NovelToon NovelToon
Wanita Malam

Wanita Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurul Marisa putri

“Di balik senyum indahnya, tersimpan luka yang tak pernah terlihat.”

mas aku bukan orang baik pergih saja:"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Marisa putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

wanita malam: tidak terpaksa

Aku terpana melihat deretan barang-barang bermerek terpajang rapi di sana—tas, perlengkapan make up, baju-baju indah, dasi, sampai aksesoris lain semuanya merek ternama kayak Chanel. Ya ampun... baru kali ini aku masuk ke sini. Dulu aku cuma berani lihat dari balik kaca toko saja, bahkan nggak sanggup sekadar mampir atau bertanya-tanya soal harganya. 😳

"Selamat sore, Tuan dan Nona," sapa pelayan ramah menyambut kami begitu masuk.

Kevin tampak bingung menatap koleksi dasi di depannya. "Al, bisa tolong pilihkan dasi yang bagus buat aku?"

"Bentar ya, Kevin, aku carikan dulu," jawabku pelan. Aku menatap satu per satu, lalu mengambil warna perak yang kalem, dengan corak simpel nggak berlebihan. "Menurutku yang ini bagus..."

"Wah pas banget! Bagus sekali warnanya. Mbak, ambilkan yang ini ya," ujar Kevin antusias. Dia menatapku lembut. "Pilihan kamu enak banget, pas sekali di seleraku."

Lalu dia menunjuk deretan barang di sekeliling. "Oh iya, kamu mau apa? Pilih saja sesuka hati."

"Enggak usah, Kevin... aku nggak butuh apa-apa kok," tolakku cepat, rasa tidak enak hati langsung menyelimuti. Aku sadar diri, mana pantas minta barang semahal ini.

Tapi Kevin tak membiarkanku, suaranya tegas namun lembut: "Pilih saja, Al." Lalu menoleh ke pelayan dan menambah, "Mbak, tolong siapkan satu setel baju yang pas buat dia, lengkap sama perhiasan dan make up-nya ya." 🛍️✨

Aku melongo tak percaya, mataku hampir keluar tempatnya. "Eh... Kevin, nggak usah beneran! Ini mahalnya bukan main..." protesku pelan, pipiku sudah panas membara.

Dia cuma tersenyum tenang, menatapku lekat: "Udah, anggap saja hadiah atas kerja keras kamu hari ini. Kamu pantas kok dapat yang terbaik." 🥹

Hati rasanya meluap senang banget sampai sesak haru 🥹 Ya ampun... barang-barang ini semewah dan semahal ini, seumur hidupku belum pernah sekalipun aku pegang apalagi pakai. Harganya saja bisa sampai ratusan juta, jauh banget dari jangkauanku.

Kenapa dia bisa sebaik ini sama aku ya? batin sambil menahan air mata yang hampir menetes. Padahal aku cuma gadis biasa, tapi dia mau memberiku hal yang tak pernah kubayangkan sekalipun... 🥺💖 Rasanya rasaku campur aduk banget, antara nggak percaya, terharu, dan makin jatuh hati sama kebaikan dia yang tulus banget.

Kevin menatapku lekat-lekat, matanya bersinar kagum seakan tak percaya melihat pemandangan di hadapannya. Senyum lembut yang begitu tulus mengembang di bibirnya saat dia berkata pelan namun tegas:

"Cantik sekali kamu, Al... sungguh cantik luar biasa." 🥹✨

Pipi rasanya langsung panas merona seketika, aku buru-buru menunduk malu menahan senyum yang tak mau hilang. Ya Tuhan... dipuji sama dia begini rasanya kayak melayang ke langit ketujuh. Padahal aku pakai baju indah ini cuma karena dia, tapi tatapannya seolah aku adalah hal terindah yang pernah dia lihat di dunia ini...

"Jangan gitu dong, Kevin... aku kan cuma biasa saja kok," jawabku terbata, wajah sudah merah merona total sampai ke telinga 😳 Rasanya pengen banget guling-guling aja di situ saking senyum dan malunya, tapi mana berani! Cuma bisa mainin ujung gaun sambil menunduk dalam, takut ketahuan senyum lebar yang gak bisa ditahan itu 🙈

Dia malah makin tersenyum gemes, menatapku seolah aku hal paling berharga sedunia. "Biasa saja katamu? Kalau begitu, aku gak bisa bayangin kalau kamu memang benar-benar istimewa," katanya lembut bikin kakiku lemas seketika 🥰

Aku masih bengong sambil menatap kantong belanjaan yang menumpuk. Heran banget sih... Kevin cuma beli satu dasi doang, sedangkan aku dapat satu set lengkap: makeup, perhiasan, baju, sampai aksesoris lain yang jumlahnya banyak banget. 🛍️

Bahkan dia sendiri yang mau bawa semua barang-barangku itu, gak biarin aku pegang sedikitpun. Ya ampun... om-om ini bisa-bisanya memanjakan aku sampai segininya ya! batin sambil senyum malu yang gak bisa ditahan, rasanya senang banget tapi juga gemes campur haru 🥹🥰

Kevin menatapku lembut: "Kamu butuh sesuatu lagi nggak? Bilang saja, jangan malu-malu ya."

Aku geleng kencang sambil senyum canggung: "Enggak usah, Kevin. Ini udah banyak banget kok, malah jadi ngerepotin kamu rasanya."

Dia malah tersenyum tulus banget: "Enggak apa-apa kok. Aku senang bisa gini-in kamu." 🥰

Ya ampun... kata-katanya tuh bikin hati meleleh banget. Dia ngelakuin semua ini bukan karena terpaksa, tapi beneran senang aja rasanya... batin sambil menahan senyum bahagia yang makin melebar 🙈

Hatiku senang berjingkrak dalam hati 🥹 Wah, untung banget deh! Jadi aku nggak perlu belanja barang-barang ini pakai uang sendiri. Gaji kerjaku nanti bisa aku tabung semua buat masa depan dan biaya perawatan Ibu, aman banget deh! pikirku lega sekaligus bersyukur. Rasanya beban di pundak makin berkurang berkat kebaikan Kevin yang tak pernah kusangka-sangka 💖

Kevin menatapku lekat, senyumnya lembut banget sebelum perlahan merangkul pinggangku erat di sampingnya. 😍 Pelayan di sana sampai berbisik heboh sambil menutup mulut tak percaya:

"Wah bikin baper banget! Ganteng sama cantik banget pasangannya. Enak banget ya punya suami yang seantusias memanjakan istrinya begini!" 😱💞

Wajahku langsung panas membara seketika, aku refleks mau melepas pelukannya karena malu campur tak enak hati. "Kevin... mereka salah paham lho..." bisikku pelan menunduk.

Dia malah tertawa renyah, merapatkan tubuhnya sedikit ke arahku sambil menggoda lembut: "Loh, emang kamu kan memang cantik kok. Jadi memang cocok kan begitu," ucapnya sambil mengedip mata jahil 🥰🙈

"Jangan gitu dong, Kevin... aku jadi malu banget gini," bisikku pelan sambil menyembunyikan wajah di bahunya sedikit, pipi rasanya udah merah padam total kayak kepiting rebus 😳🙈

Dia malah makin terkekeh gemes, tangannya di pinggangku makin mengusap lembut, lalu berbisik di telingaku dengan nada manja banget: "Malu kenapa sih? Kan aku cuma ngomong yang bener kok. Lagi-pun... nggak apa-apa kalau mereka bilang begitu, aku malah senang dengernya 🥰"

Nah kan! Tuh kan om-om ini mulai modus lagi, gombal seenaknya gitu! Dasar... batin sambil memutar bola mata malu tapi senang. Aku mendongak menatapnya dengan pura-pura garang padahal pipi masih merah merona.

"Nah kan? Tuh kan mulai gombal lagi deh... jangan kira aku bakal terlena gitu aja lho, Tuan," kataku sambil mendengus kecil berusaha menutupi senyum yang tersungging 🤭🙈

Dia malah tertawa renyah banget, matanya berbinar gemes melihat tingkahku: "Ya udah gak apa-apa... biarin saja aku gombal terus, sampai akhirnya kamu percaya kalau semua itu bener adanya," bisiknya lembut bikin kakiku lemas seketika 🥰

Mobil melaju tenang membelah jalanan sore, suasana di dalam terasa hangat meski sempat hening sejenak. Akhirnya aku memberanikan diri menatap samping, lalu bertanya pelan:

"Kevin... boleh aku tanya sesuatu?"

Dia menoleh sekilas sambil tetap fokus menyetir, senyum tipis mengembang. "Boleh dong, tanya apa?"

Aku menarik napas pelan, menatapnya lekat penuh rasa ingin tahu. "Kenapa sih kamu bisa sebaik ini sama aku? Padahal kita kan baru banget kenal... rasanya gak masuk akal kalau cuma sekadar hubungan atasan sama bawahan aja." 🥺

Kevin terdiam sesaat, lalu menoleh menatapku lembut sekali, seolah ada bintang di matanya. "Karena Alya... sejak pertama kali melihatmu, aku merasa ada sesuatu yang beda. Kamu polos, kuat, tulus, dan semua itu bikin aku gak mau melepaskanmu begitu saja. Bukan soal lama atau baru kenal, tapi soal perasaan yang datang begitu saja..." 🥰

Jantungku langsung berdegup kencang lagi, rasanya hampir melompat keluar dada. Ya ampun... apa maksud kata-kata dia ini? 🙈

Belum sempat aku mencerna kata-katanya, tiba-tiba pelukannya mengerat menarik tubuhku perlahan ke arahnya sampai aku duduk tepat di pangkuannya. Tangannya lembut mengelus ujung rambutku, menatapku lekat dengan tatapan yang penuh cinta sepenuh hati.

"Alya... aku sayang padamu," ucapnya pelan namun tegas, seolah ingin setiap kata itu meresap dalam sanubariku.

Belum sempat aku bereaksi, wajahnya perlahan mendekat hingga bibirnya menyentuh lembut bibirku. Bukan kasar, bukan karena nafsu semata... melainkan penuh kehangatan, rasa rindu, dan ketulusan yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata. Aku bisa merasakan betapa besar cintanya tersampaikan lewat sentuhan itu. Perlahan, rasa ragu itu lenyap, dan aku pun mulai membalas ciumannya dengan lembut juga, menyatukan perasaan yang selama ini kami pendam berdua 💖

Di dalam mobil yang terasa begitu hangat dan romantis itu, kami saling mendekap erat, menikmati momen indah di mana tak ada lagi jarak di antara kami 🙈🥰

Kevin mengangkat daguku pelan dengan lembut, matanya menatap gemes bercanda:

"Kamu sekarang udah nakal ya..."

Aku langsung geleng-geleng malu sambil mendengus kecil:

"Ih nggak kok, Kevin!"

Dia terkekeh pelan:

"Udah jago saja nih membalas ciumanku."

Tanpa pikir panjang aku langsung mendaratkan kecupan cepat di pipinya, lalu buru-buru melepaskan diri dan keluar dari mobil dengan wajah merah merona 🥰 Aku melangkah pergi kegirangan sambil memeluk erat semua barang belanjaan itu, hati rasanya melayang bahagia bukan main! 💨💖

1
Ikhsan Ramadhan
cerita seru semangat
vegaa
bagus
Didi Mulyadii
bagus banget
nurulmarisa: terimakasih dukunganya🤩
total 1 replies
Didi Mulyadii
kenapa alya harus berkorban kaya gitu ya
nurulmarisa: demi uang pak🤣
total 1 replies
putri_raisa
kesel deh sama orang tua kevin mandang status banget😵‍💫
nurulmarisa: bisa lah orang yang beradaa maunya sama satu kasta🥲
total 1 replies
Naura Azizah
apa gak merinding ya si Alya di deketin om om kaya Kevin kalo ganteng mah hayu aja gemes alurnya Manarik KA update dong aku kepo kelanjutannya 😍🤣🤭
nurulmarisa: awal awal takut dia pas di perhatin om om ganteng🤣
total 1 replies
Naura Azizah
kayanya si Raka suka Alya deh segitu capernya bejir🤭🤣
nurulmarisa: cinta bertepuk sebelah tangan dia😵‍💫🤣
total 1 replies
vegaa
suka banget sama perhatian Kevin,tapi Alya bakal suka gak si soal dia udah om om tuh jadi kepo kelanjutannya di tunggu updatenya ya KK seru nih aku ada gemes gemesnya🤣
nurulmarisa: siap Kaka Kaka ku dak sabar nich💪🤭🤣
total 3 replies
Andira
jadi makin seru ni ceritanya lanjut kk semnggtt🤭
nurulmarisa: terimakasih KK aku makin semangat KK♥️🫶
total 1 replies
Andira
aku kalo jadi Alya baper parah seperhatian itu kevin
Andira: semua cowo gitu love bombing hehe🤣
total 2 replies
Feni sang penulis novel
assalamualaikum kak ceritanya Bagus banget aku suka alur yang terakhir lanjut kak bagaimana nih makin seru kak bisa komen ya kita semangat ya semangat yah kak bikin karyanya oh iya pak aku punya 3 novel kalau kakak suka mampir-mampir ya kak terima kasih
Feni sang penulis novel: terima kasih ya kak semoga kakak suka ya dengan karya aku ada tiga karya aku tolong baca semuanya ya kak semoga kakak suka dan tolong berikan bintang 5 dan tolong berikan komentar untuk ketiga novel aku kak terima kasih
total 2 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
semangat buat author 💛💛
nurulmarisa: makasih komen kk ,kk juga semangat ya 🙏💪
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
sampai segitunya banget yah🤭
nurulmarisa: sebener ke paksa aja kerja begitu karna nominal gede maklum dunia malam🥲🫠
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
lagian cowoknya gragas banget sih/Smug/
nurulmarisa: kaya itu efek mabuk itu sepeleng🤣
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
kenapa Alya melakukan itu?
nurulmarisa: lagi enak enak kerja,malah di godain om om kk, mana ganteng lgi🤣👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!