NovelToon NovelToon
BUKAN DRAMA PERNIKAHAN

BUKAN DRAMA PERNIKAHAN

Status: tamat
Genre:Patahhati / Perjodohan / Cinta Terlarang / Single Mom / Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Shann29

Hanya dimanfaatkan oleh seorang wanita, kemudian diselingkuhi. Membuat Aldrich Dewantara tidak mempercayai lagi apa itu cinta.
Hingga suatu saat ia bertemu dengan seorang wanita berhati baik bernama Clara, namun ia harus menelah pil pahit saat mengetahui bahwa Clara ternyata sudah menikah dan memiliki suami.

Season 2 Cerita tentang Davan yang jatuh cinta pada anak remaja yang sempat ia tolong dari pembullyan.

Suatu kejadian yang tidak disengaja membuat mereka harus menikah, namun Billa nama gadis remaja itu belum siap dengan pernikahannya, membuat Fadhil harus mengirimnya keluar negri untuk meneruskan pendidikannya yang tertunda dan berpisah dengan Davan.

Hai Readers, Author tepatin janji untuk bikin kisah cintanya Aldrich anak dari pasangan Fariz dan Stevi di Novel TAKDIR CINTA (Ghea&Tristan) dan di season 2 ada cerita tentang Davan dengan segala perjuangan cintanya yang banyak cobaannya.

Jangan lupa yang mampir kesini, tinggalkan jejak Like, Koment, Hadiah, Vote, dan R

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shann29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

"Chel.. Apa jika aku menceritakan rentang suamiku, itu sama dengan menceritakan aib rumah tanggaku?" Tanya Clara kemudian.

Chelsea berfikir sejenak, ia tidak ingin salah dalam memberi masukan kepada temannya itu.

"Menurutku, sebenarnya bukan soal menceritakan aib rumah tangga, tapi terkadang kita sebagai manusia biasa juga butuh tempat dan seseorang untuk sharing masalah kita sendiri, Ra. Hanya saja, jangan sampai kita salah mencari tempat untuk mencurahkan isi hati, tidak semua manusia itu amanah atau bisa dimintai pendapat." Jawab Chelsea.

Mereka diam sejenak, sampai akhirnya Chelsea bertanya,

"Ra, apa ada yang terjadi pada rumah tanggamu?"

Clara menghela nafas dan bersandar pada kursi. "Pernikahanku dengan Mas Bisma tidak baik baik saja, Chel." Lirih Clara.

Chelsea diam menunggu cerita Clara selanjutnya.

"Dari awal menikah memang pernikahanku sudah tidak baik baik saja." Ucapnya lagi.

"Ra.. Ceritakan padaku semuanya, aku janji akan menjadi pendengar yang baik untuk masalahmu." Ucap Chelsea tulus.

"Chel, kamu belum memiliki anak tapi kamu dan Kak Zayn terus berusaha kan?" Tanya Clara.

Chelsea mengangguk, sementara Clara tersenyum getir meratapi nasibnya.

"Bagaimana aku bisa punya anak, Chel. Sementara dari awal kami menikah, Mas Bisma tidak pernah sekali pun menyentuhku." Lirih Clara.

Chelsea mengernyitkan dahinya. "Apa maksudmu, Ra?" Tanya Chelsea.

Clara tersenyum pada Chelsea, "Mas Bisma tidak pernah menyentuhku, Chel. Aku masih suci dan kehormatanku masih terjaga."

"Bentar, Ra." Chelsea ingin berbicara namun ia masih terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Clara. "Kamu bukan menikah kontrak kan Ra? Tidak seperti cerita di novel novel online yang kubaca, menikah kontrak lalu tidak disentuh?" Tanya Chelsea.

Clara menggelengkan kepalanya. "Tidak, Chel. Aku tidak menandatangi surat perjanjian ataupun surat kontrak apapun. Tapi memang itu kenyataanya, aku tidak disentuh oleh suamiku sendiri."

"Kalian tidur satu kamar?" Tanya Chelsea.

"Bahkan satu ranjang, Chel." Jawab Clara.

Chelsea tampak berfikir saat ingin menanyakan sesuatu. "Hmm, Ra. Maaf. Boleh aku bertanya sesuatu?" Tanya Chelsea.

"Tanya saja, Chel." Jawab Clara.

"Kau pernah berusaha untuk menggoda suamimu sendiri?" Tanya Chelsea pada akhirnya.

"Mas Bisma sering melihatku yang hanya mengenakan handuk yang melilit ditubuhku, bahkan sepertinya dia tidak mempunyai hasrat padaku, dia hanya melihatku dingin dan cuek." Jawab Clara.

Chelsea merasa aneh, mana mungkin ada seorang suami yang melewatkan istrinya jika berpenampilang menggoda. Menurut Chelsea, Zayn saja yang begitu menjaga image didepan smua orang, namun jika bersama Chelsea, tingkat kemesuman Zayn meningkat, bahkan pernah satu ketika, Zayn menyergap Chelsea yang masih menggunakan bathtrub.

"Ra, apa kamu mencurigai suamimu mempunyai wanita lain?" Tanya Chelsea.

Clara mengangguk, "Awalnya iya, Chel. Hanya saja tidak ada bukti. Aku pernah menyelidikinya, aku mengikuti kegiatan Mas Bisma seharian, namun tidak ada hal mencurigakan, Mas Bisma hanya mempunyai teman akrab bersama Kak Samuel atau yang biasa dipanggil Kak Sammy. Tidak ada bau parfum wanita di pakaiannya, semua terlihat normal, Chel." Kata Clara menceritakan.

Kamu pernah bertanya pada si Sammy Sammy itu?" Tanya Chelsea.

Clara menggelengkan kepalanya, "Tidak pernah, Chel. Entah mengapa aku merasa Kak Sammy tidak menyukaiku. Terlihat dari cara dia menatapku. Karna itu aku tidak berani bertanya macam macam padanya."

"Bagaimana dengan keluarganya?" Tanya Chelsea lagi.

"Mertuaku slalu menuntutku untuk memiliki momongan, dan nengatakan jika aku bermasalah. Padahal kenyataannya aku tidak pernah disentuh suamiku." Jawab Clara.

"Kenapa kamu tidak menceritakan yang sebenarnya pada mertuamu, Ra?" Tanya Chelsea lagi.

"Mereka tidak akan mempercayaiku, Chel. Jika didepan keluarganya, Suamiku slalu bersikap layaknya suami idaman. Aku seperti menjalankan sebuah drama pernikahan didepan umum, Chel." Clara terlihat begitu frustasi.

"Ra, semua rumah tangga itu harus dijalani dengan sungguh sungguh. Ini bukan drama pernikahan, pernikahan itu adalah ibadah terpanjang sepanjang masa." Ucap Chelsea.

"Aku tau, Chel. Lalu aku harus bagaimana?" Tanya Clara, "Bahkan kini Mas Bisma tidak memberiku nafkah lahir juga, Chel. Bayar kontrakan setahun kedepanpun itu aku meminjamnya dari tempatku bekerja." Clara memegang kepalanya dengan dua tangannya.

Chelsea benar benar terkejut dengan cerita Clara, ia tak menyangka jika Clara menyimpan beban ini sendirian, apa lagi setelah tau jika Kakek Clara dibawa oleh tantenya dan hingga kini hilang komunikasi.

"Ra.. Apa rencanamu kedepannya?" Tanya Chelsea.

"Aku ingin berpisah, tapi aku bingung, Chel." Ucap Clara.

"Tidakkah kamu mencoba untuk membicarakan ini pada suamimu?" Chelsea masih berharap masalah Clara selesai tanpa adanya perpisahan.

"Aku pernah mencobanya, namun Mas Bisma slalu menghindarinya. Sehingga membuatku merasa lelah dan membiarkannya begitu saja." Jawab Clara.

Sementara di tempat lain, Aldrich tengah sibuk berkutat dengan pekerjaanya, ia ingin menyelesaikannya agar besok ia bisa mendatangi tempat kerja Clara.

Joni pun ikut sibuk, ia membantu Aldrich menyelesaikan pekerjaannya.

Hal itu membuat Fariz begitu penasaran dengan apa yang menarik perhatian putranya itu, ia memanggil Joni untuk menanyai banyak hal.

"Jadi, hanya karna wanita itu membayarkan aldrich secangkir kopi membuat Aldrich jatuh cinta?" Tanya Fariz pada Joni.

"Iya Tuan." Jawab Joni singkat.

"Kamu sudah menyelidiki wanita itu?" Tanya Fariz lagi.

"Belum sempat, Tuan. Secepatnya saya akan menyelidikinya." Kata Joni.

"Tidak perlu, biarkan saja Aldrich mencari pengalamannya sendiri." Fariz menjeda kalimatnya. "Semoga saja kali ini ia mendapatkan wanita yang tepat." Kata Fariz mendoakan putranya dengan begitu tulus.

**

Keesokan harinya, Aldrich dengan begitu semangat mempersiapkan dirinya mendatangi Butik Erlasha.

Ia membawa CV dan syarat lainnya, Alasan Aldrich menunda sehari kemarin selain untuk menyelesaikan pekerjaannya juga untuk menyiapkan data palsu yang Joni buat. Membuat KTP dan SIM atas nama Aldi sesuai drama yang akan Aldrich jalankan hanya untuk mengenal Clara lebih dalam lagi.

Aldrich tiba didepan butik bertepatan dengan Clara yang baru saja turun dari ojek onlinenya.

"Al, aku kira kamu gak kesini." Ucap Clara.

"Aku pasti kesini, Ra. Demi kamu." Kata Aldrich.

"Eh, kenapa Al?" Tanya Clara, ia mendengar samar samar apa yang Aldrich ucapkan, karna saat Aldrich berbicara, Clara tengah disibukan membalas pesan suaminya yang menyuruhnya untuk membayar tagihan listrik dan air bulan ini.

"Engga, Ra. Bukan apa-apa Koq." Aldrich salah tingkah.

"Sepertinya kita kepagian, Al. Butik buka setengah jam lagi." Clara mengalihkan pembicaraan.

"Iya, aku memang sengaja datang pagi, Ra. Takut macet."

Clara mengedarkan pandangannya. "Bagaimana jika kita sarapan dulu, didepan pos satpam komplek ruko, ada bubur ayam yang enak."

Aldrich mengangguk, "Boleh, tapi kali ini aku yang teraktir ya." Ucap Aldrich.

"Lho, jangan Al. Kan kamu belum kerja lagi. Lebih baik kamu hemat uangmu sampai kamu gajian nanti." Clara berucap sambil tersenyum.

Hal seperti ini yang membuat Aldrich semakin tertarik pada Clara, Clara tidak mengenal Aldrich saja mau membayarkan secangkir kopi, dan kini saat mereka kenalpun, Clara tetap membayar makanan Aldrich.

"Gak usah, Ra. Gini gini aku pinter nabung lho, jadi cuma makan bubur gak akan membuat aku kere." Aldrich tertawa.

"Wah hebat kamu, Al. Calon suami idaman tuh, biasanya anak muda sekarang boro mikirin nabung, yang ada mentingin gaya hidup tanpa mikirin isi dompet."

"Tenang, Ra. Aku bukan type orang seperti itu." Ucap Aldrich.

"Kamu seperti sedang mempromosikan dirimu sendiri, Al." Kini gantian Clara yang tertawa.

"Iya, aku lagi promosiin diri aku, kali aja kamu mau sama aku." Pancing Aldrich.

Clara hanya menyenggol lengan Aldrich. "Bercanda aja kamu bisanya." Kata Clara sambil menggeleng gelengkan kepalanya. Sementara Aldrich tersenyum melihat Clara.

1
novi 99
suaminya lagi main terong - terongan. ....

janda tapi perawan si Clara ini. , gak rugi si Al
Siti M Akil
kejadian nya sama ky bos teman ku
Bunda Iwar
semoga selalu sukses
Berta marheni
Luar biasa
Yus Warkop
semangat author aku akan mengunjungi karyamu yg lainnya tnggal Eldiska,cinta terlarang dan meniksh dengan kka shabatku yg baru baca 👍👍
Yus Warkop
🥰🥰🥰🥰🥰👍👍👍👍👍💝💝💝
Yus Warkop
duh pompa terus untuk 2 minggu , terus disana dipompa juga 😆🙈
Siti M Akil: 🤣🤣🤣bnr bngt
total 1 replies
Yus Warkop
merindu
Siti M Akil: opyoy
total 1 replies
Yus Warkop
aseek buka puasa
Yus Warkop
terimakasih author
Yus Warkop
lanjut 💝💝💝
Yus Warkop
gas keun alika , gab udah mulai tertarik nih
Yus Warkop
jadikan mantu aja yah dady aldrick
Yus Warkop
witwiw alika berani juga yah manis 😆😆💝
Yus Warkop
hati" alaska jihan cembury sama jove🥰🥰🥰 , kamu harus peka
Yus Warkop
alhamdulillah
Yus Warkop
nah gitu dong jidan
Yus Warkop
dasar gila
Yus Warkop
duuuuuh dagdigdugder
Yus Warkop
makin greget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!