Cerita bawang disisipi comedy
Kisah gadis muda dengan cinta pertama
Pernikahan yang diinginkannya berakhir bahagia, ternyata membawa penderitaan bagi Anaya. Laki-laki yang menikahinya, meninggalkan dengan benih yang sudah bersemi dirahimnya.
Apakah kesalahan yang sudah dilakukan Anaya, sehingga Raditya meninggalkannya. Dan mengirimkan pesan yang membuat Anaya kecewa.
Setelah dia mencoba melupakan, masa lalunya kembali. Menuntut sesuatu, apa yang harus dilakukannya.
Kembali ke masa lalu untuk mencari kebenaran?"
Inilah kisah ku, Anaya ayusita. Wanita yang jatuh cinta, tetapi mendapatkan derita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 15 perpisahan
***Hai semua masih betah stay at home
ya betah..betahin aja ya demi kesehatan kita semua..
happy reading guys***.
" om,kalau butuh bantuan untuk ke rumah sakit bilang saja.Si kodok bisa ngantar ," Bang togar menawarkan jasanya untuk mengantarkan papa ke rumah sakit.
" si kodok !" siapa si kodok..?" tanya papa penasaran,mengenai si kodok yang dikata bang Togar.
Papa dan Anaya penasaran dengan si kodok, dan bik sum hanya tertawa terkekeh... kekeh.
" itu lo om,si kodok mobil kesayangan saya..," terangkan bang Togar dengan tertawa .
Papa tertawa juga mengetahui bahwa si kodok adalah nama mobil bang Togar.
" Togar...Togar.. ada..ada saja kamu..," ujar papanya sembari tertawa.
" bik,papa kalau dekat bang Togar tertawa terus ya ," bisik Anaya kepada bik Sum.
" ya non..,Togar bisa jadi pelawak ," gurau bik Sum
" om,pamit dulu ya mau kerja dulu.." kata bang Togar.
" kerja apa malam..malam Togar ?" tanya penasaran.
" saya kerja jaga gudang om,dekat sini ," bang Togar memberitahukan tempat dia kerja.
" gudang bang..?" tanya Anaya
" gudang beras,lumayan gajinya cukup untuk makan sendiri ," cerita Bang Togar
" ya udah hati..hati.." ucap papa pada bang Togar.
Setelah Bang Togar pergi,papa memanggil Anaya dan bik Sum untuk duduk diruang tamu.
" sini bik..," papa mengajak bik Sum duduk di kursi dekatnya
" ngak usah tuan sini saja ," tolak bik sum,yang duduk di karpet depan tv
" sini bik..,," panggil Anaya,agar bik sum duduk didekatnya.
Bik sum bangkit dari karpet pindah ke kursi samping Anaya.
" bibik dan berapa lama kerja ikut keluarga purnama ?" tanya papa kepada bik sum.
Bik Sum belum menjawab pertanyaan papa,bik Sum heran dengan pertanyaan papa.
" ngak da apa.apa bik,saya cuma ingin bibik anggap saya ini seperti anak bibik.Anaya seperti cucu bibik..," kata papa.
Bik sum menangis mendengar perkataan papa,Dia ingat pertama kali kerja di rumah keluarga purnama.Waktu itu umurnya belum 18 tahun,dia tinggal di panti asuhan disitulah pertama kali bertemu martin purnama kecil.
" sepertinya ibu ikut mama sudah lebih 40 tahun ya ?" tanya papa Anaya.
Mendengar papa menyebut bik sum dengan panggilan ibu,bik sum menangis bahagia.
" sekarang panggil Nay aja ya,jangan ada embel..embel Non..dari dulu dah Nay bilang jangan panggil Non..," ujar Anaya sambil memeluknya
" Sekarang Anaya manggil bik sum jadi Nesum aja ya biar keren..," kekeh Anaya
" apa itu nesum..?" tanya papa.
" nek sum di singkat jadi nesum ," kekeh Anaya.
Papa dan nesum tertawa,untuk sesaat Anaya lupa beban masalahnya.
" papa mau masuk kamar,pinggang papa dah sakit..," kata papanya.
Anaya dan nesum mengantar papa ke kamar,setelah mengantarkan papanya ke kamar.Anaya masuk ke kamarnya.
😷😷😷😷
Anaya membaringkan tubuhnya keranjang,dielusnya perutnya.
" my baby lagi apa di dalam,baik..baik didalam ya ," gumannya dengan suara yang lirih.
Kemudian Anaya mengeluarkan handphone,dia membuka pesan itu kembali dan membacanya.
Dengan berulang..ulang dibacanya pesan itu,apakah dia salah baca.Setelah baca berulang pesan itu tetap seperti itu tidak berubah.
" Mengapa..mengapa..!" bukannya.
Anaya mengambil bantal untuk menutup wajahnya agar suara tangisnya tidak terdengar,dia takut suara tangisnya terdengar papanya.
Air mata Anaya sudah tak terbendung lagi.Tanpa sepengetahuannya ada sepasang mata yang mengetahui bahwa dia sedang menangis.
" Nay..," orang tersebut mengambil bantal yang menutupi wajah Anaya.
" Nesum..!" panggil Anaya langsung memeluknya dan menangis tersedu..sedu.
" ada apa Nay,beritahu Nesum..," kata Nesum sambil mengelus pundak Nay .
" Raditya Nesum...Raditya..," ucap Anaya dalam tangisnya.
" ada apa dengan Raditya..?" tanya Nesum kepada Anaya yang terus menangis.
Anaya melepaskan pelukannya,dan memberikan pesan yang dikirim Raditya.
***for :Anaya
Anaya saya tidak akan kembali ke Indonesia,saya ingin berpisah denganmu.perpisahan adalah yang terbaik karena saya tidak pernah mencintaimu.pernikahan ini suatu kesalahan.saya mengirim uang sebagai kompensasi karena saya telan merengut kesucian ***kamu.
from Raditya.
💔 Next 💔
pembaca budiman mohon dukungannya dengan like n comment bagi yang berkenan .
Trims***