Janitra Widari Pramudya memutuskan kembali ke Tanah Air. Sebelumnya, ia tinggal di luar negeri selama lima tahun karena melanjutkan kuliah. Orang tuanya telah meninggal dunia sejak enam tahun yang lalu karena kecelakaan.
Janitra akhirnya menerima perjodohan dari Keluarga Syailendra sesuai wasiat mendiang kakeknya. Janitra baru mengetahui ternyata dirinya dijodohkan dengan Kresna Maharaja Syailendra sejak lama. Bagi Janitra, Kresna adalah cinta pertamanya.
Aku mencintainya sederas hujan. Namun, dia memilih untuk membangun tembok setinggi langit~Janitra.
Jangan pernah melangkah jauh menembus batasan yang sudah aku terapkan karena itu percuma saja. Kita menikah bukan karena cinta. Hanya sebatas utang budi keluarga. Aku harap kamu tidak pikun~Kresna.
Simak kisah mereka.💋💋
Mohon dukungannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14 - Pernikahan Arya dan Mayang
Gayung bersambut. Arya yang punya rasa pada Mayang, tentu tak tega melihatnya. Akhirnya ia membantu Mayang agar bisa bekerja di Royal Grup.
"Maafkan aku, Sayang. Sementara ini kamu diterima kerja jadi admin. Kebetulan lowongan kerja jadi sekretaris dan bagian keuangan sudah terisi dengan pelamar yang lain," ucap Arya.
"Iya, Mas. Gak apa-apa daripada aku nganggur. Sayang gelar kuliahku," sahut Mayang.
"Katanya wakil CEO tapi masa jadiin aku sekretarisnya aja susah banget! Huft!" keluh Mayang di hatinya.
"Sabar ya, Sayang. Nanti kalau ada jabatan yang kosong dan cocok buatmu, segera ku kabari."
"Iya, Mas. Tenang saja, aku selalu sabar menunggumu," ucap Mayang.
"Sabar banget kok aku Mas, demi jadi calon Ratu Keluarga Syailendra di masa depan. Dasar pria bodoh!" batin Mayang yang begitu kontras dengan ucapan yang keluar dari mulutnya di depan Arya.
Mayang bersikap seperti ini karena tuntutan keluarga serta himpitan ekonomi. Ayahnya baru saja beberapa bulan lalu meninggal dunia. Kini ia dan ibunya hanya hidup karena punya nama baik ningrat yang ditinggalkan oleh sang ayah dengan setumpuk hutang menggunung.
Banyak aset keluarganya yang diambil rentenir hingga terjual di bursa lelang. Satu-satunya warisan tersisa adalah rumah menjadi hunian dirinya bersama sang ibu bernama Ratna.
"Jadi kamu cuma jadi admin di sana? Bukan sekretaris Arya?" tanya Bu Ratna saat Mayang hendak berangkat kerja.
"Belum, Bu. Mas Arya akan mengusahakan segera agar aku naik jabatan," ucap Mayang.
"Sarjana cuma jadi admin ecek-ecek. Piye toh," cibir Bu Ratna.
"Mau gimana lagi, Bu?" desis Mayang. "Aku juga penginnya kerja tinggi biar uang kita banyak," sambungnya.
"Semua ini gara-gara bapakmu! Kalau saja dia gak berhutang sana-sini, pasti sekarang kita gak perlu pusing mikirin bayar cicilan! Bener-bener sialan bapakmu itu!" umpat Bu Ratna sengaja menjelek-jelekkan mendiang suaminya di depan Mayang.
Padahal faktanya, semua yang dilakuan ayah kandung Mayang demi memuaskan gaya hidup Bu Ratna yang setinggi langit. Bisnis keluarga gulung tikar, tetapi gaya hidup tidak bisa diturunkan. Alhasil berhutang dengan gali lubang tutup lubang hingga bunga mencekik kehidupan keluarga Mayang.
Tiba-tiba...
"Yang, ibu punya ide."
"Hah, ide apa Bu?"
Bu Ratna mendekatkan bibirnya di telinga Mayang untuk berbisik sesuatu. Sebuah rencana.
Detik selanjutnya, Mayang pun tersenyum menyeringai usai mendengar ucapan ibunya tersebut.
☘️☘️
Dalam sebulan pacaran dengan Arya, Mayang sudah tinggal di sebuah rumah kontrakan cukup elite. Tentu Arya ikut membantu membayar sewa rumah tersebut. Arya juga sering mengantar jemput Mayang kerja.
Malam itu saat hujan deras, Mayang sengaja mengajak Arya masuk ke rumahnya dulu sembari menunggu hujan reda.
"Masuk dulu, Mas. Aku buatin teh hangat," aak Mayang.
"Aku gak enak masuk ke rumah anak gadis, Yang."
"Perumahan ini kan gak banyak penghuni. Jaraknya juga gak berdekatan. Santai saja, Mas."
Dengan bujuk rayuan dari Mayang, Arya akhirnya bersedia masuk ke rumah kekasihnya itu. Arya duduk di sofa ruang tamu. Sedangkan Mayang sibuk di dapur untuk menyeduh teh.
Di rumah itu, Mayang tinggal sendirian.
"Malam ini-milik kita. Aku harus membuatmu segera menikahi ku. Apapun jalannya akan ku tempuh," batin Mayang seraya tersenyum licik menatap gelas teh untuk Arya yang sudah diberi obat khusus.
Dan terjadilah keduanya melakukan hal terlarang malam itu. Paginya, Arya begitu syok melihat dirinya tanpa busana dengan Mayang di atas ranjang.
Kepala Arya pusing efek obat yang diam-diam diberi oleh Mayang. Arya berusaha mengingat kejadian semalam. Tak dapat dipungkiri oleh Arya bahwa memang dirinya yang meng_gaga_hi Mayang semalam.
"Maafkan aku, Yang. Aku beneran khilaf. Astaga ya, Tuhan..." ucap Arya terlihat merasa bersalah dan penuh penyesalan.
"Pokoknya Mas Arya harus tanggung jawab! Siapa yang mau nikahin aku kalau udah begini? Aku udah gak suci lagi. Hiks..." ucap Mayang di sela isak tangisnya.
"Kamu tenang saja. Aku pasti tanggung jawab, Yang. Aku gak akan lari," putus Arya.
"Buktikan ucapanmu itu, Mas!" desak Mayang. "Kalau tidak, terpaksa aku akan laporkan hal ini ke Kasepuhan. Bahkan kalau perlu orang satu kantor Royal Grup akan tau kelakuan Mas Arya padaku!" ancamnya.
Arya tak berkutik.
Arya juga merasa bersalah pada Mayang. Akhirnya mereka pun menikah satu bulan setelah kejadian malam pe_taka itu.
☘️☘️
Saat acara pernikahan Mayang dan Arya berlangsung, Kresna hadir di sana. Ia cukup terkejut melihat Mayang adalah calon istri Arya yang di mana baru saja keduanya sah menjadi suami-istri.
Kresna tipikal laki-laki yang cuek. Ia juga sebenarnya tidak terlalu dekat dengan Arya semenjak remaja. Namun saat masih kecil, mereka semua akrab layaknya saudara kandung.
Setelah lulus kuliah, Kresna dan Mayang memang jarang saling berkabar. Dikarenakan Kresna harus menempuh pendidikan pasca sarjana di kota lain yang cukup jauh dari Kasepuhan serta mengurus bisnis keluarga di sana.
Mayang juga sibuk dengan kegiatan pribadinya yakni mendekati Arya dan bekerja di Royal Grup lewat jalur ordal.
Dua hari yang lalu, Kresna mendapat kabar bahwa Arya akan menikah. Kresna pun pulang ke Kasepuhan sekalian mengabarkan pada orang tuanya bahwa ia akan wisuda S2 seminggu lagi.
"Jadi, istri Arya itu Mayang." Batin Kresna terkejut melihat pemandangan di depannya.
"Loh, itu kan Kresna. Lama kita gak jumpa. Kok dia ada di sini? Apa dia kerabat Arya?" batin Mayang yang melihat Kresna dari kejauhan.
"Kenapa Arya gak nungguin Janitra lulus kuliah? Bukankah Janitra suka nya sama dia. Arya juga selama ini pasti suka sama Janitra. Aku masih ingat mereka pelukan mesra banget di rumah sakit waktu itu. Padahal Arya tau kalau aku suka sama Janitra. Sekarang malah dia nikah sama Mayang! Dasar pengkhianat!" umpat Kresna di hatinya.
Saat acara adat usai, kini saatnya waktunya bersalaman pada pengantin untuk pihak keluarga lelaki terlebih dahulu yang dilanjut sesi foto bersama.
Kresna pun berjalan menuju tempat pengantin berada.
"Selamat ya, May. Aku gak nyangka kamu ternyata jadi istri Mas Arya," ucap Kresna memberikan selamat.
"Makasih, Kres. Lama kita gak jumpa, eh ketemu malah di pelaminan. Apa kabar kamu?"
"Baik. Minggu depan aku wisuda. Jadi aku pulang ke Kasepuhan kasih kabar buat Rama dan Biyung sekaligus saudara-saudaraku. Eh momennya pas banget Mas Arya malah gelar acara nikahan," ucap Kresna terdengar riuh santai.
"Kalian udah saling kenal toh?" sela Arya.
"Udah, Mas. Aku dan Mayang dulunya teman satu kampus cuma beda jurusan," jawab Kresna.
"Oh, begitu. Syukurlah kalau kalian berdua udah saling kenal dan dekat. Jadi, Mas gak perlu saling ngenalin lagi antara kakak ipar dan adik ipar," ucap Arya seraya tertawa kecil.
"A_dik ipar?" Mayang seketika terkejut hingga suaranya terbata.
"Iya, Sayang. Kresna ini adalah adikku. Kami berdua lahir dari satu ayah, tapi beda ibu. Kresna lahir dari trah permaisuri Ayu Gayatri Kemuning. Kresna nantinya yang akan naik tahta jadi putra mahkota Syailendra di Kasepuhan bila kelak sudah menikah dengan jodohnya dan punya anak," terang Arya.
Deg...
Bersambung...
🍁🍁🍁
Mentolo tak kruwes sampai remet.
MBK Fira awas yaa aku ngk relaa kalo sampe si Mayang berhasil naik ke ranjang Gusti kresna😡😡