NovelToon NovelToon
SELAMATKAN AKU

SELAMATKAN AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romantis / Selingkuh / Cintamanis / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Acara perayaan ulang tahun Rachel, Sang Keponakan yang berusia empat tahun, keponakan dari si kembar Seza dan Sazi. Yang seharusnya menjadi hari paling menyenangkan dan membuat happy semua orang tapi tidak untuk Sazi adik dari Seza. Dunianya seolah runtuh karena tragedi tenggelam saat itu.
Antara hidup dan mati yang ia rasakan saat itu, keduanya tenggelam bersamaan. Namun cara diselamatkan oleh kedua pria berbeda usia itu yang jauh berbeda juga dari adegan romantis seperti drama film pada umumnya. hal itu yang dirasakan oleh Sazi adik dari Seza.
jika Seza ditolong dengan cara digendong ala bridal seperti ala drama romantis, tapi berbwda dengan pria ngeselin yang bikin kesal Sazi sepanjang sejarah ia baru ditolong dengan cara menyebalkan yaitu dengan cara dijambak dan diseret.
dan yang lebih memalukan lagi sazi hampir saja diberi nafas buatan oleh pria itu. namun saat bibir itu sudah mulai mendekat ia langsung memaksakan diri untuk sadar. dari situ ia sadar akan satu hal, apa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

"Jadi kamu seriusan Zi, ngrasa kayak gitu?." tanya Fadli meyakinkan.

"Iya bang, serius orang aku waktu kakiku ke kolam tuh perlahan banget kok, aku cari tangganya gitu tapi enggak kena ke kaki udah mah Sazi malah ngenanya ke area yang dalem jadi kedorong ditambah kayak ada yang dorong udahlah tuh akunya tenggelam, minta tolong ke si Seza tadinya dia mau nolong aku bang tapi kaki aku malah injek kepalanya si Seza jadi aja kita malah sama sama tenggelam saat itu, eh kalian datang deh."

"Zi, mau tau nggak Abang mau jujur sama kamu tapi jangan marah ya."

"Apa dulu?."

"Padahal saat itu Abang nunggu moment kasih nafas buatan ke kamu Zi, hahaha jangan marah." ucap Fadli yang langsung kabur lari ngibrit.

"BANG FADLIII!."

"Bugh bugh bugh kena kau, dasar laki otak mesum"

"Cup."

"Udah Zi, udah capek sakit tau badan Abang jadi samsak tinju mulu, iya maaf ya hehe, namanya Abang kangen sama Sazi nya Abang gimana dong, hari itu kan Abang janji mau ketemu sama kamu, tapi kamunya malah kecebur. Untung bersyukur kamu Zi yang nyelamatin suami kamu yang ganteng ini."

"Hilih pede banget si Abang haish, udah Sono gih ke sofa Sazi mau tidur ngantuk."

"Abang masih belum boleh tidur disini nih, bareng sama istri Abang?."

"Tau ah serah Abang?." namun ia langsung menutup wajahnya menggunakan selimut dengan wajah yang bersemu merah.

"Deal, terserah tanda setuju, yuk tidur, Abang juga ngantuk." ucap Fadli ia langsung kelewat seneng dan langsung menarik selimut dan ia pakai bersama dengan Sazi dan langsung memeluknya kelewat erat.

"Bang Fadli igh, Sazi enggak bisa napas engap?." protes Sazi yang langsung Fadli longgarkan pelukannya saat itu, ia langsung mengecup kepala Sazi berkali kali saking gemasnya.

"Hehehe abis gemas bang tuh sama istri kecilnya Abang, mana besok kita sudah balik lagi haish sudah pasti moment berdua begini kan bakal banyak ke ganggu ayang." ucap Fadli manja, dipanggil sayang Sazi auto salah tingkah kan jadinya. Ia langsung menutup wajahnya lagi pakai bantal.

"Gila sih ini laki gue kenapa sih dari tadi bikin gue jantungan mulu." bisik Sazi dalam hatinya. Keduanya pun tertidur dengan pulasnya

Hingga suara Kokok ayam terdengar dan kumandang azan subuh pun mulai begitu menggema. Fadli bangun pagi ia langsung membangunkan istrinya untuk sholat berjama'ah kali ini.

"Zi, bangun sayang, sholat bareng sama Abang yuck."

"Hoaam, apa sih bang, Sazi masih ngantuk banget."

"Tapi ini subuh loh yang, ayo bangun enggak baik ah di entar entar sholatnya."

"Iya iya." Sazi yang masih wajah bantal serta rambut yang acak acakan pun pada akhirnya bangun dari tidurnya dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya sekaligus mengambil air wudhu setelahnya.

Sedangkan Fadli sudah siap dari tadi dengan setelan Koko yang begitu snada berwarna putih silver lengkap dengan peci dan sarung berwarna silver saat itu.

Keduanya pun sholat berjama'ah untuk pertama kalinya. Assalamualaikum warahmatullah, tak lama Sazi mencium tangan pada suaminya, begitupun Fadli mengecup kening istrinya dengan lembut.

"Semoga kita bisa kayak gini terus ya Zi."

"Insya Allah yang penting dari abangnya jaga mata jaga hati jaga duit jangan boros ke cewek lain cukup boros ke Sazi aja hehe."

"Hei, ngapain juga Abang boros ke cewek lain satu aja enggak habis habis, mana galak pula."

"Nah makanya biar barokah bang."

"Iya istriku yang bawel, udah mulai cerewet ya sekarang sama Abang hehe, tapi Abang suka."

"Bang boleh nanya sesuatu?." ucap Sazi saat ia melipat mukena dan sajadah milik ya dan milik Fadli.

"tanya apa?, tanya aja?."

"Kemarin Abang waktu pas pulang telat, Sazi liat Abang cipika cipiki sama cewek itu siapa bang, tapi mirip cewek yang kemarin datang."

"Ayu maksud kamu."

"Oh itu, sempat berpapasan aja kok, dia yang nyosor Abang duluan." Sazi hanya manggut-manggut, dan berharap yang dikatakannya benar. kalaupun tidak entahlah gimana nanti begitulah pikirnya.

Tak lama terdengar suara dering ponsel Fadli. segera Fadli langsung menjawab ponsel itu dan menjauh dari Sazi.

"Iya hallo."

"Oke iya, bye." Sazi yang curiga ia langsung menuruni anak tangga dan mencari keberadaan Fadli.

Namun sayang Fadli dalam sekejap sudah pergi begitu saja dari penglihatan Sazi.

"Si Abang kemana sih, pergi pake enggak bilang bilang segala."

"Lagian pagi pagi gini siapa coba yang telpon laki orang haish, mana laper lagi kebiasaan pergi titip uang dulu kek?."

Satu jam, dua jam hingga siang hari belum juga terlihat batang hidungnya. Sazi nekat menghubungi Fadli namun ia tidak menjawab, tak lama Fadli menghubungi Sazi.

"Iya Zi, maaf aku tadi buru buru belum sempat bilang sama kamu, kamu sudah makan belum?."

"Abang lagi dimana sih bang, Sazi laper."

"Astaga iya maaf Abang lupa, yasudah Abang kirim uang ke kamu ya Abang soalnya lagi jauh gimana dong?."

"Emang ada dimana Abang teh?."

"Abang lagi ditajur mau ke rumah sakit?."

"Haish siapa yang sakit?." tanya Sazi penasaran. Belum juga di jawab ponselnya langsung mati tiba tiba.

Tak terasa airmata Sazi pun terjatuh, menahan lapar dari pagi tadi, ia pun langsung mengecek dapur siapa tau ada stok yang masih tersisa, bersyukur ada mie instan ia segera merebusnya.

"Nasib gue gini amat sih, yallah laki gue jujur apa enggak sih sebenernya?."

Hal itulah yang menjadi pertanyaan tersendiri bagi Sazi. Sambil menyuap namun airmatanya terus terisak. mengingat mama dan juga keluarganya.

"Mah, Sazi kangen pengen pulang."

Ditempat lain, Fadli begitubtak tenang melihat kondisi Nadia saat itu, seseorang yang baru saja kembali ke tanah air. Yang merupakan cinta pertama yang selama ini ia pendam sekian lama.

Namun ada alasan ia tidak mengungkapkan rasa itu pada sosok cantik itu. Dia Nadia Suryalaga. Alasan Fadli tidak mengutarakan perasaannya adalah perihal perjodohannya dengan sang kakek. Yang sampai kapanpun tidak akan pernah bisa terwujud.

Menghargai sang kakek maupun ayahnya yang jauh lebih besar dari apapun. Pada akhirnya ia memilih menikah dengan Sazi. Dan saat ia menyelidiki Sazi mulai tumbuhlah perasaannya saat itu. Lama tak bertemu dengan Nadia. pikirannya hanya fokus pada Sazi.

Tapi berbeda ketika Nadia sudah kembali diwaktu yang tidak semestinya membuat Fadli pun merasa goyah.

"Nad, bertahan ya, kamu bisa, kamu kuat nad." ucap Fadli khawatir.

Sedangkan di rumah orang tuanya, kelakuan Fadli pada Sazi sudah tercium oleh sang ayah, yang tanpa Fadli sadari ia mengirim mata mata untuk menyelidiki hubungan Fadli dan Sazi.

"Brak!, Ternyata kayak gini kelakuan kamu Fadli, kamu tega biarkan istrimu kelaparan demi wanita pelakor itu!."

"Terus buntuti anakku!." ucap ayah Fadli dalam sambungan telpon.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!