cerita ini hanya lucu lucuan saja. jangan pernah pakai logika untuk membaca cerita ini.
kisah Pocong yang jadi pakboy di dunia hantu. berjuang demi istri istrinya, yaitu Kuntilanak dan beberapa hantu cantik dari teror manusia
Rumah Kosong menjadi tempat hunian mereka. Namun semenjak kedatangan Bodong Family. Pocong Family mulai tidak tenang. Keributan mulai terjadi antara Pocong Family dan Bodong Family.
akan kah mereka bisa damai.
Baca Kisahnya...
WARNING...!
JANGAN GUNAKAN LOGIKA UNTUK MEMBACA CERITA INI. AGAR TIDAK MENIMBULKAN PRO DAN KONTRA DI JIWA KALIAN.
SELALU TERSENYUM DAN TERTAWA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jo doang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15
Pisssstttt.... Cewweeekkk.... Godain kita dong.....!"
Dua orang pria yang sedang menggoda dua orang wanita yang sedang berjalan melewati sebuah taman dengan terburu buru. Pria yang bertelanjang dada dengan hanya memakai kolor warna ijo, memainkan matanya kearah wanita yang memakai pakaian Ala penyanyi dangdut. Sedangkan Pria yang berwajah hitam dengan gigi taring keluar dari sela sisi bibirnya, dengan potongan gaya rambut gondrong, memanyunkan bibirnya seperti orang mau nyium kearah wanita yang berpakaian ala Rocker.
Kedua wanita itu adalah dua hantu cantik. Hantu Dangdut dan hantu Rocker. Mereka berdua tengah sedang menuju pulang untuk memberikan laporan pada Kuntilanak dan juga Pocong, tentang rencana Putra Bodong yang ingin mengusir mereka melalui bantuan seorang Dukun
"Eh... Dut.. Tuh cowok yang pake Kolor ijo main mata ama kamu....!" Ujar Hantu Rocker..
"Ihh.. Jijik aku liat mukanya...!" Ucap hantu Dangdut dengan sinis
"Hhahha... Tampangnya lumayan lo...!" Puji hantu Rocker mencoba menggoda sohib kentalnya tersebut.
"Matamu somplak.... Wajah kayak jeroan unta aja kau bilang lumayan....!"
"Ehhhh.. Mereka ngikutin kita...!" Ujar hantu Rocker saat melihat kedua mahluk pria itu menghampiri mereka. "Tuh.... Tengok gaya jalannya... Mirip gaya kang Sule.. Pelawak yang ngetop itu
"Hai... Ceweeekkkk.... Berduaan aja... Boleh gabung nggak...!" Ujar si kolor ijo.
"NGGAK.......!" jawab hantu Dangdut dengan cepat.
"Songong amat sih nih hantu. Lagak kau uda sekuku aja.!" Gondoruwo sedikit sewot melihat sikap hantu Dangdut.
"Buuuddooo..!" Ujar hantu Dangdut dengan sikap tidak bersahabat.
"Mas....kang...abang... Atau apalah.. Jangan ganggu kami dong...!" Ujar hantu Rocker dengan ketus, karena dia juga merasa tidak nyaman.
"Ada apa ini rame - rame...?" Tanya pocong kepada kedua mahluk yang telah menggoda hantu Rocker dan hantu Dangdut.
Pocong muncul tiba tiba di taman karena sedang mencari Kuntilanak dan juga Tuyul.
"Wah.... Engkongnya Pocong Neng ?" Tanya salah satu mahluk itu dengan nada mengejek.
Mendengar ejekan itu membuat kuping Pocong ketutupan kain kafan terasa panas, Emosinya bolak balik naik ke atas kepalanya. Harga dirinya seakan kena diskon 50%. Bagaimana tidak, dia di panggil engkong - engkong oleh mahluk halus berandal tersebut di hadapan dua wanita cantik. Padahal Pocong merasa kalau dirinya masih sepantaran dengan Brondong.
"Hei... Kisanak..!" Ujar Pocong dengan lagak pendekar tahun 60-an. "Jaga bacotmu. Atau aku akan mengirimmu ke alam kematian..!" Pocong mencoba mengancam. Dan di balik kain kafan, jarinya menunjuk kearah kedua mahluk itu.
Sedangkan Hantu Rocker dan hantu Dangdut, mereka sudah berdiri dibelakang tubuh pocong. Menyaksikan hantu Dangdut dan juga Rocker berlindung padanya. Bagaikan Kumbang tersiram salju, sejuk dan dingin perasaan pocong. Harga dirinya kembali naik 10% lagi. Karena dia merasa telah menjadi mahluk yang bisa di andalkan di hadapan kedua hantu cantik itu.
"Tenang... Ada a'a di sini. Kalian jangan khawatir.!" Pocong mengusap kedua pundak wanita hantu itu dengan kata katanya. " Pergi kalian dari sini..!" Bentak Pocong kepada kedua mahluk ghaib itu. Mentalnya melonjak total.
Kedua mahluk ghaib brandalan itu saling menatap. Sesaat mereka saling melempar senyum. Dan tampa disadari pocong kedua mahluk itu dengan cepat bergerak kearahnya.
BUKKK... BLAKKK.. PLAKKK.. BOMM.. UGHH...
Pocong tidak sempat mengelak. Kedua mahluk itu menggebukin Pocong tampa ampun. Sebenarnya Pocong bukan diam saja. Dia sudah mencoba melawan dengan mengarahkan pukulan dan tendangan kearah kedua mahluk itu. Tapi naas dan malang menghampirinya. Setiap pukulan dan tendangan yang di layangkan pocong, selalu saja mentok di kain kafannya. Alhasil, Pocong pun jadi bulan bulanan kedua mahluk tersebut.
"Tolooongggggg........ Tolonggggg.....!
Kedua hantu cantik itu berteriak minta tolong. Mereka ketakutan melihat Pocong yang sudah babak belur. Mau bantu, tapi mereka tidak berdaya, maklum umur mereka menjadi hantu baru seumur lalat. Ibaratnya mereka masih bayi, kekuatan mereka tidak sebanding dengan dua pria tersebut yang sudah mati cukup lama. Bahkan Pocong saja tidak sanggup melawan mereka yang notabennya lebih duluan mati dari mereka berdua.
"Hahahahah... Kau kira sudah hebat ya. dari kekuatan kau itu, terlihat kalau kami duluan mati daripada kau!" Ujar Gendoruwo tertawa. Dan mereka terus memukuli Pocong tanpa ampun.
ZLLEEEEBBBBB... WUUUS!
AAAAAAGGGHHHHHH........!
Salah satu dari mahluk itu berteriak cukup keras saat rambutnya dijambak dan ditarik dengan sangat kuat. Siapa lagi yang memiliki jurus andalan tersebut. Jelas tentunya adalah emak - emak.
Tepat sekali..... Dia adalah Kuntilanak. Sebagai wanita, apalagi sudah menyandang status emak -emak, jurus jambak adalah jurus andalan para kaum Hawa. Tidak hanya manusia, setan atau hantupun memiliki jurus tersakti itu.
"Rocker.... Dangdut... Cepat bantu aku, ngapain kalian hanya diam, ayo... kita tunjukan kekuatan wanita yang sebenarnya kepada sampah sampah mahluk astral ini, ingat....! Bersatu kita teguh, jangan sampai kalah kita ama siteguh yang hanya sendiri, kita bertiga juga bisa teguh... Ayo seraaaaanngggg.... Seraangggg....!" Kuntilanak berseru kepada hantu Dangdut dan Rocker layaknya dia adalah komandan regu penyergab
Hantu Rocker dan Dangdut hanya saling pandang. Keajaiban dunia terjadi di depan mata mereka, Kuntilanak yang keibuan, anggun, baik hati dan murah senyum dan doyan nangis itu, begitu aneh dalam keadaan marah. Entah setan apa yang merasuki kuntilanak hingga berorasi seperti.....
STOP.....! "KERASUKAN SETAN" emang setan bisa dirasuki setan...? Masa bodolah..
Setelah saling pandang sesaat dengan penuh keheranan akan tingkah Kuntilanak. Hantu Rocker dan Dangdut meringsuk maju membantu Kuntilanak. Kedua hantu cantik tersebut melancarkan cakaran mereka kearah kedua sampah masyarakat astral tersebut.
Kedua hantu tersebut tidak mau kalah bringas dari Kuntilanak. Mereka berdua mulai mencakar, menjambak, menggigit dan menampar Gondoruwo dan Kolor Ijo.
Melihat keberingasan para kaum hawa tersebut. Kedua brandalan itupun melarikan diri. Mereka tidak sanggup untuk menghadapai ketiga perempuan tersebut. Mereka berdua sadar kalau yang mereka hadapi bukanlah sebuah kekuatan, melainkan kekompakan.
"Cong....! Kamu nggak apa - apakan.. Kamu baik - baik sajakan.... Kamu nggak mati dua kalikan...?" Kuntilanak menghampiri Pocong dan memberondongnya dengan beberapa pertanyaan.
"Uhhhhh.... Aku... Tidak... Apa...aappaaaaa.!" Ucap pocong yang kemudian pingsan tidak sadarkan diri.
"POCOOOOOOOOONNNGGGGG.....!" Kuntilanak menjerit. "Cong.. Bangun Cong... Jangan tinggalkan Kami Cong.... Hickh ...hickh...hichk... Coooongggg.. Maafin aku Coooonggg... aku nggak bakalan ngambek lagi Coooonggg... Huhuhuhuhu...hiiicckk.... hicckk!" Kuntilanak menangis sesenggukan, dia mengguncang guncang tubuh pocong lalu memeluk pocong. "Cooonggg... bangun sayaaaaanggg..!"
Hantu Dangdut dan Rocker hanya diam menyaksikan pemandangan tersebut. Mereka juga sedih dengan pingsannya Pocong. Tapi rasa sedih mereka terkalahkan dengan rasa heran mereka saat melihat sikap Kuntilanak. Sebegitu cinta dan sayangnya kah Kuntilanak terhadap Pocong.
Sesaat kemudian mata pocong terbuka karena merasakan ada air yang membasahi wajahnya, bahkan dia juga merasakan sesuatu yang lembut menempel di kening dan juga pipinya.
"Aabang uda bangun.... Abang uda bangun.....!" Hantu Dangdut dan Rocker berteriak serentak kegirangan.
"Papaaaaaa....!" Tuyul keluar dari persembunyiannya dari balik Pohon dan mendekati Pocong untuk memeluknya.
✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓
Hati hati di datangi keluarga Pocong. untuk itu jangan lupa Like, comen, fav, gif dan Vote. agar keluarga Pocong betah di alam sana.
terima kasih. Selalu bahagia dan selalu tersenyum.
Terakhir liat postingan engkau telah pergi 😭😭😭😭😭
mampir thor
yg biasa berperan menjadi hantu yg fenomenal seperti kunti pocong dllnya
Hai kak, aku mampir lg, msh dicicil bacanya, semangat terus ya kak💪
Salam dari silence 🤗
Hai kak, aku mampir lagi nih kasih dukungan utk kakak. Masih di cicil dulu bacanya😊
Semangat terus ya💪salam dari silence🤗