NovelToon NovelToon
My Bastard Boss

My Bastard Boss

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / One Night Stand / Playboy / Hamil di luar nikah / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:65.5k
Nilai: 5
Nama Author: ayu andita

Anaya Disha, seorang gadis berusia 24 tahun yang mandiri dan pantang menyerah. Dia hanya tinggal bersama ayahnya, setiap hari gadis itu selalu memdapat siksaan dan cacian.

Hingga suatu hari Anaya yang harus melunasi hutang sang ayah yang cukup besar karena kalah bermain judi terpaksa mencari pekerjaan. Setelah mendapat pekerjaan gadis itu justru harus kehilangan harta berharganya karena ulah bosnya itu.

Tak hanya itu hasil perbuatan satu malam itu menumbuhkan janin dalam perut Disha. Akankah Disha mampu menerima sosok Aldrich yang begitu suka bergonta ganti wanita, serta luka yang pria itu ciptakan untuknya?

Atau justru menerima pinangan dari seorang pria yang begitu tulus menerima dirinya serta janin dalam perutnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Lamaran Pertama Arta

Berbeda dengan Aldrich dan Stella yang tampak bersenang senang. Disha justru di buat pusing akan tingkah menyebalkan yang di miliki seorang Artanza.

"Disha dengarkan aku baik baik, aku jatuh cinta padamu. Will you marry me baby? " ucap Arta tanpa basa basi.

Disha mengangkat tangannya, menaruhnya di dahi Arta namun tak merasakan panas. Entah apa yang merasuki Arta hingga membuat pria itu melamarnya secara tiba tiba seperti ini.

"Mas Arta, kau tahu 'kan masa lalu aku gimana? "

"Maaf mas aku menolakmu. " tolaknya dengan halus.

Arta sudah menduga nya, pria itu kini terdiam. Disha menghela nafas panjang, dia takut membuat Arta marah padanya. Wanita itu tak berani menegur Arta yang diam tak berbicara sedikitpun.

Arta kembali mengangkat wajahnya, menatap lekat wajah Disha. Disha sendiri merasa gugup, entah kenapa dia merasa takut dengan tatapan Arta padanya saat ini.

"Baiklah kau menolakku satu kali, masih sisa sembilan ratus sembilan puluh sembilan cara untuk membuat kamu menerima lamaranku! "

Disha melongo mendengar ucapan luar biasa dari seorang Eza Artanza Akhtar. Pria itu meraih tangan Disha lalu menyematkan ke jari wanitanya itu. Disha sendiri tertegun, menatap cincin di jarinya saat ini. Dia hendak melepasnya namun Arta lebih dulu mengenggam tangannya erat.

"Jangan di lepaskan, kalau tidak aku akan menghukum kamu Disha atau justru menikahi kamu hari ini juga. " tegas Arta tak main main dengan ucapannya. Disha menelan saliva nya kasar, diapun mengangguk pelan.

Pria tampan itu mengajak Disha jalan jalan. Saat ini mereka berada di taman, keduanya memilih duduk di sebuah bangku. Disha berusaha melepaskan genggaman tangan Arta namun Arta tak membiarkannya.

"Kau harus terbiasa dengan skinsip yang aku lakukan ini. Lagipula aku tak akan bertindak jauh lebih dari berpegangan tangan dan memeluk kamu Disha. " ungkap Arta dengan tatapan lembutnya menatap dalam kearah Disha.

Disha tertegun, hatinya menghangat akan perhatian yang di berikan Arta padanya. Dia merasa Arta begitu menjaga dan menghargai dirinya sebagai mestinya. Kedua matanya tiba tiba mengembun, cairan bening meluncur bebas membasahi pipinya.

"Kenapa hm? " Arta menyeka air mata Disha yang membasahi pipi mulusnya.

"Aku hanya teringat sama ayah, bagaimana kabarnya ya sekarang. " gumam Disha dengan lirih.

"Bagaimana kalau kita temui ayah kamu besok? " tawar Arta namun di tanggapi dengan gelengan oleh Disha. Wanita itu lantas memeluk Arta lebih dulu, Arta membalas pelukan calon istrinya ini. Ya dia telah mengklaim Disha sebagai calon istrinya saat ini.

Disha melepaskan pelukannya, dia tersenyum tipis pada Arta. Wanita itu menawarkan sebuah pertemanan lebih dulu, Arta menyetujuinya. mungkin dengan cara ini dia bisa mendekati dan meluluhkan Disha.

"Oh ya Sha, rencananya aku ingin membuat kejutan untuk mommy di hari ulang tahunnya malam nanti. Bagaimana kalau kita hari ini mencarikan kado untuk mommy? " tawar Arta.

"Boleh mas. " jawab Disha dengan lembut. Mereka lekas bangkit, beranjak dari sana dan kembali ke mobil. Arta melajukan roda empatnya meninggalkan area taman.

Di Mall

Keduanya kini sibuk mencari hadiah untuk mommy Diandra. Setelah menemukannya, Arta meminta pelayan membungkusnya dengan rapi. Lalu dia menarik Disha menuju ke toko pakaian wanita. Pria itu memilih gaun pesta untuk calon istrinya ini. Disha hanya bisa menurut dan mengikuti kemauan Arta.

Selesai belanja, mereka ke luar dari mall. Keduanya masuk ke dalam mobil, mobil Lamborghini itu melesat dengan kecepatan sedang.

Skip

Malam harinya

Para tamu telah berdatangan di kediaman milik Arta. Hazel dan lainnya telah hadir di sana, Arta sendiri tampak gagah mengenakan jas berwarna hitam senada dengan kemejanya putih.

Disha turun ke bawah, wanita itu tampak elegan sekaligus seksi dengan gaun merahnya. Dia berjalan sambil menggandeng lengan mommy Diandra. Semua orang tertuju akan penampilan mereka yang begitu spesial malam ini.

Arta langsung menghampirinya, Mommy Diandra begitu terkejut akan kejutan yang di siapkan sang anak untuknya.

"Selamat ulang tahun mommy. " ucap Arta sambil memeluk wanita yang telah melahirkan dirinya ke dunia.

"Terimakasih nak. " balasnya sambil tersenyum lebar.

Disha tentunya memberikan selamat pada mommy Diandra, tak lupa menyerahkan hadiahnya. Mommy Diandra begitu bahagia, memeluk tubuh Disha dengan erat lalu melepasnya.

Dan pesta ulang tahun Mommy Diandra berlangsung meriah. Disha mengulas senyumnya menerima suapan kue dari mommy Diandra untuknya bergantian dengan Arta.

Para teman teman Mommy Diandra langsung memberikan selamat untuknya. Disha membiarkannya, dia meminum jus dengan santai di temani Hazel dan Nia.

"Penampilan kamu malam ini menjadi sorotan Sha. " ungkap Hazel sambil mencolek lengan sahabatnya.

"Maksud kamu? " Disha tak mengerti dengan ucapan Hazel barusan.

"Tuh lihat si dokter tampan memperhatikan kamu sejak tadi, tatapannya seperti seekor serigala jantan yang hendak menerkam mangsanya. " ceplos Hazel asal. Disha melirik kearah Arta, benar jika pria itu tengah memandang dirinya dari kejauhan.

Disha pura pura menatap kearah lain kala Arta berjalan kearahnya. Pria itu melingkarkan tangannya langsung ke pinggang Disha. Disha menelan salivanya, kala merasakan tangan Arta menyentuh punggungnya yang terbuka. Wanita itu melirik tajam kearah Arta yang sibuk meminum vodka dengan santai.

Huh

"Sabar Disha sabar. " batinnya dalam hati.

"Kalian tahu, tadi aku melamar seorang gadis namun gadis itu menolak 'ku. " ungkap Arta dengan santai. Semua tatapan kini tertuju kearah Disha, Hazel menatap sahabatnya meminta penjelasan.

"Apa yang di katakan mas Arta benar. " jawabnya pasrah.

"Kenapa kamu menolaknya Sha? " kini Nia yang mencecarnya dengan pertanyaannya.

Disha menjelaskan alasannya jika dirinya takut di sakiti laki laki lagi. Arta terdiam, menatap kearah Disha dengan tatapan sulit di artikan. Entah apa yang di pikirkan lelaki tampan itu sekarang.

Arta mengenggam tangan Disha lalu menariknya hingga ke balkon. Di sana pria itu langsung melepaskan cekalan tangannya. Dia menarik dagu Disha, hingga tatapan mereka bertemu dan saling mengunci satu sama lain.

"Aku mencintai kamu Anaya Disha, aku menerima masa lalu kamu karena aku juga bukan pria yang sempurna. " ucap Arta dengan sungguh sungguh.

Arta merapatkan tubuh mereka, Disha melihat sangat jelas tak ada kebohongan dalam setiap ucapan Arta. Wanita cantik itu menyentuh wajah tampan milik Arta dengan lembut.

"Kenapa harus aku yang kamu pilih, padahal di luar sana masih banyak wanita yang jauh lebih segalanya termasuk masih utuh. " gumam Disha.

"Tapi hanya kamu yang aku inginkan Disha, only you that I want. " kekeh Arta dengan serius.

"Lalu bagaimana jika aku tak bisa mencintai kamu mas? " tanya Disha sambil tersenyum simpul.

Huh

Arta mengerutkan kening, menatap dalam wajah sang pujaan hati. Seringai terbit di sudut bibir Arta, Disha merasa gugup melihat senyuman Arta saat ini.

"Ada banyak cara menuju roma sayang, termasuk banyak cara untuk membuatmu tergila gila denganku. " pungkasnya. Pria itu melabuhkan kecupan di bibir tipis Disha yang membuat wanita cantik itu

membulatkan mata.

Disha berusaha mendorongnya namun Arta justru memperdalam ciuman mereka. Dan malam ini menjadi malam yang romantis bagi Arta.

1
3sna
bnyk typoooi
hasna asthyna
whaaaaaa aldrich udh sadar beneran ya thor
hasna asthyna
aldrich nya semprot pake HIT aja Arta wkwk
hasna asthyna
Nia jadi babysitternya Keyla ? tukeran peran Ama hazel ?
hasna asthyna
smangat thor
hasna asthyna
kamarnya disha ma arta udh kaya 1 kavling aja itu luasnya ya 😁😁🤩🤩
hasna asthyna
yahhhh qo stellah ga ketemu ma Dean sih
hasna asthyna
wadidawwwwww..... Stella agak2 morron ya ngasih tempat tinggal ke Vanya 😂
hasna asthyna
wowwwww bisa tiba2 suddenly ujug2 nikah gitu Thor 😁
hasna asthyna
laaahhh .. katanya ga mau nikah sama Arta .. Tapi qo request pengen ke pantai ya ? trus langsung Deket gitu ma Arta nya ya ? smangat ya Thor ... smoga bisa lebih keren lagi cerita nya
hasna asthyna
yaaa sesuai judulnya ya.. bastard aldrich
hasna asthyna
o udh langsung begini ya Thor cerita nya dibikin cepet hehe
hasna asthyna
aldric langsung ngerasa jeles / sampe mau naklukin disha ya ?
★彡 Ϙυҽҽɳ_ѕєηʝα 彡★
lanjut
Partiah Yake
good 🫶
★彡 Ϙυҽҽɳ_ѕєηʝα 彡★
Lanjut
Juan Sastra
maaf thorr aku jadi mual bacanya,, jadi lelaki kok coblos sana coblos sini ggak pilih pilih ggak komintment kata sayang di hambur hamburkan kayak sampah kertas..
Juan Sastra
mengecewakan sikapnya aldrick,, bukannya toubat malah menggila..
biarkan hingga penyesalan itu datang dengan sangat terlambat dan akan ada kegilaan berkali lipat dengan tangis penyesalannya
Juan Sastra
disha bilang pelan pelan ya mas,,ketika klimaks malah bilang kau anggap diriku ,, kau nikmati sebelum pernikahan...hueekk munak tau ggak disha kau
Juan Sastra
terlalu jauh meloncatnya thorr..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!