NovelToon NovelToon
Putih Semu Jingga

Putih Semu Jingga

Status: tamat
Genre:Kehidupan Tentara / Menikah Karena Anak / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:359.2k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Ini bumi dimana tradisional dan modern bergabung.

Ramainya upacara pernikahan adat bergabung dengan tradisi pedang pora malam ini turut menjadi saksi bisu kealpaannya. Tanpa sengaja Letnan muda itu mabuk karena ulah para rekannya. Lebih parahnya lagi ia menyentuh seorang gadis yang sama sekali tidak di kenalnya.

Beberapa tahun berlalu, takdir mempertemukan dirinya dengan seorang anak laki-laki yang mirip dengannya. Matanya, hidungnya, bibirnya sampai perawakan tubuhnya bahkan sifat garang dan pemberaninya sangat mirip dengan dirinya.

"Saya terpaksa mencarimu."

"Apa kita pernah saling kenal?"

"Secara langsung tidak, tapi anak ini menuntunku agar kita saling kenal." Jawab wanita tersebut. "Pendopo kesultanan, usai pernikahan seniormu."

"Kamu.. gadis yang malam itu........."
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Demi sang buah hati.

Bang Seno dan Bang Bija tertunduk lesu. Dokter mengatakan bahwa sample sumsum tulang belakang Bang Bija juga tidak cocok. Laras menangis sejadi-jadinya. Refleks Bang Seno memeluknya erat, hatinya pun pedih namun dirinya tidak boleh ikut melemah.

"Tenanglah Dinda. Masih ada jalan, jangan nangis ya..!!" Bujuk Bang Seno mengusap air mata Laras.

"Apa Mas, kita sudah dalam keadaan buntu." Kata Laras pesimis.

"Masih ada Zea. Zea adiknya Gilang juga khan?"

Laras semakin ragu sebab Zea adalah putrinya Inka, sedangkan saat ini keadaan mereka sedang tidak baik-baik saja. Inka begitu marah dengan kehadirannya dan Gilang, tentu semua akan menjadi serba sulit.

"Tapi Mas, dengan keadaan seperti sekarang.. apakah masih memungkinkan untuk berbicara dengan Mbak Inka?"

"Mas yang akan bicara dan membujuk Inka. Dinda jaga Gilang. Mas pergi dulu ya.. baik-baik disini, segera hubungi Mas kalau ada apa-apa." Pesan Bang Seno kemudian bergegas pergi.

"Ijin Abang.. Biar saya kawal..!!" Pamit Bang Girish kemudian.

...

Inka membuka pintu rumah dinasnya, ia langsung berkacak pinggang melihat siapa yang datang.

"Ada apa? Takut Papa akan menghukum mu?Apa kamu sudah merenungi kesalahanmu? Sudah tau siapa yang lebih berharga dalam hidupmu??" Oceh inka tanpa memberi kesempatan Bang Seno untuk bicara.

"Assalamu'alaikum.." sapanya pertama kali.

"Wa'alaikumsalam.. cepat katakan..!!"

"Inka, saya butuh bantuanmu." Kata Bang Seno.

Inka mencebik sinis, ia menduga kemungkinan besar bantuan yang di minta Bang Seno adalah tentang Gilang.

"Ada apa dengan anak haram mu??" Sindirnya merasa di atas angin.

Bang Seno sungguh tidak suka mendengarnya namun saat ini tidak ada yang bisa di harapkan selain zea putrinya. "Sumsum tulang belakang kami tidak ada yang cocok dengan Gilang. Zea adalah adiknya Gilang. Bisakan saya meminta bantuan Zea untuk di periksa tulang sumsum nya. Hanya Zea harapan satu-satunya agar Gilang tetap hidup." Pinta Bang Seno membuang seluruh harga diri di hadapan Inka demi putranya.

Inka tersenyum penuh kemenangan melihat paras pasrah ayah dari Zea tersebut.

"Hhh.. Kalau sudah begini baru kamu mendatangi ku Mas. Miris sekali hidup ini. Aku sudah meminta mu meninggalkan p*****r itu tapi kau bersikeras bertahan. Sekarang kau mendatangiku karena anak haram mu. Kamu sedang menjilat ludahmu sendiri???" Ejek Inka. "Sampai mati pun aku tidak sudi membantunya. Biarkan dia terkubur dalam tanah, makhluk kecil penyakitan yang sudah menghancurkan rumah tanggaku bersama ibunya yang seperti sampah itu."

Bang Seno mengepalkan tangannya, hatinya sungguh tak sanggup mendengar setiap hinaan yang terlontar untuk Laras dan Gilang. Namun nyawa dan hidup Gilang lebih penting dari segalanya. Ingin rasanya menampar Inka jika tidak ingat perjuangan Inka yang telah melahirkan putri kecilnya. Kini perasaan dan hatinya harus di kendalikan.

"Saya minta maaf Inka. Saya tidak berpikir panjang."

"Tidak ingatkah kamu Mas??? Kita sudah bercerai. Jadi urus saja anak selingkuhan mu itu..!!" Ucap Inka.

"Tolong Inka. Saya akan melakukan apapun asalkan Zea mau membantu Gilang. Saya mohon Inka..!!" Pinta Bang Seno merendah dan bersedia membujuk Inka.

Inka tersenyum puas, mungkin hal inilah yang dia inginkan.

"Oke.. berlutut dan cium kakiku..!!" Perintah Inka.

Di sana Bang Girish menatap sahabatnya dengan tidak tega. Hatinya ikut teriris nyeri, bagaimana seorang wanita bisa merendahkan prianya dengan cara seperti itu.

"Ayoo..!! Kamu mau anakmu sembuh atau tidak???"

Bang Girish ingin menegur sikap Inka tapi dirinya tau, tidak mungkin masuk ke dalam masalah rumah tangga sahabatnya. Ia membuang pandangan saat Bang Seno menekuk lututnya lalu menyentuh dan mencium kaki Inka. Bahkan mungkin seorang komandan saja tidak akan merendahkan prajuritnya sampai seperti itu.

"Oke.. aku terima kesungguhanmu. Jika kamu ingin Zea membantu, tinggalkan Laras dan Gilang lalu segera buang mereka jauh keluar pulau ini. Aku tidak mau melihat mereka lagi dalam hidupku Mas." Pinta Inka tak ubahnya seperti iblis masuk serupa dengan manusia.

"Baik.. tapi saya juga punya syarat..!!" Kata Bang Seno sampai meneteskan air mata namun kemudian ia menahannya kembali.

"Apa??" Inka masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa meninggalkan Bang Seno yang masih berlutut menyembahnya.

"Jika pada kenyataannya, sample sumsum tulang belakang Zea tidak cocok untuk Gilang, maka semua perjanjian ini batal, saya akan terus mengusahakan dan bertanggung jawab atas diri Gilang dan Laras dan kamu, tidak boleh melarang saya memberikan perhatian lebih pada Gilang."

"Bagaimana dengan hubungan kita?" Tanya Inka masih begitu percaya diri dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini sebab, silsilah Zea adalah adiknya Gilanh memang tidak dapat di tepisnya.

"Semua tergantung sikapmu Inka. Saya hanya berusaha menyelamatkan anak saya Gilang, bagaimana pun caranya. Jika kamu sabar, silakan jalani dengan saya, tapi jika kamu tidak terima dengan apa yang akan saya lakukan.. maka terserah apapun keinginanmu. Saya pasrah." Jawab Bang Seno.

Bang Girish merasa sedikit lega dengan ketegasan jawaban sahabatnya. Ia memilih duduk menjauh dan merokok daripada pusing memikirkan Seno dan Inka.

...

Usai penyelesaian masalah dari rumah Bang Seno, Bang Girish mengajak sahabatnya sejenak untuk 'nongkrong' sekedar untuk menghilangkan rasa penat dan pikiran yang lebih sesak.

"Paksa makan Sen, kamu kalau tidak mau makan lalu jatuh sakit.. siapa yang akan jaga Gilang??? Gilang juga butuh dukunganmu.. katanya mau jadi ayah yang baik??" Tegur Bang Girish karena sedari tadi Bang Seno hanya mengaduk nasi di piring makannya saja.

"Apakah makanan ini masih sanggup tertelan, Gilang sakit, Laras menangis disana. Aku merasa tidak berguna jadi laki-laki."

Bang Girish paham perasaan sahabatnya. "Begini saja, kamu habiskan dulu makannya.. lalu bawa makanan dan temui Laras di rumah sakit. Suapi dia makan..!!" Kata Bang Girish.

Bang Seno menoleh menatap sahabatnya lalu segera melahap makanannya.

"Maaf tidak bisa menemani. Istriku sudah ngomel, biasa.. hamil muda ada saja kelakuan." Pamit Bang Girish kemudian.

.

.

.

.

1
Mawar Merah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣waduh bisa berabe urusanya ma daluman.sumpah perut q sakit bacanya ketawa terus👍👍👍
V-hans🌺
laras kayak wanita murahan bgt si maap maap ya thor
Si Memeh
Luar biasa
titiek
🤣🤣🤣 ada yang semua aman bang
titiek
🤣🤣🤣🤣
titiek
kok Asmarani??
titiek
😭😭😭😭😭
titiek
Ya Allah selamatkan Gilang.
titiek
jgn2 tu komandan yg ngasih obat dl ya
titiek
ni laki bnr2 ya. apa gak ngidam muntah2 ya seno 😁😁
Umun Munawaroh
good
fhittriya nurunaja
Luar biasa
Pipin Nurma
udah ku perbaiki ya kak bintangnya👍👍👍
Pipin Nurma
trima kasih kak nara udah di kelarin novelnya sampai END..ada kepuasan tersediri klo baca novelnya sampe selesai..💪💪💪💪👃 terus berkarua ya lak nara..
Pipin Nurma
kak nara jenapa sekarang gak ada lagunya lagi biasanya setiap novel kak nara pasti ada di sisipin lagunya😁😁😁✌✌✌
jadi bacanya gak tegang amat..🙏🙏
Rittu Rollin
mantaaaanbb
Rittu Rollin
ga ush dirayu², asal dsodorin ATM insyallah amarah lgs reda... hihihi
Nur Asiyah
keren aku suka...
cerita nya bikin hatinano2
Kusriyati Kusriyati
I💓U Thor karyamu luar biasa
Nazwan Faiq
awaaal baca sediiih tapi hadir lah noven yeeh ngakak sendiri dehh jadi 'y🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!