan menikah ketika kakak bisa menemukanmu tak peduli bagaimanapun kondisinya.
dan ternyata kakak bisa menemukanmu kembali."
"lalu kamu kapan akan menikah mamah Ayunda katanya menginginkan seorang cucu." ucapnya.
"entahlah, aku masih bingung dengan siapa aku menikah."
"aku mendengar percakapan kamu dengan mamah Ayunda, dia mengatakan kamu harus melupakan masalalu.
"apa maksudnya? apa dulu kamu memiliki kekasih?", tanya Liona.
"aku dulu memilikinya tapi sekarang....."
"tapi sekarang apa?, kamu sudah putus dengannya."
"bukan.... hanya saja dia sudah....., lupakan saja kak aku tidak mau mengingatnya."
"kenapa kamu sudah putus dengannya atau dia menyakiti kamu jika dia berani menyakiti kamu aku akan menghajarnya."
"gila..... bar-bar sekali kakakku ini, apa ini beneran kakak kandungku." gumamnya.
"tidak usah kak, dia tidak pernah menyakitiku sama sekali bahkan sekarang dia sudah bahagia di sana." ucap Samuel yang mengingat tentang Bianca.
Kini pesanan telah datang Samuel dan Liona menghentikan pembicaraannya.
Samuel kemudian mencoba makanan yang dia pesan dan ternyata makanan tersebut sangat cocok dengan lidahnya.
Setelah selesai makan Samuel merasa dirinya ingin buang air kecil. jadi dia segera pergi ke WC dan menyuruh kakaknya untuk menunggunya.
Sambil menunggu adiknya Liona mencoba membuka ponselnya dan melihat-lihat foto kenangan masa kecilnya.
saat dia melihat foto dirinya dengan Samuel tiba-tiba ada seorang wanita yang memanggilnya.
Liona yang mendengar suara wanita tersebut langsung mendongakkan kepalanya dan wanita itu adalah Amanda.
Amanda langsung menghampiri Liona.
"hai Liona." ucap Amanda.
"apa kamu baru pulang kerja." ucapnya.
"iya aku baru saja pulang kerja dan aku merasa sangat lapar jadi aku mampir kesini."
"kamu sendirian?." tanya Liona
"iya aku sendirian." jawab Amanda.
"lalu kamu juga kesini sendirian." ucap Amanda.
"oh aku tadi bersama..." ucapan Liona terpotong ketika mendengar suara adiknya memanggilnya.
"Kakak, ayo kita kembali." ucap Samuel yang tidak tahu bahwa ada Amanda di depannya.
"nanti dulu, kakak sedang mengobrol dengan teman."
"teman?", ucap Samuel lalu melihat Amanda ada di depannya."
"Samuel"
"Kamu........"
"kalian saling kenal?"
Samuel dan Amanda saling bertatapan seperti Keduanya ingin membicarakan sesuatu.
"kemana saja kamu selama ini aku sudah berusaha untuk mencari kamu." ucap Amanda.
"aku tidak kemana-mana, memangnya ada apa kamu mencari aku."
"aku ingin meminta maaf atas apa yang telah aku lakukan denganmu."
"tunggu-tunggu kalian saling kenal?, lalu meminta maaf apa maksudnya."
"Liona kenapa kamu bisa bersama dengan Samuel apa kalian adalah pasangan kekasih ingat Liona Samuel adalah suamiku."
Samuel kaget ketika Amanda tiba-tiba menjelaskan dengan lantang bahwa dirinya adalah suami dari Amanda.
"Suami?, Samuel bisa jelaskan apa yang dibicarakan Amanda."
Samuel melihat wajah kakaknya yang tampak marah.
"Jelaskan sekarang Samuel." ucap Liona dengan nada marah.
"baiklah aku akan jelaskan, tapi jangan disini" ucapnya.
lalu mereka berdua keluar dari kedai setelah membayar seluruh makanannya.
"apa yang dikatakan wanita ini benar aku dan dia sudah lama menikah tapi hanya menikah kontrak saat itu aku sedang bekerja di sebuah hotel.
aku di jebak oleh seseorang dan berakhir dengan tidur bersama dengannya dan wanita ini marah dan aku dituduh telah memperkosa dia padahal aku tak melakukan apapun.
sejak kejadian itu aku dan dia menikah tapi hanya menikah kontrak dengannya.
"sudah jelas kan kenapa dia mengatakan bahwa aku adalah suaminya, padahal saat itu dia tidak mengakui aku bahwa aku adalah suaminya."
"karena dia masih berharap dengan mantan pacarnya."
"maafkan aku Samuel, aku minta maaf ternyata kita berdua dijebak olehnya."
"sudahlah, aku ingin pulang."
Samuel kemudian meninggalkan Amanda dan Liona menuju ke mobil.
"Liona apa hubungan kamu dengan Samuel apa kalian adalah sepasang kekasih."
"Sepasang kekasih?" Liona hanya tertawa ketika Amanda berkata demikian.
"kenapa kamu tertawa, apa ada yang salah dengan pertanyaan ku."
"kamu mengira bahwa aku berpacaran dengan Samuel."
"iya aku mengira kau adalah berpacaran dengannya ingat Liona Samuel sudah mempunyai istri jadi bisakah kamu menjauhinya."
"Kalian hanya menikah kontrak saja kan?, lagi pula aku tidak akan menjauhinya."
"apa maksudmu?, apa kamu ingin merebut Samuel dariku."
"aku tidak merebut Samuel darimu, bahkan tanpa merebutnya darimu dia juga menjadi milikku." ucap Liona yang membuat Amanda kaget.
next semngt sukses selalu