NovelToon NovelToon
One Night With Idol

One Night With Idol

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:236
Nilai: 5
Nama Author: Dk_Hiday

Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.

Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#14 Perlindungan untuk Xiarui

Mereka terlelap semalaman karena kelelahan setelah olahraga sore yang panas dan bergairah.

" Sayang, Bangun kita mandi dan makan dulu. " A Yan membangunkan Xiarui dengan lembut.

Xiarui hanya menggerjap kan matanya. A Yan yang melihat wanitanya kelelahan akhirnya, dia beranjak ke kamar mandi membersihkan diri lalu pergi ke dapur untuk membuatkan sup panas untuk nya.

Bau harum masakan membangunkan Xiarui dari tidurnya.

" A Yan kau memasak? " Xiarui terbangun dengan hanya memakai selimut di tubuhnya.

" Mandilah , Aku siapkan makan untukmu. " Dengan senyum manisnya A Yan berhasil membuat Wajah Xiarui merah.

Setelah membersihkan diri Xiarui mengganti baju dengan kemeja milih A Yan yang nampak kebesaran di tubuh mungilnya.

" A Yan... lihat, " Xiarui berdiri di depan pria nya dengan baju serba besar.

A Yan tersenyum geli

" Sangat lucu , sayang. " kekeh A Yan.

Lalu mereka makan bersama di malam hari yang penuh dengan makna.

" Setelah makan Aku antar pulang , Aku mau ke kantor agensi ada meeting lagi sayang,Setelah pekerjaan ku selesai pasti ku jemput lagi sayang. " Ucap A Yan dengan senyum meyakinkan nya.

Xiarui hanya menyahut dengan nada lirih.

" Aku janji sayang, " A Yan tersenyum yakin.

Xiarui menganggukan kepala tanda dia mengerti atas resiko dari pekerjaan nya A Yan sebagai idola papan atas.

...----------------...

Malam hari nya Setelah mengantar Xiarui ke rumahnya, A Yan melanjutkan pekerjaan nya ke agensi untuk meeting.

" A Yan , CEO memanggil mu! " Bisik Minghao.

A Yan bergegas ke ruangan atasan sekaligus pendiri Agensi yang menaungi nya.

" Duduklah A Yan! "

Sang CEO ZB ENT. Liang Shenzhen , mendapatkan berita panas mengenai pertunangan keluarga Liu dan Wang Batal karena orang ketiga .

Tn. Liang memberikan berkas pengaduan dari salah satu media.

" Apakah benar semua ini? "

" Kakakmu telah membungkam media untuk tidak merilis tapi Media kepercayaan keluarga Wang mengadukan kepada pihak agensi. " Tn. Liang dengan tatapan serius meminta jawaban A Yan.

" Aku akan mengadakan konferensi pers secepatnya, atur saja jadwalnya. " turur A Yan

" Untuk urusan percintaan itu adalah privasi ku sebagai seorang Idol. Aku juga pria normal, mohon pihak agensi untuk menghargai keputusan ku kali ini, resiko apapun akan ku Terima kedepannya. " sambung nya.

" Baiklah aku akan mengatur jadwal nya segera, " Tn. Liang tersenyum melihat sikap dewasa A Yan kali ini.

Di malam menuju pagi A Yan pulang ke rumah Besar kediaman Liu untuk membicarakan beberapa masalah.

" Kak, ayah sudah tidur? " A Yan bertanya dengan lirih .

Cheng hao mendengus kesal tatkala dia sedang tidur nyenyak bersama istrinya, tetapi A Yan membangunkannya pagi pagi buta.

" Kau tidak ada waktu lain kah? bangunin orang jam 2 malam seperti ini! " Kesal Cheng hao.

" Ayolah kak, aku akan adakan pers untuk menyelesaikan berita pengaduan dari keluarga Nanzhe, tapi aku tidak ingin Xiarui khawatir di rumah nya sendiri . Kau punya cara? " A Yan bergumam lirih karena di ruang tamu hanya mereka berdua.

" Kau yang menghamili nya aku yang disuruh memikirkan wanita mu juga. " Kesal Chenghao

Ya! Chenghao adalah satu-satunya orang yang tau wanita yang di cintai A Yan adalah Xiarui mantan karyawan kepercayaan nya sendiri. Bahkan Chenghao tau tanpa di beri tahu jika anak yang sedang di kandung Xiarui adalah anak Chengyan.

" Setelah pers aku akan minta restu dengan ayah, itupun kalo mereka tidak mengusir ku nanti. Kalo mengusir ku ya sudah,! " Ungkap A Yan dengan Santai.

" Bukan hanya diusir, Kau pasti akan di pukul ayah oleh jika melihat perut Xiarui sudah hamil besar seperti itu . " Chenghao tertawa keras.

Bruggg ! A Yan menendang kaki Sang kakak.

" Dasar bocah ingusan! " Chenghao menggerutu kesal

" Tolong bicara dengan kak Ipar untuk menemani Xiarui sampai aku datang menjemput nya kesini. " Dengan wajah memelas A Yan memohon pada kakak satu-satunya itu.

" Dan juga sewakan villa sementara untuk Xiarui dan adiknya tinggal di tempat mereka tidak aman. " A Yan memohon sekali lagi.

" Kau itu banyak sekali permintaan, ya sudah nanti aku urus semuanya. Fokus selesaikan masalah saja , " Chenghao muak dengan adiknya yang banyak bicara.

...----------------...

Setelah selesai berbicara, jam 4 pagi A Yan kembali ke rumah Xiarui dengan perasaan tenang .

" Sayang.. buka pintu! " A Yan berteriak dan mengetuk pintu.

" Berisik A Yan kau membangunkan tetangga juga kalo begini! " dengan menahan kantuk Xiarui berjalan membuka pintu.

A Yan segera masuk dan mengunci pintu.

" Kau tidak tidur sampai sepagi ini hm? " Mata Xiarui rasanya berat sekali untuk melek sempurna.

" Ini aku mau tidur, bersamamu. " A Yan mengecup lembut bibir tipis di depannya.

Xiarui menyelimuti tubuh A Yan dan dirinya,, Kemudian A Yan mendekap tubuh mungilnya memberikan kehangatan.

...****************...

Keesokan hari nya A Yan sudah bangun pagi-pagi sekali membuatkan sarapan dan menunggu kakak-beradik itu bangun.

" Loh kak A Yan kapan sampai? " Xiawei bertanya kala melihat A Yan tengah membaca buku di sofa tamu.

" Tadi pagi Xiawei, Tolong kemasi pakaian mu dahulu kita akan pindah ke tempat baru sementara. Nanti kakak jelaskan kalo sudah disana. " ucap A Yan yang langsung mendapat anggukan serius dari sang adik ipar.

" Xiarui tidak bangun-bangun, " A Yan berdecak kesal

Lalu pergi ke kamar nya lagi.

" Sayang, bangun.. " sambil menepuk pelan pipi mulus nya.

" Emmmm, " Xiarui hanya menggeliat ringan.

A Yan membuang nafas pelan dan merapihkan beberapa baju baju Xiarui kedalam koper. Terdengar suara berisik benda-benda membuat Xiarui terbangun dan melihat A Yan tengah merapihkan koper.

" A Yan apa ini. " Dengan wajah khas bangun tidur Xiarui bertanya tanpa tau nyawa nya sudah terkumpul atau belum.

Koper sudah di rapih kan A Yan menjelaskan dengan pelan pada Sang wanita pujaan nya.

" Untuk sementara disini tidak aman, Kau bersama Xiawei akan tinggal di villa sementara. Sebentar lagi kak Chenghao dan kakak ipar akan datang menjemput mu. " Ungkap A Yan dengan nada lembut dan serius.

Xiarui masih mengumpulkan nyawa nya dan mulai menangkap apa yang A Yan bicarakan .

" Ada masalah ? " Raut wajah yang terlihat takut pun kini A Yan lihat.

" Tidak besar, tapi untuk keselamatan mu, Anak kita dan Xiawei lebih penting dari apapun. Nanti Kak huajin aka menemani kalian sampai aku datang menjemput. " A Yan memberi pengertian pada calon ibu dari anaknya itu.

" Tapi janji kau harus hati-hati, " ketakutan di wajah Xiarui tidak bisa bohong.

Xiarui bergegas mandi dan bersiap- siap dengan Xiawei. Sampai mobil yang di kendarai Chenghao dan Huajin tiba.

Chenghao dan Huajin mengetuk pintu. Lalu A Yan beranjak membuka pintu.

" Sebentar mereka sedang bersiap, " Ucap A Yan dengan pelan.

Xiarui dan Xiawei datang ke hadapan mereka dengan membawa koper seperti anak-anak sekolah.

Chenghao menahan ketawa nya melihat dia bocah di hadapannya yang memiliki tinggi sama, tapi yang satu perutnya membuncit.

" Kau benar-benar pedofil! " Chenghao meledek A Yan, dan mendapat pukulan kaki seperti tadi pagi.

" Kak Huajin, maaf merepotkan mu, " Xiarui membungkuk hormat.

" Jangan seperti itu, bagaimana pun kau akan bersama A Yan dan menjadi adikku. Ayo kita ke mobil, " Huajin mengajak kakak-beradik itu kedalam mobil. Chenghao dan A Yan membawakan koper ke bagasi.

A Yan melambaikan tangan pada Mereka berempat, karena mereka akan berpisah disini sampai nanti A Yan menjemput mereka kembali.

" Kembalilah cepat anakmu akan sangat rindu nanti, " Xiarui memonyongkan bibirnya mengundang tawa dari mereka bertiga yang ada di mobil.

" Pasti sayang, " A Yan melambaikan tangan ketika Chenghao mulai menjalankan mobilnya dengan pelan dan sedikit demi sedikit menjauh dari pandangan A Yan sampai tak terlihat.

A Yan kemudian masuk ke mobil nya sendiri dan pergi ke agensi tempat nya hidup selama ini.

BERSAMBUNG!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!